PILIHANKU

PILIHANKU
Prolog


__ADS_3

Hai namaku Mika Sriputri, umurku 17 tahun dan aku kelas 11. Kehidupanku bisa dibilang tidak seperti remaja pada umumnya. Orang tuaku cerai saat aku masih kecil dan aku harus mendapat sebuah kenangan buruk yang membuatku tidak ingin bertemu dengan ayah atau ibuku.


Aku tinggal bersama nenek, ya meski dia sedikit pelupa dan cerewet nenek adalah orang yang sangat baik dan penolong. Dia juga rendah hati, aku belajar banyak darinya.


Terlepas dari semua itu, kehidupan SMA ku sangatlah menyenangkan, penuh dengan drama dan romansa. Saat itu aku benar-benar menyukai seseorang, yaitu kak Adam Kaharsyah. Bisa dibilang dia orang yang humoris, pemberani, jago olahraga dan juga bijaksana mungkin karena dia ketua OSIS di sekolahku.


Tetapi ada seorang lelaki pengganggu yang selalu muncul jika aku dan kak Adam sedang bersama. Ali Mahershala, seorang penguntit, tukang ikut campur juga orang yang sangat menyebalkan yang pernah aku temui. Meski begitu dia adalah teman sekelas ku, dia juga jago main basket, dia pernah memenangkan pertandingan saat kelas 10.


Pagi itu aku bangun oleh suara alarm handphoneku dan langsung bersiap untuk pergi ke sekolah."Sri cepat sarapan sudah siap!" seperti biasa nenek selalu berkata begitu padaku."Iya nek aku segara datang." jawabku sambil berlari menuju tempat makan.


"Nenek sudah siapkan bekal untukmu." Dan juga, nenek selalu menyiapkan bekal untukku.


"Terimakasih nek." Aku pun mulai menghabiskan sarapanku.

__ADS_1


Sudah saatnya berangkat. Aku berpamitan pada nenek dan langsung menuju sekolah. Sekolahku tidak begitu jauh dari rumah, jadi aku lebih suka berjalan kaki selain menghemat uang jajan, jalan kaki membuatku merasa lebih sehat.


|•|•|•|•|•|


5 menit berlalu, aku pun sampai di sekolah. Selalu menyenangkan melihat sekolah ini di pagi hari mungkin karena sinar mentari tepat berada di belakang sekolah sehingga membuatnya seakan bersinar.


Aku berjalan menuju kelasku dan seketika sesosok pria tampan datang menghampiriku. Wajahnya seperti bulan yang menyinari bumi yang gelap gulita, pakaiannya yang rapih ditambah gaya rambut yang mendominasi, membuat hatiku merasa berdebar kencang.


Dia semakin dekat dariku, lalu dia menyapaku dengan suara indahnya."Selamat pagi Mika."


Aku tersadar dari khayalanku dan menjawab pertanyaan kak Adam.


"A-aku tidak apa-apa kak, terimakasih." Kyaaa akhirnya aku bisa berbicara dengan kak Adam."Baiklah kalau gitu, dahh..." Dia pergi meninggalkanku sendiri di lorong depan kelasku.

__ADS_1


Tapi tak apa, perasaanku pagi ini sangat bagus, bisa disapa kakak kelas yang aku sukai itu adalah hal yang jarang di dapat remaja cewek lain di sekolahku.


|•|•|•|•|•|


Sudah beberapa hari sejak terakhir kak Adam menyapaku, sepertinya dia sibuk dengan pekerjaannya sebagai ketua OSIS. "Hei Mika sedang apa kamu di sini?" Sudah kuduga, dia selalu muncul saat aku dan kak Adam bertemu.


"Ada apa sih, kamu sepertinya suka menguntit orang ya, Ali!" Aku membentak Ali, tapi sepertinya dia tidak terpengaruh. Dia langsung masuk ke kelas begitu saja saat aku selesai membentaknya. "Dasar menyebalkan, aku benci kamu Ali..."


Pagi itu aku habisi dengan rasa kesal, untung saja dia tidak muncul lagi kalau dia muncul akan ku hajar wajahnya itu. "Sudahlah jangan marah terus, kita ke kantin yuk!" untung saja ada Citra sahabatku. Dia selalu mengajaku ke kantin jika aku sedang marah.


"Aku gak habis pikir, bisa-bisanya ada orang seperti Ali di dunia ini." Aku memulai pembicaraan saat sampai di kantin "Salahkan saja orang tuanya, kenapa melahirkan anak seperti dia." Seperi biasa omongan Citra selalu nyeletuk.


"Kira-kira ibunya ngidam apa sampai anaknya gitu?" Aku melanjutkan omonganku "Ngidam bom nuklir kali." Citra melanjutkan "Yakali ngidam bom nuklir." Ya meski Ali menyebalkan, dia juga cukup tampan. Bahkan saat pertama kali dia pindah ke sekolahku, aku sempat ingin berpaling dari kak Adam.

__ADS_1


Tapi ternyata sikapnya tidak sama seperti wajahnya, seperti kata pepatah jangan menilai buku dari covernya saja, ungkapan itu sangat cocok untuk Ali.


__ADS_2