
♡♡♡♡♡♡♡
sekitar jam sepuluh malam azzam dan karina sampai di rumah ayahnya, begitu turun dari mobil karina langsung di bantu oleh ibu mertuanya, sedangkan azzam memarkirkan mobilnya terlebih dahulu, baru setelah itu azzam membawa koper mereka kekamar, "apa kalian sudah makan nak? tanya sanga ayah.
"sudah yah, tadi sekitar jam tujuh, jawab azzam.
"wah,, itu mah sudah lama, ayo kalian makan dulu, tadi ibu uda siapin makanan buat kalian, jadi masih anget, kamu pasti laper ya sayang? ucap ibunya. "iya bu, karina memang laper banget, tadi makannya cuma sedikit, karna makanannya gak enak, jawanya jujur.
"oh iya bu, calon mantennya mana? apa udah tidur ya? tanya karina ingin tau keberadaan zihan. "ada di kamarnya, mungkin udah tidur, kalau gak, gak mungkin dia ga keluar nemuin kalian, jawab ibunya.
"ya udah bu' aku sama mas azzam makan dulu ya, besok pagi aja aku nemui zihan, tapi ibu sama ayah jangan bilang kalau kami sudah sampai ya bu' aku ingin kasih kejutan dulu besok, ucap karina kepada ibu mertuanya, "siip,, beres mah kalau soal itu, ucap ibunya sambil mengacungkan jempol,
sedangkan papi dan maminya zihan memilih menginap di penginapan dekat kampungnya zihan untuk malam ini, karna sudah larut mereka gak enak kalau harus mengganggu waktu istirahatnya orang lain, jadi mereka memutuskan untuk menginap saja.
setelah beberapa saat selesai makan, karina pu pamit untuk istirahat, "bu' aku dan mas azzam istirahat dulu ya,
ibu sama ayah juga harus istirahat, apalagi masih banyak yang harus kita urus besok, jadi harus istirahat betul2, ucap karina. "iya nak, istirahat lah, kalian pasti capek, ucap ibunya azzam lalu kembali ke kamarnya untuk istirahat juga.
paginya setelah selesai sholat subuh karina langsung menghampiri zihan di kamarnya yang juga baru selesai sholat, sedangkan zihan yang tidak tau kalau karina dan azzam sudah sampai, dia pun melakukan kegiatannya tanpa menyadari ternyata karina sudah masuk ke kamarnya.
begitu masuk karina langsung bertepuk tangan, dwngan santainya dia berkata hebat kepada zihan. "pok,pok,pok, wah,, wah,, liat siapa yang sudah mengabaikan kami, dan dia sudah kelihatan hebat tanpa memberi tau apa2 kepada kami, ucap karina dengan raut wajah marah.
zihan yang mendengar tepuk tangan langsung berbalik dan sangat kaget,
"mbak,, mbak kok bisa tiba2 ada di kamarnya zihan? kapan mbak sampai? mas azzam mana? tanya zihan sambil celingak celinguk, mencari keberadaan azzam sampai ke depan pintu, lalu zihqn pun menutup pintu dan menguncinya, "alhamdulillah,,, ucapnya lega karna tidak melihat kehadiran azzam.
__ADS_1
"haa,, kamu pasti mencari mas azzam kan? ucap karina kembali.
"mbak, sebelumnya saya minta maaf karna tidak memberi tau kalian, bukan maksut aku seperti itu, tapi memang rangga melamar aku dengan secara tiba2,
hingga tidak ada waktu untuk mengabari,
jadi mbak,, aku mohon bantu aku ya,, untuk ngomong sama mas azzam, aku takut mbak, keluh zihan pada karina.
"ya gak boleh gitu dong, kamu yang berbuat ya kamu yang harus tanggung jawab, ucap karina serius,
"duh,, gimana dong mbak? ucap zihan.
"lupakan dulu soal itu, mbak mau tanya sama kamu, apa kamu sudah serius ingin menikah dengan rangga secepat ini? mbak takut nanti kamu ada penyesalan di kemudian hari, menikah itu gak mudah, kamu jangan cuma mikirin bahagianya saja, tapi harus siap dengan segala hal apapun yang terjadi di dalam pernikahan, ucap karina menasehati zihan.
"iya mbak, zihan sudah yakin dengan pilihannya zihan, zihan juga sudah sholat istiQarah untuk mencari petunjuknya, dan insaallah zihan juga sangat yakin rangga adalah pilihan yang tepat untuk zihan, mbak do'ain zihan ya, semoga pernikahan zihan dan rangga SAMAWA, dan bertahan sampai hanya maut yang bisa memisahkan kami, ucap zihan senang.
"ya udah kalau gitu ayo keluar bantu ibu masak, nanti juga masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan, karna besok sudah hari pernikahan kamu, mami sama papi kamu apa tidak datang? tanya karina. "harusnya sih sudah sampai, mereka sudah berangkat dari kemarin, ah aku coba telpon dulu ya, mbak duluan aja nanti aku nyusul, ucap zihan lalu mencoba menelpon papinya.
karina pun keluar dan menemui ibunya di dapur. "pagi bu' sapa karina. "pagi sayang loh sudah bangun ya, kamu ngapain kesini? apa kamu lapar ya, dah kamu duduk di sini ya biar ibu masakit sesuatu yang lebih cepat matang, ucap ibunya.
karina yang mendapat perhatian dari ibu mertuanya pun sangat senang,
"ibu,, karina gak lapar kok, ini juga baru setengah enam, karina kesini mau bantuin ibu masak, boleh ya,, ucap karina.
"ooh,,, gitu toh, ibu pikir tadi nak karin lapar, eh taunya mau bantuin ibu, ya boleh dong, tapi yang ringan2 aja ya, soalnya ibu khawatir sama kamu, liat tu perut kamu aja udah gede' banget,mau duduk dan berdirinya aja pasti susah, ya kan,,
__ADS_1
"makasih ya bu'. ibu gak usah khawatir, karina udah bisa bantuin mbok yem di rumah, jadi ga apa2 lah, biar gerak dikit, ucapnya sambil meraih sayuran yang sudah di peting ibunya tadi, lalu membersihkannya, dan yang lainnya juga.
setelah semuanya selesai barulah zihan datang, "hem,, udah tau selesai baru dia datang, gumam karina tapu masih dapat di dengar zihan, "hehehe,,, maaf ya mbak, soalnya tadi baru selesai nelpon sama mami, ucap zihan sambil minta maaf.
"oh iya, apa mami sama papi kamu jadi datangnya? tanya ibunya ketika zihan mengucapkan sedang nelpon maminya,
"iya bu, sebenarnya mereka sudah sampai tadi malam, tapi mereka gak langsung kesini karna sudah terlalu larut malam,
jadi mereka nginap di penginapan dekat sini bu, jawab zihan pada ibunya.
"ya udah nak, sana panggilkan azzam kita sarapan dulu, suruh ibunya. "baik bu, ucapnya. lalu berbalik ingin memanggilkan azzam, tapi ternyata azzam sudah datang bersama ayahnya, "ah, ternyata mas azzam dan ayah sudah datang ya, baru aja aku mau manggilin, eh sudah datang duluan, ayo kita sarapan dulu, ucap karina. "iya nih, perut mas sudah minta di isi, ucap azzam lalu beralih melihat zihan yang hanya menundukkan wajahnya,
mereka pun makan dengan tenang, sedangkan zihan sudah sangat gelisa, ketika dia melihat cara azzam menatapnya tadi seperti menyimpan begitu banyak pertanyaan, "aduh,,, gimana ini? mas azzam kayaknya marah banget sama aku, ya allah bantu aku menghadapi mas azzam, semoga dia bisa mengerti, batin zihan sambil berdo'a.
selesai makan azzam pun meminta zihan untuk menemuinya di dekat kebun ayahnya, hanya di situ tempat yang tenang untuk berbicara, kalau di depan atau di dalam rumah orang2 sudah pada sibuk ngerjain kerjaannya masing2,
"dek, setelah selesai kamu temuin mas di kebun belakang ya, mas mau bicara berdua sama kamu, ucap azzam lalu dia pun berlalu pergi meninggalkan zihan dan karina yang sedang membersihin peralatan makan mereka tadi, zihan pun hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju,
"aduh mbak,, gimana ini, zihan takut banget, ucap zihan ketakutan.
"kamu gak usah khawatir, masa' kamu takut sama mas kamu sendiri sih, ya ngak mungkin lah dia makan kamu atau mukul kamu, palingan cuma di omelin saja, yang penting kamu itu harus berkata jujur, dan dengerin apa yang mas bilang, jangan masuk kuping kanan tapi keluar kuping kiri, hehehhe,,, becanda kok, piss...
ucap karina sambil bercanda dan memainkan tangannya tanda damai.
♡tetap semangat 💪💪
__ADS_1
♡walaupun tak ada yg menyemangati💪
♡positif tinking saja😊😊😊👌