
kayaknya kami hampir terlupakan ya๐๐
gimana sih author nya๐
โกโกโกโกโก
pagi ini aku dan mas rifqi tidak ke kafe, karna berhubung mas rifqi sedang tidak enak badan, katanya dia meriang, lalu suka makan yang asam2, aku jadi heran dengan perubahan mas rifqi, mulai dari kemarin dia selalu ingin makan terus, katanya dia itu lagi selera makan,
jadi aku pun terus menemani mas rifqi,
"mas serius gak mau ke dokter? tanyaku.
karna mas rifqi tidak mau di ajak ke dokter, " ah,, gak usah sayang, ini hanya meriang biasa, kalau sudah istirahat dengan baik nanti akan sembuh juga, jawab mas rifqi,
"ya udah terserah mas aja, kataku.
melanjutkan kegiatanku yang sedang membantu alikha mengikat rambutnya, mami pun datang menghampiru kami dan menyapa,
"kalian gak ke kafe sayang? tanya mami, "gak mi, ini mas rifqi agak meriang, jadi hari ini kami di rumah saja mi, "apa sudah minum obat? kalau sakit jangan di biarkan gitu aja, kamu bawa suami kamu ke dokter aja sana, ucap mami. "mas rifqinya gak mau mi, katanya dia mau istirahat aja, dia juga sudah minum obat kok mi, apa mami butuh sesuatu ya? tanyaku memastikan. " ya udah kalau memang sudah minum obat gak apa2, kalau kalian gak ke kafe, berarti alikha bisa main sama mami hari ini dong,, ucap mami bersemangat karna senang dengan keberadaan alikha,
"iya nek, alikha juga sudah rindu main sama nenek, ayo nek kita main di taman, ajak alikha sambil menggandeng neneknya ke taman belakang,
"ya udah sayang, mami sama alikha ke taman dulu ya, teriak mami sambil mengikuti alikha yang menariknya menjauh, aku pun hanya menganggukkan kepala, sambil tersenyum melihat mami yang kewalahan oleh alikha.
mas rifqi yang tadinya hanya berbaring laly bangun dan menyuruh aku untuk mengambilkan buah di dapur,
"sayang,, mas mau ngemil nih, kamu ambilin buah di dapur buat mas ya, kata mas rifqi. "iya mas, mas tunggu bentar ya, jawabku lalu meninggakkan mas rifqi sendiri di kamar,
__ADS_1
setelah buah yang di minta mas rifqi siap ku bersihkan, lalu ku bawa ke kamar dan memberikannya ke pada mas rifqi.
"ini mas, hanya tinggal ini mas, yang lainnya sudah pada habis, mas sebenarnya kenapa sih? kok suka banget sih makan buah, kita ke dokter aja ya, aku takut mas kenapa2, ucapku lalu ikut duduk di sampingnya,
"ya udah kalau gitu mending kita keluar untuk belanja aja, mumpung alikha sama mami, jadi kita bisa jalan berdua, kata mas rifqi. "tp gimana kalau alikha nanti nyarin mas? kalau gitu mas tunggu bentar ya, aku pamit sama mami dan alikha dulu ya, supaya nanti mereka gak kecarian, ucapku sambil berjalan ketaman belakang, dan di sana alikha sama mami sedang asik bermain masak2an,
"mi, mikaila mau pamit keluar bentar sama mas rifqi ya, apa mami gak apa2kan kalau jaga alikha bentar? tanyaku.
"gak pa2 sayang, tadinya mami pikir kalian akan membawa alikha ikut, jawab mami. "engak lah mi, orang alikha sama mami lagi asik main, mikaila hanya mau pamit aja, supaya mami dan alikha gak kecarian nanti, jawabku mengatakannya.
lalu aku mengahampiri mas rifqi yang sudah kelihatan segar, gak kayak tadi,
" loh mas, kok kelihatan segar banget, padahal tadi sudah entah kayak apa,
tp sekarang sudah segaran, apa mas baik2 aja kan? tanyaku memastikan kesehatannya mas rifqi.
aku takut kalau alikha akan merepotkan neneknya nanti,
"mas, bagaimana kalau kita mampir kedokter bentar mumpung sekalian lewat, ucapku masih tetap kekeh mengajaknya, "gak perlu sayang, tp kalau kamu bersikeras gak pa2 deh, jawab mas rifqi menyerah.
lalu aku menemani mas rifqi di periksa oleh dokter, dan ternyata benar kalau mas rifqi gak kenapa2, aku sudah mengatakan keluhan yang di alami mas rifqi, mendengar keluhan yang aku katakan, dokter pun menyarankan aku melakukan tes urien,
"dari hasil pemeriksaan saya suami ibu sehat2 saja, tidak ada gejala apapun, dan ketika mendengar perkataan ibu tadi, mending ibu coba tes urien dulu, siapa tau perubahan yang di alami suami ibu ini mungkin berawal dari ibu' sendiri, ucap sang dokter sambil memberikan sebuah tespek kepadaku dan mempersilahkan aku ketoilet untuk mengeceknya.
"mas, ini maksutnya apa? apa mungkin aku hamil ya? tp ini gak mungkin kan, tanyaku kepada mas rifqi.
"udah gak pa2 sayang, ayo sana, mudah2an yang di maksut dokter itu benar, ucap mas rifqi bersemangat,
__ADS_1
aku pun melakukan, dan setelah menunggu beberapa menit tespek pun menunjukkan garis 2, dan aku ternyata positif hamil, "tp kenapa mas rifqi yang ngidam ya? batinku. lalu keluar dan memberikannya hasil tes ku pada mas rifqi, dan mas rifqi sangat bahagia ketika melihat tertera garis 2 di tespek tersebut.
"alhamdulillah,,, ternyata istri saya sedang hamil dok, ini benar kan dok? coba deh dokter perhatikan apakah ini salah atau benar, ucap mas rifqi sambil memperlihatkannya kepada sang dokter,
"iya ini memang benar, dan tidak salah lagi kalau istri anda sedang mengandung anak anda, apakah ini anak pertama anda pak? tanya sang dokter tersebut.
"oh,, ini calon anak kedua kami dok, yang pertama seorang cewek, sekarang umurnya sudah hampir 4tahun, jawab mas rifqi.
"kalau begitu saya ucapkan selamat untuk kalian yang sudah di berikan kepercayaan untuk menjaga pemberiannya.
"terima kasih dok, kalau begitu kami permisi dulu dok, selamat siang, ucapnya mas rifqi lalu menggandengku keluar ruangan dokter tersebut,
lalu kami pun langsung pulang kerumah, sementara mas rifqi selama di perjalanan hanya tersenyum dan sesekali mencium tanganku karna sangat senang mendengar kabar kehamilanku,
sedangkan aku masih belum yakin, dengan apa yang aku dengar tadi, bahwa aku sedang hamil, "mas,, apa aku gak salah dengar ya, kalau aku sedang mengandung anak kita? berarti di sini sudah tumbuh benih cinta kita mas, ucapku mengelus perut rata ku, "iya sayang, kita akan segera punya anak lagi, dan mami sama alikha pasti senang mendengar kabar ini sayang, ucap mas rifqi bersemangat sekali,
sesampainya dirumah, aku dan mas rifqi membawa belanjaan kedapur, dan bi'mina membereskan semuanya, "bi' mami sama alikha ada dimana ya? kok rumah kelihatan sepi ya? tanyaku pada bi'mina.
"nyonya dan alikha sedang tidur di kamarnya nyonya non, jawab bi'mina.
"oh,, kasian, mami pasti kecapean jagain alikha, gumamku tp masih bisa di dengar oleh bi'mina, lalu bi'mina pun hanya tersenyum masih asik dengan pekerjaannya, aku pun menemui mas rifqi yang sedang asik makan buah di meja makan, "mas, mami sama alikha lagi bobo' siang mas, ucap ku memberi taunya.
"ooh, ya udah, kamu duduk sini sayang, jangan terlalu lama berdiri nanti kamu kecapean lagi, ucap mas rifqi mempersilahkan aku duduk di sampingnya dan ikut bergabung, "kita harus kasih kejutan buat mami dan alikha sayang, sarannya mas rifqi, "terserah mas aja deh, aku sih ikut aja, jawabku.
mas rifqi pun menyiapkan 2 kotak dan mengisi 1kotak dengan tespek tadi, dan satunya lagi mas rifqi memasukkan sepasang sepatu bayi yang sangat lucu, setelah semuanya selesai, mas rifqi pun menyuruh aku untuk menyimpannya di kamar, berhubung mami sama alikha lagi bobo' jadi kasih kejutannya nanti aja setelah mereka bangun,
semangat untuk pejuang garis 2,๐๐
__ADS_1
mudah-mudahan di tahun ini akan segera di ijabah oleh allah, Aamiin,,,,