PILIHANKU

PILIHANKU
part 62


__ADS_3

sesampainya dirumah, "ini kan sudah sore, alikha mandi dulu sana, biar gak bau acem, ucapku sambil menutup hidung, "ih bunda,, alikha masih harum kok, iya kan ayah, "iya nih, bunda ada2 saja bilang prinsesnya ayah bau' ucap mas rifqi, lalu mencium alikha gemes,


"alikha mau bunda mandiin gak?


"alikha bisa mandi sendiri bunda, alikha kan sudah Gede, jadi harus mandiri, jawabnya. "ya sudah, kalau gitu bunda juga mau mandi dulu, lalu aku pun masuk ke kamar dan segera mandi. selesai mandi aku pun menemui alikha di kamarnya.


sementara mas rifqi mandi, aku sibuk membantu alikha memakaikan bajunya, "perasaan dewasa banget tp pakai baju saja masih harus di bantu sama bundanya.


gumamku. "bunda lagi ngomong apa? tanya alikha. "engak, bunda gak ngomong apa2. ucapku tersenyum.


"bunda,, alikha sudah ngantuk banget,


"ya sudah sekarang alikha tidur ya,


ya jelas lah alikha jam segini sudah ngantuk, soalnya tadi siang kan alikha tidak tidur siang, karna kerumah sakit.


setelah alikha tidur aku pun keluar, dan ternyata mas rifqi jaga datang untuk melihat alikha,


"sayang,,, alikhanya sudah tidur ya.


"shuttt,,, mas jangan ribut nanti alikha nya bangun, ucapku. "kok cepat banget alikhanya tidur sayang? padahal kan baru jam 8, tanya mas rifqi.


"iya mas, kasian alikha, dia ngantuk banget karna tadi ga tidur siang, jawabku.


sambil menutup pintu kamarnya alikha,


"mami mana mas? apa mami juga sudah tidur? tanyaku. "mami ada diruang keluarga lagi nonton sinetronnya,


"ooh,,, ya udah mas, aku kekamar lebih dulu ya, ngantuk juga, mi mikaila tidur lebih dulu ya, ucapku. berlalu pergi kekamar dan langsung berbaring.


"apa kamu gak ngantuk qi? tanya mami pada mas rifqi, "belum mi, ini juga baru selesai mandi, jadi masih press, kalau mami kenapa belum tidur?


"mami juga sama, masih belum ngantuk, ini juga sinetronnya belum kelar, jawabnya masih dengan tetap menonton layar tv, "kalau begitu rifqi tinggal ke kamar ya mi, ucap mas rifqi. lalu diangguki mami.


mas rifqi pun masuk kekamar, lalu dia duduk di pinggir ranjang sambil bersila, dan memeriksa catatan untuk keperluan restoran ataupun kafe,


sekarang mas rifqi sedang asik dengan pekerjaannya, "apa mas mau aku buatin kopi? tanyaku. "ga usah sayang, nanti mas ga bisa tidur kalau minum kopi, ini juga bentar lagi selesai kok. kamu tidur aja, ucap mas rifqi.


aku pun kembali tidur dan masuk kealam mimpi,ga berapa lama mas rifqi juga tidur,


kira2 jam 3pagi aku terbangun karna bermimpi, sampai2 setelah bangun pun aku masih merasa takut,anehnya aku tidak ingat sama sekali dengan mimpiku tersebut


yang aku rasakan hanya ketakutan,

__ADS_1


"apa maksut dari mompiku tersebut? ya allah mudah mudahan ini hanya bunga mimpi saja, dan ga ada apa2nya, batinku


aku pun segera kekamar mandi untuk berwudhu, dan sholat tahajud, setelah sholat aku meminta kepadanya agar di jauhkan segala mara bahaya, dan selalu menuntun kami selalu dijalannya, serta diberikan kesehatan dan rizkinya,


karna ga bisa tidur lagi, jadi aku pun melakukan kegiatanku sehari hari, sambil menunggu waktunya sholat subuh, semua sudah selesai dan sekarang sudah hampir jam setengah 5. aku pun membangunkan mas rifqi untuk mandi dan pergi solat subuh ke masjid.


setelah itu aku menghampiri bi' mina di dapur, "loh non, sudah bangun ya,


"iya bi' tadi kebangun lebih cepat, bibi mau masak apa? tanyaku


"oh ini non, bibi mau masak ikan bakar+ sambel, trus bikin pergedel kentang, sama sop sayur non, jawabnya lengkap.


"oh ya udah biar aku bantuin ya, motongin sayurannya, saranku agar cepat selesai, "ga pp kan aku bantuin juga bi' mina,


"iya non, ga apa2, bibi juga senang bisa masak bareng sama non, jawabnya jujur.


"wah,,, kayaknya ada yang spesial ya hari ini, ucap mami yang tiba2 datang menghampiri kami berdua, "ah,, mami. ga ada apa2 kok, hanya pengen bantu bi'mina saja, ucapku lalu menyiapkan semuanya di meja makan, bi'mina juga sudah selesai dengan sambel buatannya,


"bi' tolong liat alikha ya, apakah dia sudah bangun, ucapku menyuruhnya.


"iya non, jawab bimina berlalu pergi ke kamar alikha, "mami tunggu di sini ya, aku mau panggil mas rifqi untuk sarapan,


"iya sayang, tp jangan lama2 ya, mama sudah lapar ngeliat ikan bakar+ sambelny.


"iya mi, eh,, mas, aku pikir mas rifqi masih di kamar, tp ternyata sudah datang,


"iya sayang, tadi mas nyium aroma ikan bakar, wangi banget, siapa yang masak sayang? "yang masak bi'mina aku hanya bantu2 aja, ayo mas duduk kita sarapan, alikha juga bentar lagi keluar kok,


"nah itu dia alikha nya sudah datang, pag sayangnya nenek,, ucap mami


"pagi nek, ayah bunda,, wah,, ada ikan bakar,, alikha pikir bibi nya bohong tadi, eh ternyata bener, maaf ya bi... ucap alikha.


"iya ga pp, ayo alikha duduk sini biar bibi bantuin, ucapnya bi'mina,


kami makan dengan nikmat apa lagi kami semua sangat menyukai ikan bakar, ga tanggung2 kalau kami bakar ikan, harus agak lumayan supaya ga ada yang ga kebagian, hihihi,,, ini juga tadi bakarnya agak banyak jadi bisa lah makan dengan puas,


selesai makan aku dan mas rifqi berangkat kerja, tak lupa juga kami menbawa alikha,


sekarang aku ikut membantu2 mas rifqi di kafe, lagian di rumah juga bosan, ga tau mau ngapa2in, jadi mending ikut membantu mas rifqi, alikha juga bisa tidur siang dan bermain seperti biasanya, jadi aku bisa membantu untuk menyiapkan pesanan pelanggan, ataupun sebagainya.


"mas, alikha mana? tadi waktu aku mengantarkan pesanan, alikha masih bermain di sini? tanyaku pada mas rifqi karna tak melihat keberadaannya alikha, aku sangat khawatir lalu segera keluar dan mencari di setiap sisi ruangan, tp sama sekali tidak kutemukan,


mas rifqi juga masih mencari alikha, dan ternyata alikha sedang duduk asik bersama seorang pelanggan wanita dan juga seorang anak laki2, tp aku tidak tau mereka itu siapa, karna mereka membelakangi ku, aku pun menghampiri mereka bertiga yang asik bercerita, alikha selalu memanggilny aunty dan kakak.

__ADS_1


"siapa wanita itu? tp kenapa alikha memanggilnya aunty? apakah dia itu karina? tp siapa anak laki2 itu? kayaknya ga mungkin kalau itu karina, batinku sambil terus berjalan mendekatinya.


"alikha,,, kamu bicara dengan siapa? tanyaku. alikha pun menoleh ke arah ku dan berseru memanggilku.


"bunda,, aku sedang bersama aunty cantik dan kakak tampan, ucapnya.


lalu wanita itu menyapaku


"hai,, mbak apa kabar? sapanya


"zihan,, ternyata kamu ya, dan ini pasti arkan ya, hai arkan,, kalian sedang apa di sini? kabar mbak baik2 saja, huff.


jawabku sambil menarik napas merasa lega, dari ke khawatiranku tadi, mas rifqi datang menanyakan alikha.


"sayang bagaimana dengan alikha?


"ayah,,, apa ayah sedang mencariku ya?


"alikha, kamu ngapain di sini, ayah sama bunda sudah mencarimu kemana2, ternyata kamu disini, ucap mas rifqi masih tidak memperhatikan sekitarnya, dia sangat mengkhawatirkan putrinya.


"mas,, alikha tadi bersama zihan dan arkan, ucapku. "maaf ya pak, kami sudah membuat kalian khawatir, ucap zihan merasa bersalah, karna mengajak alikha tanpa meminta ijin lebih dulu.


"zihan, sedang apa kalian disini?


tanya mas rifqi lalu beralih melihat arkan yang sudah ketakutan, arkan takut kalau mereka akan di marahi, jadi dia menvoba bersembunyi di belakang zihan,


"kakak jangan takut, ayah ga akan marah kok, ayah itu orangnya sangat baik, iya kan ayah,,, ucap alikha.


mendengar perkataan alikha akhirnya mas rifqi mengerti kalau arkan sedang ketakutan padanya.


"hai,, arkan, jangan takut, om ga marah kok, om hanya bertanya saja, hehehe


ucap mas rifqi sambil tertawa agar arkan ga takut lagi. " om beneran ga marah kan? tanya arkan memastikan.


"iya sayang, om ga marah kok, ayo sini duduk dulu, biar tante ambilkan es krim untukmu, ucapku.


"bunda jangan lupa untuk alikha juga ya, alikha juga mau es krim, serunya.


"ok sayang, ucapku berlalu untuk menhambilkan es krim untuk mereka, dan 1 kopi late, untuk zihan.


"ini pesanannya, untuk arkan dan alikha, dan ini kopi untuk mu, ucapku meletakkan nya di meja, "makasih ya mbak, sudah repot2, ucap zihan. "sama-sama, ucapku.


terimakasih๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2