SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI
BERLEMAH LEMBUTLAH.


__ADS_3

โ—Žโ…โ€โฆ๐Ÿ’›MUTIARA HIKMAH ๐Ÿ’›โฆโ€โ…โ—Ž


"Seperti burung yang bertengger pada ranting, ia bukan percaya pada batangnya yang kuat atau kokoh. Tapi, ia percaya pada kepakan sayap yang ia miliki tak akan pernah membuatnya jatuh."


Kenali dirimu, temukan potensi mu, hingga ia menjadi motivasi untuk dirimu


ุฅุฐุง ุนุฑูุช ู†ูุณูƒ ูู„ุง ูŠุถุฑูƒ ู…ุง ู‚ูŠู„ ููŠูƒ


"Jika dirimu telah mengenali dirimu sendiri, maka omongan orang lain tak akan melukaimu"


__ Quotes of the day___


โ…โ€โŠฑโ—ˆโ—ˆโ—ˆโŠฐโ—Žโ…โ€โฆ||๐Ÿ’›||โฆโ€โ…โ—ŽโŠฑโ—ˆโ—ˆโ—ˆโŠฐโ€โ…


"Baiklah kamu mau mendapatkan maaf dariku, maka cium seluruh wajahku Sekarang!" Ujar Frans, dengan alis yang ia naik-turunkan, membuat mata Irma membulat kaget.


"HAH?!" Irma terperangah mendengar perkataan Frans.


"Kenapa?, apa tak ingin maaf dari ku hm?" tanya Frans dengan wajah yang masih fokus dalam menyetirnya, hanya sesekali saja ia melirik Irma.


"Mau, tapi masa harus itu sih?"


"Kenapa?, bukankah aku sudah halal untuk mu?"


"Tapi kalau disinikan malu kalau ada yang lihat bagaimana?" kata Irma Sambil menundukkan wajahnya karena merasa malu.


"Baiklah kalau begitu kamu akan melakukannya Di rumah kita." ujar Frans masih datar


"Rumah kita?, bukankah kita akan kerumah Abang?," tanya Irma yang terlihat bingung.


"Iya, kita ke rumah orang tuaku karena aku ingin memperkenalkan mu sebagai istri ku, dan setelah itu aku akan mengajak mu ke rumah kita, karena kamu sekarang adalah istriku maka kamu harus ke rumah ku, paham Sekarang?." Jelas Frans, membuat hati Irma tiba-tiba menghangat, karena mendengar perkataan Frans yang menyebutkan kata "Istriku"


"Iya, barang-barang ana bagaimana?" tanya Irma yang masih terlihat bingung karena ia juga memikirkan rumahnya juga.


"Gampang nanti tinggal minta firman untuk membawanya" kata Frans santai.


"Eh, siapa Firman?"


"Asisten ku!"


"Eh, bukankah Abang Asistennya bang Azzam, kenapa memiliki Asisten juga?"


"Kenapa?, emang ada larangan ya memiliki Asisten?"


"Eh, enggak sih,


"Ya sudah Sekarang jangan banyak tanya lagi deh!" ujar Frans datar.


"Tapi ana nggak mau, barang-barang ana di bawak seorang laki-laki akh bang" protes Irma, " Biar ana aja yang pergi sendiri untuk menjemputnya" Lanjutnya lagi.


"Hmm ya sudah kalau gitu, nanti aku antar" bales Frans, membuat Irma senang mendengarnya.


"Terimakasih bang." Ucap Irma, dan hanya di bales Frans dengan..


"Hmmm."

__ADS_1


Dan di saat bersamaan mobil Frans pun hendak memasuki gerbang rumahnya namun rumahnya terlihat berbeda, karena di halamannya sudah terpasang, tenda dengan banyak kursi yang berjajar disana, membuat Frans mengerenyit heran.


" Ada apa ini?," tanyanya yang entah dengan siapa dia bertanya, karena kalau ia bertanya pada Irma sudah pasti ia tak akan tahu.


"Emang ada apa bang?" Tanya Irma yang nampak bingung juga.


" Aku juga nggak tahu, ya sudah ayo kita turun" Ajak frans, yang kemudian mereka pun turun secara bersamaan dan kemudian mereka sama-sama memasuki rumah orang tua Frans yang ternyata sudah ramai orang termasuk Azzam dan Naisha.


"Assalamu'alaikum" salam Frans dan Irma.


"Wa'alaikumus salam" bales mereka serentak.


"Sayang, inikah istri kamu?" tanya seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba muncul dari keramaian.


"Iya mah, Irma kenalkan ini mamah ku" Kata Frans memperkenalkan Nani Wijaya pada Irma.


"Oh, nama kamu Irma?" tanya Nani Wijaya menyalamkan Irma.


"Iya Tante saya Irma" bales Irma sambil menyebut uluran tangan Nani Wijaya dan kemudian langsung ia kecup.


"kok Tante sih?, Mama dong Sayang." protes Nani Wijaya, yang terlihat jelas sekali kalau dia sangat senang karena akhirnya anaknya yang memiliki istri.


"Eh, Maaf Tan, eh Mah" kata Irma yang terlihat sangat gugup.


"Sudah jangan sungkan, ayo ikut Mama Sekarang, kamu harus berdandan cantik" Ujar Nani yang langsung menggandeng menantu barunya itu." Fans kamu juga harus ganti pakaian!" katanya lagi pada Frans


"Eh, emang ini ada apa mah?" tanya Frans bingung.


"Kok ada apa sih, ini Acara Walimah'urs kamulah nak!" ujar sang Mama.


"Eh, kenapa mendadak begini?" tanya Frans lagi.


"Thanks bro, tapi kenapa bikin acara begini sih, guekan malu" protes Frans saat ia sudah berada di dekat Azzam.


"Ngapain malu, inikan biar semua orang tahu kalau loh udah menikah" bales Azzam." Sudah jangan membantahnya, sana Lo ganti pakaian!" Titah Azzam lagi.


"Haiis, susah dah bantah bos, ya udah kalau begitu gue ganti baju dulu" kata Frans yang akhirnya ia beranjak pergi, menuju ke kamarnya.


____


Sementara Di sisi lain..


"Selamat ya Imah, akhir anti, menjadi Nyonya Frans Sekarang" Ujar seorang wanita bercadar saat di dalam kamar Frans.


"Syukron ya Nai, ana juga nggak nyangka, seperti mimpi Nai, kayaknya baru kemarin ana. tunangan sama Devta, tapi kenapa sekarang ana jadi istri bang Frans ya?" tutur Irma seperti tak percaya dengan apa yang terjadi.


"Jadi kamu menyesal?, karena malah aku yang menjadi suami kamu hah?" suara bariton seorang pria, mengagetkan Irma dan Naisha, yang sedang asik mengobrol.


"Eh, nggak kok, justru ana malah bersyukur karena bukan laki-laki brengsek itu yang menjadi suami ana" bales Irma apa adanya.


"Baguslah kalau begitu, sekarang cepatlah, karena semua orang sudah pada menunggu.!" kata Frans sedikit ketus, membuat Naisha yang melihatnya menjadi sedikit kesal.


"Bang, bisa tidak, bicara yang baik, dan tidak kasar begitu?" tegur Naisha karena tak suka melihat perlakuan Frans yang sedikit kasar menurutnya.


"Abang tahu, Rasulullah ๏ทบ senantiasa memberikan wasiat agar berbuat baik kepada kaum perempuan apa lagi istri. Lelaki hendaknya berlemah lembutlah serta berbuat baik kepada perempuan sebab kondisi mereka. Terlebih lagi, seorang suami tak bisa lepas dari peran istri.

__ADS_1


Seorang yang bisa mengurus semua kebutuhan sang lelaki. Allah SWT berfirman: "Dan bergaullah dengan mereka secara patut (dengan cara yang baik)... " (QS an-Nisaa :19)


"Karena Wanita itu dari tulang rusuk yang paling bengkok, seperti yang di katakan dalam sebuah hadits:


Rasulullah ๏ทบ bersabda :


ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉูŽ ุฎูู„ูู‚ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ ุถูู„ูŽุนู, ู„ูŽู†ู’ ุชูŽุณู’ุชูŽู‚ููŠู’ู…ูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุทูŽุฑููŠู’ู‚ูŽุฉู, ููŽุฅูู†ู ุงุณู’ุชูŽู…ู’ุชูŽุนู’ุชูŽ ุจูู‡ูŽุง ุงูุณู’ุชูŽู…ู’ุชูŽุนู’ุชูŽ ุจูู‡ูŽุง ูˆูŽูููŠู’ู‡ูŽุง ุนููˆูŽุฌูŒ, ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฐูŽู‡ูŽุจู’ุชูŽ ุชูู‚ููŠู’ู…ูู‡ูŽุง ูƒูŽุณูŽุฑู’ุชูŽู‡ูŽุง ูˆูŽูƒูŽุณู’ุฑูู‡ูŽุง ุทูŽู„ุงูŽู‚ูู‡ูŽุง


โ€œSesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.โ€


(HR. Muslim)


Jelas sekali Allah Taโ€™ala menciptakan wanita dari tulang rusuk yang bengkok, sampai kapanpun tulang itu tidak akan pernah bisa lurus, maka ketika berusaha untuk meluruskannya yang ada akan patah, karena mengayomi seorang wanita tidak bisa dengan cara paksaan. Harus selalu berlemah lembut dalam menghadapi setiap gerak-geriknya.


Allah Taโ€™ala berfirman :


ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุงู’ ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู… ู…ูู‘ู† ู†ูŽู‘ูู’ุณู ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ูˆูŽุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุจูŽุซูŽู‘ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุฑูุฌูŽุงู„ุงู‹ ูƒูŽุซููŠุฑุงู‹ ูˆูŽู†ูุณูŽุงุก ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุชูŽุณูŽุงุกู„ููˆู†ูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฑูŽู‚ููŠุจุงู‹


โ€œHai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.โ€ (QS an-Nisaa : 1)


Jadi, janganlah menjadi seorang laki-laki yang mudah menumpahkan kemarahan kepada perempuan atau istrinya. Suami harus bisa menahan setiap amarah yang senantiasa hendak keluar. Karena sesungguhnya orang yang kuat itu adalah dia yang bisa menahan dan tidak melampiaskan amarahnya.


Nabi Shallallahuโ€™alaihi wa sallam bersabda:


โ€œู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุฏููŠุฏู ุจูุงู„ุตูู‘ุฑูŽุนูŽุฉูุŒ ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุงู„ุดูŽู‘ุฏููŠุฏู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ูŠูŽู…ู’ู„ููƒู ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู’ุบูŽุถูŽุจูโ€œ


โ€œOrang yang kuat bukanlah jago gulat, namun orang yang kuat adalah yang mampu menahan diri manakala marahโ€. (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)


Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi ๏ทบ : โ€œBerilah aku wasiatโ€. Beliau menjawab, โ€œEngkau jangan marah!โ€ Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi, ๏ทบ bersabda: โ€œEngkau jangan marah!โ€


(HR al-Bukhรขri).


Allah Taโ€™ala berfirman:


ููŽุจูู…ูŽุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูู†ู’ุชูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูู†ู’ุชูŽ ููŽุธู‹ู‘ุง ุบูŽู„ููŠุธูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ู„ุงู†ู’ููŽุถูู‘ูˆุง ู…ูู†ู’ ุญูŽูˆู’ู„ููƒูŽ


โ€œMaka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap kasar lagi berhati keras, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.โ€


(Ali Imron: 159)


Syekh Salim bin Id Hilali dalam Syarah Riyadhush Shalihin mengungkapkan"


"kandungan dari hadis Nabi tentang Allah Taโ€™ala menciptakan perempuan dari tulang rusuk yang bengkok. Yakni, hendaknya seorang lelaki bersikap lemah lembuh kepada kaum perempuan kerena kelemahan mereka dan kelemahan akal mereka. Perempuan mungkin tidak akan selamanya lurus dalam suatu keadaan. Karenanya, hendaknya para lelaki menyesuaikan diri agar kehidupan rumah tangga bisa harmonis."


"Sekarang Abang paham!, selama ini ana diam karena Irma bukan siapa-siapa Abang. namun tetap saja Abang juga tidak boleh berlaku kasar pada wanita mana pun juga, paham bang" jelas Naisha panjang lebar.


"Paham Nai, terima kasih atas pencerahannya" ujar Frans, yang sepertinya ada penyesalan di dirinya.


**********



Ma syaa Allah, Author jadi galau deh๐Ÿ˜” di saat Author ingin mengehentikan novel ini kenapa jadi ramei yang komen, bahkan VOTE LIKE, Hadiah jadi nambah, padahal kemarin nggak nambah 2, tuh VOTE dan Hadiah.


Author curhat dikit ya sebenarnya Author agak males itu berawal dari..

__ADS_1



Dari itu,๐Ÿ‘† nyesek rasanya, namun karena Readers banyak yang menyukai Author jadi tidak menghiraukan pendapat itu, namun belakangan, Melihat pembaca makin sepi, FAVORIT, VOTE, dan HADIAH nggak ada yang nambah, Author jadi bertekad ingin menghentikan Novel ini deh ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ tapi kok malah jadi, Haiis, Author benar-benar galau ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ ya sudah deh, Author ikuti ke inginan Reader untuk lanjutkan. tapi tetap dukung Author terus ya guys ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š Syukron ๐Ÿ™.


__ADS_2