
...rumah azzam di kampung...
...♡♡♡♡♡♡...
"ayah,,, ini kopi sama gorengan,ibu taruh di sini ya, ucapnya, lalu meletakkannya di meja belakang rumah, karna pak samsul sedang membersihkan kebun sayuran yang ada di belakang rumah, ya walau pun hanya sepetak, tp lumayan lah untuk mereka berdua, jadi tidak perlu lagi beli sayur, karna ada beberapa macam sayur.
"iya bu' taruh saja di meja, tanggung nih, bentar lagi juga selesai, ucap suaminya.
masih melakukan pekerjaannya,
"ya sudah ibu masuk dulu ya, nanti gorengan ibu gosong kalau terlalu lama di tinggal, jawabnya lalu pergi menuju dapur
setelah pekerjaan selesai pak samsul membersihkan tangan dan peralatannya juga, lalu dia pun menikmati kopi dan gorengan buatan istri tercintanya.
pas lagi asik menyeruput kopi istrinya pun menghampiri secara tiba2, dan membuat pak samsul kaget hingga keciprat kopinya yang masih panas.
"yah... ucapnya secara tiba2,
"ah,, ah,,, panas panas... aduh,,, bu' kalau ngomong itu jangan tiba2 gitu dong, kan ayah jadi kaget, liat nih udah ketumpahan kopi panas, serunya.
"maaf ya yah, ayah gak apa2 kan? mana yang sakit? apa perlu ibu ambilkan obat?
tanyanya.
"gak usah bu' ayah ga apa2 kok, lagian ibu kenapa kembali lagi, apa ibu sudah selesai masaknya? "hehehe, itu yah, tadi ibu mau minta ayah petikkan sayur bayam sama kangkung, ucapnya.
"ya sudah ibu tunngu di sini sebentar biar ayah petikkan dulu, katanya lalu bergegas memetikan sayur yang di minta istrinya,
"ini bu' sayurnya, lalu memberikan sayur tersebut kepada istrinya dan berlalu masuk kedalam meninggalkan kopinya, "loh ayah mau kemana? kopinya ga di minum lagi? tanya isyrinya.
"ayah mau ganti baju dulu bu' kan udah ketumpahan kopi, nanti ayah di kerubumgi semut gimana? ucapnya berlalu
sementara istrinya hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya, dia merasa bersalah karna sudah membuat suaminya ketumpahan kopi, dia pun masuk kembali kedapur dan melanjutkan memasak sayur dan lauk untuk makan siang mereka nanti, lagi asik memasak tiba2 ponsel jadul suaminya berdering.
__ADS_1
"ayah,,, ponsel ayah bunyi tu, coba liat mana tau ada yang nelpon, atau ada hal yang penting, ucap istrinya dari dapur.
sementara pak samsul baru keluar dari kamar setelah selesai mandi dan berpakaian. tadinya dia hanya ingin mengganti pakaiannya, tp gak afdolkan ganti baju tanpa mandi, walau pun sudah mandi, apa lagi tadi kan pak samsul berkebun, jadi otomatis sudah kotor.
dia meraih ponselnya dari atas meja dekat tivi, lalu menekan tombol hijau,
azzam: halo assalamualaikum ayah,
ayah : waalaikumsalam nak, ada apa?
azzam: azzam punya kabar baik yah,,
ayah : kabar apa nak?
azzam: azzam sudah dapat restu ayah
ayah : alhamdulillah,,,ayah senang nak.
azzam: iya yah, azzam bahagia banget
azzam: iya yah, aku akan mengatakannya
"bu' ini azzam ingin berbicara denganmu,
"apa,, azzam, iya yah, tp tolong selesaikan pekerjaan ibu ya,, ucapnya sambil memberikan sendok sayur pada suaminya dan menerima ponsel lalu pergi keluar, dia duduk di bangku belakang yang di duduki suaminya tadi, dan sesekali dia mencomot goreng pisang milik suaminya dan beserta kopinya.
"huh,,, kenapa jadi ayah yang masak ya? padahal tadi ayah mau lanjut ngopi dan makan gorengan, gumamnya.
lalu menyiapkan sayur yang sudah mateng ke atas meja makan, beserta laukny juga.
setelah selesai dia pun menemui istrinya ke belakang berniat minum kopinya tadi, tp alangkah terkejutnya dia setelah melihat gelas kopi dan piring yang ada di atas meja sudah kosong melompong.
dan melihat istrinya yang mengunyah gorengab terakhir, dia pun langsung terduduk lemas, dia pun hanya mendengarkan istri dan anaknya yang lagi berbicara, "sungguh tega di kau bu' batinnya. ketika melihat dia ekspresi suaminya, ibu itu pun bertanya2 ada apa lalu beralih melihat ke meja, dan dia pun ikut terkejut juga, dia ngak nyangka bisa menghabiskan semuanya.
__ADS_1
dia pun hanya tersenyum malu, karna sudah mengahabiskan semuanya.
setelah selesai telponan ibu memberikan ponsel kepada suaminya, dan berlalu ke dapur berniat untuk membuatkan kopi, tp di cegah suaminya, " ibu mau ngapain? tanyanya. "mau bikin kopi buat ayah, cengirnya. "gak usah bu' nanti saja, sekarang kita makan siang saja, lagian ini juga sudah lewat tengah hari, ucapnya.
"ya sudah kalau begitu, ibu pikir ayah tadi marah karna ibu sudah ngabisin kopi sama gorengannya ayah, ucap istrinya sambil menyendokkan nasi dan sayuran kepiring suaminya. "gak mungkin lah ayah marah bu, kan bisa ibu buatkan lagi, ucap suaminya lalu menyuapkan makanannya.
"bagaimana tadi? azzam ngomong apa bu? "azzam bilang mereka akan menikah segera menikah, dan acaranya di gelar di sini, ucap istrinya lalu menantikan jawaban suaminya bagaimana.
"di sini... emang keluarga nak karina ngak pengen bikin acara resepsi pernikahan mereka? tanya suaminya tidak mengerti.
"ini permintaannya karina yah, keluarganya menyarankan membuat acara di sana, tp karina menolaknya karna dia tidak mau kalau kehidupan normalnya akan terganggu dengan wartawan atau orang2 yang sibuk dengan popularitas orang lain, atau mencari cela kesalahan orang, ucap istrinya tamba membuat suaminya makin bingung.
"maksut ibu gimana sih? ayah sungguh tidak paham, tanya suaminya.
"jadi gini yah, tadi azzam bilang, ternyata karina itu anak seorang konglongmerat, tp karina tidak suka dengan kehidupannya yang penuh dengan drama, atau aturan yang membuat dirinya tidak bisa melakukan apapun sesukanya, jadi sedari karina umur 13tahun sudah mulai mandiri, dan dia tidak pernah menampakkan wajahnya di depan umum sebagai seorang anak pengusaha kaya, dia selalu menutupi wajahnya dengan memakai masker.
agar tidak ada yang mengenalinya, jadi dia bisa bebas melakukan kegiatannya, dan dia juga bisa bekerja dimana saja, tanpa harus merusak reputasi keluarganya, jadi minggu depan karina beserta keluarganya akan datang kesini untuk melangsungkan pernikahan anak dan mantu kita yah,
jadi dalam satu minggu ini kita pasti super sibuk yah,, bagaimana menurut ayah? apa ayah suka atau bagaimana?
"jadi acaranya akan di laksanakan di rumah kita ini bu'? tanyanya memastikan pendengarannya.
"iya ayah,,,
" apa mereka akan betah di rumah kita yang kecil ini bu, secara kan ibu bilang tadi mereka orang kaya, ucap suaminya.
"azzam bilang mereka itu orangnya baik banget, dan mereka tidak membeda bedakan kasta, karina juga sudah menceritakan semuanya tentang kita, bahkan calon besan kita sudah menyiapkan seragam untuk kita pakai nanti di acara pernikan anak2. ucap istrinya bersemangat,
"apakah ibu tidak salah bicara? kalau memang betul sungguh beruntung kita bisa berbesan dengan mereka, ayo bu' kita harus segera memberi tau pak RT dan tetangga2 kita, agar mereka bisa membantu kita menyiapkan acara pernikahan anak kita nanti, dan harus kita buat semewah mungkin, ayah gak takut kalau tabungan kita habis, ucapnya bersemangat sekali.
selesai makan mereka memutuskan pergi untuk mengurus semuanya, dan berharap semuanya berjalan dengan lancar seperti yang mereka harapkan.
sampai di sini dulu ya😊
__ADS_1
semangat buat autorny sendiri😊😊😊
dan jangan lupa untuk tersenyum😊😊😊