PILIHANKU

PILIHANKU
part 137


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡♡♡


setelah memarkirkan mobil, rifqi pun menemui istri dan putrinya.


"maaf ya sayang, kalian jadi lama nunggu, parkirannya padat banget tadi" ucapnya. "gak apa-apa kok yah" jawab alikha. "ya udah ayo kita kesana, liat tu sana rame banget, ada apa ya mas? tanya mikaila penasaran.


"mas gak tau sayang, ayah, bunda ayo cepat alikha mau main nih, serunya.


"iya sayang, ayo! alikha mau main apa nih? "alikha mau main pasir bunda, alikha ingin membangun istana pasir, dan yang lainnya juga" jawab alikha dwngan semangat. "wah... kayak nya seru tu, ayo cepat ayah akan bantu putri ayah untuk membangunnya hahaha... saut ayahnya lalu mereka pun berlari sambil tertawa.


sementara mereka yang sedang asik bermain pasir, di belahan lainnya karina dan azzam sibuk mengurusi putri mereka afifah, sekarang karina sudah bisa memandikan afifah, dan mengurusi yang lainnya juga. sekarang dia tidak perlu lagi bantuan mbok yem bila menyangkut tentang afifah.


sebelum memandikan afifah pagi ini mereka pun duduk santai sambil berjemur di taman halaman depan rumah mereka.


karna itu sudah jadi kebiasaan afifah setiap sebelum mandi pagi, jadi karina pun terus melakukannya.


selesai afifah mandi, kedua orang tua karina pagi ini datang berkunjung tanpa sepengetahuan mereka. maminya membawa berbagai macam untuk afifah cucunya, seperti pakaian, bando bayi, sepatu bayi atau pernak/i lainnya yang lucu-lucu, tak lupa juga untuk anak dan mantunya,


begitu sampai mereka pun langsung bergegas untuk segera menemui afifah, "mami lebih dulu masuk ya pi, papi lama banget markirkan mobilnya, mami sudah tidak sabar ingin ketemu cucu cantiknya mami" ucapnya lalu pergi meninggalkan suaminya. "iya lah... jawab sang suami.


"Hai... cucu oma yang cantik, sedang apa nih sekarang? sudah mamdi kah? coba oma cium dulu apa sudah wangi, cup,cup,cup, eem... ternyata cucu oma sudah mandi rupanya, wangi dan cantik" ucapnya sambil mencium afifah tiga kali, alhasil kening dan kedua pipi afifah ber cap bibir merah omanya,


"aduh mami,,, liat tu wajah afifah penuh dengan lipstiknya mami,padahal baru saja afifah selesai mandi, sudah cemong lagi" protes karina tak terima bila afifah jadi cemong. "hahaha.... gak apa2 lah sayang, jangan marah ya, kamu dulu lebih cemong mami buat, tapi masih tetap cantik, hingga samapai sekarang, itu mudah di bersihkan kok" ucap maminya lalu meraih tisu di atas meja.

__ADS_1


"mami datang kesini sama papi kah? mana papinya? kok karina gak liat? tanyanya karna tak melihat papinya ada di sana.


"bersama papi kamu, dia lagi ada di depan, mami sudah tidak sabar untuk melihat cucu mami, jadi papi mami tinggal di depan pas dia mau markir mobil, hehehe.... jawabnya sambil tersenyum.


"ih... mami kebiasaan deh, oh iya mi, kapan mami sama papi pulangnya?


kok tiba-tiba sepagi ini sudah sampai sini? padahalkan karin mau nitip sesuatu sama mami, apa mami gak bawa apa2 sama karin? biasanya kan mami selalu bawa oleh2 buat karin, heemm....


tanya merasa kecewa ketika melihat maminya datang tak bawa apa-apa.


maminya hanya tersenyum melihat karina yang merasa sedih, "siapa bilang mami kamu gak bawa apa2, dia sudah nyiapin sebanyak ini untuk kalian, sampai2 papi jadi seperti tukang angkut barang di sana, setiap kemana saja papi selalu harus kuat untuk menanggungnya, siap dompet kering, dan tenaga juga hahaha....


ucap papinya ketika masuk kamar sambil menenteng beberapa paperback, dan bukan cuma itu saja masih ada beberapa lagi di bawakan oleh mbok yem dari depan saking banyaknya.


seru karina heran dengan bawaan maminya. "mami kamu tu, kalau gak di turutin nanti dia pasti ngambek" ucap papinya lalu menyerahkan semua bawaan pada karina.


"walaupun demikian karina sangat berterima kasih sama mami dan papi, makasih ya pi, makasih ya mi,, ucap karina sambil memeluk mami dan papinya bergantian.


"iya sayang, apa sih yang ngak buat kamu, tapi sekarang beda lagi ceritanya, maaf posisi kamu sudah di geser afifah gak apa-apa kan? hehehe.... ucap maminya.


"kasian anak papi, sudah di gantikan afifah yaa heheehe... ejek papinya juga.


"gak apa lah, kan selama ini karin sudah dan sekarang gantian sama afifah dong, dan siap-siap saja mami sama papi untuk yang selanjutnya, akan segera ada lagi cucu yang lainnya juga, hahahaha...

__ADS_1


ucap karina bercanda.


"biarin, mami akan tampung semuanya cucu mami, iya kan pi... tanyanya sambil berbalik tapi tidak mendapati suaminya lagi di sana. papinya pura-pura menelpon seolah2 gak dengar dengan apa yang mereka bicarakan,


karina pun menertertawakan maminya karna tidak dapat persetujuan dari sang suami.


azzam yang tadinya hanya diam sambil mendengar dan mengamati semuanya. dia pun hanya tersenyum dengan kekonyolan istri dan mertuanya.


"ayo di buka sayang oleh-oleh dari mami, apa ada yang kurang pas nanti buat afifah, kan bisa di ganti dengan yang lebih cocok" ucap maminya.


mereka pun membuka satu persatu oleh2 dari maminya, semuanya cantik dan lucu, pokoknya semuanya kebagian lah.


siangnya setelah selesai makan siang kedua orang tua karina pun kembali ke kediamannya, "pi, sebenarnya mami masih ingin lama-lama bersama cucu kita, tapi gak mungkin lah mami terus berada di sana, papi liat sendiri kan, nak azzam jadi terlihat kaku, atau dia seperti merasa segan karna ada kita di sana, seandainya saja.... ucapnya pelan dengan tidak melanjutkan ucapannya.


"udah, mami gak boleh ngomong gitu, kalau masalah nak azzam ya wajar lah,orang namanya mereka gak lama tinggal di rumah kita, jadi dia masih agak takut atau seganlah sama kita, dah aah.. ayo kita masuk saja di luar panas" ajak sang suami lalu merangkul istrinya sambil masuk kedalam rumah mereka.


rumah yang begitu besar hanya tinggal berlima, termasuk supir dan dua pembantunya. jadi jelaslah mami karina sangat merasa kesepian, apa lagi waktu suaminya dulu masih mengurusi semua masalah perusahaan mereka, pagi berangkat, malamnya baru pulang.


beruntung sekarang azzam dan karina mau mengambil alih semuanya, jadi mereka pun bisa menikmati hari tua bersama-sama, sebab itu lah mereka sekarang sering bepergian ke luar kota, atau pun healing kamana pun yang mereka suka.


"sayang... ini semua di taro' di mana? kita kan belum beli lemari baju buat afifah, karna afifah juga masih kecil jadi baju yang afifah pakai masih popok2an lah" ucap azzam menanyakan hal tersebut pada sang istri.


😚😚😙😗😗😗

__ADS_1


__ADS_2