
sedangkan azzam hanya ternganga mendengar ucapan mas rifqi, dan beralih melihatku yang makan, sekarang dia baru paham maksut mas rifqi, " biasa aja mas ekspresinya, mas juga sudah bisa mulai belajar dari sekarang, kalau mas betul2 serius padaku, ucap karina memperjelas pikiran azzam yang melanglang buana entah kemana.
setelah selesai makan kami pun berpisah, azzam dan karina memutuskan untuk pulang, dan kami melanjutkan bermain lagi, kali ini alikha bermain rumah rumahan bersama beberapa anak2 lainnya dan dikawal mas rifqi juga, takutnya nanti alikha bisa jatuh atau apalah karna disini agak ramai,
sedangkan karina dan azzam masih dijalan, azzam bertanya pada karina,
"sayang, apa pak bos tadi buru2 makannya supaya bisa menggantikan bu bos memangku alikha yaa? tanyanya kepo.
"iya mas, mbak mikaila sangat beruntung ya mas, aku bisa lihat sendiri tadi kalau mas rifqi sangat mencintai dan menyayangi mbak mikaila dan alikha, ucap karina kagum dengan cintanya mas rifqi.
"kamu tenang saja ya sayang, mas akan selalu mencintai dan menyayangi kamu sampai akhir hayat, setelah kita menikah nanti, mas akan memperlakukan kamu lebih dari seperti seorang ratu, ratu di hatiku dan di rumah kita nanti, ucap azzam merayu tapi serius dengan kata2ny.
"makasih ya mas,, sudah bisa membuka hatiku untukmu, mas juga sudah membuat aku muv on dari mas rifqi, tadinya waktu kita bertemu mereka aku takut sekali kalau hatiku sakit lagi, tp ternyata aku salah mas, aku bahagia melihat mereka bahagia, mudah mudahan kita juga akan bahagia seperti mereka ya mas, ucap karina merasa senang menyadari bahwa di hatinya sudah ada nama azzam.
"iya sayang,,, mas juga senang dengan kamu sudah tidak sakit hati lagi kala melihat pak bos dan istrinya, mas juga yakin suatu saat akan ada mas di hatimu, dan sekarang mas sudah membuktikanya, ucap azzam bangga dan percaya diri.
lalu azzam meraih tangan karina dan menciumnya sangat lama, melepaskan keraguannya selama ini tentang perasaan karina padanya, tp sekarang sudah plong.
"padahal tadi aku masih mau main sama alikha mas, alikha tuh lucu banget kan mas, ngegemesin banget, pipinya itu loh mas, mudah mudahan nanti setelah kita menikah, akan segera di karunia i anak secantik alikha ya mas, ucap karina sambil senyum2 sendiri membayangkan dia punya anak perempuan yang cantik.
"Aaminn,,,. ucap azzam semangat.
"emang kamu sudah siap untuk menikah denganku? tanya azzam serius, soalnya tetakhir azzam bertanya masalah pernikahan karina hanya menjawab tunggu hatinya siap,
"bismillah,,, aku sudah siap mas, ini mantap dari hatiku yang paling dalam, ucap karina lantang dan percaya dengan ucapannya.
"alhamdulillah,,, makasih ya sayang ucap azzam bahagia dengan keputusan karina.
__ADS_1
"kalau kamu sudah siap, besok kita pergi kerumah orang tuaku, mas ingin perkenalkan kamu kepada ayah dan ibuku, mereka pasti sangat bahagia karna sudah lama menyuruh mas untuk menikah, ibu sama ayah sudah sangat menginginkan seorang cucu, ucap azzam semangat.
sementara karina hanya diam mendengarkan azzam yang semangat berbicara dan mengutarakan rencananya.
dan akhirnya karina membuka suara setelah azzam diam sambil tersenyum malu. "besok mas? tanya karina karna tiba2 akan bertemu calon mertua.
"iya sayang... kamu ga usah khawatir ibu sama ayah orangnya baik kok, mereka ga pernah memilih2 calon mantunya, apalagi nanti kalau aku kenalin kamu sama mereka, pasti akan banyak pertanyaan nanti, di kira mas menculik anak siapa atau mas guna2 pakai apa, sampai mau sama mas yang ga ganteng2 amat,
ucapnya sambil tertawa terbahak2 hahaha
"tp mas,,, apa ga terlalu cepat ya? tanyanya karna merasa gugup, "masih belum bertemu sudah deg degan begini mas, ucapnya lagi pada azzam.
"aduh sayang, tp katanya tadi pengen cepat punya anak cantik kayak alikha, kalau ga di mulai dari besok kita prosesnya pasti lama lagi deh, ucapnya menaik turunkan alisnya genit,
"iihh,,,, proses apanya sih mas? mesum deh,,, ucap karina marah dan malu mukanya sudah bersemu merah.
"mas kan cuma bilang mulai proses dari ketemu ibu dan ayahku, lalu kamu memperkenalkan mas sama kedua orangtua mu nanti, trus melaksanakan pesta akat nikah dan,,,
lalu kita proses buat dede bayinya sayang,,, ucap azzam menggoda karina yang sudah menutup mukanya dengan telapak tangannya karna malu mendengar ucapan azzam barusan
"iiihhh... apaan sih mas,, aku jadi malu nih, ucap karina sambil mencubit pelan perutnya azzam,
"ayo turun sayang kita sudah sampai dari tadi loh, kamu betah banget ya di samping mas, goda azzam lagi, dan membuat karina salah tingkah.
"kenapa ga bilang dari tadi sih mas,,,
ya udah aku masuk dulu ya, ucap karina lalu ingin membuka pintu mobil dan tangannya di tahan azzam, "ada apa mas? tanyanya.
__ADS_1
"apa mas ga di ajak mampir dulu gitu?tanya nya menggoda karina, dia sangat suka melihat karina salah tingkah.
"ga usah mas lain kali saja, ucapnya.
lalu azzam memberanikan diri menciumnya, karina yang tidak menyangka kalau azzam akan menciumnya,
dia sangat kaget dan hanya melebarkan matanya saking ga percaya, dia merasakan bibirnya di cium oleh azzam,
dia pun menutup matanya dan menikmati ciuman pertama mereka, tadinya azzam hanya ingin mencium sekilas saja, tp makin kesini makin menuntut, azzam ******* bibir karina dengan lembut,
azzam merasakan betapa manisnya bibir karina, dia tidak ingin melepaskannya, mereka saling bertukar saliva, azzam terus ********** dengan lembut, setelah dia merasa karina kekurangan oksigen baru melepaskannya, setelah di lepas mereka ngosngosan berdua, "maaf ya sayang mas sudah melewati batas, mas ga bisa menahannya, ucap azzam merasa bersalah tp menyukainya dan dia juga melihat karina tadi menikmatinya juga,
karina hanya membalas seadanya karna malu dan jantungnya serasa mau copot dari tempatnya, "ga pp mas, aku masuk dulu ya, ucapnya langsung membuka pintu dan keluar dari mobil azzam,
karina pun berjalan dengan cepat agar segera sampai dan tidak ada yang melihatnya saking malunya๐๐
azzam yang di mobil masih belum bergerak dia masih stay di situ, memikirkan perlakuannya tadi, "apa karina marah ya? tp sepertinya dia menikmati juga, aku juga sangat menyukainya, ternyata begini rasanya berciuman dengan kekasih hati, ingin mengulangnya lagi, batinnya tersenyum malu dengan perubahan sikapnya sendiri,
"eh,,, tp tunggu dulu , pas kami beciuman tadi bagian bawah ku menuntut sesuatu, dan sekarang dia juga masih menuntut ingin dituntaskan ,
"sial,,, kenapa jadi begini sih, kayaknya aku harus pulang dan melepaskannya,
gerutunya lalu melajukan mobilnya untuk pulang kerumah.
semoga suka ya akak2 yang cantik๐๐
jangan lupa tinggalkan like dan komenya yaa ๐๐๐
__ADS_1
terima kasih untuk semuanya๐๐๐