
♡♡♡♡♡
setelah mas rifqi dan rangga selesai berbincang kami pun segera pulang,
"ya sudah kalau begitu kamu bisa lanjutkan pekerjaanmu, ini juga bentar lagi sudah waktunya pulang,
kami akan pulang lebih dulu, ucap mas rifqi.
"iya pak, terima kasih atas nasehatnya, hati2 di jalan pak, ucap rangga sambil tersenyum manis,
"bunda apa alikha bisa bicara sebentar dengan om tampan nya? tanya alikha.
"boleh dong sayang,
"om tampan,, seru alikha tersenyum.
"iya cantik,, ada apa hem? tanya rangga,
"om tampan sekali, hihihihi, kalau alikha sudah dewasa nanti alikha ingin menikah dengan om tampan saja,
mendengar perkataan alikha aku dan mas rifqi pun sangat kaget, tidak menyangka alikha bisa berpikiran seperti itu, padahal dia masih kecil,
"memang kenapa alikha ingin menikah dengan om? apa karna om sangat tampan ya? tanya rangga dengan pede nya.
"iya,,, karna om itu sangat tampan, sama seperti ayahku sangat tampan,
"alikha kan cantik, jadi,,, harus menikah dengan pria tampan juga dong om,
sama seperti ayah dan bunda, cantik dan tampan, serunya. mendengar perkataan alikha kami semua pun akhirnya tertawa.
"oh, jadi seperti itu ya, kalau om nunggu alikha gede', om nya keburu tua dong, terus alikha nya ga suka lagi karna om sudah tidak setampan ini lagi,
"memang bisa berubah ya om, apa tidak selamanya ya? berarti ayah sama bunda juga akan tua ya, tp alikha pengen ayah sama bunda seperti ini terus, hu,,hu,,hu,,
keluh alikha menangis sambil memeluk bundanya, "ko' jadi nangis sih sayang?
"aduh om salah bicara ya cantik, maafin om ya, cup cup cup udah dong nanti cantiknya hilang kalau nangis terus, ucap rangga.
alikha pun langsung diam dan menghapus air matanya, "nah gitu kan cantik, jangan nangis lagi ya,,, nanti om ikutan nangis gimana dong, ucap rangga pura2.
"jangan,,, om ga boleh nangis, malu tau di liatin sama orang, masa' sudah dewasa tp nangis, jawab alikha dengan jujurnya.
"hahaha,, iya juga ya, masa' om nangis sih, ucap rangga sambil tertawa
"kalau gitu alikha pulang dulu ya om, ingat jangan nangis, seru alikha mengingatkan. "siap bos cantik, jawab rangga sambil memberikan hormat ala TNI.
__ADS_1
aku dan mas rifqi hanya geleng2 kepala melihat interaksi mereka berdua,
jarang2 alikha bisa langsung akrab dengan seseorang yang baru dia kenal,
biasanya sih dia pasti takut dan ga suka, tp dengan rangga dia sangat suka,
bahkan alikha mengajaknya untuk menikah setelah dewasa nanti, "ini anak ada2 saja ya, batin mas rifqi.
"dada,, om tampan, "assalamualaikum.
"waalaikum salam,,, jawabnya.
setelah di dalam mobil alikha masih menoleh kearah rangga dan melambaikan tangannya, lalu mas rifqi melajukan mobilnya di jalan yang masih sepi, karna masih belum waktunya para pekerja pulang, jadi bisa di bilang lumayanlah.
"mas nanti mampir bentar ya di depan, aku mau beli sesuatu, ucapku.
"iya sayang, memang kamu mau beli apa sih? tanya mas rifqi. "keperluan alikha mas, bedak sama samponya alikha sudah habis, ucapku.
setelah sampai mas rifqi memarkirkan mobilnya, kemudian kami pun masuk untuk berbelanja keperluan alikha.
"ayo sayang kita lewat sini, nah itu samponya trus bedaknya juga,
"mas ga mau beli sesuatu gitu?
"ga usah sayang, ayo cepat ini sudah mau magrib nih, ucap mas rifqi sambil meraih sesuatu dari rak,
"kalau mas mau beli sesuatu yang pribadi ya sendiri saja, kan aku jadi malu nanti mau bayar di kasir, pasti banyak yang liatin aku nanti.
"sudah ga pp, ngapain harus malu, kamu kan punya suami, sudah ayo cepat biar cepat beraksinya nanti, ucapnya yang membuat aku jadi malu,
ini suami ga tau tempat apa,bicara ceplas ceplos gitu, kalau ada yang dengarkan bisa jadi malu, setelah selesai aku pun ke kasir untuk membayarnya,
sebenarnya aku malu banget pas mbaknya memasukkan semua belanjaanku ke lantong kresek, apa lagi mas rifqi terus nungguin di belakang aku, tp aku pura2 biasa saja, walaupun mbaknya sudah senyum2 sendiri,
setelah semua nominalnya di hitung mas rifqi pun membayarnya dan mengucapkan terima kasih kepada pelayan tersebut,
kemudian kami langsung pulang kerumah, sesampainya di rumah sudah azan magrib, aku dan mas rifqi pun bergegas untuk mandi dan solat bersama2,
...alikha sudah di bantu oleh bi'mina, apa lagi alikha juga sudah pandai mandi sendiri, hanya pengawasan saja yang di perlukan, selesai solat kami lanjut makan ...
malam, "kalian kok pulangnya lama tadi? biasanya kan sebelum magrib sudah sampai di rumah? tanya mami heran kami pulang lama banget,
"itu mi,, tadi kami mampir dulu beli keperluanya alikha, jadi agak lama deh, kataku sambil lanjut makan.
selesai makan aku menemani alikha bermaim di kamarnya, setelah itu membacakan dongeng untuk alikha,
__ADS_1
setelah dia tidur baru aku keluar,
ternyata mas rifqi dan mami sedang mengobrol di ruang tamu, aku pun menghampiri mereka dan ikut bergabung.
"wah,, mami sama mas rifqi lagi ngobrolin apa sih? kayaknya serius banget, ucapku.
"biasa lah sayang, ngomongin pekerjaan, alikhanya sudah tidur ya?
"sudah mas, baru saja setelah mikaila bacain dongeng, jawabku.
"ya sudah kalian istirahat aja sana, kalian pasti capek kerja seharian sambil momong alikha, mami juga uda mau tidur, ngantuk banget, karna tadi ga tidur siang,
"ya udah mi kami ke kamar dulu ya, jawab mas rifqi dengan cepat, lalu mami pun menganggukkan kepalanya,
"kami duluan ya mi, selamat malam,, ucapku. "malam, anak2 mami😊
aku mengikuti mas rifqi dari belakang, setelah masuk kamar mas rifqi pun langsung berbaring, "sini sayang, ajak mas rifqi sambil menepuk tempat tidur di sampingnya, agar aku mendekat,
"ada apa mas? ucapku
lalu aku segera ke kamar mandi untuk wudhu, ingin sholat isya, karna tadi belum sholat, "mas sholat dulu baru tidur, ayo sana wudhu, cepat aku tungguin,
mas rifqi pun turun dari ranjang dengan lunglai, karna masih di gantung keinginannya,🤣🤣
aku pun membentangkan sejadah untuk aku dan mas rifqi, setelah itu mas rifqi pun keluar dari kamar mandi, lalu dia memakai sarung dan pecinya.
lalu kami pun segera sholat,
aku sangat bersyukur karna mas rifqi bisa jadi imam yang baik untuk keluarga kecil kami, dan aku sangat bangga padanya, dia melantunkan ayat2 suci dwngan sangat merdu, dan setelah selesai sholat aku mencium tangan mas rifqi dengan takjim, lalu membaca doa.
selesai membaca doa, tanpa aku membuka mukena mas rifqi langsung menggendong dan membawaku keranjang tempat kami memadu kasih,
"mas biar aku lepas mukenanya dulu kenapa sih,
"ga pp biar mas aja yang lepas sekalian,
"tp mas,
lalu mas rifqi pun melepas mukenaku, dan meletakkannya kembali di tempat semula.
setelah itu dia pun menghampiriku dan berkata ingin bercinta denganku,
kalau sudah begini ga mungkin kan di tunda lagi, jadi aku pun mengiyakannya, dan kami pun melakukannya sampai beberapa kali, setelah mas rifqi puas baru dia berhenti,
kadang aku bertanya dalam hati, apa ga capek ya, kita yang liatnya saja sudah merasa capek, tp kenapa para pria itu tidak merasa capek sedikit pun ya, padahal sudah lelah seharian bekerja,
__ADS_1
tp kalau masalah jatahnya ga pernah lupa, pasti selalu ingat, apakah hanya mas rifqi yang seperti itu? bhatinku.
pasti semua laki2 kan🤣🤣🤣