
♡♡♡♡♡♡
azzam dan karina yang sedang sibuk dengan urusan kantor papanya,
sedangkan mas rifqi dan aku sibuk dengan pekerjaan kami di kafe, tp sekali-kali mas rifqi akan datang ke restoran untuk membantu rangga, apa lagi sekarang sedang banyak2nya para pelanggan yang berdatangan, tp anehnya lebih banyakan cewek2 dari pada laki2, ada yang bilang karna kehadiran rangga yang membuat para gadis berdatangan.
seperti hari ini zihan sangat penasaran dengan sosok pria tampan yang di bicarakan teman2nya itu, dan mereka semua sangat antusias ingin pergi menemuinya dan menjadi pelanggan agar bisa bertemu secara langsung dengan pria tersebut,
seorang teman dekatnya zihan datang menghampiri dan bertanya apakah mereka tidak pergi juga seperti yang lainnya untuk melihat pria tampan itu.
"hai zihan,, tadi kamu kok ninggalin aku sih? "aku tadi buru2 mau ketoilet hana,
"ooh,,, eh kamu ga kepo apa sama cowok yang mereka sebut2kan dari tadi?
"mmm,,, kepo sih, tp males ah ikut2an kayak mereka, emang setampan apa sih? pasti lebih tampanan mas angga, ucap zihan sambil senyum2 sendiri.
"eh zi kamu kenapa senyum2 sendiri sih? kayak orang gila tau,, emang siapa si angga? ucap Hana penasaran.
"ada deh,,! kamu mau tau aja.
"iihhh,, zihan jangan main rahasia2an deh sama aku,
"belum saatnya kamu tau,nanti aja setelah jelas baru aku kasih tau ya, ucap zihan pda sahabatnya itu.
"ya sudah deh kalau kamu ga mau cerita, tp kalau kamu sudah bosan menyimpan ceritamu, jangan lupa bagi tau aku ya.
"iya,, itu sudah pasti, ayo kita pulang, ajak zihan lalu di angguki hana.
mereka pun langsung pulang, tp di tengah jalan zihan dan hana melihat di sebuah restoran yang sangat ramai,
__ADS_1
"zi kamu liat deh restoran itu sangat ramai, ga seperti biasanya, ucap hana.
"iya ya, apa jangan2 ini tempat bekerja pria tampan yang mereka omongin tadi ya, "ayo kita liat mumpung sekalian lewat,
"ayo, tp bentar aja ya, aku ingin pulang cepat, soalnya sudah di tungguin mami,
sementara rangga sangat sibuk melayani para cewek2 dengan menu yang berbeda-beda, ada yang memesan dan ada juga yang hanya duduk saja tanpa memesan apapun. yang penting bisa ketemu langsung dengan cowok ganteng, batin mereka masing2.
"mas mas mas, namanya siapa sih? mas kok ganteng banget sih? bagi lah nomornya,, ucap para cewek2 saling berebutan. "nama saya rangga, maaf ya semua, saya tidak punya nomor, kalau kalian butuh sesuatu tinggal datang saja kesini, ucap rangga. dia tidak mau memberikan nomor ponselnya,
"kamu liat deh, rame bangetkan, mana ya cowok yang mereka bicarakan itu, ucap hana. "aku juga ga tau han, yang itu kali,,
tunjuk zihan pada seorang cowok membelakangi mereka.
"oh,, iya ya, kayaknya bener kata mereka, liat dari belakang aja sudah kelihatan tampan, apa lagi dari depan, seru hana.
"udah deh hana, kamu jangan ikut ikutan kayak mereka deh ah. ucap zihan. sebenarnya zihan juga mengiyakan ucapan hana, tp dia pura2 biasa saja.
"kamu temang saja hana, aku ga mau sampai ketahuan kalau kita ikutan kepo,
jadi kamu harus jaga sikap, ucap zihan.
setelah itu rangga menghapiri meja ketiga dari mejanya zihan dan hana, untuk menanyakan pesanan mereka,
ketika melihat rangga dari dekat hana hana sudah tidak bisa mengendalikan ekpresi kagumnya lagi, "ya ampun zihan kamu lihat deh, dia sangat tampan sekali, apa dia sudah punya pacar ya, kalau tidak aku mau jadi pacarnya, atau jadi selingkuhan juga ga apa2, ucap hana yang membuat zihan membulatkan mata mendengar perkataan hana,
zihan pun mencoba melihat kearah pria tersebut dengan sekilas, tp dia seperti mengenalnya, lalu zihan melihatnya swkali lagi, dan ternyata benar dia ga salah liat, alangkah terkejutnya zihan karna pria yang di dambakan semua cewek2 adalah angga yang dia kenal,
"angga,, kok bisa dia sih, ternyata angga bekerja di sini ya, aduh gimana nih,, kalau sampai angga ngeliat aku ada di sini, bisa malu aku, karna ikut ikutan mereka semua, aku harus pulang sebelum angga menyadari keberadaanku. gumam zihan.
__ADS_1
"kamu lagi ngomongin apa si zi, dan kenapa kamu nutupin wajah kamu zi?
tanya hana karna melihat kelakuan sahabatnya seperti menghindari seseorang
"hana ,, ayo kita pulang, tadi kan aku bilang cuma bentar doang, aku juga ga ada uang kalau kita pesan makanan, ucap zihan pura2 tak mempunyai uang lagi agar hana mau pulang, tp hana tetap tak mau,
"uda ga pp zi, nanti biar aku yang traktir deh, zihan pun tidak percaya dengan perkatan hana, dia itu pelit banget kalau masalah uang, tp hanya karna ingin berkenalan dengan seorang cowok, hana merelakan uangnya habis begitu saja.
"hana aku ga bisa lama2 lagi, soalnya mami sudah nungguin aku, kalau kamu mau di sini ga apa2, biar aku pulang duluan ya, ucap zihan.dan mengambil tas selempangnya lalu dia segera meninggalkan hana sendirian. tanpa memperdulikan panggilan sahabatnya itu.
"duh,, kenapa sih tuh anak, main ninggalin aja, gerutu hana karna dia di tinggalkan. lalu hana pun bergegas pergi menyusul zihan keluar, setelah di kira zihan sudah agak jauh dari restoran baru lah dia berhenti berlari, dia juga kasian melihat hana yang sudah ngosngosan,
"kamu kenapa larinya cepat banget sih? kayak di kejar sama depkolektor aja,,
ucap hana masih dengan napas tersengal sengal,
"ga ada, aku cuma mau pulang saja, ya udah aku pulang duluan ya, ucap zihan melambaikan tangannya kepada hana, "aku ikut ke rumah kamu ya, gerah karna lari ngejar kamu tadi, jadi aku mau numpang mandi sekalian makan juga ya, hihihihi,,, ucap hana sambil tertawa malu.
"kamu tu ya, ya udah ayo sebelum aku berubah pikiran, jawab zihan lalu menggandeng tangan hana, dan mereka pun langsung pulang dan meninggalkan restoran yang penuh dengan teman kampusnya. sementara zihan dan hana tidak mengetahui ternyata rangga melihat mereka berdua,
tadi ketika zihan pergi meninggalkan hana sendirian, rangga memperhatikan mereka, tapi dia tidak tau kalau yang sudah keluar itu adalah zihan, jadi dia pun masih melakukan pekerjaanya melayani para pelanggan lainnya, tp ketika hana memanggil zihan sampai beberapa kali, sambil mengejarnya keluar,
rangga pun penasaran, apakah yang dipanggil zihan itu adalah zihan pujaan hatinya, jadi rangga pun ikut berlari mengikuti mereka, dan setelah melihat mereka berhenti berlari, rangga pun bersembunyi agar mereka tidak menyadari kehadirannya, dan ternyata benar kalau dia itu zihan,
"zihan,, tp kenapa dia pergi ya, apa karna melihat aku ada di sana ya? lalu dia meninggalkan temannya, atau apa karna cewek2 yang ada di restoran itu ya?
jangan2 zihan ga suka liat aku deket2 sama cewek lain ya? batin rangga. karna begitu banyak pertanyaan di dalam hatinya, tp dia tidak mungkin menanyakan itu sekarang kepada zihan, rangga takut zihan akan semakin jauh nanti, padahal dia baru pendekatan dan juga baru bertemu 2kali,
"aku harus menemuinya nanti, dan menjelaskan semuanya, tp aku dan zihan kan tidak punya hubungan apa2, lalu bagaimana aku menjelaskannya, aah... aku harus bagaimana ini, kenapa aku sekarang jadi bodoh ya, gumamnya.
__ADS_1
masih memperhatikan zihan dan hana yang sudah pulang dan makin menjauh.