
pagi seperti biasa aku bangun dan langsung mandi, lalu menyiapkan segala keperluan mas rifqi dan alikha,
sudah jam 6 mas rifqi pun bangun lalu mandi, tp alikha masih nyenyak tidurnya, aku dan mas rifqi keluar kamar lalu pergi ke meja makan untuk sarapan,
"bi' apa mami belum bangun ya?
"kayaknya belum non,
" ya sudah, mas tunggu di sini dulu ya, aku mau panggil mami dulu,
aku pun menemui mami dikamarnya, setelah sampai di depan pintu aku pun mengetoknya, tp tidak ada jawaban sama sekali, "mi, ayo kita sarapan dulu, ucapku sambil membuka pintu dan masuk kedalam
"sepertinya mami masih tidur dengan nyenyak, batinku. karna dia tidur dengan posisi membelakangiku, lalu aku menghampiri mami yang masih berbaring, "mi bangun ayo kita sarapan dulu, ucapku lalu duduk di sampingnya.
tp ketika aku menyentuh tangannya mami alangkah terkejutnya aku, "astagfirullah,,, badannya mami panas banget, batinku. lalu aku memegang keningnya dan memang betul panas, kayaknya mami lagi demam nih, gumamku.
"mami harus segera di bawa berobat, ucapku lalu berlari keluar menghampiri mas rifqi yang lagi di meja makan, melihat aku berlari mas rifqi sangat khawatir, " jangan lari2 sayang, nanti jatuh bahaya,
serunya, "mas kita harus bawa mami kerumah sakit, badan mami panas banget, kayaknya mami lagi demam mas. jawabku.
"apa, mami demam, tp semalam mami baik2 saja, bagaimana bisa mami sampai demam, ucap mas rifqi sambil betlalu menuju kamarnya mami, mas rifqi pun men cek suhu tubuh mami dengan meletakkan tangannya di kening mami, "ya ampun,,, mami panas banget sayang, kamu coba telpon dokter Robi ya, supaya dia segera kesini, kata mas rifqi sambil mencoba mengompres mami dengan handuk basah yang sudah di bawakan oleh bi'mina,
"bi' tolong liatin alikha di kamar ya, mana tau dia sudah bangun, kalau sudah bangun langsung dimandiin dan kasih makan aja ya bi', ucapku memberi taunya.
"iya non , ucapnya lalu pergi untuk melihat alikha,
lalu aku pun menelpon dokter robi, " dia akan segera kesini mas, ucapku,
" mas, kayaknya mami udah ga enak badan dari semalam, tp kenapa mami ga bilang ya, kasian mami, ucapku sambil memijit tangannya, gak berapa lama dokter robi tiba, bi'mina langsung mengantarkan dokter robi ke kamar,
"syukur deh dokter robi sudah datang, dok tolong periksa mami saya, badannya panas banget, kata mas rifqi dan mempersilahkan dokter robi.
"sudah berapa lama demamnya? apa ada muntah2? tanya dokter robi, "kayaknya dari semalam dok, tp kalau masalah muntah2nya kami kurang tau dok,
"kami taunya baru pagi ini, jawab mas rifqi. setelah diperiksa dokter robi, ternyata mami gak apa2 kok, dia hanya kecapean saja dan juga syok.
"bagaimana dok keadaan mami saya?
__ADS_1
"maminya tuan tidak apa2, hanya kecapean dan syok saja,
"atau mungkin dia melihat suatu kejadian yang membuat dia takut, jawab dokter.
"oh,, iya dok, tadi malam mami sepulang dari jalan2 sama temannya, mami bilang dia melihat terjadi kecelakaan, dan dia melihatnya sendiri karna kecelakaan itu terjadi di depannya dok, ucapku.
"ya bisa jadi itu yang mengakibatkan ibu anda demam, karna dia sudah lelah lalu masih di picu dengan bayangan kecelakaan yang dia lihat.
lalu dokter robi memberikan resep obat untuk di tebus di apotek,
"ini adalah resep obat untuk ibu anda, untuk di tebus di apotek nanti, jangan lupa untuk memberi minum yang banyak ya, lalu membereskan peralatannya.
dan bergegas untuk pulang, terima kasih ya dok, ucap mas rifqi dan menyalaminya.
"sayang kamu tunggu di sini ya, dan coba kasih mami sarapan walaupun hanya sedikit, mas mau antar dokter robi sampai depan, dan mas juga akan langsung ke apotek untuk menebus obat mami, ucapnya
"iya mas, hati hati di jalan ya,,, ucapku.
setelah mereka pergi bi'mina datang membawa alikha, yang sudah cantik dan wangi, "non alikha dari tadi nyariin non dan nyonya terus, kata bi'mina.
"ya udah sini sayang, neneknya lagi sakit, doain nenek biar cepat sembuh ya, lalu di angguki alikha, "oh ya bi' tolong bawain sarapan buat mami ya, sekalian air angetnya, tapi ga usah banyak2, ucapku.
gak bi'mina datang dengan membawa nampan sarapan mami, bi'mina meletakkannya dimeja, lalu aku dan bi'mina mencoba mendudukkan mami sambil bersandar, lalu aku pun menyuapi mami,
"ayo mi, mami harus makan walau pun cuma sedikit, supaya cepat sembuh, nanti setelah mas rifqi datang baru minum obat, ucapku masih menyuapinya terus, mami hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan, "nenek cepat sembuh ya,,,
kata alikha sambil mengelus elus tangan neneknya, " makasih sayang nenek,,,
kata mami lalu mencium alikha.
"udah sayang, mami sudah kenyang, ucapnya. "ya sudah kalau begitu mami minum dulu, pelan2 mi, biar mikaila aja yang pegang,kataku karna mami mencoba memegangnya sendiri.
selesai makan mas rifqi pun tiba, dia menyerahkan obat mami dan aku pun segera membuka satu persatu obat tersebut supaya mami segera minum obat.
"ini mi obatnya, aku memberikan obat kepada mami dan langsung di telannya.
setelah itu mami pun kembali berbaring, "mami harus istirahat dulu ya, supaya cepat sembuh. setelah mami istirahat mas rifqi mengajakku untuk sarapan, karna tadi tidak jadi sarapan, sebab sangat mengkhawatirkan mami,
__ADS_1
"sayang,,, ayo sarapan dulu, nanti sakit loh, mami juga sudah tidur,
"iya mas, alikha mau ikut atau tinggal di sini jaga nenek? alikha pun mengangguk.
"bi' jagain alikha ya, takutnya nanti alikha gangguin neneknya, ucapku.
"iya non, jawab bi'mina.
kami pun akhirnya sarapan, kali ini mas rifqi telat berangkat kerja, tp ga pp lah, yang penting mami sudah mendingan,
setelah makan mas rifqi berangkat kerja, "mas kalau boleh, pulangnya jangan agak kemalaman ya, "iya sayang, nanti mas usahain pulang cepat deh, ya udah mas pergi dulu ya, assalamualaikum,,,
"waalaikumsalam,, hati-hati di jalan ya mas, setelah mas pergi aku pun langsung masuk kedalam, dan ternyata alikha jadi ikutan tidur sama neneknya, "apa alikhanya dah lama tidur bi'? tanyaku.
"baru aja non, tadi alikha ikut berbaring, eh... ternyata ketiduran non. ucapnya.
"bibi' keluar dulu ya non, mau beres2,
aku pun hanya mengangguk,
dikafe. setelah mas rifqi tiba dia langsung masuk ke ruangannya, tiba2 ponselnya berdering, setelah melihat id pemanggil mas rifqi pun menekan tombol hijau, "hallo, ada apa zam?
"aku hanya mau ngabarin sama pak bos kalau besok pagi kami akan berangkat kekampung, kalau masalah restoran, bos ga usah khawatir, semua sudah saya atur.
ucap azzam
"ya sudah ga apa2, yang penting semuanya nanti berjalan dengan lancar,
oh ya zam, kayaknya kami ga bisa hadir, karna mami sekarang lagi sakit, tp kalau mami sudah mendingan, akan kami usahakan hadir di acara pernikahan mu ya, sebelumnya saya sangat minta maaf, ucap mas rifqi merasa tidak enak hati.
"ga apa2 bos, mudah mudahan maminya bos cepat sembuh ya,,
"Aamin,,, makasih ya zam doanya,
"iya bos sama2, sudah ya bos saya mau lanjut kerja dulu, lalu memutuskan panggilan,
maaf baru up, kemarin super sibuk ngutusin misua yang kurang enak badan.
__ADS_1
😊😊😊😊