PILIHANKU

PILIHANKU
part 94


__ADS_3

💞assalamualaikum,,😊


♡♡♡♡♡


rangga dan zihan masih asik telponan, sampai akhirnya zihan ketiduran. rangga yang mendengar suara deru napas yang teratur pun mengerti kalau zihan sudah tidur, dan rangga memutus sambungan telpon, lalu menelpon mas rifqi, karna rangga berniat ingin menyusul zihan ke kampung. "tut,, tut,, tut,,, telpon pun tersambung, tp tak ada yang menganggat,


"apa bos rifqi sudah tidur ya? ah mending aku temui mas rifqi di kafenya besok pagi saja, batinnya rangga, baru setelah itu dia pun tidur.


paginya rangga bangun dengan cepat karna dia akan pergi ke kafenya mas rifqi terlebih dahulu, setelah itu dia pun akan kerestoran. tak berapa lama rangga pun sampai di kafe, di kafe pelayan sedang merapikan dan membersihkan meja/kursi, "ternyata bos rifqi belum datang, gumam rangga, lalu masuk dan memesan kopi sambil menunggu kedatangan mas rifqi.


setelah 5menit mas rifqi pun sampai di kafe, "hai.. rangga. tumben pagi2 sekali sudah ada di sini? tanya mas rifqi heran.


"hehehe.. iya ni bos, saya memang ada perlu bentar sama bos rifqi, makannya saya datang untuk menghampiri bos.jawab rangga berterus terang.


"ya udah kamu tunggu bentar ya, aku mau taro' ini bentar keruanganku dulu,


"iya bos, ucap rangga tersenyum.


setelah menunggu, mas rifqi pun datang menghampiri rangga, "oh iya, tadi kamu bilang mau ada perlu dengan saya? apa yang ingin kamu sampaikan? tanya mas rifqi. "jadi begini bos.. sebenarnya saya mau pulang ke kampung, karna ada yang perlu saya urus, jadi saya mau izin libur beberapa hari bos, itu pun kalau bos mengijinkan, kalau ngak pun gak pa2 bos, gak terlalu penting juga, ucap rangga.


"kalau memang perlu ga pa2 kok, lagian juga selama kamu kerja di sini belum pernah libur sekalipun, apapun tujuan kamu semoga berjalan dengan lancar ya, ucap mas rifqi. " makasih ya bos sudah memberikan saya izin libur, ucap rangga dengan senang banget.


setelah izin sudah ada rangga pun langsung pulang ke kosannya untuk berkemas lalu bergegas ke terminal dan berangkat menuju kampung halamannya, dia juga sangat rindu kepada kedua orang tuanya, rangga tidak memberi tau zihan tentang kedatangannya, dia ingin memberi zihan kejutan.


sementara mas rifqi yang sudah di tinggalkan rangga kembali melakukan pekerjaannya, "sepertinya rangga pulang kampung karna ingin menemui zihan,


soalnya azzam bilang kemarin lusa kalau kedua orang tuanya pulang kampung dan zihan juga ikut serta, semoga rangga berhasil dengan tujuannya, gumam mas rifqi.


aku yang lagi siap2 ingin pergi kedokter untuk periksa kandungan, lalu menelpon mas rifqi, "tut,,tut,, tut,, hallo assalamualaikum sayang,, ucap mas rifqi menjawab telponku. "wa'alaikumsalam mas,, oh iya, mas lagi sibuk ngak? kalau mas lagi gak sibuk anterin aku ya, ke dokter mau chek up, ucapku.

__ADS_1


"gimana ya sayang,, bukannya mas gak bisa, tapi mas masih ada kerjaan soalnya, jawab mas rifqi, "ya udah mas gak apa2, kalau memang mas masih repot, aku bisa sendiri kok, tapi alikha aku tinggal bersama mami dirumah ya mas, jawabku.


ketika mendengar jawabanku tidak ada jawaban sama sekali, sepertinya mas rifqi sedang berpikir, "halo mas, apakah masih di sana? kok gak ada suara? tanyaku.


"ohh,, iya sayang maaf, mas masih di sini, tadi kamu bilang mau pergi chek up sendiri? tanya mas rifqi memastikan.


"iya mas, gak mungkin lah aku bawa alikha, makanya aku tinggal di rumah aja sama mami, jawabku lagi.


"ya udah kalau gitu, kamu hati-hati ya sayang, sebenarnya mas berat ngijinin kamu pergi sendiri, tapi ya mau bagaimana lagi, ini juga mas mau pergi ke resto,


"mas rifqi mau ngapain keresto? apa ada masalah? atau apa mas? tanya ku penasaran. "gak ada terjadi apa2 sayang, mas kesana hanya mau cek keadaan saja, soalnya rangga sedang libur beberapa hari, tutur mas rifqi. "libur,, kayak gak biasanya mas, rangga itu kan paling gila kerja, kok tiba2 libur, ucapku masih heran.


"biasa lah sayang, namanya juga memperjuangkan pujaan hati hihihi,,, ucap mas rifqi sambil tertawa.


"apa? maksut mas? jangan bilang kalau rangga lagi,,, ucapku, menjeda ucapanku.


"yap,, betul banget, istri mas memang sangat pandai kalau dalam masalah hati atau pun dengan masalah perasaan,


ya udah mas aku pergi dulu ya, ini taksi yang aku pesan sudah datang, ucapku.


"iya sayang, kamu hati-hati di jalan ya,, kalau sudah sampai nanti jangan lupa hubungi mas ya, kata mas rifqi.


"iya mas, assalamualaikum,,


"wa'alaikumsalam,,


sambungan telpon pun akhirnya terputus, aku pun langsung masuk mobil dan melaju pergi menuju rumah sakit.


di perjalanan aku terus mengelus-elus perutku sambil sesekali berbicara dengan pak sopir tersebut, "kota mau kemana bu' tanya sang sopir, "oh kita kerumah sakit yang deket sini aja ya pak, jawabku.

__ADS_1


"baik bu' suaminya ibu mana? kok gak ikut nemenin? tanya sang supir lagi.


"suami saya lagi sibuk pak, jadi gak bisa temanin saya, jawabku dengan tersenyum.


"apakah ibu merasa sedih bila tak bisa di temani oleh sang suami mau pergi chek up/mau kemana saja? tanyanya lagi, awalnya aku tidak ingin menjawab karna dia terlalu banyak pertanyaan.


"eh,, maaf ya bu' kalau saya terlalu banyak bertanya, sialnya istri saya juga sekarang sedang hamil juga sama seperti ibu, tapi saya tidak pernah menemani dia kemana pun dia ingin pergi, karna saya selalu sibuk mengantarkan penumpang saya, agar bisa mengumpulkan uang untuk kebutuhan kami dan biayanya melahirkan nanti, jawabnya dengan jujur, hingga membuat aku jadi berubah pikiran.


"kalau boleh jujur ya pak, sebenarnya hati kami sebagai perempuan yang sedang hamil itu ya pasti sedih bila tidak bisa di temani oleh sang suami, tapi kami juga harus bisa menyembunyikannya, karna suami juga bukannya tidak mau, tapi dia sedang berjuang untuk keluarga kecilnya, jadi kita sama2 saling berusaha yang terbaik, jawabku. pak supir mendengarkan aku sampai selesai, aku melihat sepertinya dia terharu,


"makasih ya bu' ucapnya. "loh kenapa pak kol berterima kasih, tanyaku penasaran.


"iya bu' dengan mendengar jawaban ibu aku jadi tau bagaimana perasaan istriku juga, kadang saya heran karna istri saya tidak pernah mengeluh sedikit pun, tapi ternyata dia hanya ingin menjaga perasan saya sebagai suaminya, jawabnya.


"wah,, sepertinya istri bapak sangat beruntung mempunyai suami seperti bapak, semoga semua suami bisa bersifat seperti bapak yang sangat memikirkan hati istrinya,Aamiin.... ucapku terharu.


ternyata masih ada satu dua laki2 seperti mas rifqi di dunia ini, batinku. bukannya aku berbangga hati terhadap mas rifqi, tapi memang dia sangat peka dalam hal apa pun. "sudah sampai bu' ucapnya.


"oh iya pak, makasih ya pak,


"iya bu' sama2, semoga lancar sampai hari persalinan ya bu, ucapnya mendoakan.


"Aamiin,, istri bapak juga semoga sehat selalu, dan bapak selalu dilancarkan rezekinya, tambahku lagi.


"Aamiin,, Aamiin... jawabnya sambil berlalu pergi meninggalkan saya.


setelah kepergiannya aku pun masuk dan langsung menuju ruangan dokter kandungan yang sudah menunggu ku dari tadi, karna tadi aku sudah terlebih dulu memberi tau nya kalau aku akan datang untuk periksa, "siang dok,, maaf dok sudah lama menunggu, ucapku.


"siang juga, gak pa2 ini juga baru selesai periksa yang lain, jawabnya santai.

__ADS_1


♡semangat untuk diri sendiri,💪💪


semoga banyak yang suka😊😊


__ADS_2