
paginya orangtua karina pamit pulang lebih dulu, karna masih ada kerjaan yang ga bisa di tunda lebih lama lagi, begitu juga dengan mami papinya zihan,
aku dan mas rifqi juga pamit untuk pulang, karna kasihan mami sudah 3hari di tinggal, dan akhirnya kami pun pulang kerumah masing2, dengan arah yang berbeda beda,
setelah perjalanan yang panjang akhir nya kami sampai di rumah, sesampainya di depan garasi bi'mina langsung membukanya, lalu mas rifqi memarkirkan mobilnya, aku pun keluar sambil menggendong alikha yang sedang tidur,
"assalamualaikum bi'. mami mana bi'?
"waalaikumsalam, nyonya ada di kamarnya non, alikhanya tidur ya, sini bibi' bantu anterin ke kamar nya non, ucap bi'mina, lalu meraih alikha dariku.
dan berlalu masuk ke dalam rumah.
mas rifqi mengeluarkan koper dari bagasi dan yang lainnya, aku juga membantu mas rifqi membawakan sebagian barang.
"mas aku mandi lebih dulu ya,ucapku.
"iya sayang, mas juga mau kekamarnya mami dulu, mai liat keadaan mami, ucap mas rifqi. setelah mas rifqi keluar dari kamar aku pun langsung mandi,
selesai mandi aku menemui mas rifqi di kamar mami, "tok tok tok,, mas, ucapku sambil membuka pintu dan hanya memasukkan kepalaku saja, "ada apa sayang? mandinya sudah selesai ya, mami lg tidur sayang, ya udah mas mau mandi dulu ya, " iya mas, jawabku lalu kami keluar dari kamar mami.
"bi' apa alikha masih tidur ya? tanyaku.
"tadi non alikha sudah bangun, trus bibi' mandiin, habis mandi alikha bobo lagi non, padahal tadinya bibi' mau buatkan susu untuk alikha, ucap bi'mina.
"ya udah ga pp bi' nanti kalau alikha bangun baru di kasih makan ya, lagian ini juga masih jam setengah 8 kok, kataku.
"baik non, jawabnya sambil mengerjakan pekerjaannya,
aku lupa belum menyiapkan pakaian untuk mas rifqi, lalu segera kekamar untuk menyiapkannya, "huh,,, untung mas rifqi belum selesai mandi, gumamku.
lalu aku mengambil piyama untuk mas rifqi, dan meletakkannya di ranjang, setelah itu aku pun keluar untuk melihat alikha apa dia sudah bangun atau tidak.
"ah,, ternyata dia masih tidur, kasian alikha pasti dia capek sekali seharian berada dalam mobil, batinku.
"sayang,,, ayo bangun, makan dulu yuk,
apa alikha ga lapar hem? alika yang mendengar suaraku pun bangun, "bunda,,
__ADS_1
seru alikha lalu memelukku, "alikha makan ya,, "iya bunda, jawabnya walau masih belum jelas, tp alikha sudah mulai pandai mengucapkan kata2nya.
aku pun membawa alikha ke meja makan, dan ternyata mami juga sudah bangun dia sedang duduk di ruang tamu yang tidak jauh dari meja makan, aku pun menghampiri mami dan menyapanya.
"mami sudah bangun ya? bagaimana keadaan mami? apa masih ada yang sakit? tanyaku beruntun.
"iya sayang, mami baik baik aja, sekarang mami sudah mendingan, mami hanya merindukan cucu mami yang cantik ini, ucap mami lalu menciumi alikha, sedangkan alikha yang di ciummi hanya tertawa cekikikan karna kegelian,
mas rifqi datang menghampiri kami dan ikut tertawa melihat alikha yang sedang di ciummi neneknya. "tuan non, makan malamnya sudah siap, silahkan makan malam dulu, ucap bi'mina.
lalu beralih mendekati alikha dan mami, alikha sayang,,, mam dulu yuk, ajak bi'mina pada alikha dan di anggukkannya.
"ayo mi kita makan malam dulu, ajakku lalu di anggukki mas rifqi, " mami sudah makan sayang, kalian aja sana makan dulu, nanti sakit kalau makannya telat, jawab mami. "oh, ya uadah kami makan dulu ya mi, ucap mas rifqi dan kami pun menuju meja makan dan langsung makan tp hanya berdua saja, sedangkan alikha di suapi bi'mina di ruang tamu bersama neneknya.
selesai makan malam kami pun berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati cemilan atau makanan yang kami bawa dari kampungnya azzam, pak samsul ayahnya azzam memberikan banyak oleh2 yang sudah di sediakan jauh2 hari sebelum acara, untuk kami semua.
mereka keluarga yang sangat baik dan ramah sekali.
"wah,,, enak2 semua ya sayang, orang tuanya azzam baik banget ya, ucap mami sambil menikmati makanannya.
"iya mi, ini semua juga belum perna mikaila makan sama sekali, ini baru pertama kalinya, ucapku tanpa malu.
alilha yang sudah nyenyak dari tadi di atas sofa di angkat mas rifqi ke kamar dan aku pun mengikutinya, mami juga masuk ke kamarnya untuk istirahat.
"aku kira tadi masih jam 9 mas, eh ternyata sudah hampir tengah 11, terlalu asik bercerita sih, ucap ku sambil tersenyum, " iya, namanya juga lagi ngumpul ya jadi lupa lah. jawab mas rifqi.
aku pun berbaring di sampingnya alikha,
mas rifqi juga ikut berbaring, dan kami pun akhirnya tidur dengan nyenyak.
sementara di belahan dunia azzam dan karina yang masih terus beraksi sampai larut malam, dan terus mengulanginya sampai beberapa kali, seperti tiada capek2nya, setelah di rasa sudah capek alias lelah karna tidak berdaya baru lah mereka berhenti dan tidur dengan tenang
dalam hati azzam mumpung lagi libur jadi mau sampai jam berapa pun ga masalah, karna ga takut terlambat bangun untuk bekerja, mereka akan pulang ke kota lusa.
paginya karina bangun bermaksut membantu ibu mertuanya menyiapkan sarapan pagi, tp mau berjalan saja dia sudah ga sanggup lagi, karna mereka melakukannya sampai beberapa ronde,
hingga membuat karina tak berdaya lagi,
__ADS_1
"aduh,,, gimana ini? kemarin saja aku sudah bangun kesiangan, masa' hari ini juga kesiangan lagi, aku kan jadi malu, masa' baru saja jadi mantu tp ga bisa menyiapkan sarapan buat mertuanya, batin karina bermonolog,
"mas, bangun tolong bantu aku kekamar mandi, ucapnya. "aduh sayang,, ini masih jam 5 pagi, kamu mau kemana tidur lagi saja ya, ucap azzam lalu memeluk karina.
"itu mas tau sudah jam 5, jadi ayo bangun mandi truss sholat subuh dulu, ucapnya.
"ya sudah mandi bareng ya, ucap azzam.
"ga mas, aku mau sholat, kalau mandi bareng nanti ga bakalan cepat selesai mandinya, udah mas bantu aku ke kamar mandi ah,,,
"iya istriku sayang,,, bawel banget sih,,
ucap azzam lalu mengangkat karina dan mengantarkannya kekamar mandi dan menyalakan air, baru setelah itu dia pun keluar sambol menunggu karina selesai mandi dia membereskan tempat tidur merekan yang sudah berantakan oleh ulah mereka berdua tadi malam.
azzam sambil tersenyum membayangkan aksinya yang brutal tanpa memberikan istrinya istirahat sejenak, "kasihan karina pasti dia sangat kesakitan banget semalam bahkan sampai sekarang dia ga bisa jalan, maaf kan mas mu ini sayang, mas janji ga akan seperti itu lagi, batinnya.
karina pun keluar dari kamar mandi dengan sangat hati2, "sudah selesai sayang? ya sudah mas mandi dulu ya, ucapnya berlalu kekamar mandi, selesai mas azzam mandi, kami pun segera melaksanakan sholat subuh, setelah sholat karina melipat mukenanya dia berniat ingin membantu mertuanya di dapur,
"eh mau kemana sayang? tanya azzam ketika melihat karina ingin membuka pintu, "mau ke dapur mas,, bantu ibu nyiapin sarapan, masa' aku hanya tinggal makan doang, ucap karina.
"emang kamu ga malu di liat sama ibu kalau jalannya gitu, jawab azzam.
sehingga membuat karina berpikir ulang untuk keluar kamar, "iya juga ya mas, kamu si mas, ini semua ulah kamu sampai bikin aku begini, ucap karina sambil mengerucutkan bibirnya manyun.
"udah, mending kamu istirahat saja dulu, nanti kalau udah agak mendingan baru bantu ibu, lagian ibu juga paham, ibu kan pernah di posisi kamu juga, jadi ibu ga akan menyalahkan kamu,
bahkan ibu lebih berharap kita jangan keluar2 kamar dulu, supaya kita cepat proses buat cucu untuknya, hahaha....
ucap azzam sambil tertawa melihat wajah istrinya yang sudah memerah kayak udang rebus, "ihh,, apaan sih mas, bikin malu aku aja, "ngapain harus malu, aku kan suami kamu, kalau di depan suami ga usah malu, jawab azzam lalu memeluk istrinya, lalu menuntun karina untuk kembali tidur lagi,
"aku sudah ga ngantuk lagi mas, jadi ga bisa tidur, udah kalau mas memang masih ngantuk, mas tidur aja,,, aku mau beberes pakaian kita saja, kan besok pagi kita akan pulang, ucap karina mengingatkan azzam. "emang kamu ga capek apa? tanya azzam. " capek mas, tp aku kalau jam segini ga bisa tidur lagi, mending aku berbenah baru ntar siang tidurnya, jadi sehatkan mas, ucap karina tersenyum.
"ya udah deh kalau itu mau nya kamu, mas ga bisa apa2 lagi, jawabnya.
"tp sebelum mas tidur lagi tolong ambilin koper di atas lemari ya, aku ga nyampe mas,, terlalu tinggi. cengirnya padahal mah lemarinya cetek, hihihihi....
azzam pun hanya geleng2 kepala melihat tingkah istrinya itu.
__ADS_1
semoga banyak yang suka yaππ
terima kasih untuk pembaca setiaππ