PILIHANKU

PILIHANKU
part 70


__ADS_3

sesampainya di rumah zihan, mereka pun langsung masuk, "sayang kamu pulangnya kok lama banget sih, eh ada hana,,,


"hehehe,,, maaf ya mi, ucap zihan.


"ya sudah mami pergi dulu ya, itu arkan lagi belajar dikamarnya, kamu jagain dia arkan yang bener ya,


"iya mi, hati-hati di jalan ya mi, seru zihan. "iya sayang, hana tante tinggal dulu ya, kalian langsung makan saja tadi sudah di siapin sama bibi'.


ucap maminya menyuruh mereka makan,


"ayo kita makan dulu baru kita liat arkan, ajak zihan, lalu mereka pun makan.


"heum... makanan di rumah kamu enak2 banget zi, boleh dong aku terus makan di sini, hihihi, kata hana lalu ketawa.


"boleh aja kalau kamu ga tau malu, jawab zihan lantang lalu dia tertawa, hahaha...


"ih kamu mah gitu, aku kan sahabat kamu zi, kok tega banget ngomongnya gitu sih,


ucap hana sambil memanyunkan bibirnya.


"udah,, ga usah sok berlakak tersakiti kamu, cepat makannya entar aku abisin loh, seru zihan. "eh jangan donk, biar aku aja yang habisin semua, kamu ga usah nanti bisa gendut kamu, cukup hanya aku saja yang gendut ya ngak hahaha...


"bangga banget ya kamu jadi orang gendut, ucap zihan lalu mereka berdua pun tertawa terbahak bahak.


arkan yang mendengar ada suara ketawa kakaknya pun turun kebawah, untuk menemui kakaknya. "kakak,, seru arkan.


"hai,,, tampan sini, arkan sudah makan apa belum? tanya hana.


"udah kak, kk hana sudah lama ya datngnya? tanya arkan.


"baru aja kok. trus ini langsung makan, jawab hana.


selesai makan zihan dan hana menemani arkan di kamarnya sambil membantu mengerjakan tugas sekolahnya arkan,


lalu setelah itu arkan pun tidur, setelah arkan tidur hana dan zihan keluar dan masuk kekamar zihan, "zi aku pulang dulu ya, aku sudah lama di sini nanti ibu aku nyariin, ucap hana lalu pamit pulang,


zihan pun mengantarkan hana kedepan sampai hana naik taksi dan menghilang dari pandangannya baru lah zihan masuk kedalam rumah dan menuju kamarnya, "restoran tadi itu kan, tempat bekerjanya mas azzam dulu kan, tp kenapa angga bisa bekerja di situ, kok kebetulan banget sih, tau ahh,,, gumamnya sendiri. lalu dia pun berbaring sambil mengingat waktu pertama kali dia dan angga bertemu,


:pov zihan:


♡♡♡♡♡♡


waktu itu setelah satu hari kerja di restoran, malamnya rangga datang menemuiku kerumah langsung, karna ingin mengantarkan titipan ayah untukku


ting nong,,, suara bel pintu rumah berbunyi sekitar jam 7 selesai magrib,

__ADS_1


"mi siapa yang datang ya? tanya papi.


"ga tau pi, mungkin ada tamu kali,


"ya udah mi biar zihan aja yang buka, mami sama papi lanjut makan aja,


"udah non biar bibi' aja,non zihan lanjut makan aja ya, ucap pembantunya.


"ga pp bi' zihan juga sudah selesai makan kok, ucapku lalu pergi kedepan untuk membukakan pintu dan melihat siapa yang datang. begitu pintu ku buka, aku langsung di suguhkan dengan senyuman seorang cowok tampan yang sangat memabukkan hati ini, tp aku tidak mengenalnya sama sekali, siapa pria tersebut, tp dia masih setia dengan senyumannya.


aku juga sangat terpana ketika melihat senyumannya rangga, sampai lupa untuk mengucapkan salam, seketika suara mami menyadarkan lamunanku,


"sayang siapa yang datang? kenapa ga di ajak masuk sih? ucap mami menyadarkan aku, aku hanya garuk2 kepala karna mami sudah mempersilahkan rangga masuk kedalam.


"eh ada tamu, ayo nak silahkan masuk, ucap mami ramah banget, mami kira dia itu teman aku atau pacarnya aku,


padahal mah, aku ga kenal sama sekali,


"maaf tante kalau saya sudah mengganggu datang malam2 begini,


"ah ga apa2 kok, kamu itu temannya zihan ya? soalnya tante ga pernah liat zihan menyuruh temannya datang kerumah,


ucap mami mulai bertanya karna kepo.


sedangkan aku hanya diam, karna memang ga tau mau ngomong apa lagi,


"malam om, sapanya lalu salim ke papi,


"sebenarnya aku bukan temannya zihan om tante, tp aku mengenal zihan dengan baik, juga keluarganya. ucap rangga.


mengenal aku dengan baik, dan keluarga ku juga, padahal kan kami baru bertemu,


batinku. mami sama papi juga masih bingung dengan perkataannya rangga.


"maksut kamu bagaimana? kami tidak mengerti, dan itu apa yang kamu bawa? tanya papi mulai merasa khawatir, takut2 yang datang ada niat yang ga baik, batinnya papi.


"jadi gini om, tante, zihan, nama saya rangga, saya kesini ingin mengantarkan titipannya pak samsul ayahnya zihan, saya saudara satu kampung dengan zihan, icap rangga tanpa jeda dan langsung ke intiny.


mendengar pengakuan rangga kami semua pun langsung lega, karna ternyata dugaan kami salah, "ooh,,, jadi kamu datang kesini di suruh sama ayah? tanyaku. lalu di jawabnya dengan anggukan.


rangga pun memberikan titipan dari ayah dan aku menyuru bibi membawanya kebelakang. setelah itu kami pun berbincang2, lalu rangga memutuskan untuk pulang karna sudah larut malam,


setelah bertukar nomor aku mengantarkan rangga ke depan, lalu dia pun pulang naik ojek yang dia suruh nunggu di pos satpam jaga rumah kami,


setelah itu aku pun langsung masuk kamar, dan di susul oleh mami, "sayang kamu belum mau tidur kan? tanya mami.

__ADS_1


"belum mi,memang ada apa?tanyaku balik


"cowok tadi tampan ya, ucap mami.


"maksut mami? tanyaku heran dengan ucapan mami, "senyumannya juga manis banget tadi, mami liat tadi dari cara kamu menatapnya, mami tau kalau kamu suka padanya, itu namanya jatuh cinta pada pandangan pertama, dan dia juga kelihatannya suka sama kamu,ucap mami.


"aduh mami,,, kok mami ngomong gitu sih,,


ucapku dengan wajah yang sudah merah, karna mami bisa mengetahui perasaanku.


"kamu ga usah malu sayang,, mami itu sudah tau bagaimana cara kamu menyukai seseorang, mami setuju kok kalau kamu sama dia, apalagi dia dari kampung kamu, dan ayah kamu juga pasti mengenal dia dengan baik, karna itu ayahmu berani menyuruh rangga datang kemari.


setelah malam itu kami saling menghubungi dan saling mengirim pesan, dan dimulai dari situ lah kami berteman,


lalu rangga memberanikan dri mengajak ku jalan, kami asik bercerita tentang apa pun itu tetap nyambung, yang penting bisa bikin kami tertawa,


"angga eh maksut aku rangga, ucapku gugup. "ga apa2 kalau kamu manggilnya aku angga, aku mah senang aja, ucapnya.


"ya udah aku manggilnya angga aja ya, lebih gampang di panggil angga dari pada rangga, hihihi,, ucapku sambil tertawa.


"ya ga pp, senyamannya kamu aja, oh ya tadi kamu manggil aku ada apa? tanyany,


"mmm,,, itu, emang kamu kenal banget sama keluarga ku? tanyaku.


" ya kenal lah, namanya juga satu kampung, apa lagi pak samsul, siapa sih yang ga kenal beliau, dia itu baik, ramah, dan juga suka menolong orang lain, walaupun beliau tidak kenal sama sekali,


aku sering kok main kerumahnya kamu dulu, bermain bersama bang azzam, tp semenjak hilangnya kamu aku ga pernah lagi main kerumah, karna bang azzam pokus nyari kamu sambil bekerja di kota,


setelah itu pertama kali aku ngeliat kamu lagi waktu nikahannya bang azzam,


aku juga ga nyangka gadis kecil yang selalu kami jailin sama bang azzam, ternyata sudah jadi gadis dewasa dan sangat cantik lagi, jadi memang waktu liat kamu aku tu kaget, ngak nyangka aja, yang super duper jelek, hitam, kecil, bisa tumbuh dewasa dan bisa secantik ini, ucap rangga.


aku yang mendengar pengakuan rangga tentang diriku yang dulu, hanya tersenyum malu, dan membuat aku ga bisa berkata apa2 lagi, angga tau semuanya tentangku, jujur dari dalam hatiku aku memang menyukainya, tp ga mungkin dong seorang cewek nembak duluan, jadi kita tunggu aja, kapan dan di mana itu akan terjadi,


♡♡♡♡♡


sedang asik melamun arkan datang menghampiri zihan, dan menyadarkannya dari lamunan panjangnya.


"kak,,kak,,kakak,,, panggil arkan barulah zihan sadar dari lamunannya,


"ada apa dek? kamu kok cepat banget bangunnya? ucap zihan karna melihat adiknya sudah berada di kamarnya.


"cepat bagaimana kk, ini arkan saja sudah mandi, mami juga sudah pulang, arkan ke sini di suruh mami bangunin kakak, supaya menyuruh kakak mandi, ucap arkan lalu pergi meninggalkan kakaknya yang sedang linglung.


"apa mami sudah pulang, berarti sekarang sudah sore dong,, padahal aku berbaring kan cuma sebentar, masa' sudah sore sih,, batinku ga percaya, aku pun melihat jam dinding di belakangku dan ternyata memang sudah jam setengah 6 sore,,

__ADS_1


"aahhh,,, ini ni gara2 mikirin angga, aku jadi kayak orang gila bisa linglung gini, batinku. lalu bergegas mandi..


__ADS_2