SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI
MENUNDA ACARA PERNIKAHAN.


__ADS_3

══ ✥.❖.✥ ♥️Kalam Al-Qur'an ♥️ ✥.❖.✥ ══


Perubahan apapun yang kalian harapkan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala di dalam dunia ini. Lakukanlah dalam diri kalian terlebih dahulu. Dengan kesabaran ketika melakukunnya maka sebuah jaminan untukmu buhwa Allah akan menjadikan harapanmu terwujud. Karena sesungguhnya permulaan perubahan di dunia ini semua dari diri kita sendiri.


"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum. Sebelum mereka merubah keadaan diri mereka sendiri"


(QS. Ar-Ra'd: 11)


❤اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ❤


══✥✥✥✥✥✥✥✥•♥️•✥✥✥✥✥✥✥✥══


Azzam dan Frans langsung membawa Aziah dan Reyhan ke rumah sakit. Sedangkan Azkha dan Nicko masih menunggu di tempat kejadian, dan mereka masih menunggu pihak yang berwajib. Untuk memproses kasus Athan.


Sementara itu Azzam dan Frans yang telah sampai di rumah sakit, langsung memanggil para perawat agar mereka membawa brankar untuk Aziah dan Reyhan. Setelah itu para perawat membawa Reyhan langsung keruangan operasi, sementara Aziah di bawa ke ruang UGD.


Karena Aziah pingsan karena syok saja, jadi dokter menanganinya hanya sebentar. Bahkan kini Aziah juga telah sadar, namun karena masih lemah Dokter menyarankan agar Aziah dirawat satu malam saja. Dan Azzam langsung menyetujuinya.


"Bang Ziahkan nggak papa, kenapa harus di infus sih?" protes Aziah saat ia baru tersadar.


"Agar badan kamu tidak lemah lagi Dek, sudah kamu nurut saja deh lagian ini untuk kebaikan kamu jugakan?"


Mendengar balasan Azzam, Aziah hanya mendengus saja. Karena ia tahu kalau Abangnya itu tidak bisa di bantah, akhirnya ia hanya berdiam pasrah. Di saat seperti itu tiba-tiba ia teringat pada lukanya Rayhan.


"Oh iya Bang, gimana keadaan bang Reyhan?" tanya Aziah terlihat penasaran.

__ADS_1


"Belum tahu Dek, karena saat ini Reyhan masih berada di ruang operasi," jelas Azzam. Dan di saat Azzam hendak melanjutkan perkataannya tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Dan tak berapa lama muncullah Frans dengan wajah terlihat panik.


"Ada Frans?" tanya Azzam langsung karena ia jadi ikut cemas saat melihat wajah Frans.


"Bisa keluar sebentar bro" balas Frans mengabaikan pertanyaan Azzam. Melihat itu, Aziah juga ikut penasaran, karena entah kenapa ada perasaan cemas di hatinya. Setelah ia tadi mendengar perkataan Azzam tentang Reyhan yang di operasi, di tambah lagi melihat wajah Frans yang terlihat cemas. Membuat hati Aziah menjadi resah.


"Ada apa bang Frans? Apa terjadi sesuatu pada bang Reyhankah bang?" tanya Aziah dengan raut wajah cemas bercampur penasaran.


"Sudah jangan berpikir yang tidak-tidak, sebaiknya sekarang kamu istirahat saja" sela Azzam, "Abang keluar sebentar ya" katanya lagi sambil membenarkan selimut Aziah, setelah itu ia langsung keluar dari ruangan rawat Aziah menyusul Frans.


"Ada apa?" tanya Azzam setelah mereka di luar.


"Reyhan Zam, ia membutuhkan darah O negatif, dan stok di rumah sakit ini kebetulan habis, seingat gue Lo kan memiliki darah yang sama dengannya" ujar Frans memberitahukan apa yang di katakan dokter yang menangani Reyhan.


"Ya sudah Ayo." Tanpa mau bertanya apa-apa lagi Azzam langsung pergi menuju tempat mentrasfusi darah.


Maka dari itu Dokter pun menanyakan pada Frans adakah golongan yang sama dengan Dokter Reyhan. Dan Frans pun langsung ingat kalau Azzamlah yang memiliki darah yang sama dengan Reyhan, makanya Frans langsung mendatangi Azzam.


Setelah melakukan trasfusi darah, tak berapa lama pintu ruangan operasi pun terbuka. Dan tak berapa lama para suster keluar dengan mendorong brankar yang di atasnya telah terbaring Reyhan yang terlihat belum sadarkan diri.


"Bagaimana keadaannya Dokter Reyhan Dok?" tanya Azzam pada dokter yang baru saja keluar setelah para suster membawa tubuh Reyhan.


"Alhamdulillah Dokter Reyhan sudah melewati masa kritis Pak, dan sekarang ia hanya membutuhkan istirahat pemulihan saja" ujar sang Dokter.


"Alhamdulillah syukurlah." ucap Azzam yang terlihat bernafas lega, setelah tadi ia sempat tegang.

__ADS_1


"Iya Pak, oh iya bukankah besok hari pernikahan Dokter Reyhankan? Wah sepertinya beliau harus menunda hari bahagianya ya Pak?" tanya Dokter yang sebenarnya ia teman sejawat Reyhan di rumah sakit tersebut.


"Ya mau bagaimana lagi, mau tidak mau, pernikahan terpaksa di tunda dulu Dok" balas Azzam apa adanya.


"Tidak apa-apa Pak, yang penting untuk saat ini memulihkan dulu soal pernikahan masih ada hari esok"


"Iya benar sekali Dok, kalau begitu apakah saya sudah bisa menjenguknya Dok?"


"Silahkan Pak, kalau begitu saya permisi ya Pak" pamit sang Dokter.


"Iya Dok, sekali lagi terimakasih sudah menangani sahabat saya dengan baik" ucap Azzam sambil menjabat tangan sang Dokter.


"Sama-sama Pak, kalau begitu saya permisi ya" pamit Dokter itu lagi. Dan setelah mendapatkan anggukan dari Azzam sang Dokter pun pergi meninggalkannya.


Sedangkan Azzam dan Frans langsung menuju keruang rawat Reyhan. Sesampainya di sana Azzam langsung membuka pintu ruangan tersebut, dan terlihatlah Reyhan yang sedang terbaring belum tersadarkan.


"Sepertinya Reyhan masih belum sadar Zam, bukankah Dokter tadi mengatakan dia sudah melewati masa kritisnya kan. Seharusnya sebentar lagi dia sadarkan?" tanya Frans sambil menatap wajah Reyhan yang terlihat masih pucat.


"Gue nggak tahu, tapi mudah-mudahan secepatnya dia sadar, biar tegang gue hilang sepenuhnya" balas Azzam yang ikut memandang wajah sahabat yang sebentar lagi menjadi iparnya itu.


"Oh Zam, jadi benar pernikahannya akan ditunda?" tanya Frans, karena tadi ia juga mendengar percakapan Azzam dan Dokter tentang akan di tundanya pernikahan Reyhan. Sambil berjalan menuju ke sofa yang terdapat di ruangan tersebut.


"Yaa mau bagaimana lagi, dia aja seperti ini, masa iya acara berjalan tanpa pengantin sih" balas Azzam yang yang terlihat ia juga berjalan menuju sofa yang di duduki oleh Frans. Belum juga ia sampai tiba-tiba suara seseorang mengagetkannya.


"Seenaknya saja Lo menunda acara pernikahan gue! Tidak ada tunda-tundaan! Pernikahan gue harus tetap berjalan!"

__ADS_1


________


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys 🙏😘.


__ADS_2