Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo

Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo
Bab 50: Aldo vs Fay


__ADS_3

" Baiklah, kita pergi membeli es krim." kata Fay yang langsung mengulur kan tangannya ke Alesha.


Karena Alesha sudah akrab dengan Fay, maka dia menyambut uluran tangan dari Fay.


Fay menuntun Alesha menuju tempat parkir mobil. Raisa dan Calantha pun mengikuti di belakang.


Tiba-tiba saat akan memasuki mobil, tangan Raisa di cegah oleh Aldo.


" Kau mau kemana?" Tanya Aldo yang sudah memegang lengan Raisa


" Fay mengajak kami makan siang." jawab Raisa.


" Alesha, ayo ikut papa." kata Aldo seraya membungkukkan badannya ke arah jendela mobil Fay.


Alesha terlihat sudah duduk di bangku paling depan.


" Ikut kemana pah?" tanya Alesha dengan nada suaranya yang lembut.


" Papa mau beli eskrim sama mama." kata Aldo yang memang tahu kesukaan Alesha.


" Tapi om Fay juga mau beliin es krim." jawab Alesha.


Aldo langsung menatap tajam ke arah Fay, lalu beralih ke Alesha.


" Ikut papa yuk, papa udah laper nih temenin papa makan ya!" pinta Aldo pada Alesha dengan wajah memelas.


" Hey, aku yang mengajaknya terlebih dulu." kata Fay.


Aldo menegakkan badannya, lalu berjalan menghampiri Fay.


" Apa maumu?" tanya Aldo yang memang sudah curiga terhadap Fay.


" Aku ingin Raisa, dan kau tak berhak melarang ku." tegas Fay sambil memicingkan kedua matanya.


" Maksud mu?" tatapan sinis mengarah ke Fay.


" Aku sudah tahu semuanya tentang mu, dan kau tidak pernah ada hubungan dengan Raisa, hanya sebatas ayah dari Alesha. Jadi aku akan mencoba mendekati nya." senyum licik terulas di sudut bibir Fay.


" Bugh!?" Aldo memukul pipi Fay, karena tersulut emosi mendengar perkataan nya.


" Aldo, apa yang kau lakukan?" sontak Raisa terkejut melihat Aldo memukul Fay, karena setahu dia mereka sedang berbicara.


Raisa menghampiri Fay yang sudah jatuh ke aspal.


" Kau tidak apa-apa?" tanya Raisa.


Fay mencoba mencari simpati Raisa, dia pun meringis kesakitan.


" Aw..sakit." keluh Fay sambil memegang pipinya.


" Apa yang kau lakukan Aldo?' tanya Raisa yang langsung menghampiri Aldo.


" Dia ingin merebutmu dariku." ucap Aldo.


" Apa ? Aldo, jangan pernah bersikap kasar di depan Alesha." bentak Raisa.

__ADS_1


" Aku--" ucapan Aldo terpotong saat Fay mengeluh sakit pada bagian pipinya.


" Ah, pipi ku sakit." keluh Fay sembari meringis, berpura-pura sakit di depan Raisa.


Raisa langsung menghampiri Fay, dan menolong nya.


" Kita ke UKS." ajak Raisa yang menuntun tangan Fay.


Kemudian Calantha mengeluarkan Alesha dari mobil.


" Alesha ikut papa." panggil Aldo.


Kemudian Alesha langsung berlari ke arah Aldo dan memeluk nya.


" Papa, kenapa pukul om Fay?" tanya Alesha.


" Papa tidak sengaja sayang." kata Aldo sambil menggendong Alesha.


" Ale mau ikut ibu gak?" tanya Calantha seraya melirik ke arah Aldo dengan tatapan sinis.


" Ale biar sama aku." kata Aldo.


Kemudian Calantha langsung masuk ke dalam sekolah.


Dia tahu kalau Aldo adalah anak dari istri pertama Johnson. Tetapi bukan anak kandungnya, Calantha hanya merasa canggung saat berhadapan dengan Aldo.


Aldo mengajak Alesha pergi dari sekolah, karena dia ingin meminta maaf pada anaknya karena telah melihat dia memukul orang.


" Ale gak apa-apa kan pergi sama papa aja?" tanya Aldo yang sudah masuk ke dalam mobil.


" Nanti papa antar Alesha kembali lagi ke sekolah, sekarang temani papa makan ya!" kata Aldo yang sudah menyalakan mesin mobil nya.


Kemudian Aldo menjalankan mobilnya menuju restoran terdekat.


Hatinya masih marah, saat Fay mengatakan ingin memiliki Raisa. Fay pasti sudah mencari tahu tentang dirinya dan masa lalunya bersama Raisa. Dia harus mengendalikan emosi, agar Raisa tidak terbujuk rayuan Fay.


" Ale, kita beli es krim ya." kata Aldo yang sudah duduk di restoran cepat saji yang menyajikan menu ayam Kentucky sebagai andalannya.


***


" Dimana anakku?" tanya Raisa saat melihat Calantha masuk ke dalam ruangan UKS.


" Dia bersama papanya." jawab Calantha.


" Ma, kenapa Alesha tidak kau bawa." kata Fay yang ingin memancing kemarahan Raisa.


" Biarkan saja dia bersama papanya. Aku rasa Aldo akan meminta maaf pada Alesha dengan perbuatannya." sahut Raisa, tangan nya masih fokus mengobati luka memar di pipi Fay.


" Kenapa kau tidak marah? " tanya Fay yang sengaja memancing kemarahan Raisa.


" Untuk apa aku marah, diakan ayahnya." jawab polos Raisa.


Fay hanya mengepalkan kedua tangannya, mendengar jawaban dari Raisa.


Dia harus membuat Raisa sangat membenci Aldo.

__ADS_1


Sebelum nya Fay telah mencari tentang latar belakang Aldo. Dan informasi itu dia dapat dari orang suruhan nya yang bertanya-tanya ke rumah Aldo.


Tetapi orang suruhan Fay belum mendapatkan semua informasi yang valid. Namun semua informasi dia dapat langsung dari Katie. Saat masih berstatus pacar Katie, dia bertanya banyak tentang Raisa. Dan Katie pun tidak curiga, karena dia sangat percaya pada Fay yang masih menjadi pacarnya.


Saat Fay sudah cukup menerima informasi dari Katie, dia langsung memutuskan hubungannya. Dengan alasan hubungan antara ayahnya saling bermusuhan dan tidak di restui.


Sungguh licik dan picik pemikiran Fay yang ingin menghalalkan segala cara.


Selesai mengobati Fay, Raisa langsung keluar dari ruangan UKS.


" Kau mau kemana?" tanya Fay.


" Aku mau balik ke kantor, sudah mau masuk jam pelajaran." jawab Raisa.


" Tapi aku masih sakit." balas Fay merajuk


" Ada bu Calantha, " jawab Raisa , lalu dia keluar dari ruangan UKS.


" ****, sial.. Aku gagal lagi." geram Fay sambil tangannya memukul kasur.


" Ada apa dengan mu Fay? Kenapa kau terobsesi sekali dengan Raisa?" curiga Calantha pada anaknya.


" Aku sudah menyukaimu sejak kelas tiga SMA, Ma!" ucap manja Fay.


" Apa?" kaget Calantha mendengar penuturan sang anak.


" Jangan pernah merebut milik orang Fay, kau jangan seperti papamu." saran Calantha yang menasihati putra kesayangannya.


" Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, Ma!" ucap Fay penuh penekanan, kemudian dia langsung turun dari tempat tidur dan meninggalkan ibunya.


" Fay, kamu jangan jadi orang jahat nak!" lirih Calantha yang menatap punggung sang anak meninggalkan dirinya.


Sementara Aldo telah menyelesaikan makan siangnya. Dan dia langsung mengantarkan Alesha ke sekolah.


" Ale, mau pulang sama papa?" tanya Aldo.


" Iya Pah, " jawab Alesha.


" Iya sudah, nanti kita pamit sama mama." kata Aldo seraya mengusap kepala Alesha.


Mobil Aldo sudah terparkir di depan sekolah, dia mengantarkan Alesha menuju kantor Raisa.


" Ale, kamu panggil mama." ucap Aldo seraya menunggu Alesha, yang masuk ke dalam kantor ingin memanggil Raisa.


" Mama, " panggil Alesha , dan Raisa sedang fokus pada layar laptopnya.


" Eh sayang, kamu sudah balik." kata Raisa sambil mengelus pipi Alesha.


" Ma, ada papa." ucap Alesha sambil menunjuk jari telunjuknya ke arah Aldo.


Raisa melihat ke arah pintu, betapa terkejutnya saat melihat Aldo telah di kerumuni oleh para guru wanita.


-


Silakan like dan berikan komentar mu.

__ADS_1


__ADS_2