
♡♡♡♡♡
karina masih berbaring di sofa sampai dia tertidur dengan pules, azzam menghampiri karina yang sedang tidur, lalu menyelimutinya,
"kasian kamu sayang, gara2 mas kamu jadi sakit begini, pokoknya nanti kita harus kerumah sakit, gumam azzam.
dia jadi tidak pokus kerja, karna kepikiran terus dengan keadan istrinya itu, karina yang merasakan deru napas hingga membuat dia bangun, dan ternyata itu adalah suaminya yang sedang memperhatikan,
"loh mas, kamu ngapain sih ngeliatin aku kayak gitu, aku ga apa2 kok mas, mas ga usah khawatir, nanti juga akan baikan, ucap karina berusaha terlihat baik2 saja.
"mas ga bisa bekerja dengan baik sayang, sementara kamu di sini terbaring lemah, ucap azzam.
karina bangun langsung berlari ke toilet, dia pun kembali merasakan mual, dia terus muntah, tp tidak ada apa pun yang dimuntahkan, lalu setelah itu azzam kembali membawa karina duduk ke sofa, dan memberi karina minum,
"kamu baik2 saja kan sayang? gimana apa ada yang sakit? mas ga bisa biarin kamu seperti ini, kita harus kerumah sakit, kamu tunggu bentar ya, ucap azzam tanpa memperdulikan protes karina, yang tidak mau pergi kerumah sakit.
azzam pun menyuruh dodi untuk membereskan semua kekacauan di ruangannya, " kamu bereskan semua ini ya, saya mau pergi bentar, ucap azzam.
"baik pak, ada apa dengan ibu karin pak?
"dia hanya kurang enak badan aja, ini juga kami mau pergi kerumah sakit, setelah selesai jangan lupa kamu kunci ya, jawab azzam, lalu memapah karina dan meninggalkan dodi seorang, " hati2 di jalan pak, semoga cepat sembuh ya bu', seru dodi walaupun tak terdengar mereka,
di mobil karina berpikir bagaimana caranya agar mereka tidak jadi kerumah sakit, "mas,, aku sudah mendingan nih, mending kita pulang aja mas, aku udah gak apa2 kok, ucap karina berusaha terlihat baik2 saja,
"gak boleh, pokoknya kita harus kerumah sakit, supaya di periksa dokter lebih dulu, kamu itu pucat banget sayang, kamu kenapa ga mau kerumah sakit sih sayang? apa kamu takut? kamu ga usah takut ya, kan ada mas di samping kamu, mas akan selalu di sampingmu sayang, ucap azzam.
karina pun hanya bisa pasrah,setelah sampai azzam segera membawa karina untuk diperiksa, "dok tolong periksa istri saya, dari tadi dia mual2 terus, saya takut istri saya kenapa2 dok, ucap azzam.
dokter tersebut pun tersenyum melihat azzam yang sangat mengkhawatirkan istrinya, "ayo bu' silahkan berbaring di brankar biar saya periksa lebih dulu, ucap sang dokter.
azzam pun membantu karina untuk berbaring, setelah itu karina tidak mengijinkan azzam melepaskan tanganny, "ga apa2 sayang, kamu rileks aja semua akan baik2 saja oke, ucap azzam meyakinkan karina agar tidak takut lagi, sementara keringat karina sudah membasahi punggungnya karna takut,
setelah dokter memeriksa karina, azzam pun langsung bertanya kepada dokter tersebut, "dok bagaimana keadaan istri saya? apa dia baik2 saja kan?tanya azzam
__ADS_1
"istri bapak baik2 aja kok, ga ada yang serius, selamat ya pak, ucap dokter, masih menjeda ucapannya, "hah,, selamat apanya dok, istri saya sedang sakit malah di selamatin sih dok, niat bantu ngak sih,, ucap azzam yang gak paham maksutnya,
"maksut saya selamat, karna bapak akan jadi seorang ayah, karna istri bapak sedang hamil 2minggu, ucap dokter tersebut sambil memperhatikan reaksinya azzam, "apa dok? maksut dokter istri saya hamil? apa saya ga salah dengar kan dok? tanya azzam ga percaya dengan apa yang dia dengarkan, "iya pak, bapak gak salah dengar, istri bapak sekarang sedang mengandung anak bapak, ucap dokter itu lagi, sengaja mengulanginya agar azzam bisa percaya bahwa perkataannya benar.
karina yang mendengar perkataan dokter dan suaminya pun sangat terharu, dia gak menyangka bahwa dia sekarang sedang hamil, "terima kasih ya allah,, telah engkau percayakan kami untuk menjaga dan merawat pemberianmu ya allah,,,
ucap syukur karina dalam hatinya, dia pun meraba perutnya yang masih datar, lalu tersenyum dan bergumam sendiri.
"ternyata di dalam sini sudah ada sebuah kehidupan yang sudah lama kami nantikan, semoga sehat selalu ya nak, bunda dan ayah akan selalu menjagamu, gumam karina sambil meneteskan air mata bahagia.
azzam yang sangat bahagia menghampiri istrinya, dan langsung memeluknya,
"sayang kenapa kamu menangis, hem,,?
kamu baik2 saja kan, tanya azzam ketika melihat istrinya menangis.
"aku baik mas, aku hanya terharu saja,jawabnya.
"berarti kamu menangis karna itu ya, sayang,,, allah telah mengabulkan doa kita selama ini, dia telah memberikan rizki yang tak terhinggakan, yang akan selalu kita jaga sampai akhir hayat kita nanti,
di dalam sini, sudah ada kehidupan yang kita impikan sayang,,, ucap azzam sambil memegang perut istrinya, lalu dia pun mencium perut datar istrinya tersebut dengan penuh kasih sayang.
dia sudah bisa membayangkan bagaimana nanti perut istrinya membuncit dan ada sebuah pergerakan dari dalam sana,
"iya mas,,, aku juga gak nyangka, ternyata aku sekarang sedang hamil,
terima kasih ya mas, karna sudah menjagaku, dan mengajarkanku untuk bersabar selama ini, ucap karina lalu memeluk suaminya,
mereka saling berpelukan dan menangis bersama, saking bahagianya mereka tidak lagi memperdulikan di sekitarnya, dokter tersebut hanya tetsenyum melihat pasiennya itu, dan juga merasa iri melihat pasangan seperti mereka, karna bisa saling suport dalam keadaan apapun,
"mereka adalah pasangan yang sangat serasi, dan bisa saling melengkapi, batin dokter tersebut, lalu menuliskan resep di secarik kertas untuk di tebus pasangan yang sedang berbahagia itu.
"ekhemm,,, ketika mendengar deheman dokter itu, barulah karina dan azzam sadar, kalau mereka telah mengabaikan keberadaan dokter tersebut,
__ADS_1
"maaf ya dok, ucap azzam merasa malu,
"aah,,, gak apa2 kok, saya juga mengerti perasaan bapak sama ibu, jadi gak perlu sungkan, saya hanya ingin memberikan resep ini, nanti bisa bapak tebus di apotek ya, hanya vitamin dan susu untuk menghilangkan rasa mualnya istri bapak,
ucap sang dokter memberi tau azzam.
"ooh,, iya dok, nanti akan segera saya belikan, sekali lagi terima kasih ya dok, ucap azzam sambil menyalami dokter itu.
"iya,, sama2 pak, saya juga senang bisa membantu, jawab dokter itu.
"kalau begitu kami pulang dulu ya dok, sekali lagi terima kasih banyak, ucap karina, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada dokter tersebut, "sama-sama bu',,
kata sang dokter, lalu merwka pun leluar dari ruangan dokter tadi, lalu setelah sampai di parkiran, azzam membantu karina masuk kemobil, setelah karina sudah masuk, barulah azzam masuk dan langsung melajukan mobilnya.
di apotek mereka berhenti untuk menebus resep yang di berikan dokter tadi,
"sayang,,, kamu tunggu di sini bentar ya, mas gak akan lama kok, hanya mau nebus obat kamu ya, pamit azzam pada istrinya. "iya mas, tp jangan lama2 ya, jawab karin
"iya sayang,, ucap azzam lalu keluar dari mobil dan menebus resep yang diberikan dokter tersebut, selesai menebusnya azzam langsung kembali ke mobil lagi, dia tidak mau istrinya menunggu terlalu lama,
"ini sayang,, nanti kamu minum ya, supaya dedenya selalu sehat, dan cepat besar, ucap azzam sambil tersenyum,
"iya mas, Aaminn,,, ya udah mas, ayo kita pulang, ajak karina.
☆duh,,, senengnya,, akhirnya mbak karin hamil juga,😊😙
☆di jaga ya mbak, semoga sehat sampai
hari kelahirannya, Aaminn....
☆pokoknya semangat untuk pejuang garis dua, jangan pernah menyerah, allah pasti akan mudahkan segala urusan di dunia ini
positif tinking aja😊😊😁😁😚😍
__ADS_1