PILIHANKU

PILIHANKU
part 38


__ADS_3

karina dan azzam saling melihat tak percaya dengan apa yang dikatakan ayah dan ibunya. azzam pun bangkit dan melihat tanda lahir tersebut dan dia pun jadi sangat yakin kalau lala adalah zihan adiknya. "zihan,,, ucap azzam lalu memeluknya dengan erat sambil menitikkan air mata bahagia,


"ternyata mas ga salah, waktu mas pertama kali melihatmu mas juga merasa kalau kamu itu zihan adik mas, tp setelah mas menyelidikinya mas jadi ragu, dan mas berhenti mencari tau tentang kamu.


ucapnya memberi tau lala/zihan.


"jadi selama ini perhatian yang mas berikan karna lala mirip dengan zihan ya? ucap lala, akhirnya dia tau sudah maksut dari perlakuan baik dan ramahnya azzam.


"iya sayang,,, mas sudah lama mencari kamu, mas datang kekota bukan untuk mencari kerja tp untuk mencari adik mas yang hilang entah kemana? tp sekarang mas sudah menemukanmu, dan mas ga akan membiarkan kamu pergi jauh lagi.


"kamu harus di sini bersama ibu dan juga ayah, ucap azzam sambil memperbaiki poni zihan yang berantakan, dan di anggukin ibu dan ayahnya, "iya sayang,,,, kamu tau ga, berapa lama kami menanti dan mencarimu nak, zihan pun menggelengkan kepalanya. 5 tahun sayang, coba kamu bayangin lama bagetkan,


"kalau lala tinggal di sini bagaimana dengan mami papi? tanya lala, dia juga tidak tau yang benar itu yang mana, dia lala atau zihan. perasaan lala campur aduk antara senang dan sedih.


di satu sisi lala senang kalau memang mereka adalah keluarganya tp di satu sisi lagi dia sedih karna ga mungkin lala ninggalin mami papi dan juga adiknya, dia bingung harus berbuat apa. "ga boleh begini aku harus tanya mami papi kepastiannya dulu, batinnya bertekat.


"iya juga ya, zihan kan sekarang sudah punya keluarga, dan mereka sangat menyayangi zihan, lagian zihan juga tidak ingat apa2 tentang kita semua, jadi dia masih berstatus lala. ucap azzam kepada kedua orang tuanya.


ibu dan ayahnya hanya mendesah pasrah, "jadi kita harus bagaimana zam? ga mungkin kan kita biarin zihan pergi lagi, kata ibunya. "begini saja nanti ibu sama ayah ikut azzam kekota, dan kita pergi menemui keluarganya lala, dan bersilatuhrahmi, sekarang kita tidur saja dulu, lala juga pasti sudah capek, esok kita lanjutkan ini juga udah tengah malam, ucap azzam mengajak mereka untuk istirahat.


"sayang kamu ajak zihan tidur dikamarnya bersama kamu ya, ucap azzam memberi tau. "iya mas, lagian itu memang kamarnya, jadi sudah pasti lah, ucap karina sambil tersenyum pada zihan dan menariknya masuk kekamar.


ibu dan ayahnya juga masuk kekamar mereka dan istirahat, azzam juga sama dia berlalu kekamarnya.


didalam kamar karina berbaring di ikuti zihan, karina bertanya tentang kedatangan zihan kesini, dan dari mana dia tau kalau ini rumah azzam, sedangkan dia tidak ingat sama sekali tentangnya.


"lala eh,, maksut mbak, zihan. kata karina meralat panggilannya, "ga pp mbak mau panggil aku zihan atau lala, aku suka dua2nya, ucap lala merasa bersyukur dikelilingi orang2 yang sangat mencintai dan menyayanginya.


"emm,,, mbak boleh tanya sesuatu ga? tanya karina terlebih dahulu sebelum menanyainya, "ada apa mbak? jawab lala.

__ADS_1


"mbak mau tanya, kamu tau dari mana kalau kami lagi di sini? dan dari mana kamu dapat alamat rumah ini juga? kamukan ga ingat apa2 tentang mereka? tanya karina berkali kali.


"jadi gini mbak, tadi pagi kan aku berniat bertemu mas azzam, jadi aku pergi kerestoran, ternyata di sana hanya ada pak rifqi, jadi aku bertanya padanya, kemana mas azzam pagi ini kok ga kelihatan ucapku, tadinya pak rifqi tidak mau memberi tau,tp aku mengatakan ingin bertanya sesuatu yang perlu.


dan akhirnya dia memberi tau aku kalau mas azzam libur dan pergi pulang kampung, aku langsung meminta alamatnya, lalu dia memberikan alamat yang ku minta, setelah aku menerimanya langsung segera pulang kerumah dan minta ijin sama mami, lalu aku pun berangkat kesini sendiri, dalam hati aku terus berkata kalau aku itu harus datang.


aku juga ga ngerti dan ternyata setelah sampe disini bertemu sama ibu dan ayah.


sekarang aku baru paham ternyata aku punya keluarga yang sangat merindukan ku. tp akayaknya mereka adalah orang tuaku. dan untuk mami papi mereka adalah malaikat penyelamatku.


"oh,,, jadi mas rifqi yang memberi tau mu,


ucap karina,"iya mbak,hehehe,cengirnya.


"ya sudah sekarang kita tidur aja yah, kata karina dan kembali merebahkan diri karna tadi dia duduk kembali waktu menanyai lala, "iya mbak, jawabnya.


mereka pun tidur dengan nyenyak malam ini,


"ga pp kok bu' di rumah juga karina sudah biasa, ucapnya pada calon ibu mertuanya.


"oo ya bu, saya bingung mau masak apa karna tidak tau seleranya ibu sama bapak apa? tanya karina.


"emang nak karina lagi masak apa? tanya ibu. "saya lagi masak nasi goreng kesukaannya mas azzam bu' jawabnya malu, "oh,, ya sudah semuanya disuguhkan nasi goreng saja nak,


semua penghuni rumah ini suka nasi goreng kok, ucapnya.


"kalau zihan suka juga bu'? tanya karina. "iya, dia yang paling suka , apalagi kalau di tambah sama ebi(udang kecil )


pasti dia minta tambah lagi nanti, jawab ibu itu tersenyum mengingat kalau zihan sangat menyukainya.

__ADS_1


"kalau gitu ditambah ebi saja bu' saya juga pengen lihat reaksinya zihan nanti, seru karina bersemangat.


kalau betul seperti yang di katakan ibu itu, berarti ga salah lagi kalau dia itu adalah zihan anak ibu dan pak samsul.


"maaf aku bangun terlambat, ucap zihan sambil garuk2 kepala malu baru bangun, dia sudah terbiasa selamah 5 tahun selalu dimanja sama papi maminya,


"ga apa2 sayang, sekarang kamu mandi dan setelah itu kita sarapan sama2, ayo cepat sana mandinya, seru ibu pada zihan.


"iya bu, jawabnya berlalu.


karina yang melihat adegan ibu dan anak itu pun tersenyum, melihat mereka membuat karina jadi merindukan mamanya, mama karina telah lama meninggal karna penyakit yang di deritanya.


tp karina sangat bersyukur bisa di pertemukan dengan ibu sambung yang sangat baik, ibu sambungnya selalu memperlakukannya seperti anaknya sendiri, dia merawat karina dari kelas 6 SD, jadi karina sudah tau betapa baik ibu sambungnya itu.


tp sampai sekarang mamanya belum dikarunia i anak. atau adik untuk karina, jadi otomatis kasih sayangnya full untuk karina, karina juga sangat menyayangi mamanya, dia juga sudah lama tidak bertemu dengan mama dan papanya.


"nak ayo kita sarapan, ajak ibu azzam, tp tidak di respon karina karna dia sedang melamun, "nak,,, lagi mikirin apa hem?


apa ada masalah? tanyanya pada karina karna melihat raut wajah yang sendu,


"ahh,, ibu, ucapnya kaget ketika tersadar dari lamunanya, "ga ada apa2 kok bu, hanya rindu sama keluarga saja, jawabnya jujur.


"ya sudah, lusa kan kita berangkat ke kota , jadi setelah itu nanti kamu sama azzam kan akan kerumah orang tuamu untuk memperkenalkan azzam, mudah mudahan nanti mereka merestui kalian seperti kami, ucap ibu itu menasehati.


"Aamin,,, ucap karina segera mengaminkan doa ibu azzam,


"ya sudah ayo kita sarapan, mereka sudah menunggu kita, ucap ibu azzam padanya.


"ayo bu' jawab karina lalu meraih tangan ibu azzam dan merangkulnya, lalu tangan karina di elus ibu itu.

__ADS_1


terima kasih sudah setia membaca,


😊😊😊😊😊😚😚😙😙😙😗


__ADS_2