PILIHANKU

PILIHANKU
part 98


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡


di perjalanan setelah pulang dari rumah sakit menjenguk aku, karina dan azzam pun berniat mampir kerumah papinya,


"mas kita mampir di rumah papi ya, setelah di rumah papi mas bisa berangkat ke kantor lagi, ucap karina.


"iya sayang, mas juga lagi banyak berkas yang harus di kerjakan, kalau kamu mas tinggal di rumah papi, mas jadi merasa aman, ucap azzam.


"memang kalau aku di rumah kenapa rupanya? tanya karina penasaran dwngan ucapan azzam tadi, "melihat kejadian pada istrinya bos, jadi membuat mas was-was sayang, mas tidak ingin sesuatu terjadi padamu, dan juga calon anak kita, ucap azzam lalu mengelus perut buncit karina, "insa allah tidak akan terjadi apa2 mas, ucap karina meyakinkan azzam agar tidak khawatir.


setelah sampai karina dan azzam pun turun, ternyata mami dan papinya sedang duduk santai di dekat kolam di samping rumah mereka, ketika melihat putri dan mantunya datang, mereka sangat bahagia, karna jarang2 azzam dan karina datang untuk mengunjungi mereka.


"wah,, putri dan mantu mami datang pi' seru maminya karina sambil tersenyum,


"iya ya mi' tumben, gak seperti biasanya, ada angin apa ya mi? apa ada sesuatu ya? tanyanya heran. "udah pi' gak usah bilang kayak gitu, nanti karin jadi ga mau datang kesini lagi pi' ucap istrinya berbisik,


"assalamualaikum mi' pi'. ucap azzam dan karina bersamaan.


"wa'alaikum salam,, sini sayang duduk dekat mami, kamu pasti haus ya, nih minum dulu, ucap maminya pada karina.


"makasih mi' ucap karina.


" udah sayang, mas berangkat dulu ya, mi' pi' titip karina ya, jangan biarkan karina sendirian ya, assalamualaikum,, ucap azzam lalu pergi meninggal kan karina dan kedua mertuanya yang kebingungan dengan ucapan azzam.


"sayang, suami kamu itu kenapa ya?


tanya maminya heran dengan sikap azzam


"gak tau mi, dari tadi udah gitu, semenjak kami pulang dari rumah sakit, jawab karina. "kamu sakit sayang? apa kata dokter hem? pantas azzam menitipkan kamu di sini, ucap papinya khawatir.


"karina gak sakit mi, pi'. tadi karina dan mas azzam pergi kerumah sakit menjenguk mbak mikaila, ucap karina.


"menjenguk mikaila,, istrinya rifqi? tanya mami memastikan, "iya mi' jawab karina.


"memang kenapa dengan mikaila?


"mbak mikaila kemarin kecelakaan mi, dan janin yang ada dalam kandungannya meninggal mi'pi', jadi mbak mikaila langsung segera di operasi, jawabnya.


"innallillahi wainnallillahi rojiun...


ucap maminya kaget ketika mendengar ucapan karina. "truss bagaimana keadaan mereka sekarang nak? apa sudah baik2 saja? tanya papinya.

__ADS_1


"alhamdulillah mbak mikaila sudah baikan, dan dia juga sudah bisa menerima kenyataan kalau bayinya telah tiada,


karina sedih banget mi' liat mbak mikaila, dan mas rifqi sepertinya merasa sangat terpukul dan merasa bersalah juga, karna tidak bisa menjaganya dengan baik, mas rifqi juga melihat langsung mbak mikaila kecelakaan, dan kejadian itu masih terbayang2 di matanya,


"karna kejadian yang menimpa mbak mikaila dan mas rifqi, membuat mas azzam jadi selalu merasa khawatir terhadap karina, ucap karina.


"ya udah gak apa2 sayang, mungkin ini adalah ujian untuk mereka, allah lebih tau apa yang terbaik untuk hambanya,


dan azzam juga hanya merasa khawatir saja, jadi gak usah dipikirkan sayang, itu wajar bagi azzam, itu tandanya dia sangat


mencintaimu dan menyayangimu nak, ucap papinya memberi tau karina.


"iya sayang, kamu harus bersukur telah allah kirimkan jodoh untukmu seperti azzam, ucap maminya menambahi.


"iya mi' pi' kalau masalah cintanya mas azzam, karina gak ragu lagi, dia adalah nomor satu yang terbaik setelah papi, hehehe,,, ucap karina lalu tertawa.


"berarti masih papi yang terbaik dong,, ucap papinya membanggakan diri,


mereka pun langsung tertawa terbahak2.


"ya udah, ayo kita masuk kedalam, ajak maminya, mereka pun masuk kerumah sambil bergandengan. "kamu dah makan sayang? kalau belum biar mami ambilkan.


"gak usah mi' karina masih kenyang, nanti kalau karina lapar, bisa ambil sendiri kok, jawab karina tegas.


sorenya azzam datang untuk menjemput istrinya, setelah itu merek pun langsung pulang kerumahnya.


sementara papi dan maminya sudah bersiap2 untuk pergi kerumah sakit, setelah selesai mereka diantar sang supir


me rumah sakit, tak berapa lama mereka pun sampai, lalu mengetuk pintu dan masuk.


"hai, gimana kabarnya sayang? maaf, tante baru tau kalau kamu kecelakaan, itu pun tadi mami tau dari karina, kalau ngak mami bakalan gak tau, ucapa maminya karina. "iya ga apa2 tan' tante datang aja sudah membuat aku senang, ucapku.


"kamu yang sabar ya sayang, itu adalah cobaan untuk hambanya yang kuat dan tangguh, jadi kamu gak boleh bersedih hati, dialah nanti yang akan jadi penolongmu kelak di akherat, ucap maminya karina. sedikit berdakwah hehe,,


sedangkan alikha yang duduk bersama ayahnya langsung bangkit dan menghampiri papinya karina, lalu dia pun langsung bertanya pada papinya karina.


"wah,, ini kakek yang hari itu kan? kakek terlihat sangat tampan tanpa kumis dan jenggot, ucap alikha spontan hingga membuat mereka semua tersenyum.


"alikha pinter banget ya, masih inget aja sama kakek, padahalkan sudah lama, apa lagi waktu itu kakek kumisan dan jenggotan, jadi bagaimana cara alikha mengenali kakek? tanya papinya karina.


"dari mata dan suaranya kakek donk,,

__ADS_1


jawab alikha dengan senangnya.


"om apa kabar? tanya mas rifqi.


"om baik, kamu jangan terlalu memikirkannya ya, kita harus bisa menerimanya dengan iklas, ucap papinya karina, "iya om, insa allah kami sudah iklas, ucap mas rifqi sambil tersenyum.


setelah itu om tama dan istrinya pamit pulang, "kamu cepat sembuh ya sayang, tante sama om pulang dulu ya, ucapnya.


"iya tante, makasih sudah datang,ucapku.


"iya sama2 sayang, dah,, ucapnya lalu keluar dari ruanganku.


"mas, ini udah sore kan, kamu antar mami sama alikha pulang ya, kasian alikha pasti dia ngantuk karna gak tidur siang, ucapku


"iya nih, mami juga mau mandi udah gerah banget, setelah itu baru kita kesini lagi, ucap mami. "mi, mami gak usah kesini lagi ya, mami juga perlu istirahat, malam ini biar mas rifqi aja yang nemenin mikaila mi, mami di rumah aja jagain alikha ya, lagian mikaila juga udah agak mendingan kok, besok pasti sudah bisa pulang kerumah, ucapku pada mami,


"iya mi' mami gak usah khawatir akau pasti jagain mikaila dengan baik, jawab mas rifqi agar mami tidak khawatir lagi,


"ya udah deh kalau gitu, ucapnya pasrah.


"tapi alikha masih mau di sini sama bunda nek, alikha gak mau pulang, di rumah sepi banget kalau gak ada bunda, ucap alikha gak mau pulang. "sayang, cucu nenek yang cantik,, kan ada nenek, kalau kemarin memeng gak ada nenek, tapi sekarang ada dong, jadi gak sepi lagi, dan besok juga bundanya udah bisa pulang jadi kita akan rame lagi di rumah, ucap mami menghibur alikha, "ya udah nek, alikha ikut nenek pulang aja, bunda janji ya besok pulang kerumah, ucap alikha.


"iya sayang, alikha baik2 ya sama nenek, jangan nakal, ucapku. lalu setelah itu mas rifqi pun pergi mengantarkan mami dan alikha pulang kerumah. setelah kepergian mereka aku pun menangis, sambil melihat foto bayiku yang sudah pergi meninggalkan aku untuk selamanya,


"sayang,, maafin bunda ya, karna tidak bisa menjagamu dengan baik, ini semua salah bunda, kalau saja bunda mau mendengarkan ucapan ayahmu, ini semua tidaknakan terjadi, pasti sekarang kamu masih bersama bunda, di dalam sini, hiks hiks hiks,,, ucapku sambil memegang perutku yang sudah rata,


ya memang benar, seandainya saja waktu itu aku mendengarkan mas rifqi, ini tidak akan terjadi, mas rifqi sudah melarangku untuk keluarar dari mobil, tapi aku tetap kekeh ingin keluar, ya jadinya begini.


malang tak bisa terhindarkan. setelah aku merasa puas menangis, lalu aku pun memilih tidur lagi, agar mas rifqi tidak tau. kalau aku masih bersedih..


sesampainya di rumah mas rifqi langsung mandi, baru setelah itu mereka makan malam, sekitar jam tujuh, selesai makan mas rifqi pamit untuk kembalinkerumah sakit, "mi' rifqi pergi dulu ya, ucapnya.


"iya nak, kamu hati2 di jalan ya, jangan ngebut, ingat kamu harus pentingkan keselamatan terlebih dulu, ucap mami.


"iya mi, assalamualaikum..


"wa'alaikum salam,, jawab mami.


♡seuatu tak bisa kita pastikan.


♡hanya allah lah yang tau,

__ADS_1


♡kita hanya berusaha sebisa mungkin,


__ADS_2