PILIHANKU

PILIHANKU
part 45


__ADS_3

hai,,, assalamualaikum😊


masih bersama bunda2


yang cantik tentunya😊😊😊


setelah pagi azzam langsung pergi menjemput karina ke apartemennya, karna azzam gak mau telat untuk menjemputnya lagi, seperti sebelumnya waktu mereka baru jadian😁


sesampainya ternyata karina juga sudah menunggu azzam, dia sudah stanbay di depan,


"maaf sayang, aku telat lagi ya? tanya azzam karna melihat karina sudah menunggunya, "ah,,, ngak kok mas, kebetulan aku baru saja keluar, dan mas azzam pun sampai, kita langsung berangkat atau mas mau mampir dulu? tanya karina, mana tau kan kalau azzam belum sarapan seperti biasanya.


"ngak usah sayang, kita langsung berangkat saja, ayo. ucap azzam sambil memasukkan koper kebagasi, lalu mereka pun masuk kemobil dan berangkat.


"gimana dengan rambutnya mas? apa gak kepanjangan atau terlalu awut awutan?


tanya azzam untuk memastikan bahwa penampilannya gak bikin orang tua karina bosan atau apalah😁


"ya ampun mas... papa sama mama itu orangnya biasa aja kok, ngak usah berlebihan gitu deh, apalagi kan mas itu udah ganteng, baik, perhatian lagi,


jadi gak usah takut kalau papa mama nolak mas azzam nanti,


yang penting sekarang kita jangan sampai telat, karna papa paling gak suka orang yang telat di janji,


karna dia sudah biasa berbisnis, jadi kalau sudah janji harus ditepati, jawab karina santai sambil bermain di ponselnya.


"loh,,, emang kamu sudah kasih tau kalau kita akan datang pagi ini? tanya azzam ga percaya dengan apa yang dia dengar.


"ya udah dong mas, masa' anak kesayangannya datang gak di kasih tau, bawa calon mantunya lagi, goda karina.


sambil tersenyum melihat azzam yang sudah diterpa kegelisaan, "aduh... gimana dong sayang mas jadi takut nih,


"kita pulang aja yah, ucapnya.


"apa mas mau di gantikan yang lain?


jangan2 sekarang papa udah siapin serap buat gantiin mas azzam nanti, ucap karina menakut nakuti azzam agar dia semangat.

__ADS_1


"apa iya, papa kamu bisa seperti itu?


"ya bisa dong mas, kalau mas memang gak siap, ya di ganti sama papa nanti,


ucap karina lagi sambil cekikikan karna melihat ekspresi nya azzam, "sangat lucu" batinyan karina


"kamu serius dong sayang, mas udah deg degan banget nih, jangan becanda ahh...


serunya. tp masih tetap pokus kejalanan agar tidak ada terjadi kecelakaan.


"hahahaha... udah2 mas, biasa aja dong, aku hanya bercada kok, papa gak gitu orangnya, dia itu sangat penyayang,


ucap karina pada azzam. baru lah azzam merasa rileks walaupun hanya sedikit,😁


mereka pun sampai di tempat tujuan,


"sayang,,, apa alamatnya gak salah ya?


ini rumah apa istana sih? tanya azzam tidak percaya, karna melihat rumah orang tua karina sangat besar dan megah.


"gak salah mas, memang ini rumah papa, ucap karina membenarkan perkataan azzam.


"masya allah,,, ini rumah besar banget,


halaman nya saja sudah seperti lapangan bola di kampung saya, tp aku salut sama karina, dia tidak membangga bangga kan kekayaan orang tuanya, malahan dia mandiri sekali, aku jadi merasa malu.


batin azzam.


"ayo mas kita masuk, ajak karina karna melihat azzam yang melamun dari tadi.


"oh iya sayang, jawabnya setelah dia aadar dari lamunannya.


karina pun menekan bel rumahnya, dan nampak lah seorang pelayan membukakan pintu dan mempersilahkan mereka masuk.


"silahkan masuk non,, ucap pelayan yang membukakan pintu tadi, "oh ya papa ada kan bi'? tanya karina, "ada non di dalam sudah menunggu dari tadi, ucap pelayan, "makasih ya bi' , ucapnya lalu mengajak azzam masuk untuk menemui papa mamanya.


azzam yang mendengar perkataan pelayan tadi merasa gugup. 'ternyata mereka sudah metunggu, batinnya.

__ADS_1


begitu masuk mereka langsung di suguhkan dengan perabotan2 yang sangat mewah, karina yang sudah terbiasa dengan pemandangan seperti ini hanya biasa saja, tp berbeda dengan azzam.


dia nampak syok karna teryata wanita yang dia cintai selama ini adalah orang kaya, tp selama ini karina nampak biasa2 saja, tidak seperti perempuan pada umumnya, yang suka berfoya foya dan pamer harta.


begitu karina melihat papanya, dia pun langsung berlari untuk memeluknya,


"papa,,,, karina sangat merindukan papa, ucapnya masih tetap memeluk papanya. lalu mamanya berkata, "apa karin tidak merindukan mama juga ya? ucap mamanya. karina pun melepas pelukan dari papanya lalu beralih ke mamanya.


"mama,,, karin juga sangat merindukan mama,seru karina sabil terus memeluknya. "wah putri kesayangan papa sudah dewasa rupanya ya, ma.. coba liat deh, sepertinya ada yang berbeda dari karin ya kan.. ucap ayahnya yang melihat azzam yang hanya diam, dia tidak tau harus berbuat apa lagi sekarang.


"iya ya pa, itu cowok ganteng siapa? kok ga di kenalin sama papa mama sih? tanya mamanya menggoda karina, padahal di telpon karina sudah memberi tau mereka kalau dia akan datang bersama kekasihny.


tp kayaknya memang sengaja mama papanya melakukan itu, agar karina malu.


"oh..iya ma pa kenalin ini mas azzam,


"mas,, ini mama papanya aku, ucap karina memperkenalkan mereka.


azzam pun menyalami kedua orang tuanya karina bergantian, kalian tau ngak apa yang di rasakan azzam sekarang?


bagaimana kalau kalian ada di posisinya sekarang, sudah pasti grogi ya kan😁


setelah berkenalan karina pun menyampaikan niat mereka, dia tidak mau membuang waktu lagi, setelahnya mereka pun mengobrol dengan santai tentang pekerjaan dan tentang yang lain.


"ada angin apa ya putri papa datang membawa pria tampan? apakah ada sesuatu yang papa tidak tau? tanya papanya pura2 tidak tau, padahal istrinya sudah memberi tau, jadi dia sengaja menanyakannya, ingin mendengar langsung dari yamg bersangkutan.


mendengar pertanyaan papanya karina pun tersenyum malu, lalu dia berkata


"sebenarnya,,belum selesai karina berbicara sudah dipotong oleh azzam, "biar mas aja yang ngomong ya, ucap azzam, karina pun hanya mengangguk. sedangkan papa mamanya yang melihat adegan mereka hanya tersenyum tipis.


"begini om,tan, maksut kedatanganku kesini ingin meminta restu dari om dan tante, karna aku dan karina ingin melanjutkan kejenjang yang serius, kami sudah tidak seperti ABG lagi yang hanya cinta monyet. kami ingin menikah om tan,,


kedua orang tuanya karina tersenyum mendengar ucapan azzam, mereka bangga pada azzam, karna dia tidak malu untuk menyampaikan niat baiknya, langsung kepada kedua orang tua gadis yang dicintainya.


"kalau om sama tante sih setuju2 saja, tp om kembalikan ke karina juga, karna dia yang menjalaninya nanti. kalau putri om sudah mantap dengan pilihannya.


om pasti setuju begitu juga dengan tante.

__ADS_1


ucapnya sambil tersenyum.


kasihkembali😊😊


__ADS_2