Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo

Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo
Bab 48: Raisa tenggelam


__ADS_3

Alesha begitu senang berenang bersama Aldo. Tak nampak kecanggungan, yang terlihat hanya keakraban ayah dan anak.


Raisa hanya duduk di bangku, mengamati mereka berdua yang sedang bermain di air.


Seketika Aldo membisikkannya sesuatu ke telinga Alesha.


" Ale panggil mama, " perintah Aldo pada Alesha.


" Mama, sini." panggil Alesha sembari melambaikan tangan nya.


Raisa hanya menggelengkan kepalanya, menandakan kalau dia tidak mau.


" Sayang, panggil lagi. Mama suruh berenang." kembali Aldo berbisik di telinga Alesha.


Alesha kembali menurut dengan perintah Aldo


" Mama, sini." panggil Alesha memudahkan Aldo mengantar nya ke pinggir kolam renang, dan Alesha langsung menghampiri Raisa.


" Ale, mama gak bisa berenang." kata Raisa menolak permintaan Alesha.


Kemudian Alesha pun menangis histeris, tubuhnya langsung terduduk di lantai. Tangisannya meraung-raung, berharap Raisa mau berenang bersama nya.


" Baiklah, mama akan ganti baju dulu." kata Raisa mengiba, dan langsung meminta petugas hotel mencarikan baju renang untuk nya.


Setelah Raisa memakai baju renang, kemudian dia menuntun Alesha menuju kolam renang.


Di sana sudah ada Aldo yang menunggu nya. Alesha melompat, dan Aldo menanggapi di dalam kolam.


" Hap..." suara Aldo saat menangkap Alesha.


" Sini, mah..!" panggil Alesha seraya melambaikan tangan nya.


Raisa mencoba menurunkan kakinya di tepian kolam. Ingin merasakan bagaimana keadaan suhu airnya, apa dingin atau sangat dingin.


Rupanya air yang berada di kolam, merupakan air hangat. Memang kolam renang itu di khusus kan untuk musim dingin.


Sungguh lengkap fasilitas yang di sediakan oleh pihak hotel. Karena hotel itu adalah milik Aldo.


" Aku pikir dingin." gumamnya.


Kemudian Raisa pun duduk di tepian kolam, dengan kaki yang di masukkan ke kolam.


Alesha menghampiri Raisa, dengan ban renangnya.


Terlihat Aldo sedang mendorongnya Alesha. Saat ban renangnya di putar, dengan senyum nakal Aldo langsung menghadap Raisa lalu menarik kakinya.


" Byur..." Raisa terjatuh di kolam, dia mencoba menaikkan tubuh nya dan meminta pertolongan.


" Tolong...." teriak Raisa sambil meronta-ronta.


Dengan sigap Aldo langsung meraih perut Raisa, dan memegang nya erat.


" Kau ingin membunuh ku ya?" kesal Raisa yang sudah di bawa oleh Aldo ke tengah kolam.


Hal itu sengaja di lakukan Aldo, untuk berlama-lama dengan Raisa.

__ADS_1


" Aku bantu." bisik Aldo sambil memeluk erat tubuh Raisa.


" Eh kamu jangan ambil kesempatan ya." risih Raisa yang mencoba melepaskan pelukannya.


" Heh, kamu mau tenggelam?." Kata Aldo yang mencegah Raisa melepaskan pelukannya.


" Baiklah, cepat bawa aku ke pinggir." kata Raisa yang langsung berbalik menghadap Aldo.


Raisa memeluk Aldo dengan erat, sedangkan Alesha sedang berenang menggunakan ban bebek.


Aldo mengajaknya berputar-putar mengelilingi kolam renang.


" Aldo, kau mau mengerjai aku ya? Kenapa hanya berputar-putar saja di sini?" protes Raisa.


" Beri aku satu ciuman, nanti aku akan mengantarmu ke pinggir kolam." goda Aldo.


" Ish, lebih baik aku tenggelam." kata Raisa yang melepas pelukan tangannya, yang melingkar di leher Aldo


" Ah...." Raisa tenggelam, dan mencoba menggerakkan tangan dan kakinya.


Tapi dia tidak mampu ke atas permukaan, kemudian tubuhnya tenggelam. Lalu Aldo menariknya, dan langsung memeluknya.


" Kau sangat keras kepala." kata Aldo sambil memutar kedua bola matanya.


Kemudian Aldo membawa nya ke pinggir kolam.


Raisa sudah berada di tepian lalu dia duduk di pinggir kolam. Karena suhu udara di permukaan dingin. Membuat Raisa menggigil kedinginan.


" Aldo, aku dingin." panggil Raisa dengan bibir sudah membiru serta menggigil.


Aldo langsung berenang ke tepian, segera dia mengambil handuk tebal untuk menyelimuti tubuh Raisa.


" Tolong jaga anakku." titah Aldo pada pelayan. Kemudian Aldo membawanya ke sebuah ruangan khusus.


Tubuh Raisa terasa dingin, dan bibirnya pun pucat.


" Aku gak kuat." lirih Raisa.


Dengan cepat Aldo membuka baju Raisa, dibuka bagian atas. Lalu menampakkan bagian tubuh atas Raisa yang putih mulus.


Raisa tak menolak saat Aldo membukakan bajunya. Kemudian dia membuka pakaian bagian bawah. Terlihat Raisa tidak memperdulikan, karena tubuh nya semakin menggigil.


Dengan tubuh yang sudah polos, Aldo langsung menyelimuti Raisa dengan handuk lalu memeluknya.


Raisa begitu nyaman dan hangat berada di pelukan Aldo. Tanpa sadar dia pun tertidur dalam pelukan Aldo.


Tiba-tiba ada bagian sensitif Aldo yang mulai menegang. Dia begitu tergoda dengan kemolekan tubuh Raisa.


" Kau telah menggoda ku." gumam Aldo sambil memandang wajah Raisa.


Di usapnya puncak kepala Raisa, lalu mencium kening nya. Seketika pandangan nya beralih pada bibir ranum milik Raisa.


Aldo mencoba mendekati nya, namun lagi-lagi pikiran itu dia tepis. Dia harus memiliki hati Raisa dulu, baru menyentuh nya dengan kelembutan. Tidak seperti dulu, dia begitu ***** menyentuh tubuh Raisa.


Aldo bergegas mencari baju untuk Raisa, meminta pelayan untuk mengambilnya.

__ADS_1


Aldo melihat Alesha yang sudah berganti pakaian, dan makan bersama pegawai nya


" Aku titip anakku." kata Aldo.


" Alesha sama kak Fransisca dulu ya, papa mau ganti baju." kata Aldo sambil mencium pipi Alesha.


Alesha mengangguk kan kepalanya, lalu melanjutkan makan lagi.


Pelayan membawakan baju Raisa, kemudian Aldo mengambilnya.


Aldo pun masuk ke dalam ruangan khusus, lalu memakaikannya.


Perlahan Aldo memakaikan baju dan kemudian celana nya.


" Kau cantik sekali, maafkan aku yang telah membuatmu menderita. Tapi aku akan berusaha membuatmu bahagia." bisik Aldo, kemudian dia langsung mengganti bajunya.


Selang beberapa jam kemudian, terlihat Raisa sudah tersadar.


" Aku dimana?" ucap Raisa yang telah membuka kedua matanya.


Kemudian dia menoleh ke arah samping, terlihat Aldo yang sedang memeluk nya.


" Eh, kamu mau ambil kesempatan dalam kesempitan ya?" kesal Raisa yang langsung mendorong tubuh Aldo.


" Aw... sakit tahu..!!" ucap Aldo meringis kesakitan karena jatuh dari tempat tidur.


" Dimana Alesha?" tanya Raisa yang langsung menatap sinis Aldo.


" Dia tertidur di kamar, aku yang menidurkan nya. Tidur mu lama sekali, sehingga Ale bosan dan langsung tertidur di kamar nya." gumam Aldo yang sudah bangkit dan berdiri.


" Ini semua salahmu, kalau saja kau tidak menyeburkanku pasti aku tidak akan kedinginan." geram Raisa yang langsung bangun dari tempat tidur.


Kemudian dia langsung pergi meninggalkan Aldo, dan menuju kamar Alesha tertidur.


Raisa menggendong Alesha, karena mereka harus pulang ke rumah.


Raisa tidak sempat ijin kepada Calantha, kalau hari ini dia tidak masuk kerja.


Saat melihat layar ponselnya, banyak panggilan dan pesan masuk dari Calantha


Menanyakan kabar Raisa, soal ketidak hadiran nya di sekolah.


Kemudian Raisa langsung menghubungi Calantha, memberi tahu kalau dia berada di arena Disney.


" Maaf bu, aku baru menjawab panggilan nya. Saat ini aku berada di Disney." kata Raisa.


" Oh ya sudah, aku pikir kau tidak mau bekerja lagi?" tanya Calantha.


" Aku lupa menghubungi mu, aku berangkat kemarin siang dan ini mau pulang." ucap Raisa.


" Semoga kau selamat sampai tujuan ya." pesan Calantha.


" Terima kasih." balas Raisa.


-

__ADS_1


Silahkan like dan vote.


__ADS_2