Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo

Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo
Bab 46: Aldo, Raisa dan Alesha


__ADS_3

" Aldo, Raisa menyetujui akan menikah dengan mu." kata Arifin.


" Betul pah?" tanya Aldo meyakinkan.


" Iya, tapi bukan dari lubuk hatinya. Dia melakukan nya semata karena ingin membalas budi papa." kata Arifin seperti yang dikatakan oleh Raisa.


" Jadi dia belum membuka hatinya untuk ku?" taya Aldo.


" Iya, aku sudah memberi kau jalan. Sebaiknya kau usaha sendiri untuk merebut hatinya." saran Arifin.


" Baiklah pah, terima kasih." ucap Aldo bahagia lalu memeluk tubuh Arifin.


" Ish jangan begini, malu di lihat orang." kata Arifin yang langsung mundur dan menjauhi Aldo.


Mereka berdua kini sedang di proyek terbaru, karena perusahaan yang mereka miliki kini berkolaborasi menjadi satu.


Aldo begitu baja saat mendengar Raisa mau di nikahinya. Namun dia tidak ingin menikah tanpa cinta, saat ini yang dia pikirkan adalah merebut hati Raisa.


***


Siang ini Raisa sudah bersiap untuk pulang ke rumah. Karena hari ini Alesha tidak masuk ke sekolah.


" Raisa, aku ingin bicara." panggil Calantha yang menghampiri Raisa di ruang guru.


" Iya bu." jawab Raisa.


" Bisa kita ke ruanganku?" tanya Calantha.


" Bisa bu, " kata Raisa yang mengikuti langkah Calantha menuju ruangan nya.


" Duduklah." Calantha mempersilakan Raisa duduk di sofa.


" Iya bu, terima kasih." balas Raisa.


" Aku ingin membicarakan soal kemarin." kata Calantha.


" Memang ada apa bu soal kemarin?" tanya Raisa yang memang tidak tahu menahu setelah kepergiannya.


" Suamiku telah membuat kekacauan." kata Calantha.


" Aku bingung harus memulai dari mana, di sini aku hanya korban masa lalu mereka. Dan aku tidak tahu sama sekali dengan masa lalu suamiku." ucap Calantha yang bercerita tentang suaminya.


" Maka ibu apa? Aku juga gak paham." jujur Raisa benar-benar tidak mengerti.


" Suamiku dulu adalah ayah tiri Aldo dan merupakan suami Alesha," kata Calantha, " Dan aku juga baru mengetahui nya kemarin." lirih Calantha sambil menunduk kan kepala.


" Sedangkan aku dan Merlin sangat berteman dekat. Sehingga aku menjodohkan anakku pada anaknya yaitu Katie." kata Calantha.


" Lalu?" tanya Raisa.

__ADS_1


" Apakah kau akan membenciku karena ulah suamiku?" tanya Calantha.


" Alasan apa aku harus membenciku mu bu?" tanya Raisa.


" Karena ulahnya di masa lalu yang hanya mengeruk harta milik suamimu." kata Calantha yang tidak mengetahui tentang hubungan Aldo dan Raisa.


" Ta-- pi..." Ucap Raisa ragu, dia ingin mengatakan kalau Aldo bukanlah suaminya.


" Tapi kamu tidak akan resign kan dari sekolah ku?" tanya Calantha memastikan Raisa tidak terganggu dengan masalah pribadi.


" Tapi aku tidak berniat untuk resign, dan aku pun tak tahu sama sekali dengan urusan suami ibu." kata Raisa.


" Oh syukurlah, karena sekolah ku bisa maju berkat kau dan Alesha." ucap Calantha dengan perasaan lega.


" Bu maaf, ini sudah jam makan siang. Aku harus segera pulang, karena hari ini Alesha tidak sekolah." ucap Raisa sekaligus pamit pada Calantha


" Iya sudah, salam buat Merlin dan Alesha." kata Calantha dengan raut wajah yang bahagia.


Setelah pamit, Raisa berjalan ke arah pintu keluar.


Dia melihat Aldo sudah berdiri di pintu gerbang bersama Alesha.


" Mau apa dia? Kenapa Alesha bersama nya?" batin Raisa bermonolog pada dirinya sendiri.


Sambil menatap malas dia menghampiri Aldo yang menggendong Alesha.


" Alesha mau makan siang di mall." tutur Aldo.


" Iya kan Alesha?" ucap Aldo seraya melihat ke arah Alesha.


" Iya, mama." jawab Alesha.


Padahal dia belum mengerti apa yang dia katakan Aldo.


" Ayo, " ajak Aldo yang menuntun tangan Raisa untuk masuk ke dalam mobil.


" Aku bisa jalan sendiri.' ucap Raisa seraya menepis tangan Aldo.


Aldo bisa memahami ke jutekan Raisa, perlahan dia akan membuat Raisa jatuh cinta pada nya.


Alesha pun duduk di pangkuan Raisa, mereka duduk di bangku depan.


" Alesha mau makan dimana?" tanya Aldo.


" Aldo, aku tidak bodoh. Alesha tidak akan mengerti apa yang kau katakan." kata Raisa ketus.


" Iya sudah, kau kan ibunya pasti lebih tahu kesukaan Alesha." kata Aldo.


" Dia sangat suka dengan ayam goreng." ucap Raisa.

__ADS_1


" Kalau kau suka apa?" goda Aldo sambil menoleh ke arah Raisa.


" Semua makanan yang tidak basi pasti aku suka." jawab Raisa.


" Baiklah, kita akan meluncur ke restoran paling enak di kota ini." kata Aldo yang langsung menjalankan mobilnya.


Alesha nampak bergembira, dia terus berceloteh. Ucapan yang memang seharusnya di katakan pada anak usia 5 tahun. Sudah jelas saat Alesha berada di samping Aldo.


" Pa-pa-." panggil Alesha sambil menepuk lengan Aldo.


" Iya sayang." jawab Aldo yang matanya melirik ke arah Alesha.


" Es krim, aku mau eskrim." rengek Alesha.


" Baiklah, nanti kalau ada tukang es krim kita berhenti ya!" ucap Aldo memberikan pengertian pada Alesha.


" Iya pah." balas Alesha.


Aldo melajukan mobilnya ke tempat wisata di Perancis Disney Park isinya mirip seperti Disneyland Hong Kong.


" Aldo, bukan kah kau ingin mengajak ke restoran?" tanya Raisa yang bingung melihat wahana bermain terbesar.


Ada macam-macam wahana untuk orang tua dan muda.


" Aku ingin mengajak Alesha bermain." kata Aldo sambil mengusap rambut Alesha.


Alesha nampak begitu senang, saat melihat banyak wahana permainan.


Mereka pun masuk ke gedung Walt Disney Studio, wahana yang lebih ke arah pertunjukan. Hampir semua pertunjukan ditampilkan dalam bilingual Perancis dan Inggris.


Setelah puasa berada di Walt Disney Studio, mereka ke area taman. Pengunjung tempat berkesempatan untuk berfoto dengan Mickey, Donald, dan kawan-kawan, lalu menyaksikan parade di siang hari dan Aldo ingin menyaksikan firework di malam hari.


Aldo membeli tiket area bermain yang Alesha sukai. Karena Disneyland Paris itu mengimplementasikan FastPass sehingga pengunjung tidak perlu antri berdiri lama di tiap wahana. Cukup datang ke wahana yang diinginkan, ambil tiket FastPass dan perhatikan jam giliran main, lalu pengunjung bisa pergi main di wahana lain dulu.


Alesha melihat ada tukang es krim, dan dia merengek untuk minta di belikan.


Aldo dan Raisa pun menghampiri tukang es krim.


Setelah nya, mereka langsung menuju restoran fast food yang tersedia dia area permainan. Karena perut mereka sudah sangat lapar.


Sembari menunggu malam, Aldo duduk di taman mengajak Alesha bermain.


Saat malam tiba, pertunjukan Fire work pun di mulai. Semua pengunjung bersorak dan bertepuk tangan saat kembang api di nyalakan.


Alesha terlihat sangat lelah, dan juga Raisa. Aldo memutuskan untuk menyewa hotel di dekat Disney land.


" Aldo, kenapa hanya menyewa satu kamar?" tanya Raisa yang sudah masuk ke dalam kamar hotel.


" Karena kita kan keluarga." jawab Aldo

__ADS_1


__ADS_2