PILIHANKU

PILIHANKU
part 128


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡♡


sementara azzam dan rangga yang tadinya masih tidur akhirnya bangun juga, ketika dokter dan suster masuk untuk memeriksa karina dan sekalian mengantarkan sarapan untuk karina, melihat karina sudah jauh lebih baik suster pun merasa lega, "alhamdulillah,,, ibu karina sekarang sudah jauh lebih baik, itu tandanya hari ini juga sudah bisa pulang" ucap sang dokter turut senang.


"alhamdulillah... makasih ya dok sudah merawat mantu dan cucu saya" ucap ayahnya azzam sambil menjabat tangan sang dokter. "ahh.. bapak bisa saja, saya hanya melakukan apa yang seharusnya, dan itu memang sudah jadi kewajiban saya sebagai dokter" jawab sang dokter lalu tersenyum manis menunjukkan deretan giginya yang rapi.


setelah selesai dokter tersebut pun pamit keluar meninggalkan mereka sekeluarga, tak berapa lama zihan dan ibunya pun tiba sambil membawa nasi goreng untuk sarapan mereka.


"ibu kok lama banget sih, ayah sudah lapar dari tadi, ini mah gak sarapan lagi namanya tapi antara makan siang" dumel ayahnya azzam.


"maaf ya yah,, zihan yang salah kok, tadi zihan makan lebih dulu di sana, ibu jadi nungguin lama" ucap zihan merasa bersalah. "udah2 ga apa2 kok, ya udah ayo kita sarapan, kamu jagain ponakan kamu benyar supaya mbakmu sarapan juga" ucap ayahnya melembut.


selesai sarapan zihan dan rangga pamit pulang lebih dulu, karna rangga harus berangkat bekerja.


setelah zihan dan rangga sudah pulang, ibu dan ayahnya juga pamit untuk pulang lebih dulu untuk menyiapkan segala sesuatunya di rumah. karna nanti siang ini azzam akan membawa karina pulang kerumah mereka.


sekitar jam sebelas siang rifqi dan keluarganya sudah sampai di rumah sakit,


"assalamualaikum... salam mikaila sambil membuka pintu ruangan karina.


"wa'alaikumsalam... jawab mereka bersamaan. "mbak mikaila" ucap karina dengan senang. "ayo silahkan masuk jeng, duh... untuk saya tidak pulang juga tadi, kalau pulang berarti gak bakalan ketemu sama jeng" ucap ibunya azzam kepada maminya rifqi, mereka pun saling peluk dan cipika-cipiki.


"iya jeng, kalau sudah jodoh gak bakalan kemana, kelihatannya jeng ririn makin cantik aja nih, soalnya terakhir kita ketemu jeng ririn masih biasa saja, tapi beda dengan yang sekarang" ucap maminya rifqi dengan jujur.


"ternyata bukan aku saja yang berpikiran seperti itu" batin karina mengiyakan ucapan maminya rifqi.


"aah.. jeng bisa aja nih, perasaan biasa2 saja kok, hehehe.. tapi memang ada sih yang lebih saya usahakan hehehe... bisiknya kepada maminya rifqi.


mereka pun tertawa bersama-sama tanpa mempedulikan orang lain di sekitar mereka.


"selamat ya karina, kamu sekarang sudah jadi ibu, semoga anak kamu panjang umur dan jadi anak yang soleha Aamiin.. ini ada beberapa perlengkapan yang bisa anak kamu pakai" ucap mikaila memberikan selamat kepada karina. "Aamiin... makasih ya mbak atas do'a dan bingkisannya, semoga kita semua selalu di beri kesehatan dan umur yang panjang"


"Aamiin Aamiin Aamiin ya allah...

__ADS_1


ucap mereka berdua.


sedangkan rifqi langsung ikut bergabung dengan azzam dan ayahnya juga.


alikha yang dari tadi hanya diam sambil sesekali dia mengelus2 wajah mungilnya afifah tanpa setau mereka. "ehh ada alikha juga ya rupanya,, maaf ya aunty tadi tidak memperhatikan alikha" ucapnya. "ga apa2 kok aunty, alikha hanya ingin melihat dede bayinya, siapa nama dede bayinya aunty? tanya alikha.


"namanya afifah sayang, gimana apa alikha suka dengan nama dede bayinya.


"wahh.. nama dedenya cantik banget, alikha suka dengarnya, Afifah... ulangnya lagi sambil menghafalkan nama afifah.


"Afifah cantik,, cepat besar ya... supaya bisa main sama kakak, kakak pumya banyak mainan loh" ucapnya sambil tersenyum bahagia.


"iya kakak, kakak juga cantik kok, nanti kita main sama2 kak" jawab karina menggantikan afifah dengan logat cadel.


alikha yang mendengar itu pun langsung tertawa terbahak-bahak.


"sayang... tante hanya bawa ini saja untuk kamu, supaya gak bosan duduk dan berbaring di brankar ini hehehe" ucap maminya rifqi sambil memberikan bawaannya. " makasih ya tante, maaf ya kalau aku sudah ngerepotin tante, ini aku aku buka di rimah saja nanti" ucap karina. "ah ga apa kok, kenapa di rumah? apa kamu sudah bisa pulang? tanya mikaila mendahului mertuanya bertanya.


"iya,, rencananya siang ini kami akan pulang kerumah, karna dokter sudah menyatakan aku sehat dan mengijinkan aku untuk pulang" jawab karina.


"iya ya mi,, ucap mikaila membenarkan kata2 mertuanya. setelah para laki2 selesai bercengkrama. rifqi pun mengajak keluarganya untuk segera pulang.


"sayang.. ayo kita pulang, mas masih ada yang harus mas lakukan" " iya mas, karina kami pulang dulu ya, lain kali kamu akn datang berkunjung kerumah kalian" ucap mikaila kepada karina.


"iya mbak, sekali lagi makasih ya, hati2 di jalan ya mbak" ucap karina berterima kasih.


"mi, ayo kita pulang"ajak rifqi.


"lah.. kok cepet banget nak pulangnya? padahal mami baru saja ketemu dengan jeng ririn" ucapnya merasa kecewa.


"ya udah jeng, kami pulang dulu ya, kapan2 main kerumah ya"


"iya jeng, mudah2an kita selalu di beri kesehatan" jawab ibu azzam.

__ADS_1


"aunty alikha pulang dulu ya, dwk afifah,, kakak pulang dulu ya, jangan nakal2 ya...


"iya sayang, makasih ya sudah datang melihat aunty dan dek afifah" ucap karina. "sama-sama aunty, tadinya alikha ingin bertemu sama aunty zihan juga, tapi sudah keburu pulang auntynya,,,ucap alikha merasa kecewa.


"ga apa2 sayang,,, nanti bisa ketemu lagi kok sama aunty zihannya, sekarang kita pulang dulu ya, bu,pak, mas azzam, kami pulang dulu ya assalamualaikum...


pamit mikaila sambil mengucapkan salam.


"wa'alaikumsalam... iya nak, terima kasih sudah datang untuk menjenguk karina ya,, hati-hati di jalan" ucap ibunya azzam


setelah keluarganya rifqi sudah pulang, azzam dan keluarganya juga bergegas untuk segera pulang juga. "apa sudah semuanya? tidak ada yang tinggal lagi kan? tanya ibunya memastikan.


"sudah bu, kalau gitu ayo kita berangkat" ucap azzam lalu mendorong karina dengan kursi roda sampai keparkiran. dokter dan susternya juga mengantarkan kepulangan karina. sedangkan afifah di gendong oleh neneknya.


setelah sampai di parkiran ibu dan ayah azzam masuk lebih dulu ke dalam mobil, lalu azzam membantu karina untuk masuk. "kami pulang dulu ya dok,, sekali lagi terima kasih untuk semuanya" ucap azzam berterima kasih kepada dokter.


"iya.. sama-sama"jawabnya lalu mereka pun bersalaman. setelah itu azzam pun melajukan mobilnya menuju rumah mereka.


sesampainya di sana ternyata mami dan papinya karina sudah ada di sana menanti kepulangan mereka.


"assalamualaikum... salam azzam.


"wa'alaikumsalam... wah... cucu oma sudah datang rupanya ayo silahkan masuk, azzam kamu bawa karina langsung kekamarnya saja ya, mami sudah membereskan kamar kalian, dan untuk cucunya oma selamat datang dirumah barunya ya, semoga sehat selalu, dan janhan rewel2 setelah pulang kerumah ya sayang ummaah... ucap maminya lalu mencium afifah yang masih tidur nyenyak.


"mbak pasti capek kan... sini gantian aku yang gendong afifah" minta besannya.


"ah... kalau capek enggak kok, afifah jiga anteng banget bila di gendong, tapi ga apa2 deh mbak, nih saya mau mandi dulu gerah dari tadi pengen mandi.


sementara azzam sudahbmembantu karina untuk mandi, selesai mandi azzam menyiaplan makan malam untuk sang istri, "tuan mau ngapain? apa tuan butuh sesuatu tanya sang pembantu ketika melihat tuannya sedang berada di dapur.


"oh itu mbok, tolong anterin makan malam buat istri saya ya, katanya dia udah laper" jawab sang majikan.


"baik tuan, saya akan segera mengantarkannya" ucapnya mbok yem.

__ADS_1


😚😚😚😙😙😙😙


__ADS_2