
♡♡♡♡♡♡
Rangga pun menghampiri zihan yang masih setia menunggunya, "Ayo zi' kita pergi, maaf ya kamu jadi nunggu lama lagi, " ga pa2 kok, jawab zihan.
"hari ini itu hari gajiannya pegawainya aku, jadi,, tadi tu aku memberikan gaji mereka dulu, makanya aku jadi lama deh, jawab rangga pada zihan.
Rangga gak mau kalau gak jujur pada zihan, karna sekarang mereka sudah menjalin hubungan yang serius, jadi tidak ada rahasia apapun yang harus di sembunyikan olehnya, "ooh gitu,, ya udah yuk kita pergi, ajak zihan. "ayo' ucapnya,
lalu mereka pun akhirnya pergi nonton.
sementara karina dan mertuanya sudah sampai rumah, tp zihan tidak kelihatan sama sekali, "ayah,, apa zihan tad i sudah pulang kerumah ngak? tanya sang istri.
"gak ada bu' ayah dari radi sendiri di rumah ini, jawab suaminya.
"kemana ya tu anak? katanya mah cuma sebentar,ini sudah hampir sore tapi gak pulang2, apa dia pulang kerumah maminya ya? gumamnya, "bisa jadi bu' udah lah bu' zihan juga bukan anak kecil lagi, dia itu sudah dewasa, nanti juga dia pasti pulang, jawab suaminya.
tepat jam 6, azzam pulang kerja, "assalamualaikum,, bu' ayah' ucap azzam menyalami kedua orang tuanya.
"wa'alaikumsalam,, sudah pulang nak, ucap ibunya. "karina mana bu? tanya azzam. "karina ada di kamar, kamu mandi sekarang ya, bentar lagi waktunya solat magrib, ucap ibunya.
"ya udah azzam ke kamar dulu ya bu'
azzam pun langsung masuk kamar dan melihat istrinya sedang duduk sambil mengusap2 perutnya, "sayang,, kamu lagi ngapain? ucap azzam lalu mencium kening sang istri. "mas,, mas sudah pulang yaa,
"iya sayang, apa dede'bayinya gerak2 ya, " iya mas, dede'nya lagi aktif banget, mas coba pegang deh, dia lagi nendang2 nih, "Hai,,, anak ayah, kamu gak nyusahin bunda kan, gak nakal sama bunda kan, ucap azzam sambil ngelus2 perut karina.
"mandi sana mas, mas bau ihh,, ucap karina lalu menutup hidungnya pura2 ke bauan, "iya, anak ayah sama bunda dulu ya, ayah mau mandi bentar, ucap azzam berlalu kekamar mandi, setelah selesai mandi azzam ikut berbaring disamping karina dan memeluknya,
__ADS_1
didepan tertengar suara mobil berhenti, siapa yang datang bu'? oh,, otu pasti zihan, "gak tau yah, kayaknya sih mungkin, jawab sang istri. lalu ibu itu melihat dari jendela, dan ternyata benar yang datang adalah zihan,
"gak mau mampir dulu angga? tawarnya zihan. "gak usah lah zi', lain kali aja, dah,, pamit rangga lalu masuk kembali ke dalam taxi, dan taxi yang ditumpangi rangga pun berlalu meninggalkan zihan yang masih setia menunggunya sampai gak kelihatan lagi, tapi begitu zihan berbalik justru dia sangat kaget di buat oleh ibunya sendiri,
"astagfirullah,, ibu bikin kaget aku aja nih, "kamu tadi kemana aja zihan? kok baru pulang sekarang, padahal ibu tadi lagi butuh bantuannya kamu, ucap ibunya
"maaf ya bu' aku jadi gak bisa bantuin ibu, zihan tadi pergi ketemu sama angga, abis itu kami nonton, abis nonton angga langsung anterin zihan pulang bu' ucap zihan dengan jujur. zihan merasa bersalah banget pada ibunya karna gak bisa bantuin.
"Ya udah sana mandi, abis ituh langsung solat ya, jangan di tunda2 lagi, entar keburu habis waktunya. ucap sang ibu.
"iya bu' ucap zihan lalu dia masuk kamarnya dan langsung mandi, dan solat magrib juga. setelah itu mereka pun makan malam bersama.
*2hari kemudian acara tujuh bulanannya karina,
♡♡♡♡♡
tamu undangan sudah pada berdatangan, begitu juga dengan aku mami dan mas rifqi juga sudah datang, acaranya gak rame2 amat, karna memang seperti katanya, mereka hanya mengundang tetangga sekitaran rumahnya saja,
"ah, iya jeng, gak mungkin kan aku gak dateng, secara gitu loh, hihihi... tawa mereka berdua lalu pergi meninggalkan kami semua,
tau lah ya kan, kalau mereka susah bertemu, pasti banyak cerita atau obrolan yang ingin mereka bagi bedua, "selamat ya karina,, mudah2an lancar sampai hari H nay ya, ucapku, lalu aku pun memberikan beberapa bingkisan untuknya. "makasih ya mbak, aduh ini banyak banget mbak, aduhh jadi ngerepotin deh,,, ucap karina.
"ga pa2, ini juga hanya ucapan selamat.
"oh iya, kalian juga nanti datang ya, di acara sukurannya aku minggu depan,
tak berapa lama datanglah mami dan papinya zihan, dan arkan juga, " makasih ya mbak, mas, sudah datang, hai arkan,,, sapa karina. "iya sama2, jawab maminya arkan dan mereka pun ikut bergabung dengan yang lainnya. sedangkan zihan dan rangga asik ngobrol berdua, serasa dunia milik berdua saja, mereka tidak menghiraukan orag2 yang lewat atau pun yang ada di sekitar mereka,
__ADS_1
"sayang,, mami di mana? kok gak kelihatan, mas kok cuma liat papi aja, tanya azzam kepada istrinya karna tidak melihat kehadiran mertuanya, biasanya mereka selalu bersama kemana pun mereka pergi, "mami ada di belakang tadi mas sama ibu' dan maminya mas rifqi, mas tau sendirikan... ucap karina.
selama acara berlangsung tidak ada yang terlewatkan, semuanya berjalan dengan lancar, sesuai adat mereka.
para tamu yang berdatangan pun pamit untuk pulang kerumah mereka masing2, "azzam, karina, terima kasih sudah menyuguhkan kami makanan yang sangat enak2, kami pulang dulu ya, ucapku lalu kami menyalami mereka satu persatu," iya mbak, makasih juga sudah datang, semoga kita semua selalu sehat, dan panjangkan umurnya kita, Aamiin...
setelah kepulangan kami, mami dan papinya zihan juga izin pulang, "zihan,, sapa maminya, iya mi, jawab zihan.
"kamu tolong jaga arkan ya, kayaknya dia masih belum mau pulang, ucap maminya.
"oh, iya mi, mamingak usah khawatir arkan akan zihan jaga, iya kan adik kakak yang tampan,ucap zihan mencubit pipi gembilnya arkan saking gemesnya.
kalau gitu mamu sama papi pulang dulu ya,, arkan sama kakak ya sayang, ucap maminya lalu di anggukin oleh arkan.
lalu mami dan papinya zihan pergi menemui azzam dan karina yang sedang duduk di depan bersama mami papi dan ayah ibunya, "karina,azzam, semuanya,, kami pulang dulu ya, ucap papinya zihan.
"ooh,, iya mbak, mas, terimakasih sudah datang ya, jawab karina.
"iya sama2, saya titip arkan juga ya, karna dia gak mau pulang, mungkin dia masih merindukan kakaknya, hehehe,, ucap maminya zihan tertawa kecil.
"iya gak pa2 mbak, arkan pasti aman bersama kami, sekali lagi terimakasih...
setelah drama berpamitan mereka pun langsung pulang meninggalkan kediaman azzam dan karina. "mami sama papi jangan pulang dulu ya, pulangnya besok pagi aja, sekalian sama ayah dan ibu juga, kata karina mendahului kedua orang tuanya, mendengar ucapan putrinya mereka pun hanya bisa pasrah, dan mengikuti keinginan putrinya itu.
salam damai,
terima kasih sudah setia
__ADS_1
membaca novel saya😊😊😊
semoga selalu suka,