SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI
AZIAH DI CULIK.


__ADS_3

══ ✥.❖.✥ 🤍 Kalam Habaib 🤍✥.❖.✥ ══


Pengertian syukur yang paling dasar adalah memenuhi hati dengan pengakuan atas Dzat yang Maha Pemberi Nikmat, keagungan Nikmat dan Anugrah-Nya kepada hamba dengan kesaksian yang dapat mendorong anggota badan untuk taat kepada-Nya.


[ Sayyidil Habib Umar bin Hafidz ]


❤اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ❤


══ ✥.❖.✥ ══✥🤍❖🤍✥ ══✥.❖.✥ ══


Hari berjalan begitu cepat, hingga tanpa terasa hari pernikahan Reyhan dan Aziah tinggal satu hari lagi.


Membuat rumah Hendrawan begitu ramai dengan sanak saudaranya yang sudah berkumpul untuk membantu-bantu persiapan acara pernikahan Aziah.


Karena Aziah ingin melangsungkan pernikahan di rumahnya saja, makanya rumah Hendrawan kini juga sudah di pasang segala persiapan pernikahan seperti pelaminan tenda-tenda juga sudah di pasang dan dihiasi begitu indah. Namun disaat seluruh orang yang disana sedang sibuk Aziah malah tak pernah muncul untuk melihat dekorasi untuk pelaminannya.


"Ziah kemana sih mbak yu, kok aku dari tadi tidak melihatnya ya?" tanya seorang wanita pada Raniah.


"Ada di kamarnya Dek Nita, diakan emang seperti itu, suka ngurung di kamar" balas Raniah apa adanya.


"Aku jadi penasaran sama Ziah Mbak, soalnya sudah lama sekalikan mbak nggak pulang ke kampung, jadi terakhir kali aku melihatnya saat dia kelas tiga SMPkan Mbak" ujar wanita yang di panggil Nita itu.


"Iya Dek, Maaf ya Emasmu sibuk melulu jadi nggak sempat untuk pulang kampung dek," balas Raniah yang terlihat tidak enak pada Iparnya itu.


"Nggak papa Mbak aku paham kok, lagian walaupun Mas dan Mbak nggak pulang kampung kirimannya mah selalu datang hehehe" kata Nita sambil cengengesan.


"Ah kamu bisa aja sih dek, tapi sebenarnya Mbak kepingin banget pulang kampung Dek tapi masmu payah banget kalo diajak" kata Raniah yang terlihat kesal.


"Ya sudah besok-besok kalau mbak pengen ke kampung tinggal bilang sama Nita aja biar Nita yang akan menjemput Mbak Niah deh"

__ADS_1


"Beneran ya Dek Nita Mbak akan tagih perkataanmu ini nanti" balas Raniah terlihat senang.


"iya lho Mbak" kata Nita singkat, "Ayo dong Mbak kita ke kamar Aziah, Nita kangen nih sama dia" ajak Nita sambil menarik tangan Raniah.


"Ya sudah ayo Dek," bales Raniah, dan akhirnya Mereka pun pergi ke kamar Aziah.


setelah sampai ai di depan kamar Aziah, Nita pun mengetuk-ngetuk pintu kamarnya berkali-kali. Namun tidak ada ada jawaban dari dalam. Membuat Rania menjadi penasaran, akhirnya ia membuka pintu kamarnya, dan terlihatlah kalau kamar Aziah sedang kosong.


"Loh, Aziah kemana ya? Masa iya sih tinggal sehari lagi dia mau menikah masih bepergian?" gerutu Raniah sambil dia berjalan kearah pintu balkon kamar yang ada di kamarnya Aziah, mengikuti Nita yang sudah lebih dulu di balkon kamar tersebut.


"Mbak itu siapa? Di gerbang belakang kok di tarik-tarik sama laki-laki sih?" tanya Nita dengan tatapan masih mengarah kebawah, karena mereka sedang di lantai dua.


Mendengar pertanyaan Nita Raniah pun langsung mendekati pagar balkon dan langsung melihat kebawah yang memang terlihat seorang wanita sedang di tarik paksa oleh seorang pria. Dan terlihat juga wanita itu memukul si pria agar di lepaskan.


"Astaghfirullah.. itukan Aziah! Dan siapa pria itu?" tanya Raniah sambil memperhatikan wajah si pria. "Athan!" sentak Raniah kaget dan ia pun langsung berlari keluar dan langsung menggedor pintu kamar Azkha yang kebetulan bersebelahan dengan kamar Aziah.


"Ada apa sih Mah? mengetuk pintu sampai cantik itu sih Mah?" tanya Azkha terlihat heran.


"Ziah.. Ziah.. Azkha Ziah!"


"Ziah kenapa Mah? Mama tenang dulu tarik nafas lepaskan" ujar Azkha dan Raniah pun mengikuti perkataan Azkha.


"Sudah lebih tenang Mah? sekarang katakanlah Mah" kata Azkha lagi


"Itu nak Adik kamu lagi ditarik-tarik sama si Athan Nak ayo cepat tolong dia Nak!" seru Raniah yang terlihat panik kembali.


"Apaa! kurang ajar si Athan itu ya!" hardik Azkha sambil ia berlari menuju tangga dan langsung menurunnya. Setelah itu ia juga langsung berlari menuju ke gerbang belakang rumah mereka. Sesampainya disana ia malah melihat mobil Athan yang baru saja melaju, ia sempat mengejarnya Namun kecepatan mobil Athan sangat cepat sedangkan ia tak memakai kendaraan apapun.


Azkha kembali kerumahnya, bermaksud mengambil sepeda motornya Namun di pintu gerbang sudah ada Raniah berserta Nita sedang menunggunya.

__ADS_1


"Gimana Nak? " tanya Raniah terlihat cemas.


"Athan kabur Mah, dia menculik Ziah. Sebaiknya Mama hubungi Bang Azam, biar Azkha coba kejar naik motor Mah" kata Azkha sambil berlalu menuju garasi tempat sepeda motornya berada dan tak berapa lama ia pun keluar kembali dengan membawa motor balapnya, bahkan ia sudah duduk diatasnya dan setelah mesin hidup Azkha pun mulai melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.


Sementara Raniah mengikuti perkataan Azkha ia bermaksud menghubungi Azzam.


*********


Sementara itu di sisi lain di kediaman Rayhan. Sama seperti di rumah Aziah yang saat ini sedang ramai. Begitu juga di rumah Rehan yang nampak ramai juga karena di rumahnya sedang di adakan doa selamatan dan berharap acara pernikahannya berjalan dengan lancar. Reyhan juga mengundang para teman-temannya termasuk Azzam dan Frans.


Setelah sesi acara doa selamatnya selesai para teman-temannya Reyhan tidak langsung pulang. Karena mereka melanjutkannya dengan mengobrol dan bercanda bersama.


"Wah akhirnya si jomblo akut akan berakhir juga masa lajangnya ya" ujar Frans menggoda Reyhan.


"Jomblo akut? Siapa juga yang jomblo akut coba? Lo salah bilangi gue jomblo akut, noh Nicko kali yang jomblo akut baru pas mah" balas Reyhan dengan santai.


"Ah baru juga beberapa hari Lo menyandang tunangan Aziah sudah sombong Lo, sampai mengatai gue jomblo akut lagi" sindir Nicko, "Ah tapi gue mau protes nih Ama Lo Zam, dulu gue ngaku suka sama adik Lo, Malah Lo ngancam gue, sekarang giliran Reyhan Lo langsung terima, tega Lo sama gue Zam" protes Nicko terlihat kesal.


"Eh Nicko dulu Lo nyatakan suka Ama adik gue saat dia masih SMA, ya gue nggak sukalah karena.." belum habis ia mengungkapkan semuanya tiba-tiba ponselnya berbunyi dan Azzam langsung mengambil ponselnya tersebut dan teralah nama sang Mama di layar handphonenya dan ia pun langsung membukanya.


"Assalamu'alaikum Mah, ada apa?" tanya Azzam setelah ponsel terhubung.


"Wa'alaikumus salam Nak, Zam Aziah di culik sama Athan Zam" balas Raniah dari sebrang.


"Apaa Ziah di culik!"


__________


Jangan lupa ya guys 🙏 untuk tetap memVote novel ini, hanya dukungan kalianlah yang bisa meneruskan Novel ini, dan Sebelum dan Sesudahnya Author ucapkan ribuan terima kasih 🙏🥰.

__ADS_1


__ADS_2