Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo

Sang Balerina Cilik Putri Tuan Aldo
Bab 67


__ADS_3

Hari bahagia pun tiba, Raisa dan Aldo telah memakai baju pengantin dan juga jas jahitan sahabat nya Aldo.


" Kau cantik, Raisa." puji Aldo seraya memeluk Raisa dari arah punggungnya.


Kini mereka akan jalan beriringan menuju ballroom hotel. Raisa dan Aldo telah resmi menjadi pasangan suami istri. Kini hubungan mereka telah halal, dan masing-masing saling memiliki.


Tak akan lagi yang ada mengganggu Raisa dan menyakiti nya. Alesha duduk bersama Raisa, mereka menyalami tamu satu persatu.


Kedua orang tua Raisa dan Aldo berada di samping mereka. Sedangkan kedua adik Raisa dan Aldo berbaur bersama tamu undangan.


Mereka mengundang teman-teman nya, memperkenalkan kakak mereka yang baru hadir di tengah keluarga.


Aldo yang baru saja muncul, di perkenalkan oleh Katie ke teman-temannya masih akrab di Indonesia. Begitu juga Beby, dia mengenalkan abangnya yang baru saja dia temui beberapa bulan lalu.


Rina dan Widya juga mengundang teman-teman mereka. Mereka mengenalkan Raisa pada teman sekolah dan kerjanya.


Faisal dan keluarga tak luput dari undangan pernikahan Raisa. Karena mereka di undang oleh Pak RT setempat. Aldo masih tinggal di lingkungan dekat Faisal. Dan Aldo mengundang tetangga-tetangga nya satu RW.


Dia ingin menunjukkan pada warga yang mengenali Raisa, kalau wanita yang mereka fitnah kini menjadi istri sahnya.


Begitu pun Raisa, dia mengundang teman-teman sekolah yang masih mengenalnya. Termasuk sahabat nya Lina, dia sangat spesial di hati Raisa.


Karyawan kantor Aldo semua diharuskan datang.


" Raisa, kau bersama pak Aldo?" lirih Feri yang kini masih berstatus Jones, alias Jomblo ngenes. Sikapnya yang kasar terhadap wanita, membuat dia dijauhi. Dia sungguh terkejut, gadis yang dulu di sukai, kini harus bersanding dengan atasannya.


" Iya pak, " jawab Raisa sambil tersenyum, lalu Raisa menyapa Deni yang kini menjadi supervisor.


" Dan, " sapa Raisa.


" Sa, senyum kamu masih manis seperti dulu." kata Deni yang masih terpikat dengan senyum Raisa.


" Hush, jangan berani-berani godain istri bos." sikut Feri pada Dani


" Oh iya, maaf." kata Deni yang langsung berjalan menuruni tangga pelaminan.


Dari jauh terlihat Faisal membawa keluarga nya, dia membawa serta ibu dan kakak juga adiknya Reni.


" Selamat ya, Sa." kata Faisal dengan senyum terpaksa.


" Iya terima kasih." kata Raisa menyambut tangan Faisal.


" Akhirnya kamu bisa juga memiliki Raisa." kata Faisal yang bersalaman dengan Aldo.


Aldo hanya tersenyum pias, melihat Faisal yang begitu menyesal.


" Raisa, maafkan aku ya." kata Maria sambil menundukkan kepalanya, lalu memeluk Raisa.

__ADS_1


" Iya, " jawab Raisa dengan wajah teduh nya.


Kemudian di susul oleh Ratih dan juga bu Leha. Mereka semua meminta maaf pada Raisa, dan menyesal karena telah menyebar fitnah.


Raisa memaafkan dengan hati yang lapang, dia memeluk satu persatu keluarga Faisal. Termasuk Reni yang sedikit iri pada Raisa, padahal dia sangat mengidolakan Aldo. Namun Raisa yang di incar oleh Aldo.


" Selamat ya, kak." dengan senyum kecut, Reni mengulurkan tangannya.


Raisa hanya tersenyum dan tidak berkata-kata, saat berhadapan dengan keluarga Faisal.


" Kau lelah?" tanya Aldo sambil melirik ke arah Raisa.


" Iya, sepertinya tamu yang kau undang sangat banyak." keluh Raisa.


" Aku hanya ingin mereka tahu, kalau kau adalah istri ku saat ini." ucap Aldo sambil menghadap Raisa.


Saat acara akan berakhir, tiba-tiba datang Johnson dan Calantha.


Mereka berjalan menuju pelaminan dengan bergandengan tangan. Ada raut wajah tidak suka pada Aldo. Dia begitu benci melihat ayah tirinya. Eh seperti nya Aldo tidak menganggap dia ayah tirinya, karena Aldo di tinggalkan sejak dia lahir.


Mereka berdua pun naik ke pelaminan, dan memberikan ucapan selamat pada Raisa juga Aldo.


" Raisa, selamat ya!" " ucap Calantha yang mengulurkan tangannya, lalu memeluk Raisa.


" Iya bu, terima kasih atas kehadiran nya." balas Raisa yang juga memeluknya.


" Raisa, aku mohon cabut tuntutan mu pada Fay." pinta Calantha seraya bersujud di kaki Raisa.


" Bu Calantha, apa yang anda lakukan?" tanya Raisa panik.


" Aku mohon Raisa, bebaskan Fay." ucapnya tersedu-sedu.


Raisa menoleh ke arah Aldo, dia merasa bingung dengan situasi seperti ini.


" Aldo, apa yang harus aku lakukan?" tanyanya cemas


Aldo langsung menjentikkan jarinya, memanggil pengawal yang berada tidak jauh darinya.


Kemudian Calantha di bawa oleh para pengawal, namun di cegat oleh Johnson.


" Aldo, kau tahu istriku sedang bersimpuh di kaki istrimu. Dia memohon agar anaknya di bebaskan dari penjara." ucap Johnson dengan nada suara yang tinggi.


Johnson bermaksud ingin mempermalukan Aldo di depan umum. Tapi bukan Aldo namanya, kalau tidak bisa menyelesaikan masalahnya.


" Ternyata kau datang ke sini, hanya ingin mempermalukan ku?" cibir Aldo dengan tatapan mengejek.


" Aldo, aku mohon bebaskan Fay." pinta Calantha seraya menyatukan kedua telapak tangan nya.

__ADS_1


" Aldo.." lirih Raisa.


" Maaf kami lelah, " kata Aldo yang langsung menuntun tangan Raisa untuk meninggalkan pelaminan.


Mereka berdua berjalan menuruni anak tangga. Untung saja Alesha sudah tertidur di kamar, sehingga tidak melihat sikap papanya yang tersulut emosi.


" Aldo aku mohon bebaskan Fay, kasihan bu Calantha." ucap Raisa mengiba.


Aldo tak gentar, dia masih menuntun tangan Raisa melewati kerumunan tamu undangan.


Suasana seketika memanas, saat Johnson berteriak kepada para tamu yang masih hadir.


" Perlu kalian ketahui, kalau Aldo adalah anak haram hasil hubungan gelap mantan istri ku dengan pacarnya." ucap Johnson penuh penekanan, seraya menunjukkan jari telunjuknya ke arah Arifin.


Semua mata tertuju pada Arifin, dan seketika Aldo menghentikan langkahnya.


Aldo begitu emosi dengan pernyataan Johnson, yang menyudutkan nya.


Para tamu undangan yang memang mengetahui anak dari Wisnu, yang merupakan pendiri Wisnutama langsung terkejut.


Mereka pun saling adu pandangan, dan bergosip.


" *Si Alesha, putri tunggal Wisnu rupanya perempuan gak bener."


" Gak nyangka, si Alesha cantik dan ramah itu bisa mempunyai anak haram."


" Bla, bla, bla*...."


Semua relasi Aldo yang mengenal baik Wisnu, langsung mencibir nya.


Seketika Aldo langsung naik pitam, emosi meledak. Genggaman tangannya langsung di lepaskan. Dia berbalik ke arah Johnson untuk memberikan sebuah pelajaran hidup.


Langkah kaki nya berjalan cepat, dengan badan membusung tegak.


Dia ingin menunjukkan kepada Johnson, kalau dirinya tidak bisa di hina serendah itu.


Arifin tak luput dari emosinya, dia bergegas menyusul anaknya menghampiri Johnson di atas pelaminan.


Wajah Calantha tiba-tiba saja memucat, dia sangat takut melihat ekspresi dua orang ayah dan anak yang datang menghampiri suaminya.


" Johnson, apa yang kau lakukan?" lirih Calantha.


Tujuannya datang ke acara pernikahan Raisa, adalah memohon agar anaknya di bebaskan dari penjara.


-


Silakan like dan berikan komentar mu.

__ADS_1


__ADS_2