PILIHANKU

PILIHANKU
part 133


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡♡♡


setelah itu rangga dan zihan kembali kerumah mereka. "sayang kamu mau makan sesuatu ngak? biar mas masakin sekalian atau mas ambilin? ucap rangga untuk menghilangkan rasa sedih zihan.


"ngak mas, aku masih kenyang, aku mau tidur aja sekarang" jawabnya, lalu zihan masuk kamar meninggalkan rangga seorang di luar.


di rumahnya azzam


karina sangat telaten mengurus afifah, azzam juga sudah kembali masuk kantor bekerja seperti biasanya, mbok yem siap siaga membantu sang majikan bila ada yang di butuhkan. mbok yem juga selalu menyiapkan makanan yang terjamin buat majikannya, untuk memjamin nutrisi yang akan di asup nona kecilnya.(afifah)


besok paginya pak samsul dan istrinya sudah sampai di kampung tanah kelahiran mereka, sesampainya di rumah pak samsul mengabari anak2nya bahwa mereka sudah sampai dengan selamat.


setelah itu mereka pun pergi berkunjung kerumah besannya yaitu orangtua rangga.


"assalamualaikum... salam pak samsul bersama sang istri.


"wa'alaikumsalam.. jawab besannya dari dalam lalu membukakan pintu.


" ehh... mbak ririn, pak samsul, sudah pulang dari kota rupanya, ayo silahkan masuk" ucap ibunya rangga mempersilahkan mereka masuk. "siapa bu' yang datang? tanya suaminya.


"besan kita pak, ayo silahkan duduk, saya akan buatkan teh sebentar ya"


"ah,, gak usah repot2 mbak, kami hanya sebentar kok" jawabnya.


"gak apa2 kok, ngak merepotkan, hanya sekedar teh saja" ucap ibunya rangga.


"apa kabar pak? gimana kabarnya nak azzam dan keluarganya disana? tanya ayahnya rangga.


"alhamdulillah,, kabar saya baik, dan mereka semua juga baik-baik saja, nak rangga dan zihan juga baik-baik saja, oh iya mereka ada menitipkan sesuatu untuk besan, ini" ucapnya ibu azzam lalu menyerahkan titipan rangga kepada besannya, "dan ini ada sedikit oleh-oleh untuk mbak besan, semoga kalian suka yaa" ucap ibunya azzam sambil menyerahkan bawaannya kepada besannya tersebut dengan tersenyum.


"wah... terima kasih ya mbak, ini namanya kami yang jadi ngerepotin mbak, maaf ya mbak kami gak bisa ikut menengok cucunya mbak, mbak tau sendiri lah"


"iya gak apa2, saya juga mengerti, nanti lain kali kita bisa sama2 ke kota untuk berkunjung melihat cucu2 kita ya kan, hehehehe..... tawa mereka berdua pecah.

__ADS_1


sementara para suami yang menyaksikan mereka berdua hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala.


setelah itu mereka pun kembali kerumah.


"ayah,,, bagaimana ya azzam? apakah dia bisa mengusur afifah dan karina? ibu khawatir dia tidak bisa, memang sih ibu sudah menyuruh mbok yem untuk melakukan semuanya, tapi ibu masih ragu" ucap istrinya khawatir dengan keadaan cucu dan mantunya.


"ibu gak usah khawatir banget, azzam pastu bisa melakukannya, lagian juga nak karina tidak selemah yang ibu pikirkan, dia itu wanita kuat dan tangguh" jawab suaminya menenangkan sang istri.


"udah, ibu tinggal dulu ya, ibu mau masak makan siang untuk kita, aah... ucapnya menghela napas pasrah, lalu pergi ke dapur. "ibu,ibu,,, sampai segitunya" gumam suaminya geleng2 kepala. lalu dia pun pergi bekerja di kebunnya, keadaan kebun pak samsul masih lebih baik, karna sebelum berangkat ke kota, dia memang menitipkan kebunnya kepada salah satu tetangga baiknya agar menyiram dan menjaga tanamannya, pak samsui l tidak membayarnya atau menggajinya, dia hanya menawarkan agar menjual hasil panen kebun, dan hasil itu untuknya yang menjaga, yang terpenting isi kebunnya tidak mati dan gersang, karna di tinggal lama.


selesai memasak istrinya memangil pak samsul untuk segera makan siang.


"ayah,, ayo makan dulu, nanti di lanjutkan lagi pekerjaannya, ini juga sudah lewat tengah hari" ucapnya.


"iya bu' ini juga sudah hampir, ayah cuci tangan dulu ya" jawabnya.


di meja makan mereka pun menikmati makan siangnya, "sepi banget ya ayah, satu minggu ini kita makan di meja dengan ramai, tapi hari ini kita makan hanya berdua saja, ibu jadi rindu dengan mereka semua" ucapnya bersedih.


"udah lah bu' ayo di makan, jangan cuma di aduk2 saja makanannya" ujar suaminya.


"ayah, ibu pergi belanja dulu ya, atau ayah mau ikut? tanya sang istri.


"ibu' saja lah, ayah ingin melanjutkan pekerjaan ayah di kebun, ibu hati-hati di jalan ya, kalau sudah selesai kabari ayah biar ayah jemput nanti" kata suaminya.


"iya ayah, kalau gitu ibu pergi dulu ya, assalamualaikum... ucapnya lalu salim kepada suaminya, setelah itu dia pun pergi. "wa'alaikumsalam... jawabnya.


setelah istrinya pergi dia pun melanjutkan pekerjaannya dengan semangat.


sementara di rumah orangtuanya rangga.


setelah besannya pulang mereka membuka titipan rangga, ada berbagai macam yang di kirimkan, seperti pakaian, makanan, buah-buahan, dan ada juga amplop,


"wah,, alhamdulillah ya pak, mereka titipin ini semua sama kita, tapi ini kebanyakan" ucapnya.

__ADS_1


"ya gak apa2 bu' sekali-sekali, ini juga kan baru pertama kalinya, kita do'ain aja semoga mereka selalu diberi rejeki, dan segera di beri momongan juga, Aamiin...


"Aamiin,,, semoga ya pak, ibu juga sudah tidak sabar bisa memiliki cucu seperti besan kita ya pak, hehehe...


"owee,,, owee,, owee,,, terdengar suara tangis afifah, sementera karina sedang mandi, dan azzam belum pulang bekerja, mbok yem yang sedang memasak di dapur langsung datang menghampiri afifah,


"oh, cup cup cup sayang, tunggu bentar ya, mamanya lagi mandi" ucap mbok yem mencoba menenangjan afifah agar tidak menangis lagi.


karina yang sedang mandi pun segera menyudahi ritual mandinya ketika mendengar suara tangisan afifah, dia sangat khawatir, lalu dia pun keluar dengan tergesa-gesa sambil memakai handuknya, dia juga tidak menyadari kalau masih ada sabun di beberapa bagian tubuhnya,


"tunggu ya sayang,, mama lagi.... ucapnya ketika keluar ternyata mbok yem sudah menggendong afifah, dan afifah juga sepertinya sudah anteng.


"eh, non, maaf ya kalau mbok yem masuk kamarnya non, kasian afifahnya nangis" ucap mbok yem karna merasa lancang.


"ngak apa2 mbok, malahan aku berterima kasih banget sama mbok" ucapnya merasa legah karna afifah sudah ada yang menjaganya.


"ya udah, non lanjut mandi aja sana, itu masih banyak sabun di badannya non" ucap mbok yem sambil tersenyum.


"hehehe... iya nih, saya titip afifah ya mbok" ucapnya karina lalu kembali masuk kamar mandi untuk melanjutkan mandinya.


selesai mandi dan berpakaian lengkap karina pun menyusui afifah dan menidurkannya. dan mbok yem pun kembali kedapur untuk menyiapkan makan malam untuk majikannya,


tepat jam tujuh malam azzam pun pulang, karina yang dari tadi sudah menunggunya kepulangan suaminya sangat senang,


"mas, kamu sudah pulang, sana mandi dulu baru kita makan malam" ucap karina


"loh,, kamu belum makan sayang, kan mas sudah bilang gak usah nungguin mas makan, kamu itu harus makan cepat, gak boleh lama2, karna kamu itu nyusuin afifah sayang.... jadi jangan telat2 makannya, nanti sakit loh" ucap azzam mengingatkan istrinya.


"ngak apa2 kok mas, lagian aku juga belum lapar, karna setiap sore mbok yem selalu nyediain camilan buat aku mas, makanya aku gak lapar2 banget" ucapnya.


"ya udah mas mandi dulu ya"


"iya mas" jawabnya lalu memanggil mbok yem. " mbok... makan malamnya bawa ke sini aja ya, kasian afifah kalau di tinggal sendirian" ujar karina menyuruh mbok.

__ADS_1


😊😚😙😙😚😚😚


__ADS_2