PILIHANKU

PILIHANKU
part 96


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡


setelah mas rifqi merasa tenang barulah dia menjawab pertanyaan mami.


"mik,, mikaila kecelakaan mi',jawab mas rifqi lalu menggusar rambutnya prustasi.


"apa,,, mikaila kecelakaan, terus mikaila sekarang di mana, apa dia ada di dalam dan sedang di tangani dokter? yanya mami gak percaya dengan ucapan mas rifqi. "iya mi, mudah2an mikaila dan calon anak kami bisa bertahan mi,


"rifqi sangat khawatir banget, kalau sampe terjadi sesuatu yang tidak rifqi inginkan mi. "mami juga sangat mengkhawatirkan nya nak, ya allah,,, tolong selamatkan cucu dan menantu saya, Aamiin....


"kenapa milaila bisa jadi begini nak? kan kamu ada bersamanya? tanya mami.


lalu mas rifqi pun menceritakan kronologinya, ketika mami mendengarnya, mami pun langsung terduduk lemas di lantai, dia tidak bisa membayangkan lagi apa yang akan terjadi kepada mantu dan cucunya, "kalau mendengar ceritamu nak, mami jadi takut, mami takut kalau...


"ngak,ngak, ya allah, jauhkan lah itu semua dari kami, aku ingin keluargaku tetap utuh, tolong selamatkan mereka ya allah,,, seru mas rifqi memotong ucapan mami, karna mas rifqi juga berpikiran seperti itu, tapi dia tidak ingin itu semua terjadi,


di tengah pembicaraan mereka, dokter pun keluar dari ruanganku, dan begitu dokternya keluar mami pun langsung menanyaiku dengan raut wajah sedih, "dok,, bagaimana dengan keadaan mantu saya? tanya mami. lalu dokter pun memberi tau mami, "maaf bu' apa ibu keluarganya? tanya sang dokter.


"iya dok saya suaminya dok, kenapa dengan istri saya dok? tanya mas rifqi.


"istri bapak banyak kekurangan darah, dan untuk kami mempunyai banyak stok darah, jadi gak perlu khawar tentang itu,


yang ingin saya sampaikan janin yang ada dalam kandungan istri anda, tidak bisa kami selamatkan, karna hampir semua bagian tubuhnya sudah patah, itu sebab terkena hantaman keras di perut sang istri anda, saat istri anda kecelakaan tadi, jadi kami langsung mengoperasi istri anda untuk mengeluarkan bayi tersebut dan agar bisa menyelamatkan istri anda, karna kalau sampai terlambat sedikit saja, anda bisa kehilangan dua-duanya, ucap sang dokter menjelaskan.


mami yang mendengar itu pun langsung menangis, karna dia kehilangan cucu keduanya. "apa dokter? apa anda tidak salah bicara, apakah itu benar? ya allah,,,


kenapa harus seperti ini, ini semua salahku, kalau aku menjaganya dengan baik ini semua tidak akan terjadi, hiks,, ucap mas. rifqi menyalahkan dirinya sambil terisak2, "sekarang bagaimana dengan istri saya dok? " istri bapak sudah selesai oprasi, dia sekarang belum sadarkan diri, itu karna pengaruh obat bius, istri bapak akan segera di pindahkan, oh iya, masalah bayi anda apakah anda tidak ingin melihatnya? sebelum suster memandikannya dan mengkafaninya, ucap sang dokter.


"oh iya dok, kami ingin melihatnya dulu, ucap mas rifqi dan mami.

__ADS_1


setelah itu mas rifqi dan mami pun mengikuti dokter tersebut kesebuah ruangan. begitu melihatnya mas rifqi langsung menangis tak berdaya, dia sangat terpukul ketika melihat jasat bayi kami yang sangat mungil, "maafin ayah ya nak,, ayah gak bisa menjaga kamu dengan baik, allah lebih sayang padamu nak, ucap mas rifqi sambil menangisi bayi kami.


"udah sayang,, kita harus ikhlasin dia, ucap mami sambil memeluk mas rifqi.


"tapi mi' rifqi harus bilang apa nanti sama mikaila ketika dia sudah sadar? tanya mas rifqi, dia benar2 bingung dan gak sanggup untuk mengatakan kebenaraannya kepadaku.


"ya udah, masalah itu nanti kita pikirin, sekarang kita harus makamkan bayi kamu dulu,ucap mami mengingatkan.


setelah pemakaman selesai, mas rifqi dan mami kembali kerumah sakit untuk melihatku, apakah aku sudah siuman.


"sayang,, maafin mas ya, mas gak tau harus ngomong apa sama kamu, mudah2an kamu bisa kuat menerima semua ini, ucap mas rifqi sambil memegang tanganku dan menyandarkan kepalanya di sampingku, lalu dia pun tertidur sambil menungguiku. melihat mas rifqi tertidur, mami pun memutuskan untuk pulang dulu, dia ingin mengambil baju ganti untuk mas rifqi, dan makanan untuk mas rifqi, karna dari tadi mas rifqi ga makan2. lagian ini juga sudah malam, alikha pasti nyariin kami semua, karna tak ada di rumah, "nak, kamu tunggu di sini bentar ya, mami pulang dulu, ucap mami mengusap kepala mas rifqi lalu beralih mengecup keningku, "cepat pulih ya sayang"ucap mami lalu pergi pulang.


sesampainya di rumah mami langsung menemui alikha, ternyata dia sudah tidur, "bi' alikha nya mana? tanya mami.


"non alikhanya sudah tidur nyonya, kasian dia, dari tadi nanyain ayah dan bundanya, nyonya juga di cariin sam non alikha, sebenarnya ada apa sih nyonya? tanya bi'mina penasaran.


"sekarang mikaila sedang di rawat di rumah sakit, tapi,, ucap mami gak sanggup untuk mengatakannya.


"tapi apa nyonya? tanya bi'mina kepo.


"tapi bayinya mikaila meninggal bi' itu akibat mikailahnya terlempar jauh karna kecelakaan, jadi hanya mikaila yang bisa di selamatkan, sedangkan bayinya tidak bi'. ucap mami kembali menangis,


"innallillahi wainnallillahi rojiun... trus apa non mikaila sudah tau? apa non,,,?


"bayinya sudah dimakamkan tadi sore, nah itu dia yang saya dan rifqi pikirin,


bagaimana cara memberi taunya nanti, mikaila belum sadar, dan mikaila belum tau sama sekali kalau bayinya sudah tidak ada bi', ucap mami sedih..


"ya udah nyonya yang sabar ya,,

__ADS_1


"nenek kenapa nangis,, ucap alikha. dia bangun ketika mendengar suara neneknya menangis, "ah sayang, kamu sudah bangun rupanya, maaf ya nenek jadi ganggu alikha, nenek gak apa2 kok, nenek hanya sedih ketika nonton tadi, jadi kebawa sampai sini, iya kan bi' ucap mami.


"iya non, sinetronnya tadi sedih banget, bibi'juga jadi ikut nangis, hehehe...


"nenek sama bibi' lucu ya, masak cuma nonton sinetron bisa nangis, hihihi..


ucap alikha sambil tertawa.


"o iya nek, apa bunda sama ayah sudah pulang? alikha kangen banget dari tadi alikha tungguin tapi gak pulang2 nek,


"alikha sayang, bunda sama ayah belum pulang, ayah sama bunda lagi sibuk banget mungkin baru pulang sekitar tiga hari lagi, jadi alikha harus sabar menunggu ya, dan alikha harus nurut sama nenek dan bibi' ya, ucap mami kepada alikha.


alikha yang mendengar ucapan neneknya merasa kecewa banget, tapi itu cuma sebentar karna neneknya langsung mengalihkan perhatiannya dengan memberikan sebuah boneka yang cantik."wah bonekanya cantik banget nek, seru alikha bahagia. "iya dong,, siapa dulu neneknya, setelah nenek beri boneka ini gak boleh nakal ya, harus nurut sama bi'mina, udah sekarang alikha bobo' ya, ini sudah malam. ucap neneknya lagi mengingatkan.


setelah alikha tidur, mami pun menyuruh bi'mina menyiapkan makanan untuk mas rifqi, dan juga pakaian ganti.


"bi' kamu jaga alikha ya, aku akan kembali kerumah sakit untuk melihat keadaan mikaila. kamu siapkan makanan dan pakaian ganti untuk rifqi ya, saya mau mandi dulu, ucap mami lalu pergi.


selesai mandi mami pun kembali kerumah sakit.


sementara di rumah sakit mas rifqi masih tetap setia menjaga ku, dia tidur dengan lelap. aku yang merasa badanku sakit semua, dan aku merasa tanganku ada yang menggenggamnya, aku pun berusaha untuk membuka mata ini, dan ketika aku membuka mata dengan cahaya twrang membuat mataku silau, perlu waktu untuk menetralkannya, setelah aku bisa melihat dengan jelas, aku pun mencoba untuk melihat kesekeliling, "aku dimana? ini seperti rumah sakit? kenapa aku ada di sini? apa yang terjadi? batinku banyak pertanyaan. lalu aku beralih kesamping dan melihat ternyata mas rifqi ada di sampingku, lalu aku pun mengangkat tanganku dan mengelus kepalanya,


mas rifqi yang merasakan ada pergerakan dia pun bangun dan langsung memelukku, "alhamdulillah,,, kamu sudah bangun sayang, terima kasih ya allah... ucapnya.


"mas kenapa aku ada di rumah sakit? dan apa yang terjadi mas? tanyaku penasaran


"tadi pagi kamu kecelakaan sayang, dan alhamdulillah sekarang kamu baik2 aja.


salam damai..

__ADS_1


__ADS_2