PILIHANKU

PILIHANKU
part 103


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡


"apa saya gak salah dengar? tanyanya memastikan. "iya bos, bos gak salah dengar kok, memang saya akan menikah dengan zihan adiknya bang azzam, jawab rangga. "ya udah kalau gitu selamat ya saya ucapkan, walaupun pernikahannya belum terlaksana, sekali lagi saya ucapkan selamat, semoga jadi keluarga Sakina Mawadah Warohma Aamiin.... ucap mas rifqi. "iya, makasih bos atas doanya, jawab rangga. lalu memutus sambungan telpon.


paginya setelah selesai solat subuh, ayah zihan menelpon azzam. sedangkan azzam sedang asik berolahraga, karina yang membereskan tempat tidur mereka mendengar suara nada ponselnya azzam,


"mas,,, ada yang nelpon,, kayaknya penting deh, teriak karina ke arah tempat azzam berolahraga,


"dari siapa sayang? tanya azzam.


karina pun meraih ponsel azzam dan melihat id pemanggil ternyata ayah mertuanya. "ayah mas, kayaknya ada yang penting deh, masa' ayah nelpon sepagi ini, ucap karina sembari memberikan ponsel kepada azzam yang sudah datang menghampirinya, "ada apa ya ayah nelpon sepagi ini? tanya azzam.


"dah angkat aja mas, siapa tau penting.


"halo assalamualaikum yah,,


"wa'alaikum salam nak, jawab ayahnya.


"ada apa yah? tumben pagi2 sekali sudah nelpon? apa ibu sakit? atau zihan? tanya azzam beruntun.


"ga ada yang sakit nak, justru ayah menelpon kamu ingin mengabarkan kabar bahagia, jawab sang ayah kepada azzam.


"kabar bahagia apa yah? jangan buat azzam jadi penasaran, langsung aja yah, seru azzam saking penasarannya.


"zihan adik kamu akan menikah, ucap ayahnya, "apa? zihan akan menikah? tanya azzam tak percaya, karina yang ada di sampingnya juga kaget mendengar ucapan azzam barusan, "ayah mau ngerjain azzam yaa, ayah ga boleh bohong loh, yang serius ayah,, tanya azzam sekali lagi. "ayah serius nak, ayah gak mungkin lah bohongin kamu, emang ayah pernah berbohong sama kamu? ngak kan, jawab sang ayah, hingga membuat azzam tak dapat berkata apa2 lagi,


karina yang ada di sampingnya mengambil alih ponsel yang di pegang azzam, dan menanyakan beberapa hal kepada ayah mertuanya tersebut.


"ayah,, apa betul zihan akan menikah?

__ADS_1


tanya karina. "betul nak, itu sebabnya ayah mengabari kalian sepagi ini, maaf kalau kami tidak mengabari kalian dengan cepat, ucap ayahnya merasa bersalah.


"kapan pernikahannya di lalsanakan yah?


"pernikahannzihan akan di adakan tiga hari lagi nak, jawab sang ayah.


"tiga hari lagi, kenapa buru2 banget yah, mana sempat buat ngurus semua keperluanya hanya dengan dua hari yah,,


ucap karina gak percaya. mendengar kata tiga hari lagi, azzam meminta kembali ponselnya lalu berbicara pada ayahnya.


"ayah,, kenapa buru2 banget, apa zihan udah,,,? tanya azzam ragu lalu menutup mulutnya kembali, "astaffirullah,,, nak, kamu sudah so'uzon kepada adik kamu sendiri, tidak ada apa2 nak, semuanya baik2 saja, tidak mungkin adik kamu melakukan perbuatan yang sangat di benci allah, lagian kamu juga mengenal calon adik ipar kamu dengan baik, dan bahkan kamu lebih tau semuanya, ucap ayahnya.


"maksut ayah? aku mengenal calonnya zihan? ah gak mungkin yah, memang siapa calonnya zihan yah? kok bisa aku mengenalnya dengan baik, tanya azzam.


"dia rangga, anaknya pak somad yang kamu pekerjakan di restoran tempat kamu dulu bekerja, jawab ayahnya. azzam yang mendengar penuturan ayahnya pun sangat kaget, dia gak nyangka aja,


"apa? rangga,, tapi selama ini aku tidak pernah melihat mereka dekat, tanya azzam.


"wa'alaikumsalam,, ucap azzam walaupun ponselnya sudah mati, "bagaimana mas? tadi aku dengar mas sebut2 namanya rangga, apa sebenarnya yang terjadi mas? tanya karina penasaran banget.


"kata ayah rangga adalah calon suaminya zihan, dan seperti yang kamu dengar tadi mereka akan menikah tiga hari lagi, tadi ayah bilang kita berangkat hari ini atau besok pagi saja, ucap azzam.


"hari ini saja mas, agar kita bisa sampai lebih cepat, dan juga bisa membantu ayah dan ibu untuk persiapan pernikahannya zihan dan rangga, ucap karina.


"emang gak pa2 kita berangkat hari ini sayang, tanya azzam memastikan,


"iya mas, lagian aku juga sudah bosan di rumah terus, pengen healing sekali-kali,


"ya udah kalau gitu mas mandi dulu ya, udah keringatan lagi nih, ucapnya.

__ADS_1


"jangan lama2 mandinya mas, supaya bisa bantuin aku nyusun pakaian kekoper ya, seru karina sambil mengumpulkan apa saja yang ingin dia bawa,


"iya sayang,,,


selesai mandi azzam pun menyusun semua barang yang sudah karina kumpulkan di atas ranjang, karna kalau karina yang menyusun lama, perutnya juga sudah gede'jadi sudah agak susah bergerak kesana kemari, "ah,, akhirnya selesai juga, ya udah mas, aku ganti baju du yah, habis itu kita sarapan, lalu OTW,,, seru karina sangat bersemangat,


"yang nikah siapa,,, yang bersemangat siapa,, ucap azzam sembari tersenyum melihat tingkah istrinya itu.


"biarin weeee,,, hihihihi... tawa karina.


setelah semuanya beres mereka pun turun menuju ruang makan, azzam juga sekalian membawa koper mereka dan meletakkannya di depan pintu, selesai itu mereka pun sarapan,


selesai sarapan karina dan azzam pun memberi tau mbok yem kalau merwka akan pulang kampung selama kurang lebih tiga hari, jadi mbok yem gak perlu nginep, kayak seperti biasanya datang sekali sehari untuk membersihkan rumah saja, baru setelah itu boleh pulang kerumahnya,


"mbok kami pergi dulu ya, doain kami selamat sampai tujuan ya, Aamiin... ucap mereka bersamaan, "hati-hati di jalan ya non tuan, ngak usah ngebut2 ya tuan, ucap mbok yem. "iya mbok,, ya udah kami pergi dulu ya,, assalamualaikum..


ucap azzam lalu melajukan mobilnya meninggalkan mbok yem seorang diri.


di perjalannan, "akhirnya ya mas,, zihan dapat jodoh juga, apa lagi jodohnya adalah rangga, seperti ucapan ibu, rangga itu orangnya baik, sopan, ramah lagi, jadi cocoklah untuk mereka berdua.


"iya sayang, mas juga merasa lega, rangga itu orangnya sangat sabar dan dia juga pemberani,


"mas gak nyangka aja kalau mereka berjodoh, soalnya karina dan rangga itu sudah berteman sejak kecil, mereka terpisa sebab hilangnya zihan, dan sekarang meraka di pertemukan kembali dengan ikatan pernikahan, ucap azzam.


"iya mas, itulah namanya jodoh, walau pun mereka terpisah sampai sepuluh tahun tapi mereka tetap bertemu, dan di satukan kembali oleh allah,


di kampung di rumahnya zihan, para pekerja sedang menghias rumah zihan, zihan juga ikut membantu sebisa mungkin, sementara ayah dan ibu rangga juga ikut membantu untuk mencarikan cattering, dan yang lain2, pokoknya mereka semua super sibuk lah, selesai menghias rumah dan sebagainya. para pekerja istrirahat


sejenak, setelah itu mereka pun pulang

__ADS_1


semangat,,,,


__ADS_2