Rose Second Life

Rose Second Life
Episode 63. Lagi dan Lagi...


__ADS_3

"Ya Tuhan...!!! Apa sebenarnya yang sudah ku lakukan?" tanya Rose dalam hati dengan perasaan terkejut dan panik luar biasa.


Melihat tubuh Michael yang polos tanpa sehelai pun benang, Rose mulai berpikir yang tidak-tidak. Sebuah benda tumpul yang tengah berdiri tegak menjadi pusat perhatian kedua bola mata Rose, dia menatap benda yang menunjuk ke arahnya itu dengan sangat lama.


"Besar banget! Muat itu di dalam?" batin Rose.


Beberapa kali dia menelan ludah sambil bertanya-tanya apakah benda tumpul milik Michael yang sebesar itu bisa masuk ke dalam miliknya yang masih rapat bersegel.


Rose menatap lekat benda tumpul yang berdiri tegak di tempat, tanpa menyadari jika Michael sedang melihatnya dengan wajah yang tersenyum nakal.


"Pengen?" tanya Michael yang membuat Rose melompat kaget.


"Mi... Mi... Mike!" ucapnya terbata-bata, gugup karena ketangkap basah sedang melihat barang pusaka milik Michael.


"Rasanya aku ingin menggali lubang dan masuk ke dalam sana untuk menyembunyikan diri! Malunya...!" batin Rose.


Wanita itu membenamkan wajahnya ke dalam bantal empuk yang ada di depannya. Michael tersenyum melihat tingkah malu Rose. Dia lalu kembali menggoda wanita itu.


"Kalau kamu mau, aku bakalan kasih kok!" bisik Michael dengan hembusan nafas di telinga Rose.

__ADS_1


"Deg! Deg! Deg!"


Berdebar-debar hati Rose begitu nafas Michael menyentuh daun telinganya. Apalagi pria itu kini tengah melingkarkan lengannya di pinggang kecil Rose. Semakin kencang detak jantung wanita itu.


"Gimana? Mau aku kasih sekarang?" bisik Michael lagi, membuat Rose semakin merinding tanpa tau mengapa.


"Mike!" panggilnya dengan wajah yang masih bersembunyi di balik bantal.


"Ya sayaaaang...!" jawab Michael dengan sedikit mendesah.


"Pa...Pakai bajumu!" ucap Rose.


"Pakai semua!!!" bentak Rose dengan suara kesal dan malu karena ledekkan Michael.


"Hahaha...!" pria itu tertawa, lucu melihat sikap malu Rose.


"Sayaaaangggg... Lihatin aku lagi dong!" ucapnya dengan suara yang dibuat manja.


"Michael!" teriak Rose sambil mengangkat wajahnya. Kini mata mereka bertemu, Michael tersenyum nakal lalu mengecup bibir Rose yang berada tepat di depan bibirnya.

__ADS_1


"Cup!"


"Mesum!" ucap Rose dengan wajah malu-malu tapi mau.


"Kau sebut aku mesum?" tanya Michael dengan mendekatkan bibirnya ke bibir milik Rose.


"Iya! Ka...!"


Bibir mereka kembali bertemu, membuat Rose tidak bisa melanjutkan kata-kata. Kali ini Michael tidak hanya mengecup saja, sebuah benda kecil tak bertulang menyelusup masuk di dalam bibir mungil milik Rose lalu mengaduk-ngaduk isinya.


"Dia tidak menolak!" batin Michael.


Pria itu kesenangan sebab Rose membalas ciuman hangat darinya. Ciuman yang di mulai dengan perlahan itu semakin lama semakin liar. Beberapa menit berlalu, nafas keduanya memburu seperti nafas orang yang baru saja selesai lari maraton.


Michael tersenyum, bahagia serta puas. Sebab perasaannya dibalas oleh Rose melalui ciuman mesra dan hangat darinya. Dia memberanikan diri untuk bertindak lebih jauh, ciumannya turun ke leher jenjang Rose yang putih mulus dan terasa manis.


Rose memejamkan mata, menikmati semua perlakuan lembut dari Michael. Mulai terlihat jejak-jejak kemerahan yang di tinggalkan di leher mulus itu. Michael pun ingin lebih dan lebih lagi, tangannya kini menyelinap masuk ke dalam baju yang di pakai oleh Rose.


^^^BERSAMSUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2