PILIHANKU

PILIHANKU
part 131


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡♡♡


dikediaman azzam putri kecilnya sudah berumur tiga hari, mami dan papinya sering bolak balik untuk menengok cucu mereka. sementara ibu azzam sangat telaten merawat menantu dan cucunya, dia tidak mau melewatkan satu kesempatan pun, azzam pun sangat senang karna ada ibu yang membantunya untuk merawat karina.


"hai,, anak ayah sudah bangun ya, sekarang waktunya putri ayah mandi" lalu azzam pun memandikan afifah dengan sangat hati-hati, ibunya menyuruh azzam belajar untuk memandikan sang afifah, agar bila ibunya sudah pulang nanti azzam sudah bisa menggantikannya dengan baik.


selesai mandi azzam memberilannya ke pada karina agar di beri minum asi, setelah itu afifah pun kembali tidur dengan nyenyak.


afifah memang tidak terlalu rewel, dia akan menangis bila dia haus atau lapar, setelah itu dia pun akan tidur dengan baik. "bu' sekarangkan afifah sudah berumur 3hari, untuk acara akeqahnya nanti kita buat besar atau kecil2an saja ya? tanya azzam kepada ibunya.


"ibu sih terserah kamu sama karina aja, atau kamu coba tanya sama mertua kamu dulu, mana tau mereka ada rencana lain" ucap ibunya menyarankan.


"iya juga ya bu' ya udah nanti aku tanya papi sama mami deh, kalau kamu gimana sayang? tanyanya juga pada karina.


"aku sama aja kayak ibu mas, terserah mas aja, mau besar atau kecil2an pun gak apa2 kok, yang penting acaranya berjalan dengan lancar" jawabnya karina.


"ya kalau gitu aku mau telpon papi dulu ya, putri ayah tidur yang nyenyak ya, ayah mau nelpon opa dulu" ucapnya lalu mencium pipi afifah.


"bu' titip afifah sama karina ya, azzam mau keluar bentar" ucapnya.


"ya udah sana pergi, orang mau nelpon aja udah pamit kayak mau kemana saja nih,, jangan lama-lama ya, ibu juga masih ada yang harus di kerjakan" oceh ibunya sambil tersenyum. karina juga ikut tersenyum mendengar ucapan azzam.


"gimana nih afifah,, ayah kamu berlebihan banget, mau nelpon saja nitipin kamu sama mama kamu ke nenek, terlalu alai gak, hehehe.... ucapnya sambil membantu karina untuk berbaring kembali. "kayaknya mas azzam sangat menyayangi afifah ya bu" ucapnya.


"bukan sama afifah saja dong sayang, tapi sama kamu juga kok, kamu kan dengar sendiri ucapan azzam tadi"


"hehehe... iya bu" jawabnya.


azzam yang baru saja selesai telponan melihat zihan datang bersama suaminya.


"Hai ngga,, dek" sapa azzam.


"Hai bang, hai mas" jawab zihan dan rangga secara bersamaan, "mbak karina ada di kamarnyakan mas, aku mau liat ponakan aku yang cantik, aku bawa sesuatu untuknya nih" ucap zihan sambil menunjukkan barang yang dia tenteng.

__ADS_1


"iya, kamu gak kerja ngga? tanyanya.


"ini juga mau kerja bang, tapi aku sekalian anter zihan kesini dulu bang, katanya dia bosan di rumah sendirian,


jadi dari pada di rumah mending dia ada di sini" jawab rangga.


"ya udah bang, rangga pamit dulu ya" "loh kamu ngak mau mampir bentar? tanyanya azzam.


"gak usah bang, lain kali aja, aku pamit sama zihan dulu ya" ucapnya lalu pergi menemui zihan yang sedang enggoda keponakannya yang sedang tidur.


ketika ibunya keluar dari kamar azzam dia melihat sang menantu yang sedang berdiri diam saja di sana.


"loh,, nak rangga" sapanya.


"bu,,, ucap rangga lalu salim dan mencium punggung tangan ibu mertuanya.


"bukannya tadi kata zihan kamu mau langsung berangkat kerja ya? tanyanya.


"ooh... ya udah nak rangga tunggu di sini bentar ya, biar ibu saja yang panggilin zihan" ucapnya lalu berbalik.


"makasih ya bu, rangga sudah ngerepotin ibu" jawabnya. " gak apa2 kok" jawab sang mertua dengan tersenyum ramah.


begitu masuk ibunya pun menyuruh zihan untuk menghampiri suaminya di luar kamar karina.


"zihan, sana kamu temui suami kamu dulu, kayaknya nak rangga mau pamit sama kamu deh" ucap ibunya.


"oh iya, zihan lupa nih" ucapnya lalu bergegas keluar untuk menemui rangga.


sedangkan karina dan ibunya hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.


"maaf ya mas, aku lupa hehehe... ucapnya sambil tertawa. "gak apa2 sayang, mas hanya mau pamit aja kok, ya udah mas pergi kerja dulu ya, nanti pulangnya mas akan langsung kesini lagi untuk jemput kamu" ucapnya lalu mencium kening istrinya dengan lembut.


"iya mas, hati-hati di jalan, ingat jangan ngebut2 ya mas, BAHAYA.... ucap zihan mengingatkan suaminya.

__ADS_1


"iya sayang... ya udah mas pergi ya" ucap rangga lalu zihan salim dan mencium tangan suaminya.


setelah rangga pergi, zihan kembali ke kamar karina, di sana sudah tidak ada ibunya hanya karina dan afifah yang sedang tidur. "ibu mama mbak? tadi kayaknya masih di sini" tanya zihan.


"kayaknya ibu ke dapur deh buat ambilin jamu buat mbak" jawab karina.


"aku jadi iri deh sama mbak, mbak enak banget di urusin sama mertuanya mbak dengan telaten, apa aku juga nanti sama ya kayak mbak? di urusin sama mertua aku juga? ucap zihan merasa iri terhadap kakak iparnya.


mendengar ucapan zihan karina pun langsung tertawa terbahak2,


"hahahaha..... kamu ada-ada saja zihan,


masa kamu bisa iri sama mbak? yang urus mbak kan ibu, kalau pun kamu melahirkan nanti pasti ibu juga sangat senang merawat kamu, lagian juga ibu memang sangat menyayangi anak-anaknya, jadi gak usah pikirit soal itu, mbak juga yakin, mertua kamu nanti akan mengurus kamu dengan baik, selagi dia masih di beri umur panjang dan kesehatan juga, udah ah,, tolong kamu bantuin mbak anterin itu pakaiannya afifah sama bi'mina, supaya di cuci dengan bersih" ucap karina.


"ok mbak, afifah tunggu bentar ya,, aunty mau ke belakang bentar" ucap zihanlalu pergi menemui bi'mina yang kebetulan sedang mengeringkan pakaian yang sudah selesai dia cuci.


"bi' ini masih ada pakaiannya afifah" ucap zihan lalu memberikannya kepada bi'mina. "oh... iya makasih ya non"ucap bi'mina. "sama-sama bi' zihan bantuin ya"


"gak usah non, ini juga sudah mau kelar kok, jadi non gak usah repot2"


" gak apa-apa bi' sesekali kan gak apa2, iseng2 olah raga bi' hehehe....


jawabnya lalu tertawa.


"kok lama banget nih zihan, perasaan tadi aku cuma nyuruh dia nganterin pakaian afifah ke bi'mina, tapi sampai sekaranh kok belum nongol2 juga nih" ucapnya bicara sendirian.


azzam pun datang menemui karina.


"sayang,,, mas sudah tanya mami sama papi tadi, katanya sih mereka ingin membuat acara akekahnya afifah dengan besar, tapi memang gak terlalu besar amat kok, bagaimana kalau menurut kamu? tanya azzam ingin memastukan"


"pokoknya aku ikut mas saja,


"😚😚😙😙

__ADS_1


__ADS_2