PILIHANKU

PILIHANKU
part 85


__ADS_3

♡♡♡♡♡


6 bulan kemudian,


◇◇◇◇◇◇◇


umur kandungan karina sudah memasuki 7bulan, dan begitu juga dengan kandunganku, yang hanya berjarak beberapa minggu dengan karina,


mas rifqi selalu siap siaga dalam hal apapun bila aku membutuhkannya,


sementara 2hari lagi adalah hari kelulusan zihan, ibu dan ayahnya akan datang ke kota untuk menghadiri acara kelulusan zihan putri mereka, azzam dan karina juga sudah mengabari ayah dan ibunya, agar segera berangkat hari ini, dan sekaligus untuk acara tujuh bulanan kandungan karina nanti,


di kediaman mami dan papinya zihan,


"sayang,, apa kamu sudah menghubungi ayah dan ibu mu nak? apa mereka akan datang? atau bagaimana? tanya maminya pada zihan, "sudah mi, sebelumnya juga mas azzam sudah menghubungi mereka, dan hari ini ayah dan ibu akan segera berangkat, jawab zihan kepada maminya.


"ooh,, bagus deh kalau gitu, kamu gak mau pergi kenana-mana kah? kalau mau pergi kamu ajak arkan ya, mami mau pergi bentar ada urusan, ucap maminya.


"rencananya sih,, zihan mau kerumahnya mas azzam mi, mami pergi aja deh, kalau masalah arkan gak pa2 kok, nanti aku bawa dia sekalian jalan2 mi, jawabnya.


"ya udah, kalau gitu mami pergi dulu ya sayang, arkan sama kakak zihan dulu ya sayang, ucap maminya kepada arkan.


"iya mi, mami jangan lama2 ya pulangnya, ucap arkan sambil mencium pipi maminya,


"hati-hati di jalan ya mi, seru zihan sambil melambaikan tangan ketika mobil yang di kendarai maminya melaju pergi.


"nah,, sekarang kita pergi kerumahnya mas azzam ya, kamu mau kan? tanya zihan. "ayo kak, arkan juga bosen di rumah, ini kan hari libur, oh ya kk,, kita mampir bentar di kafenya om rifqi ya,, ucap arkan karna dia ingin bertemu dengan alikha.


"memang kamu mau ngapain mampir di kafenya om rifqi? tanya zihan heran.


"hehehe,,, arkan mau ketemu sama alikha kak, soalnya sudah lama gak ketemu, terakhir aku sama papi mampir di sana tp alikhanya gak ada, jawab arkan sedih.


"ooohhh,,,, ceritanya ada yang lagi kangen nih sama alikha,,, goda zihan sambil tersenyum jail melihat perubahan sikap arkan, arkan pun menganggukkan kepalanya.


"tp setau kakak alikha sama bundanya gak pernah ikut ke kafe lagi, kan sekarang bundanya alikha sedang hamil, sama kayak aunty karina, ucap zihan memberi tau arkan, arkan yang mendengar ucapan kakaknya itu pun akhirnya mengerti, mengapa dia tidak bisa ketemu alikha, pas dia datang sama papinya waktu itu.


"jadi arkan gak bisa ketemu sama alikha dong kak, ucapnya sedih..

__ADS_1


"ya,, bisa di bilang iya,, jawab zihan.


"udah,, gak usah sedih, nanti kalau kakak ada waktu, kita pergi kerumahnya alikha gimana? kamu mau ngak? tanyanya.


mendengar perkataan zihan arkan pun langsung senang, "apa betul kak? kakak akan bawa arkan ketemu sama alikha?


"iya sayang,, apa sih yang ngak buat adik kakak yang ganteng ini, uummahh,, ucap zihan lalu mencium pipi arkan saking gemesnya.


"ih,, kakak,,, kakak gak boleh nyium arkan sembarangan, bagaimana kalau ada yang liat? kan arkan jadi malu, arkan kan udah gede' jadi gak boleh dicium2 sama kakak, ucap arkan sambil menggosok pipinya yang di cium sama zihan.


"uh,, ni anak, masih bau kencur sudah berlagak sok dewasa aja, batin zihan masih memaksakan senyuman manisnya.


"kita jadi gak perginya? tanya arkan.


"oh iya, ayo' ini sih gara2 kamu ngajak kakak ngobrol jadinya lama, keluh zihan.


arkan tidak menanggapi ucapan zihan sama sekali, dia mengabaikannya dan langsung naik kemobil, baru setelah itu mereka pun diantar oleh supir ke rumahnya azzam.


sesampainya di depan rumah azzam, zihan dan arkan pun turun dari mobil, lalu supir tersebut pergi meninggalkan mereka, dia menunggu di tempat lain,


"assalamualaikum,,, ucap zihan dan arkan sama2 mengucapkan salam,


"hei,, zihan, "eh,, ada arkan juga rupanya, ayo silahkan masuk sayang, kamu udah makan belum? ucap karina lalu ingin mencium arkan, tp segera di hindari olehnya.


karina yang melihat arkan menghindarinya, lalu beralih melihat zihan. "sudah gede' katanya, jadi gak boleh sembarangan nyium, ucap zihan.


karina pun mengangguk paham, dengan ucapan zihan, setelah mereka masuk dan duduk di ruang tamu azzam datang menghampiri mereka, " siapa yang datang sayang? "ini mas, ada zihan sama arkan,


"hai,, arkan apa kabar? wih,, sekarang arkan sudah tambah besar ya, ganteng lagi, ucap azzam sambil tersenyum.


arkan yang mendengar pujian azzam pun merasa senang dan bangga, "tu kan, Om azzam aja tau kalau argan udah gede' jawabnya santai. karina dan azzam pun hanya tersenyum mendengarnya.


"aunty,, apa arkan boleh tanya sesuatu? apa di dalam sini ada adik bayinya ya?


ucap arkan sambil menunjuk perut buncitnya karina karna penasaran,


"kamu itu pinter banget ya, jawab azzam. "iya,, di dalam sini ada adik bayinya, dan dia akan segera lahir, jawab karina.

__ADS_1


"oh iya mas, apa ayah sama ibu jadi berangkat hari ini ya? tanya zihan.


"iya, mereka sekarang sudah dalam perjalanan, mudah2an mereka sampai dengan selamat, mas sudah sangat rindu sama ayah dan ibu, semenjak pulang dari kampung mas gak pernah ketemu lagi, ucap azzam mengatakan rasa rindunya,


"ya sama lah mas, zihan juga rindu sama ayah dan ibu, emang mas aja yang gak ketemu sama mereka, ucap zihan.


"mbak juga rindu kok, emang kalian aja, jawab karina menengahi azzam dan zihan.


"oh iya, ini kan sudah hampir waktunya makan siang, kamu bantuin mbak di dapur ya buat makan siang untuk kita,kebetulan kalau hari minggu mbok yek gak datang, jadi mbak biasa masak sendiri, kamu mau kan bantuin mbak? tanya karina pada zihan, "ya tentu mau dong mbak, arkan main sama Om azzam dulu ya, setelah jita makan siang nanti baru pulang, ucap zihan lalu di angguki oleh arkan,


"sini arkan, om mau nunjukin ikan nya om loh, arkan suka sama ikan ngak? kalau suka nanti om kasih, gratiss lagi, ucap azzam. "ngak usah om, makasih, arkan gak suka miara ikan, ngerepotin,, tolak arkan langsung, azzam hanya tersenyum.


"ya udah kalau gitu arkan suka apa? atau arkan sukanya main apa? ucap azzam.


"arkan gak suka apa2 Om, ucapnya.


lalu memalingkan wajahnya sambil memperhatikan acara berita di tv, yang bisa di katakan tidak sesuai umurnya, harusnya kan anak seusianya pasti sangat suka dengan kartun, tp berbeda dengan arkan.


azzam masih memperhatikan arkan dari tadi, karna dia sangat serius banget nontonnya, azzam pun mencoba meraih remot dan ingin mengganti saluran tv, tp langsung di cegah oleh arkan,


"gak usah di ganti Om, ucapnya masih tetap pokus ke tv.


"apa arkan suka nonton berita ya?


arkan pun hanya menganggukkan kepalanya, dan akhirnya mereka berdua asik nonton berita saling diam2an.


sementara karina dan zihan sibuk memasak di dapur, "mbak kalau nanti ibu sama ayah sudah datang ke sini, zihan nginap di sini juga ya mbak,, soalnya zihan mau lepas kangen zihan sama ibu, boleh kan mbak,,,? pinta zihan.


"ya boleh dong, masa kamu mau nginap gak bisa, sebenarnya mbak senang2 aja kalau kamu mau nginap di sini, tp kamunya aja gak mau nginap di sini, kalau cuma ada mbak sama mas kamu,


"ya iya lah mbak,, kalau zihan nginap disini, yang ada zihan bakalan di suguhkan dengan pemandangan2 yang belum sesuai dengan statusnya zihan, apalagi aku kan masih jomblo, bisa2.....


ucap zihan tidak meneruskan ucapannya lagi, karna menerima cubitan dari karina sambil tertawa, "kamu itu ya, ada2 saja,"tp memang betulkan mbak? hehehe,,


"udah ah,, gak usah bahas itu lagi, gi sana kamu panggilkan mas mu sama arkan, supaya kita makan siang, mbak juga udah lapar banget nih, ucap karina menyuruh zihan.


zihan pun pergi memanggil mereka berdua yang asik nonton dari tadi, "mas,, arkan, ayo kita makan, zihan sama mbak sudah selesai masaknya, ajak zihan.

__ADS_1


azzam dan arkan pun mengikuti zihan pergi ruang makan, mereka pun menikmati makan siang yang sudah disediakan, "wah kayaknya enak nih, kata azzam. "ya dong kan zihan yang masak..


"kalau lagi makan gak usah ngomong, skakmat arkan, hingga mereka semuanya langsung diam dan melanjutkan makan dengan senyap.


__ADS_2