PILIHANKU

PILIHANKU
part 87


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡


hari yang di tunggu2 akhirnya sudah datang, mereka semua pun pergi ketempat di mana acara kelulusan tersebut di laksanakan,


di sana sudah banyak orang yang hadir,


dan zihan juga tidak lupa mengatakannya kepada rangga, agar datang ke acaranya,


♡skip aja ya,


setelah semua acara selesai, zihan dan semua keluarga pun berfoto bersama, rangga juga ikut serta, mereka sudah mengambil begitu banyak foto, setelah itu rangga memberanikan diri menyampaikan niat baiknya,


"maaf semuanya, kalau acaranya sudah selesai kita perfi makan aja yuk,, ajaknya.


karna hari ini adalah hari kelulusannya zihan, jadi,, hari ini biar rangga yang traktir semuanya gimana? ucapnya.


"benar nak? tanya ibunya memastikan, rangga pun menganggukkan kepalanya,


"ya udah,, kalu gitu ayo kita lest go,,, lalu mereka pun pergi kesebuah restoran, sambil menikmati makan dan juga sambil bercerita sampai mereka lupa sama waktu.


" ada gerangan apa kamu ngajak kami makan ngga? aku yakin pasti ada sesuatu, tanya azzam. "ah, bang azzam bisa aja, gak ada apa2 kok, hanya ingin makan bersama saja, karna semenjak di sini aku tidak pernah makan bersama keluarga, hanya selalu makan sendiri, dan itu membuatku merasa kesepian,


"oh,, iya pak, kapan rencananya kalian akan pulang? tanya rangga mengalihkan pembicaraan, "kalau masalah itu kami belum bisa menentukannya nak, karna kami kesini sekalian untuk acara tujuh bulanannya calon anak azzam, jadi kalau mau pulang pun tunggu selesai acaranya, memang nak rangga ada perlu apa? sampai tanya kapan kami pulangnya? ucap pak samsul.


"ooh,, itu pak, sebenarnya saya mau menitipkan sesuatu ke bapak untuk keluarga di kampung, jawab rangga.


"kalau hanya masalah itu nak rangga gak usah khawatir, kalau nanti waktunya sudah pasti akan di kabari oleh azzam,


"iya pak, ucap rangga dengan tersenyum.


setelah selesai makan, mereka pun memutuskan untuk segera pulang, rangga juga kembali ke kosannya, setelah sampai di kosanya rangga langsung menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidurnya, lalu dia pun meraih ponselnya dan ingin menghubungi zihan, tp setelah berpikir sebentar dia pun mengurungkan niatnya, dan pergi untu mandi,


"ah,, lebih baik aku mandi aja dulu, zihan juga pasti masih bersama keluarganya, gumam rangga.


setelah selesai mandi, rangga pun kembali membaringkan tubuhnya, dan mencoba menghubungi zihan, di seberang sana zihan juga baru aja selesai mandi, dia sedang duduk di depan cermin sambil menyisir rambutnya, dan sesekali dia tersenyum sendiri karna memikirkan rangga sang pujaan hatinya, dia sekarang sangat senang karna mendapatkan restu dari ayah dan ibunya.


zihan yang sedang melamun pun tersadar ketika mendengar suara nada panggilan masuk di ponselnya, dan alangkah senangnya zihan ketika melihat id pemanggil adalah sesuai seperti yang di harapkan, "angga,, dia tau aja kalau aku lagi merindukannya, hihihi...


angga:"halo,, assalamualaikum..


zihan:"waalaikumsalam.. ada apa ngga?


angga:"ga' hanya ingin memastikan saja


zihan:"memastikan apa? keselamatanku atau perasaanku nih, hihihi...

__ADS_1


angga:"ya,, dua2an, jadi gimana?


zihan:"ya, seperti perjanjian kita dari awal, kamu akan mengulangnya kembali,


angga:"Ok, jadi kapan kita bisa ketemu lagi? dan kamu ingin sesuatu ngak?


zihan:"terserah kamu aja di mana, yang penting kamu bisa tepat waktu.


angga:"ya udah, kalau gitu slamat malam,


zihan:"selamat malam...


setelah selesai telponan rangga pun langsung tidur, tp tidak dengan zihan, dia masih asik bermain ponsel, ibu dan ayahnya sudah istirahat dari tadi, dikamar azzam duduk bersandar di ranjang, sambil mengelus2 perutnya karina yang sedang berbaring di sampingnya, "mas, gak terasa ya, kehamilan aku sudah masuk tujuh bulan, dan kita akan mengadakan acara tujuh bulan, ucap karina.


"iya sayang, dan setelah acaranya selesai kita akan membeli semua perlengkapan untuk bayi kita, oh iya sayang mending sekarang kamu tidur duluan ya, mas mau mengurus semua keperluan untuk acaranya, supaya besok sudah bisa mulai diproses, ucap azzam.


paginya selesai sarapan azzam pun pamit kepada semuanya untuk berangkat kerja,


"bu' yah, azzam berangkat kerja dulu ya, untuk masalah tujuh bulanan, ibu sama ayah aja yang urus semua ya, karna azzam dan karina gak ngerti sama sekali, ucap azzam merasa malu karna masih minta tolong pada orang tuanya,


"udah,, kamu ngak usah mikirin masalah tujuh bulanan, yang penting kamu pokus sama pekerjaan kamu saja, kalau masalah itu mah kecil buat ibu dan ayah, jadi kamu gak perlu khawatir nak, ucap sang ibu kepada anaknya azzam.


"makasih ya bu' kalau begitu azzam pergi dulu ya bu' assalamualaikum...


"wa'alaikumsalam,,, jawab ibunya.


setelah azzam pergi, zihan pun keluar dengan tergesa2, "kamu mau pergi kemana zihan? tanya karina.


"aku mau keluar bentar ya mbak, ibu' sama ayah mana mbak?


"ibu' lagi di kamar mandi, kalau ayah ada di taman belakang, lagi nyiram tanaman, katanya badannya sakit semua karna gak ngapa2in, ucap karina.


"ya udah kalau gitu tolong bilangin zihan keluar bentar ya mbak, assalamualailum... ucap zihan sambil berlari kedepan karna gojek yang dia pesan sudah tiba,


"wa'alaikumsalam,,, dasar tu anak, main nyelonong gitu aja, gerutu karina sambil geleng2 kepala dengan sikapnya zihan.


"ayo pak, kita kerestoran deket sini aja pak, ucap zihan memberi tau tujuannya, lalu motor pun segera melaju meninggalkan kediaman azzam,


"sayang, apa kamu liat zihan gak, tadi ibu samperin di kamarnya kok gak ada,


"zihan lagi keluar bu' tadi barusan berangkat, katanya cuma sebentar, apa ibu butuh sesuatu? tanya karina.


"iya, rencananya tadi ibu mau ngajak zihan belanja, tp sudah keburu pergi, ya sudah lah, ibu perginya berdua sama mbok yem aja, tapi kamu sendirian di rumah,


"karin ikut aja ya bu'... pintanya.

__ADS_1


"emm, ya udah deh, ayo kita pergi sekarang, karna banyak bahan yang harus kita beli nanti, tp kalau kamu sudah capek, kamu harus bilang ya nak,


ucap ibu mertuanya, saking sayangnya kepada mantu dan calon cucunya,


"iya bu' makasih ya bu' sudah sangat menyayangiku seperti anakmu sendiri, karin sangat bersukur bisa jadi menantunya ibu, dan karin sangat menyayangi ibu, ucap karina sambil memeluk ibu mertuanya,


"aduh,, bumil lagi mode manja ya, ucapnya membalas pelukan karina, "udah ah pelukannya, nanti kapan kita perginya, ucap mertuanya lalu mengurai pelukan mereka, setelah itu pun mereka langsung berangkat, untuk belanja keperluan acara tujuh bulanan.


di pasar mereka hampir selesai belanja, dan kebetulan sekali karina bertemu dengan aku dan mami di pasar, tapi kami belanja untuk keperluan sehari-hari.


"Hai,, karina, apa kabar? dah lama ya kita gak ketemu, "alhamdulillah mbak, aku baik2 aja, iya mbak seingat aku, terakhir kita ketemu sudah lama banget ya,


"Hai tante, wih tante makin cantik aja deh, godanya karina.


"ah masa' sih, kamu bisa aja deh bikin tante senang hehehe, "bu' kenalin ini ibu mertuanya mbak mikaila, maminya mas rifqi, ibu masih ingat sama mas rifqi kan,


"oh,, ingat dong sayang, hai, bu' saya mertuanya karin, senang berkenalan dengan ibu' sapanya.


"iya bu' sama, saya juga senang, bisa kenal dengan ibu. berarti kita akan sama2 segera di berikan cucu sama mantu kita ya bu' "iya, kayaknya hari kelahirannya juga nanti pasti gak beda jauh lah, "soalnya sudah sama2 buncit hihihi... ucap mereka berdua yang terlihat sudah semakin akrab, padahal baru kenalan,


"duh,, ini nih mbak, kalau emak2 sudah ketemu teman yang pas di ajak rempong, mantu2nya yang cantik ini di kacangin, ucap karina berlagak sok marah, kedua mertu yang mendengar ocehan karina pun langsung tertawa, dan masih melanjutkan obrolan mereka dengan serunya.


"mbak kalau ada waktu, nanti datang ya di acara tujuh bulanannya aku,


"memang acaranya kapan?


"acaranya lusa mbak, kami juga gak ngundang banyak orang, hanya kami sekeluarga, dan para tetangga2 dekat saja, tadinya juga mas azzam ingin datang kerumahnya mbak, tp karna kita sudah ketemu di sini, jadi sekalian aja, gak pa2 kan mbak,,


"gak pa2 lah, kayak sama siapa aja,


Insa allah, kami akan usahakan datang,


"makasih ya mbak, kelihatannya ibu sama mami sangat cocok ya, mbak perhatiin deh, sampai segitunya, "iya tuh, panggilannya aja sudah berbeda, cepet banget kan, hehehe.. tawa mereka berdua.


"kalian kenapa ketawa, ada yang lucu ya? tanya mami. "gak kok mi, tadi karina ada cerita lucu, jawabku.


"ya udah mi' kita pulang yuk, mikaila sudah capek nih, takutnya nanti alikha nangis, kasian bi'mina jadi repot.


"oh,, iya ya, kalau gitu kita langsung pulang aja sekarang, ah,, maaf ya jeng kami pulang lebih dulu ya, "iya jeng, ingat lusa jangan sampai lupa datang ya, ucap ibu karina, lalu mereka pun saling cipika cipiki salam perpisahan,


setelah mereka sudah pergi karina pun mengajak mertuanya untuk menemui mbok yem yang sedang berbelanja, "ayo bu' kita temuin mbok yem, kasian dari tadi mbok yemnya belanja sendiri, ucap karina, "oh iya ya, ibu sampai lupa, itu karna ibu keasikan ngobrol sama maminya rifqi,


"kayaknya ibu seneng banget ya punya temen baru? tanya karina.


"ya jelas seneng dong, di kampungkan orangnya pada ngegimah melulu, jadi ibu gak punya temen yang akrab disana, dan ibu juga gak ada waktu untuk kumpul2 sama temen gitu, dipikiran ibu itu dari pada kumpul2 gak berpaedah mending ibu melakukan pekerjaan ibu sendiri, tp kali ini berbeda, kayaknya ibu merasa nyaman aja,

__ADS_1


"bu' non' ini mbok sudah beli semuanya, jadi kita mau pulang atau non masih mau beli sesuatu ngak? kalau masih ada yang kurang supaya mbok belihan, ucap mbok yem."oh,, kalau memang semuanya sudah selesai mending kita langsung pulang aja, gimana bu' atau ibu mau beli sesuatau gak? tanya karina balik, "gak ada lagi sayang, kita pulang aja yuk, ajak ibunya.


semoga banyak yang suka ya😊😊


__ADS_2