PILIHANKU

PILIHANKU
part 110


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡


setelah makan siang, azzam dan karina pun berangkat, sekarang hanya tersisa mereka berempat, sore nanti ibu dan ayahnya akan pergi ke acara pernikahan putri temannya, jadi otomatis hanya tinggal mereka berdua saja sekarang.


"nak, kalian ga apa2 kan ibu tinggal di rumah berdua aja, ucap ibunya.


"tinggal berdua, emang ibu sama ayah mau kemana? tanya zihan bingung.


"ayah sama ibu mau pergi menghadiri acara pernikahan putrinya pak somad, karna agak jauh jadi kami berangkat sore ini, acaranya besok pagi, ibu sama ayah gak enak kalau datang terlambat, soalnya waktu pernikahan kamu sama karina juga, dia selalu hadir tepat waktu, jawab ibunya


"oh, ya udah ga apa2 kok bu' nanti aku kasih tau angga, ucapnya.


"loh, kamu masih manggil suami kamu dengan namanya ya? ingat nak, itu gak boleh, kamu harus ubah cara panggilan kamu sama nak rangga, dia itu sekarang sudah jadi suami kamu" saran ibunya.


"iya bu' maaf.. nanti akan aku coba,


"nanti kalau kalian mau makan malam, kamu ambil di kulkas aja, ibu sudah masak buat kalian, kamu hanya tinggal panasin aja ya, ucap ibunya memberi tau zihan.


"oh, iya bu' makasih ya bu' sudah di siapin, ucap zihan senang karna dia tidak perlu masak lagi, ibunya pun hanya menganggukkan kepalanya.


sorenya seperti kata ibunya tadi, mereka akan pergi, "ayo bu' cepat, nanti kita kemalaman di jalan, seru suaminya.


"bentar yah, ini juga udah hampir selesai kok, ucap istrinya lalu datang menghampiri suaminya yang sudah menunggunya di depan.


"kalian hati-hati di rumah ya" ucap ayahnya. "iya ayah, kalian juga hati2 di jalan, kalau sudah sampai jangan lupa mengabari kami" ucap rangga mewakili zihan. "oh, iya, jangan lupa setelah kami pergi kunci semua pintu dan jendelanya ya" ucap ibunya mengingatkan.


"baik bu"jawab mereka berdua.


setelah ibu dan ayahnya pergi, mereka pun langsung menutup pintu dan jendela seperti kata ibunya tadi, lalu zihan masuk kamar lebih dulu, dia berniat ingin mandi dulu baru setelah itu mereka makan malam, "kamu mau kemana? kok ninggalin aku sih? ucap rangga.


"aku mau mandi dulu, gerah banget, selesai mandi kita makan malam, jawab zihan. "oh, ya udah, selesai kamu baru aku nanti, jawab rangga.

__ADS_1


sekarang zihan sudah selesai mandi, dia juga sudah merasa seger, lalubsetelah itu dia pun pergi menuju dapur, untuk memanaskan makanan yang sudah ibunya masak tadi, sementara rangga sudah selesai mandi, sekarang dia sedang berpakaian, sambil nyanyi2 kecil,


"angga,, apa kamu sudah selesai mandi? kalau sudah ayo kita makan" teriak zihan dari bawah. rangga yang mendengar zihan memanggilnya dengan sedikit berteriak.


"astaqfirullah... apa gak bisa ya dia gak usah teriak manggil aku, batin rangga.


lalu rangga pun menemui zihan yang sudah duduk sambil menunggu kedatangannya rangga.


"wah, kamu masak ini semua ya? ucapnya.


"bukan aku, tapi ibu yang masak, aku cuma manasin aja. jawab zihan jujur.


"oh, ya udah ayo kita makan sebelum dingin, jawab rangga lalu dia pun duduk.


lalu zihan mengambilkan nasi untuk rangga, seperti yang di ajarkan ibunya,


selesai makan rangga kembali ke kamar, sedangkan zihan masih di dapur membersihkan piring bekas makan mereka tadi, di kamar rangga mencoba mencari cara untuk melakukan hal2 yang romantis, dia mencari tau nya dari youtube,


setelah dia rasa susah cukup dia pun melaksanakan. yang pertama menghias tempat tidur mereka kembali, menyalakan lilin aroma terapi, jadi sekarang cahayanya agak remang2, setelah itu rangga juga tidak lupa menyiapkan setangkai mawar merah untuk dia berikan nanti ketika zihan masuk,


"OK,,, semuanya sudah beres, sekarang aku tinggal nunggu zihan masuk, oh, iya apa aku sudah wangi ya, gumamnya.


tak berapa lama zihan pun datang, dan berusaha membuka pintu, tapi ternyata pintunya di kunci,


"lah, kenapa pintunya di kunci ya? apa rangga sudah tidur ya? batinnya zihan,


tapi tiba2 pintunya terbuka, rangga pun memberikan bunga mawar tersebut, zihan yang tidak menyangkan akan dapat hal romantis dari suaminya itu membuat zihan nampak malu dan senang.


dan suasana kamar juga nampak romantis, "ah, i' ini, apa maksutnya? ucap zihan sambil menerima bunga pemberian rangga, "oh,, ini hanya sekedar saja, maaf kalau aku kurang pandai dalam hal romantis, ini juga aku pelajari dari youtube, bagaimana? apa kamu suka? ucap rangga sambil bertanya juga.


zihan pun menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"tidak apa2, begini saja aku sudah sangat suka, terima kasih ya atas semua usahamu, ucap zihan senang dan bahagia.


"seharusnya aku yang berterima kasih, karna kamu menghargai usahaku, aku janji lain kali aku akan melakukan hal romantis yang lebih indah, seperti keinginan setiap wanita, ucap rangga.


"tidak perlu berjanji, lakukan saja apa adanya, itu sudah cukup lebih baik, jawabnya zihan.


rangga pun menggenggam tangannya zihan untuk membawanya masuk, lalu dia pun menutup pintu. rangga menuntun zihan untuk duduk di tepi ranjang,


mereka saling menatap satu sama lain, hingga membuat wajahnya zihan memerah karna malu di tatap rangga sebegitu dekat, "kamu jangan terus menatapku, itu membuatku jadi malu" ucap zihan lalu menundukkan wajahnya, lalu rangga meraih dagunya zihan hingga membuat merwka kembali saling menatap, "kamu kenapa harus malu, kita kan sekarang sudah jadi suami istri yang sah, jadi tidak ada yang perlu di tutup2in lagi, kata rangga mengingatkan zihan.


"iya, tapi aku tetap masih malu, kita kan baru menikah kemarin, jadi wajar lah kalau aku malu, jawab zihan masih berusaha agar terlihat biasa saja, tapi sebenarnya jantung zihan sekarang sudah dag dig dug tak karuan, karna dia berada dekat dengan rangga, wajah mereka juga hanya berjarak beberapa inci saja,


sedangkan rangga juga sudah tak kuasa menahan keinginannya, tapi dia masih berusaha menahannya, agar hati mereka bisa saling bicara dan saling menginginkan


dalam hati rangga selalu mengingatkan agar sabar menunggu sebentar lagi, "sabar rangga, sabar, kamu harus bisa bertahan, tapi aku sudah tidak bisa menahannya lagi, melihat wajah dan bibirnya yang sangat dekat, itu membuatku ingin segera mencumbunya, apa aku mulai dari sekarang aja ya? tapi aku harus ijin dulu padanya, agar d7a tidak merasa terpaksa melakukannya" batinnya bermonolog sendiri.


"zihan,, panggil rangga dengan nada lembut, "Ya, ada apa? tanya zihan.


"Em, itu,, apa aku bisa meminta hak ku sebagai suami kamu? tanya rangga gugup, takut kalau zihan akan menolaknya.


tapi sungguh tidak di sangka bahwa zihan mengijinkannya, dengan begitu saja.


zihan pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis kepada rangga.


"apa itu tandanya kamu mengijinkan aku? apa aku ga salah liat kan? tanyanya lagi memastikan. zihan pun langsung menjawabnya agar rangga percaya.


"Iya, aku mengijinkanmu, itu memang sudah hak nya kamu sebagai suami, di itu juga sudah kewajiban aku sebagai istrinya kamu, jadi tentu lah aku mengijinkan, maaf ya kalau semalam aku tidur duluan, ucap zihan panjang lebar menjelaskan dan minta maaf juga.


" wah,,, makasih ya, aku senang banget, ucap rangga sambil memeluk zihan dengan sangat erat, tanpa memperdulikan zihan yang sudah kesusahan bernafas, zihan pun mencubit rangga dengan kuat agar rangga bisa melepasnya,


"auw,,, ucap rangga lalu melepas pelukannya dari zihan, sementara zihan bernapas dengan ngos ngosan, "kamu kenapa cubit aku sih? tanya rangga heran.

__ADS_1


"kamu tu meluk aku erat banget, sampai aku gak bisa bernapas, untuk aky gak sampai modar, kalau enggak kamu sudah jadi duda, ucapnya zihan masih ngos ngosan dan masih bisa bercanda.


😊😊😚😚😚


__ADS_2