
♡♡♡♡♡♡♡♡
dikosan, selesai mandi zihan pergi keluar membeli makanan untuk mereka makan malam, setelah kembali zihan membangunkan rangga dan menyuruhnya untuk segera mandi.
"mas, mas, bangun, ini sudah hampir jam tujuh, sana mandi dulu setelahbitubkita makan" ucap zihan kepada rangga.
"emm, jam tujuh, ya udah mas mandi dulu ya sayang" jawabnya lalu dia pun berlalu untuk mandi,
selesai rangga mandi dia pun menghampiri zihan yang sudah menghidangkan makanan yang dia beli tadi, "ayo mas makannya" ajak zihan.
"wah, kamu beli semua ini di mana sayang?di dapurkan kan ga ada persediaan apa2 lagi" tanya rangga bingung.
"hehehe iya mas, tadinya aku pergi keluar untuk membeli bahan masakan, tapi kebetulan ada yang jualan yang sudah mateng, jadi aku memilih yang udah mateng aja, kalau masih nungguin masak pasti lebih lama lagi mas"ucap zihan sambil tersenyum malu.
"ga apa2 sayang, ayo kita makan, agar kita cepat pulang, mami sama papi pasti nyariin" ucap rangga.
"ga apa mas, tadi aku sudah nelpon mami, jadi ga apa kalau kita pulang terlambat" jawanya zihan. "syukur deh kalau gitu" ucap rangga merasa lega.
selesai makan mereka pun segera pulang, dan mereka juga sudah memutuskan untuk menerima rumah pemberian kedua orang tua angkatnya zihan. sekitar 30menit perjalanan mereka pun sampai,
"assalamualaikum,, ucap rangga dan zihan, "wa'alaikumsalam,, non, tuan, sudah pulang ya" jawabnya si bibi' sambil tersenyum ramah.
"iya bi' papi udah pulang ga bi? tanyanya
"ya udah dong non,,, mereka juga sudah makan malam lebih dulu, apa non sama den rangga mau makan sekarang? supaya bibi siapin" ucap pembantunya.
"oh ga usah bi' makasih, kami juga sudah makan malam tadi" jawab zihan.
lalu zihan masuk kekamarnya untuk mengganti pakaiannya tadi terlebih dahulu, "mas mau nemui mami sama papi lebih dulu gak? tanyanya.
"nanti aja sayang, bareng sama kamu aja, mas masih agak malu2, kalau hanya sendiri saja bicara sama mereka" jawabnya. setelah selesai ganti pakaian mereka pun menghampirinya.
__ADS_1
"Hai, mi pi,, sapa zihan.
"hai sayang,, ayo sini duduk sayang" ajak maminya mempersilahkan mereka berdua.
"gimana,,? apa kamu sudah memberi tau nak rangga? tanya mami nya penuh harap
"iya mi, mas angga setuju dengan ucapan mami, iya kan mas" ucap zihan.
"iya mi,pi, tapi sebelumnya rangga sangat berterima kasih, karna mami sama papi mau memberikan kami rumah" ucapnya.
"ga apa nak, anggap saja ini sebagai kado hadiah pernikahan kalian, besok papi sama mami akan mengantar kalian kesana, oh,, iya, ini kuncinya, semoga kalian suka" terima kasih ya pi" ucap zihan lalu memeluk papinya saking senangnya, lalu beralih memeluk maminya juga.
"iya sayang... udah kalian istirahat sana, nak rangga pasti masih capek baru pulang kerja" ucap maminya. " ya udah kami istirahat dulu ya mi" ucap rangga lalu mereka pun langsung pergi ke kamarnya,
mereka pun berbaring di ranjangnya, tapi tiba2 rangga berdiri hingga membuat zihan kaget dan bingung.
"mas kenapa? kayak lupa sesuatu" tanya zihan. "iya, mas lupa belum sholat isya"
selesai wudhu mereka pun sholat isya berjamaah, setelah solat barulah mereka kembali tidur, tanpa ada drama ataupun cerita. sementara mami dan papinya masih asik mengobrol setelah di tinggalkan zihan dan rangga tadi. sedangkan arkan yang sudah ngantuk dan sudah bosan bermain datang menghampiri orang tuanya.
"mami,, arkan sudah ngantuk banget" ucapnya arkan dengan nada manjanya.
"ya udah ayo mami anter kekamarnya, kamu sih,, dari tadi sudah mami ajak tidur tapi ngak mau, harus kamu sendiri yang minta baru jadi, kamu itu memang ya,, anak mami yang paling ganteng, ummahh,,, ucap maminya lalu mencium arkan saking gemesnya.
kalau di dalam rumah arkan memang ga keberatan kalau di cium maminya, asal jangan ada orang luar saja,
setelah arkan tidur maminya kembali menemui suaminya, "pi, ayo kita tidur" ajak sang istri dengan lembut.
"iya mi, mami lebih dulu ya, bentar lagi papi menyusul, tanggung nih belum selesai kerjaan papi" ucap suaminya.
"ya udah kalau gitu mami ke kamar dulu ya pi, ingat,, jangan terlalu larut" ucap istrinya mengingatkan.
__ADS_1
suaminya pun menganggukkan kepalanya, setelah istrinya masuk. dia pun melanjutkan pekerjaannya yang tinggal sedikit lagi rampung.
setelah pagi menyambut, rangga kembali ke aktivitas seperti biasanya, tapi tidak untuk ke restoran, pagi ini mereka akan pergi melihat rumah tersebut, dan sekalian pindah juga, "sayang,, ayo bangun, kita kan hari ini mau pergi melihat rumah dan pindah juga" jadi kita juga harus beres2 di sini" ucap suaminya.
zihan yang mendengar ucapan suaminya pun langsung bangun, masih dengan muka bantalnya.
"iya mas" jawabnya lalu bergerak pergi ke kamar mandi, rangga masih setia menunggu istrinya selesai mandi, setelah zihan selesai mandi. dia pun ingin mengambil pakaian, tapi riba-tiba rangga memeluknya dari belakang, hingga membuat zihan sangat kaget dan berteriak. "aakh,,, "ini aku sayang, lamu jangan teriak nanti ada yang dengar gimna? bisik rangga di telinganya zihan.
"ih,, mas apaan sih, bikin kaget aja, awas ah,, aku mau pakai baju nih" ucapnya.
"ga usah pakai baju dulu sayang,, kayaknya mas lagi pengen banget pagi ini,
"aduh mas, tapi aku sudah selesai mandi"
"ga apa2 sayang, mas juga sudah mandi, nanti kita mandi sama2 lagi sayang, kamu sih.. lewat depan mas seperti ini, ya auto bangunin sesuatu dong" ucap rangga masih tidak mau kalah.
zihan pun hanya bisa pasrah dan menuruti keinginan suaminya, untung hari ini rangga tidak bekerja, jadi tidak akan mengganggu pekerjaannya,
setelah 30 menit pertarungan sengit pun selesai, zihan langsung kembali mandi lagi, sementara rangga masih terbaring lelah di ranjang, usai bergulat hehehe...
"mas ayo sana mandi, ntar mami sama papi nunggin loh"ucap zihan kepada rangga. "iya sayang, mas masih lelah nih, karna harus berusaha kuat untuk muasin kamu dulu" ucap rangga dengan tersenyum genit. " ih mas, udah ah,, aku jadi malu, makannya lain kali jangan sibuk di pagi hari, untung mas hari ini gak kerja, bagaimana kalau mad kerja, bisa bisa ga ada tenaga untuk bekerjanya" ucap zihan menasehati suaminya.
"iya sayang, mas juga ga mungkin lah seperti itu, karna mas tau kalau mas gak kerja makanya mas beraksi hem" jawabnya, masih dengan wajah lelahnya dia berlalu masuk kamar mandi.
setelah itu mereka pun keluar untuk sarapan, di sana mami dan papinya sudah menunggu, "maaf ya mi, kami bangun telat" ucap zihan.
"ga apa2 sayang, namanya juga masih pengantin baru, jadi wajarlah kalau bangun terlambat" ucap maminya sambil tersenyum. hingga membuat zihan hanya tersenyum malu dengan ucapan maminya.
semoga bangak yang suka,
😊😊
__ADS_1