PILIHANKU

PILIHANKU
part 93


__ADS_3

"Hai,,, bestiπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ˜Š


β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘β™‘


karna asik bercerita sampai tak terasa ternyata mereka sudah sampai di kediaman keluarga hutama,


"ya udah pi' kalu gitu azzam langsung pulang aja ya, kasian karina pasti menunggu aku pulang, ucap azzam.


"iya, kamu hati-hati di jalan ya nak, jangan ngebut2 bawa mobilnya, ucap maminya karina. " iya mi' assalamualaikum,,, ucap azzam lalu dia pun melajukan mobilnya menyusuri jalanan yang hampir macet karna memang sudah waktunya para pekerja pulang kerumahnya masing2.


sesampainya di rumah azzam langsung mencari keberadaan istrinya, "sayang,,, kamu dimana? mas pulang nih, serunya.


"mas udah pulang ya, ucap karina.


"iya sayang, mas sangat merindukanmu,, ucap azzam lalu memeluk karina dengan erat, karina yang dapat perlakuan seperti itu sangat heran, karna tidak biasanya azzam berlaku seperti ini, "mas azzam kenapa ya? gak biasanya begini, batinnya.


setelah puas memeluk istrinya azzam pun melepas pelukan lalu beralih mencium kening sang istri.


"mas, kamu kenapa sih? datang2 langsung peluk dan cium kening, gak seperti biasanya? tanya karina heran dengan kelakuan azzam.


"ga ada apa2 kok, emang gak boleh ya mas peluk dan cium istri mas sendiri? ucapnya.


"ya boleh sih, tapi aku heran saja,


"mulai dari sekarang itu akan jadi kebiasaannya mas, ucap azzam.


"ya udah mas kalau gitu mas bantuin aku masak ya, soalnya mbok yem tadi pulang agak cepat, jadi belum masak apa2, ucap karina. "ayo' kita mau masak apa sayang, biar mas aja yang masakin,


"terserah mas aja, kalau memang mas yang mau masak, aku mah ikut aja,


lalu mereka pun memasak sambil bercanda tawa dan penuh dengan kebahagiaan,

__ADS_1


sementara rangga yang sedang sibuk di restoran, dia tidak tau kalau zihan ikut pulang bersama ayah dan ibunya, karna setaunya hanya kedua orang tuanya saja yang akan pulang, sebab semalam rangga datang kerumahnya karina untuk menitipkan sesuatu kepada orang tuanya azzam, untuk diberikan kepada ayah dan ibunya di kampung nanti setelah mereka sampai, dab rangga tidak bertemu dengan zihan, karna kebetulan zihan sedang keluar untuk mengantarkan adiknya arkan pulang kerumah papinya,


jadi otomatis mereka gak ketemu.


setelah semua selesai, rangga pun bergegas pulang ke kosannya, di perjalanan rangga


mencoba menghubungi zihan, panggilannya masuk tapi tidak di angkat dengan yang punya ponsel, "kemana sih zihan? apa dia lagi mandi ya? gumam rangga lalu memasukkan ponselnya kembali ke dalam kantong celananya.


di perjalanan zihan dan ibunya sedang tidur, pantas saja tidak di angkat. lagian juga ponselnya di buat mode senyap jadinya gak ada yang dengar atau tau kalau ada panggilan masuk,


paginya zihan dan kedua orang tuanya sudah sampai, setelah beristirahat sebentar, pak samsul yang sudah rindu akan pekerjaannya sehari-hari di sini pun langsung melakukannya, apalagi karna di tinggal lebih dari seminggu, membuat sayuran pada layu dan kering karna tidak di siram, dan ada juga yang sudah pada mati, pak samsul pun sangat bersemangat untuk memulai menanam kembali, bibit sayur atau pun yang lainnya dengan yang baru,


"nak, kamu mau kan temani ibu pergi kerumahnya nak rangga? ini ada titipan dari nak rangga untuk keluarganya, ucap ibunya pada zihan. "kerumahnya angga, batin zihan, "oh, iya bu, zihan mau, sekarng bu kita perginya? tanya zihan.


"ya iya dong, biar sekalian ibu mau beri sedikit oleh2 yang kita beli dari kota, kata sang ibu, oh iya, kamu bilang sama ayah kamu dulu sana, kalau kita mau pergi, ntar di cariin lagi, "iya bu' jawab zihan.


"ayah,, zihan sama ibu pergi kerumahnya rangga sebentar ya yah,, ibu bilang mau anterin titipannya rangga, ucap zihan.


lalu mereka pun pergi meninggalkan pak samsul yang sedang asik dengan pekerjaannya, "semoga saja semuanya akan tumbuh kembali seperti sediakala,


ucap pak samsul bergumam sendiri sambil bersenandung kecil untuk menghilangkan rasa penatnya dan panasnya matahari.


tak berapa lama zihan dan ibunya pun kembali, "assalamualaikum,, ucap zihan san ibunya, "wa'alaikumsalam,, loh kok cepat banget pulngnya bu'? perasaan,,, ibu sama zihan perginya masih barusan? tapi pulangnya cepar banget, ucapnya.


"bukannya zihan sama ibu yang terlalu cepat pulangnya yah,,, tapi ayah yang kelamaan di kebon, iye kan bu'ucap zihan.


"ya iya, ayahmu itu kan kalau sudah di kebun mana ingat apa2 lagi, makan saja pun pasti belum, trus di sini siapa yang lah salah coba? kata sang ibu.


"ya udah yah istirahat dulu, ayo kita makan siang ini sudah lewat tengah lari, ucap zihan mengajak ayahnya makan.


ayahnya pun ikut gabung makan siang bersam istri dan anaknya, "oh iya zi, ayah hampir lupa untuk mengabari mas mu,

__ADS_1


kalau kita zudah sampai tadi pagi, ucap sang ayah,


"ayah tenang aja zihan sudah mengabari mas azzam dan mbak karina, jawab karina


"sukurlah kalau begitu, setelah makan siang kamu rencananya mau pergi kemana? tanya sang ayah.


"hari ini zihan gak kemana-mana yah,, zihan mau istirahat aja dulu, soalnya badan zihan pegel semua yah, jawabnya.


"ya sudah kalau begitu nanti setelah makan kamu bantu ibu beresin semua ini ya, ibu juga kecapean banget, ucap ibunya


"oh iya, apa ayah gak capek ya naik mobil sehari semalam, terus langsung bekerja di kebun? tanya sang istri heran.


"ya capek lah bu' tapi kan ayah sudah bilang badan ayah lebih sakit semua karna gak kerja, jadi ketika diperjalannan, sebelum sampai di sini, ayah sudah sangat merindukan pekerjaan ayah, jadi setelah sampai langsung melepas rindulah, hehehe,,, jawab sang ayah sambil tertawa.


"ayah,, ayah,, ucap istrinya geleng2 kepala sambil tersenyum.


setelah semuanya beres, zihan langsung masuk kamar dan berbaring, "aduh,,, enaknya berbaring setelah lelah diperjalanan, gumamnya zihan.


"astagfirullah,,, aku lupa memberi tau angga kalau aku ikut kekampung, ini sih, karna ibu ajak tadi, jadinya gak inget buat nelpon angga, pas selesai telponan sama mas azzam tadi, gerutu zihan.


"aku harus telpon angga sekarang, ucap zihan lalu membuka ponselnya dan melihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari angga, "tu kan,, angga pasti nungguin aku nelpon dia lagi, kok aku gak dengar ya dia nelpon, biasanya juga suara nih ponsel nyaring banget, batin zihan sambil menelpon angga. begitu telpon tersambung angga langsung mengangkatnya dan memberikan banyak pertanyaan.


"halo assalamualaikum,, zihan kamu lagi di mana? kenapa kamu gak angkat ketika aku telpon? apa kamu sakit? atau kamu ada masalah apa? kamu buat aku jadi khawatir banget nih,ucap rangga beruntun


"wa'alaikumsalam,, angga satu2 dong tanyanya, aku bingung mau jawab yang mana duluan, tapi aku ga apa2 kok, bahkan aku baik2 saja, maaf ya aku gak angkat telpon kamu, aku gak dengar, karna aku buat mode senyap, jadinya gak tau kalau ada yang nelpon, jawab zihan.


"emangnya kenapa harus di buat mode senyap sih? tanya rangga bingung.


"sebenarnya aku ikut ayah sama ibu pulang kampung, jadi di perjalanan aku buat mode senyap deh hehehe,,, cengir zihan. "astaga zihan,, kamu tega banget ya pergi ga bilang2, kalau tau gitu kan aku bisa ikut, ucap rangga greget dengan kekasih barunya ini. "kalau tau kan bisa berlibur bareng, batin rangga.


assalamualaikum...

__ADS_1


__ADS_2