PILIHANKU

PILIHANKU
part 43


__ADS_3

"aduh... kakak, sudah pulang ya, kakak kemana saja beberapa hari ini? kakak jahat, kakak ninggalin aku, hum.


seru arkan, lalu dia menaruh tangannya di dada, menandakan kalau dia sedang marah. bukannya terlihat menakutkan tp malah terlihat lucu bagi lala.


lala pun menciumi pipi arkan berulang kali,


"kakak,,, arkan gak suka di cium, arkan itu udah gede tau, arkan malu kalau ada yang liat gimana? ucap arkan berlagak sok dewasa, "u lu lu lu,,, abang arkannya ngambek ya, ya deh, kakak janji gak bakalan nyium arkan di depan orang, tp kalau berdua bolehkan,,, ucap lala sambil mencium arkan kembali.


arkan pun melototkan matanya karna kakaknya masih menciumnya juga, dia menggosok wajah bekas di cium lala. dengan tingkahnya yang seperti itu membuatnya terlihat lucu, "sok dewasa,


batin lala geleng2 kepala.


di mobil azzam bertanya pada ibu dan ayahnya, "apa ibu dan ayah ga apa2 kalau zihan tinggal bersama mereka?


"gak apa2 nak,,, yang penting adik kamu senang, ibu sudah sangat bersukur masih bisa di pertemukan dengan zihan, iya kan yah,,,? "iya bu' ayah juga senang, mendengar ceritanya tadi ayah gak bisa bayangin apa yang terjadi pada zihan kalau mereka tidak menyelamatkan anak kita.


"iya. mereka sungguh berhati malaikat, sementara zihan membutuhkan pertolongan tp kita di mana? aku ibu yang tidak baik, aku tidak bisa menjaganya dengan baik, hiks hikshiks....


ucap ibunya merasa bersalah pada zihan.


"sudah lah bu.. ibu gak boleh menyalahkan diri sendiri, kata suaminya menyemangati.


"zam.. kami pulang saja hari ini ke kampung, lagian di sini juga sudah selesai masalahnya, ucap ayah azzam.


"tp ayah, kenapa buru2 sekali, tinggal lah beberapa hari lagi di sini. kata azzam berharap mereka mau tinggal sebentar.


"tidak usah nak, kita kembali saja ke tempatnya karina, mengambil barang2 lalu antarkan kami ke loket saja.


"biar azzam antar ya bu' azzam khawatir kalau terjadi apa2 sama ibu dan ayah.


"gak apa2 nak, kemarin kamu sudah membawa mobil terlalu lama, ga mungkin kan kamu mengantar lagi,

__ADS_1


"lagian lebih gampang kalau kami naik bus atau travel, kata ayahnya menasehati anaknya supaya tidak memaksa mengantarkan mereka, mereka juga ga mau ngerepotin azzam terus, sekarang saatnya azzam pokus pada pekerjaannya.


"baik lah bu' ayah, ucap azzam lesu karna mereka tidak ingin membuat nya repot, azzam tau maksut dari ayah dan ibunya baik, tp azzam gak bisa berbuat apalagi, kalau sudah itu keinginan mereka dia pun harus mengikutinya.


setelah sampai, karina menyambut kedatangan mereka, "kalian sudah pulang ya, kebetulan sekali sudah siang, ayo kita makan siang dulu mumpung masih hangat, kata karina mengajak mereka makan.


"aduh kami sudah ngerepotin kamu nak, seru ayahnya azzam, "ngak kok yah, ayo, ucap karina meraih tangan ibu itu dan memeluknya,


"wah.. masakan kamu enak banget nak, setelah kalian menikah nanti azzam pasti betah makan di rumah, ucap ibunya bermaksut mencairkan suasana, azzam yang mendengar perkataan ibunya pun langsung terbatuk, "ukhuk... ukhuk2.


karina pun memberikan segelas air putih pada azzam dan langsung di terima dan meminumnya,


"kalau makan itu gak usah buru2 mas, masih banyak kok, seru karina yang melihat azzam salah tingkah, dan wajahnya juga bersemu merah,


"apa mas azzam malu karna soal semalam ya? dia kan laki2 masak karna gitu saja sudah malu, apa jangan2 karna kepergok sama lala ya? batinnya sambil tersenyum sendiri mengingat kejadian semalam.


"kenapa kamu senyum2 sendiri nak? apa ada terjadi sesuatu? tanya ibunya.


"zihan akan tinggal bersama mereka, sekali-kali bila ada waktu zihan akan datang berkunjung ke rumah. jawab ibu azzam nampak tidak bersemangat.


"oh ya nak, hari ini ibu sama ayah akan langsung pulang ke kampung, ucap ibu azzam pada karina, dan karina yang mendengar itu nampak terkejut, dia tidak percaya mereka akan pulang secepat itu.


"apa ibu serius? padahal baru saja satu hari sudah mau pulang, besok saja pulngnya bu', ucap karina untuk memastikan.


"ga pp nak, kami pulang saja, lagian kan di sini juga ga ada kerjaan, ibu jadi bosen.


besok kan kalian mau kerumah orang tuamu, jadi pasti hanya tinggal ibu sana ayah saja nanti di sini, ga pp kan nak kami pulang? tanya ibu. "ya sudah ga pp bu' kalau itu yang lebih baik buat ibu sama ayah, aku sih ga pp kok bu, jawab karina tersenyum padanya.


"ya sudah ayo zam antarkan kami, nanti bisa ketinggalan bus, kata ibunya.


"tunggu mas, karina mau ikut ya,ucapnya lalu mengambil tas selempangnya di kamar

__ADS_1


lalu mereka pun pergi untuk mengantarkan kedua orang tua azzam ke loket. sesampainya disana azzam dan karina menyalami ibu dan ayahnya,


"ibu sama ayah pulang dulu ya nak, ingat kamu harus jaga karina dengan baik, setelah dapat restu dari keluarganya jangan lupa menghubungi ibu ya, kalau boleh secepatnya kalian menikah supaya ibu sama ayah segera punya cucu, ucap ibunya azzam lalu memeluk karina dan azzam bergantian,setelah itu mereka masuk ke bus dan langsung berangkat karna penumpang sudah tiba semua.


karina pun melambaikan tangannya setelah bus bergerak jauh meninggalkan mereka, "mas kenapa ibu minta pulang terlalu cepat? padahal aku ingin bawa ibu dan ayah jalan2, apa ibu ga suka di sini ya? tanya karina merasa heran dengan kepulangan mereka,


"ibu itu minta pulang karna masih berharap kalau zihan itu ikut mereka, tp dia juga ga tega misahin zihan dengan maminya juga, jadi ibu lebih memilih mengalah, sudah lah ga usah di pikirin, lama2 ibu akan terbiasa tanpa zihan, toh selama ini juga ibu bisa pisah dengan zihan kan,


"jadi kamu jangan mikir kalau ibu ga suka di sini, dia hanya merasa bersalah juga pada zihan, ibu itu ga mau nunjukin kelemahannya sama anak2nya.


aku sebagai anknya sudah paham dengan ibu, ayo aku antar kamu pulang, sekalian aku juga mau langsung kerestoran, besok kita akan pergi kerumah orang tuamu kan.


"jadi kamu harus istirahat, ucap azzam. dia membukakan pintu mobil untuk karina lalu dia pun segera masuk. lalu menyalakan mobil dan melaju pesat.


selama di perjalanan mereka hanya diam, tak terasa mereka sudah sampai, "mas ga mampir dulu, tanya karina, "ga usah, o ya itu pakaiannya mas yang di dalam biar disitu aja ya, kan besok kita pergi, jadi ga perlu repot berkemas lagi kan, ucap azzam.


"ya udah mas ga pp, nanti bisa karina beresin semua kok, hati-hati di jalan ya mas, ucap karina lalu mencium pipi azzam.


azzam yang dicium secara tiba2 hanya terdiam karna kaget dengan ulah karina.


wajah karina sudah bersemu merah dia pun bergegas keluar dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah,


begitu juga dengan azzam, dia pun segera berlalu dari sana, di perjalanan azzam masih tidak percaya dengan sikap karina tadi,"kenapa tadi karina se agresif ini ya?


gumamnya terus menerus, dan dia pun sampai di restoran, "wih,,, ngapai kamu datang jam segini? lagian bentar lagi juga udah mau tutup, ucap mas rifqi padanya.


"aku mau tanya sesuatu sama bos? besok kan karina mau bawa aku metemu keluarganya, tp aku sudah deg degan duluan, takut ga di terima sama orang tuanya, secara bos tau kan, kalau karina itu orang berada, tp aku hanya pegawai restoran dan gak punya apa2 selain cintaku padanya, ucap azzam merasa minder dengan keadaan karina yang lebih mampu dari pada dirinya.


"ga usah dipikirin, papanya karina itu orangnya baik banget kok, aku yakin 100% bakalan di terima.... bahkan akan segera di nikahkan lagi, ucap mas rifqi untuk menenangkan azzam agar tidak terlalu takut kalau dirinya di tolak nanti, "ya sudah bos aku pulang saja mau istirahat.


😎😊😋

__ADS_1


trimakasih...


__ADS_2