
"karna kamu sudah ada disini, saya mau ngomomg sesuatu, jadi gini,,, saya ada rencana mau buka kafe, masalah restoran kamu saja yang kelolah, gimana menurut kamu? ucap rifqi.
"kalau menurut aku sih bos itu rencana yang tepat,,, emang bos mau buka dimana? kalau boleh dekat2 sini aja, jangan terlalu jauh lh bos, ucap azzam.
"ga jauh kok, hanya butuh waktu 10menit
dari sini,
saya sudah cek lokasinya, pas untuk pengunjung, ucap rifqi.
setelah mereka selesai bicara, azzam permisi ketoilet, rifqi pun melanjutkan kerjanya,
dirumah, mikaila sedang duduk diruang tamu sambil memainkan hpnya, mami datang menghampiri dan mengajaknya berbelanja kebutuhan dapur yang hampir habis,
"sayang,,, kamu mau ikut mami belanja ke pasar ga? tanya mami.
" mau mi,, di sini juga mikaila ga ada kerjaan, sekalian jalan2 kan mi walau pun di pasar hihihi, cengirku.
"iya ga pp kok, ayo kita berangkat nanti keburu siang, ucap mami.
kami pun berangkat dengan taksi online,
__ADS_1
tidak berapa lama kami pun sampai, aku dan mami turun dari taksi dan langsung masuk kepasar, keadaan di pasar sekarang belum terlalu ramai, mungkin ada yang masih dalam perjalanan atau apa lah,
"sayang kamu bacakan daftar belanjanya aja ya, biar mami yang belanja, kalau kamu capek bilang sama mami OK, katanya. "iya mi, beresss, ucapku.
skip aja ya😊😊
selesai belanja kami langsung pulang, "mi biar aku saja yang nyusun belanjaan ya,
mami pasti capek istirahat saja dulu, ucapku. karna dari tadi mami ga ijinin aku membantunya untuk membawa barang belanjaan, aku sangat bersyukur mempunyai ibu mertua seperti mami,
kalau mendengar cerita teman2ku yang sudah menikah lebih dulu dariku, aku sangat takut untuk menikah, tp untungnya mami tidak seperti itu, bahkan sebelum menikah pun mami sudah menganggapku seperti anaknya, batinku.
"sayang kamu lagi ngapain? lamunin apa sih? tanya mas rifqi.
"ahh,,, mas, kamu ngagetin aku saja, aku lagi bantuin mami merapikan belanjaan, ada apa mas kok tumben pulang siang ini,
"ga ada sayang, memang kerjaan aku sudah selesai, jadi bisa pulang cepat, mulai besok restoran azzam yang kelolah sayang,,,jawab mas rifqi.
"kenapa mas? mas mau pergi kemana? atau ada apa mas? tanyaku bingung.
rifqi : "besok kamu ikut mas yaa,,,
__ADS_1
mikaila: "kemana mas?
rifqi : "mas mau tunjukin kamu sesuatu,
mikaila: " apa sih mas,,?
rifqi : " ada deh,,
mikaila: "ya udah mas, aku mau masak ya.
selesai berbenah aku pun langsung masak buat mas rifqi, oh ya aku sama mami tadi sudah makan siang di luar, jadi aku masaknya hanya untuk mas rifqi aja.
"mas makan siangnya sudah siap, kataku.
" ayo temenin mas makan ya, ucap mas rifqi. aku hanya menggangguk, dan menemani mas rifqi makan, sesekali mas rifqi menyuapi aku, padahal aku masih kenyang,
"mas ga terasa ya usia kandungan aku sudah 20 minggu, ucapku sambil tersenyum
"iya sayang mas sangat senang dan mas juga sudah tidak sabar menunggu kelahiran anak kita, dia juga sangat baik tidak merepotkanmu sayang,
"maksut mas merepotkan gimana? tanyaku. bingung dengan ucapannya.
__ADS_1
"maksut mas bahwa bayi kita ini tidak merepotkanmu, yaitu kamu ga ngidam yang aneh2, ga mual-mual seperti wanita pada umumnya, ucap mas rifqi sambil mengelus elus perut ku yang sudah agak buncit. aku pun hanya ber oh ria,
esok paginya kami berangkat ke kafe seperti yang di janjikan mas rifqi, yang ingin mengajakku ke suatu tempat,