PILIHANKU

PILIHANKU
part 112


__ADS_3

♡♡♡♡♡♡♡♡


siangnya ibu dan ayahnya zihan sudah kembali, ibu zihan membawa makan siang dari luar karna kalau nunggu masak lagi gak bakalan sempat, mereka pulangnya mas waktu makan siang, tadinya mereka ingin makan di luar tapi kengingat anak dan mantu ada di rumah, pasti mereka belum makan, makanya mereka memutuskan untuk makan siang sama2 di rumah aja.


"assalamualaikum... nak ibu sama ayah sudah pulang,, ucap ibunya dari balik pintu. mendengar itu rangga langsung membuka pintu dan salim kepada kedua mertuanya. "wa'alaikumsalam,, bu' yah, kalian sudah pulang, gimana acaranya lancar? tanya rangga.


"alhamdulillah,, acaranya lancar" jawab sang ayah mertua.


"oh iya, kalian sudah makan siang belum? tanya ibunya memastikan.


"kebetulan belum bu' itu apa ya? ucapnya.


"ooh,, ya udah kalau gitu kamu panggilkan zihan kita makan sama2, ini ibu sudah beli makan siang untuk kita semua" ucap ibunya menyuruh rangga untuk memanggilkan zihan.


"oh, zihan barusan aja tidur bu' nanti aja aku bawa makan siangnya kekamar bu"


jawab rangga. "oo, ya udah kita makan bertiga aja yuk, ajak ibunya.


lalu mereka bertiga pun makan siang,


"oh iya nak rangga, nanti sore kan kalian akan kerumahnya kamu untuk dua hari ini? terus setelah itu kalian akan balik ke kota, kalian nanti akan tinggal dimana? tanya ibunya.


"kalau rangga sih bu' terserah zihan aja, ini juga setelah sampai di kota, kami harus kerumahnya mami papi dulu, mungkin akan menginap beberapa hari di situ, sebelum aku dapat kontrakan untuk kami tinggal berdua bu' yah, soalnya kontrakan yang aku tempati sekarang terlalu kecil untuk kami berdua tinggal" jawab rangga.


selesai makan rangga membawakan makan siang untuk zihan, "sayang.. ini makan siang dulu, nanti sakit. ucap rangga.


"ibu sama ayah gimana? apa mereka ga tanya apa2? ucap zihan.


"ibu tadi nanya, terus aku bilang aja kalau kamu lagi tidur, jawab rangga.


"truss ibu ga tanya apa2 lagi ga?


"ga ada, udah kamu makan aja dulu nanti keburu dingin,


zihan pun makan dengan lahap,


sorenya zihan dan rangga sudah berada di rumah ibunya rangga, mereka pun menginap selama dua hari di sana, setelah dua hari di sana besoknya mereka akan pulang ke kota, karna rangga sudah lama meninggalkan pekerjaan,jadi sudah cukup untuk nya cuti sepuluh hari.


"bu' yah,, besok aku dan zihan akan kembali ke kota, ibu sama ayah jaga kesehatan ya, jangan terlalu di paksakan bekerja, rangga masih tetap mengirimi kalian uang seperti biasa, ucap rangga.


mendengar ucapan rangga ibunya ingin berbicara tapi langsung di potong rangga, dia mengerti apa yang akan di utarakan ibunya. "ibu sama ayah gak usah khawatir, ini sudah jadi kesepakatan kami berdua, jadi tidak perlu merasa tidak enak.


"iya bu,, nanti kalau mas rangga ada waktu, kami akan berkunjung ke sini lagi, ibu do'akan saja semoga kami di beri rizki dan kesehatan, ucap zihan menambahi.


"Aamiin... ibu dan ayah akan selalu mendo'akan yang terbaik untuk kalian, dan ibu juga do'akan semoga zihan segera hamil, agar ibu sama ayah bisa menimang cucu seperti teman2nya ibu, iya kan ayah,, ucap ibunya berharap lalu tersenyum senang. "iya bu' jawab ayah rangga.


sementara zihan dan rangga mengaminkannya sambil tersenyum malu.

__ADS_1


paginya mereka pun sudah siap untuk pulang, ibu dan ayahnya zihan juga datang ke rumahnya rangga untuk mengantarkan barang2 bawaan zihan dan rangga, dan tidak lupa juga ibunya menyiapkan oleh2 untuk di bawa zihan,


zihan dan rangga pun pamit kepada mereka semua. setelah selesai berpamitan mereka pun langsung berangkat.


setelah anak dan mantu mereka pergi. ibu dan ayahnya zihan pamit pulang juga.


"kalau gitu kami pulang dulu mbak, ucap ibunya zihan. "oh iya mbak, hati2 di jalan ya, ucap ibunya rangga.


"iya mbak, assalamualaikum..


"wa'alaikumsalam...


lalu mereka pun langsung pulang, meninggalkan rumah besannya.


di perjalannan zihan menelpon maminya untuk memberi tau kalau dia dan rangga sudah di perjalanan pulang.


"halo, assalamualaikum mi, ucap zihan.


"wa'alaikumsalam.. iya sayang ada apa?


"mi, zihan dan mas rangga sudah pulang, kami sekarang sudah di perjalanan, palingan nanti sampainya sekitar jam delapan malam mi, jawab zihan.


sedangkan rangga yang tadinya hampir tertidur, terjaga kembali ketika zihan memanggilnya dengan sebutan mas, tapi rangga tidak langsung bangun, dia masih berpura-pura tidur agar zihan tidak merasa malu, rangga pun tersenyun dengan sangat senang mendengarnya, "ini baru yang ketiga kalinya zihan memanggil aku seperti itu, pertama waktu aku melamarnya, yang kedua kemarin di depan ayah dan ibu aku, dan hari ini juga dia menyebutkannya karna sedang berbicara kepada maminya, batin rangga.


"apa, kalian sudah pulang? tapi kenapa baru mengabari mami sekarang sayang...


"maaf mi, ucap zihan meminta maaf.


"ya udah, kalian hati2 di jalan ya, kalau sudah hampir sampai kamu kabari mami lagi ya, biar mami tau, ucapnya.


"siapa mi yang nelpon? tanya suaminya.


"zihan pi, dia bilang mereka sudah di jalan mau pulang kesini, jawab istrinya.


"loh kok baru ngabari sekarang sih, ucap papinya zihan. "papi kayak gak tau anak papi gimana, nih kalau papi mau ngomong sama zihan" ucap istrinya lalu memberikan ponsel kepada sang suami.


diseberang telpon, zihan pun mendengarkan percakapan mami dan papinya sambil tersenyum. rangga yang dari tadi tidak tidur hanya jadi pendengar saja.


"halo pi, ucap zihan lebih dulu.


"halo sayang.. kamu itu kenapa baru kabari sekarang, kan papi jadi gak bisa nyiapin apa2 buat nyambut kamu dan rangga nanti" ucap papinya.


"aduh papi,, papi gak perlu repot2 lah,


"ya mau bagaimana lagi, itu memang maunya kamu, oh iya rangganya mana? tanya papinya. "lagi tidur pi" jawab zihan.


"oh ya udah kalau gitu kalian hati2 di jalan ya" ucapnya. lalu mereka pun mengalhiri panggilan telpon.

__ADS_1


lalu zihan juga mengabari azzam kalau mereka sudah pulang,


sementara maminya zihan sedang bingung hatus berbuat apa, "aduh pi, bantu mami berpikir dong,, mami harus nyiapin apa coba untuk zihan dan mantu kita? tanya istrinya bimgung.


"ngapain harus bingung sih mi, kan tadi zihan sudah bilang gak perlu repot2" jawab suaminya enteng.


"aduh papi gimana sih, mami minta solusi tapi malah di jawab seperti itu" ucapnya kessel. "habis, papi mau jawab apa lagi, mami kan bisa nyiapin apa yang mami tau" jawab suaminya kembali.


"kalau mami tau, mami gak akan nanya sama papi, ucapnya lalu duduk sambil menyeruput teh milik suaminya yang naru aja di letakkan pembantunya. "loh, loh, mi, itu kan teh nya papi, kok main ambil aja sih, ucap suaminya heran.


tapi tidak di tanggapi sama sekali. " gak apa2 tuan, bibi buatin lagi ya, ucap pembantunya. " gak usah bi, ini juga gak habis kok" jawab istrinya lebih dulu.


sang suami hanya geleng2 kepala saja.


"maaf nyonya, bukannya saya lancang atau ikut campur, tapi bibi bisa bantu kasih saran buat nyonya nyiapin sesuatu untun non zihan" ucapnya. mendengar ucapan pembantunya dia pun sangat senang.


"oh iya bi, apa bibi ada ide? kalau bibi bisa bantuin aku ya" ucapnya bersemangat.


"ada nyonya, nyonya tunggu di kamarnya non zihan aja ya, bibi mau pulangin nampan dulu" ucapnya lalu pergi kedapur.


"huh.. sukur deh bibi ada ide, papi di sini dulu ya, nanti kalau arkan nyariin mami bilang di kamarnya zihan ya" ucapnya. lalu di angguki sang suami.


dikamar dia pun menayakan ide apa yang akan pembantunya katakan.


"gimana bi, apa yang harus kita siapin? tanya sang majikan.


"begini nyonya, karna nanti malam non zihan sudah sampai, sekarang kita nyiapin kamarnya aja, pokoknya kita hias seindah mungkin, mereka kan masih pengantin baru, jadi kita dekorlah kamar ini untuk mereka" jawab pembantunya.


"iya juga ya,, kok aku gak kepikiran dari tadi sih, untung ada bibi, kalau nggak...


ya udah kita mulai dari mana dulu bi?


"kita ganti seprainya dulu nyonya, habis itu kita perlu banyak bunga dan hiasan lainnya juga nyonya, atau nyonya liat di youtube dulu deh, mana yang paling bagus agar kita siapin" ucapnya.


setelah melihat beberapa video, maminya zihan pun menentukan satu pilihannya.


" yang ini aja bi, aku pesan barangnya dulu ya, supaya baru dan lebih bagus" ucapnya. "iya nyonya, kalau gitu bibi nyiapin yang lainnya aja ya"


setelah barang pesanan datang, lalu merela pun langsung beraksi, mereka tidak ingin menyia-nyiakan waktu lagi, karna sekarang sudah hampir jam setengah lima,


"wah... indah banget ya bi, pasti zihan akan sangat suka bi, sekarang kita tinggal nyiapin makan malam saja, kita siapin berdua ya bi"ucap sang majikan.


"iya nyonya, indah banget,, bibi jadi pengen nikah lagi hihihi... ucap pembantunya sambil cengengesan.


"hahaha... bibi ada2 saja nih, emang mau" katanya. "ya ngak lah nyonya,, bibi hanya bercanda, bibi ini kan udah tua, hehehe.. jawabnya lalu tertawa.


😍😗😗

__ADS_1


__ADS_2