
Cerita ini hanya fiksi, banyak adegan kekerasan. Bagi pembaca di bawah umur, harap bijak dalam memilih bahan bacaan. Terima Kasih
Ada banyak cerita yang telah terlupakan, tapi ada juga yang bahkan sama sekali tidak bisa di hapus dalam pikiran. Saat melihat Agam pertama kali dalam sebuah layar kaca, Selena merasa bahwa akhirnya dia menemukan pria yang seharusnya dinikahi, laki-laki yang sangat baik padanya disaat dia sama sekali tidak bisa melihat dunia. Selena merasa dirinya hancur kala itu, tapi Agam sebagai teman pertama yang mengajaknya bicara dan membuatnya menyayangi diri sendiri dengan segala kekurangan itu.
Selena keluar dari mobil yang membawanya ke J&X Entertainment, sebuah perusahaan yang menaungi artis dan penggiat seni, perusahaan itu adalah perusahaan yang telah di akuisisi oleh Cakrawala Investment dibawah kepemimpinan tuan Cakrawala. Namun sekarang telah menjadi bagian pekerjaan dari putrinya, yaitu Satin Cakrawala, ibu dari Kelvin Dirgantara. J&X Entertainment membawa Kelvin sebagai CEO dari gedung penuh artis tersebut.
Selena berjalan dengan asistennya menuju ke lantai 5, ruang milik CEO serta bawahannya. “Makanan yang saya minta sudah dibawa?.”
“Sudah Bu Selena. Saya belum meminta izin pada sekretaris pak Kelvin jika bu Selena ingin bertemu.”
“Saya tunangannya, jadi tidak masalah.”
“Baik bu.”
Sampai di lantai 5, terlihat meja sekretaris kosong. Selena memperhatikan sekitarnya yang kosong, dia bisa melihat dengan jelas walaupun tidak ada yang tau perihal keadaannya kecuali keluarga paling dekat yaitu ayah dan ibunya.
“Sekretaris pak Kelvin tidak ada bu, mungkin masih ada rapat.”
“Antarkan ke pintu CEO, saya akan menunggu sendiri di dalam.”
“Baik bu Selena.”
Saat Asistennya akan membuka pintu itu, Selena menahan tangannya “Kamu tunggu saja di bawah, nanti saya bisa masuk sendiri.”
“Baik bu Selena, jika ada masalah tolong hubungi saya.”
Selena mengangguk, setelah asistennya pergi, Selena membuka pintu CEO tersebut, bukan hal yang patut membuat Selena terkejut saat dia melihat Kelvin yang berhubungan dengan sekretarisnya sendiri di meja kerja.
“Aku tau kamu ada didalam.” Ucap Selena, mereka tetap melanjutkan berhubungan badan diatas meja padahal tau Selena datang. Karena mereka berpikir Selena tidak bisa melihat.
“Apa yang kamu lakukan disini aahh...” tanya Kelvin sambil terus menggerakkan pinggulnya.
Selena duduk di sofa dengan nyaman. “Aku ingin tau soal mas Agam dan mbak Alaia.”
Kalimat Selena berhasil menghentikan kegiatan Kelvin, menyuruh sekretarisnya untuk keluar. Sambil membenarkan penampilannya dan mengambil minuman dari lemari pendingin kecil, Kelvin menghampiri Selena dan duduk di depannya.
__ADS_1
“Kenapa?.”
“Hanya ingin tahu.”
“Aku ingat kamu menyukai Agam dulu. Sepertinya semua orang tertarik dengan psikopat itu.”
“Apa yang kamu tahu tentang mas Agam?.”
“Dia membunuh seseorang hanya karena Alaia.”
“Maksudmu?.”
“Masa kecil kami, keluarga menutupi kasus itu hingga sekarang, di buka pun akhirnya juga percuma. Lagipula itu masa kecil, anak-anak yang tidak banyak tahu perihal hukum dan aturan. Tapi bagaimana menurutmu, jiwa psikopat itu akan tetap ada Selena.”
“Jadi apa kelebihan mbak Alaia hingga membuat mas Agam menikahinya dan menentang keluarga.”
“Banyak, dia cantik, baik, pintar, dan sempurna.”
“Kamu juga tertarik dengannya.”
Kelvin beranjak dari duduknya dan berjalan ke meja kerja bertuliskan namanya serta jabatan CEO yang dia punya “Semua orang tau aku menyukainya, lagipula pertunangan kita hanyalah bisnis, jadi jangan berharap lebih.”
Kelvin menyipitkan matanya, dia sadar kalau Selena menyukai Agam sejak dulu, hanya saja Selena bukan Kanaisya yang terang-terangan mengungkapkan perasaannya, bisa di bilang Selena tipe gadis baik-baik yang tidak akan merusak apapun. Tapi hari ini rasa ingin tahunya membuat Kelvin juga penasaran.
“Baiklah.”
Alaia datang dengan membawa makanan dan minuman diatas nampan, kemudian menyajikannya di atas meja. Alaia tersenyum sambil mendudukkan pantatanya di sofa sebelah Agam, suaminya.
“Apa yang membawa kalian kemari?.” Tanya Agam dengan wajah dingin, hari telah malam dan Agam butuh waktu berdua dengan Alaia.
“Aku yang mengajak mas Kelvin datang kemari.” Jawab Selena lembut “Aku ingin berkenalan dengan mbak Alaia selaku istri dari mas Agam, kami akan menjadi keluarga nantinya.”
Alaia tersenyum, dia senang saat Selena baik padanya, bukan hanya mama dan kak Lana yang menjadi temannya di acara keluarga, jika ada Selena, maka temannya akan bertambah satu.
“Maaf aku tidak menemuimu secara langsung waktu itu.” Ucap Alaia merasa bersalah.
__ADS_1
“Nggak papa mbak, maaf mengganggu malam kalian.”
“Tidak mengganggu sama sekali, mungkin jika kalian mengatakan sebelumnya, aku bisa menyiapkan makan malam juga.”
“Terimakasih mbak, mbak Alaia sangat baik.”
Berbeda dengan Selena dan Alaia, Kelvin dan Agam terlihat saling menatap dengan pandangan tidak bersahabat. Agam terus merangkul pinggang Alaia, sedikitpun tidak melepaskan tangannya disana. Alaia yang merasa tidak nyaman dengan posisi tersebut, tapi melihat Selena yang dalam keadaan tidak bisa melihat apapun, sehingga Alaia cukup memahami. Semua orang tau kalau hubungan Kelvin dan Selena hanyalah perjodohan bisnis saja, Kelvin sangat tidak menyukai Selena.
Selama beberapa menit berbincang, tidak sampai satu jam. Selena dan Kelvin akhirnya berpamitan pulang, Alaia menjadi sangat akrab dengan Selena, dia bukan orang yang gampang bertemu orang baru dan menjalin pertemanan tapi sosok Selena yang ceria membuatnya nyaman berteman dengan wanita itu, Selena juga bukan orang yang jahat.
“Lebih baik jangan dekat-dekat dengan Selena.” Ucap Agam yang membuat Alaia menoleh setelah mereka berdua masuk kedalam rumah.
“Kenapa mas? Selena baik kok.”
“Sayang, kamu harus terus waspada pada orang yang baru kamu kenal, aku curiga dia tidak buta.”
“Kamu bercanda ya mas, udah jelas keadaannya kayak gitu kenapa kamu berpikir negatif sih.” Alaia meninggalkan Agam, dia pasti marah karena Agam yang berpikir tidak baik pada orang yang menurutnya sangat baik.
“Sayang, dengarkan dulu.” Agam menahan tangan Alaia yang akan masuk kedalam kamar.
“Apa lagi? Kamu mau bilang apa lagi soal Selena? Dia baik mas, di keluarga besar kamu, aku Cuma punya mama papa kak Luna dan kamu doang. Kamu harusnya tau perasaanku saat bertemu Selena, dia baik, dia menerimaku sebagai salah satu anggota keluarga juga.”
“Bukan seperti itu yang aku maksud sayang.”
“Terus apa?.”
“Aku takut ada yang menyakitimu.”
“Kamu berlebihan mas, lagian aku juga bisa jaga diri sendiri.”
Agam terdiam, dia tidak bisa mengatakan apapun lagi kecuali “Maaf, aku salah. Maafkan aku sayang...”
Alaia menarik nafasnya dalam-dalam kemudian mulai luluh “Aku nggak mau kamu berpikir jahat mas.”
“Iya, aku minta maaf.”
Alaia mengangguk dan memeluk Agam erat, “Aku mencintaimu Alaia, aku tidak ingin kamu terluka walau hanya seujung kuku.”
__ADS_1
“Aku tau mas. Aku juga mencintaimu, jadi jangan berpikir yang buruk soal orang lain lagi, aku juga tau kita harus waspada tapi tidak semua orang itu jahat mas.”