SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI
BERUSAHA MENJADI IMAM YG BAIK.


__ADS_3

Azzam menghampiri Ranjang Naisha dan nampaklah istrinya tertidur tampa berselimut dengan memakai baju biru muda berlengan pendek serta celana pendek dengan warna senada dengan bajunya yang seperti itu, nampaklah kulit putih Naisha nan mulus sepertinya ia sempat mengganti bajunya sebelum tidur


Azzam yang melihat istrinya tidur bak seorang bayi, yang begitu polos dengan posisi tidur terlentang dengan tangan kanan sejajar dengan kepala dan tangan kiri di atas perutnya, sedangkan kaki kanannya ia Tenggerkan di atas gulingnya.


"Dasar ceroboh tidur seperti ini tanpa mengunci pintu kamar,?" gerutu Azzam sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.


kemudian ia pun menarik selimut setelah itu ia pun menyelimuti tubuh istrinya, dan kemudian ia pun membaringkan tubuhnya di samping Naisha.


Karena memang hari ini adalah hari melelahkan bagi mereka hingga rasa ngantuk tak bisa di tahan lagi, ia pun mulai memasuki Alam mimpi, namun


"Akh.." Azzam terpekik, karena sesuatu menghantam bagian tempat sensitifnya, lalu ia pun membuka matanya kembali, dan melihat kaki sang istri sudah bertengger tepat di atas tempat juniornya. berada.


"Haiis bocah ini, sepertinya ingin mecari gara-gara denganku!" gerutu Azzam geram karena ia merasakan sakit pada juniornya Akibat kaki Naisha. Lalu ia pun bangkit dari tidurnya dan duduk lalu ia menurunkan kaki Naisha, setelah itu ia tidur kembali dengan posisi memiringkan tubuhnya dan tak lama pun ia terlelap kembali.


******


04:30..


Azzam merasa wajahnya seperti ada yang membelainya dengan lembut, hingga akhirnya ia pun membuka matanya, dan nampaklah wajah istrinya yang sedang tersenyum manis padanya. membuat terkesima


"Mas sudah hampir menjelang subuh, kamu tidak ke mesjid? ayah sudah menunggu mu mas" suara Naisha yang lembut Akhirnya menyadarinya kalau ia tak sengaja sudah kagum atas kecantikan Naisha, ini pagi pertamanya ia menyandang status suami, maka ia sedikit terkejut saat pertama yang ia lihat adalah wajah cantik istrinya itu.


Azzam pun segera bangun " Iya aku kekamar mandi dulu" ujar lalu langsung bangkit dan ia pun melangkah menuju kamar mandi.


Naisha pun menyiapkan baju Koko berserta sarung dan ia letakkan di atas ranjangnya.


Dan tak lama suaminya pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang nampak basah karena Air Wudhu.


"Pakaian sudah Icha siapkan di atas ranjang ya mas" kata Naisha lagi lalu ia pun memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Azzam hanya memandangi pergian istrinya hingga ia hilang di balik kamar mandi. lalu kemudian ia pun memakai baju Koko putih berserta sarungnya, ada perasaan menggeliyar yang di hatinya, karena perlakuan Naisha pagi ini, setelah selesai ia pun melangkah keluar dan menuju ruang keluarga dan di sana sudah ada ayah dan kakaknya Naisha yang berpakaian sama sepertinya hanya warna saja yang berbeda.


"Sudah siap nak? " tanya ayah Faisal lembut.


"Sudah Yah" kata Azzam


"Ya sudah ayo kita ke mesjid" Ajak sang Ayah


"Mari yah" lalu mereka pun sama-sama pergi ke mesjid yang memang tak berapa jauh dari rumah Ayah Faisal dan Azzam juga masih mengingat Mesjid itu tempat ia mengijab Naisha yang kita telah resmi menjadi istrinya.


Setelah selesai Adzan berkumandang, mereka pun melakukan sholat berjamaah dengan kusyu' setelah selesai Imam memberikan ceramah pada jama'ah mesjid itu, yang bertempat kewajiban seorang suami.


Imam pun memulai khutbah subuhnya:

__ADS_1


"Rumah tangga akan bahagia dan diridhai Allah SWT apabila masing-masing, suami dan istri, memahami dan menjalankan kewajiban dan haknya.


Karenanya, kali ini Saya menjabarkan beberapa kewajiban suami menurut ayat Alqur’an dan Hadist,


• Suami wajib memberikan mahar kepada istrinya, kecuali jika istrinya ikhlas dan tidak keberatan tanpa mahar. Tercantum dalam Alqur’an surat An-Nisa’ ayat 4.


وَءَاتُواْ ٱلنِّسَآءَ صَدُقَٰتِهِنَّ نِحۡلَةٗۚ فَإِن طِبۡنَ لَكُمۡ عَن شَيۡءٖ مِّنۡهُ نَفۡسٗا فَكُلُوهُ هَنِيٓ‍ٔٗا مَّرِيٓ‍ٔٗا ٤


"Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin) itu dengan senang hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati.


(QS. An-nisa ayat 4)


• Suami wajib menyayangi istrinya apa adanya. Apabila suami tidak senang terhadap salah satu karakter istrinya, hendaknya dia melihat karakternya yang lain. Karena setiap manusia diciptakan dengan kelebihan juga kekurangan. Tercantum dalam hadist Riwayat Muslim.


Dari Abu Hurairah r.a., Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada lelaki beriman yang membenci wanita (istri) yang beriman. Jika dia tidak menyukai salah satu dari sifatnya, dia mungkin akan menyukai sifatnya yang lain.”


(HR. Muslim)


• Suami harus menjadi imam yang baik bagi istrinya, memperlakukannya dengan baik, memenuhi kebutuhannya, dan menjaga kehormatannya. Tercantum dalam hadist Riwayat At-Tirmidhi.


Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda, “Selengkap-lengkapnya iman seseorang adalah dia yang memiliki akhlak paling baik. Dan yang terbaik diantara semuanya adalah mereka yang paling baik terhadap istrinya.”


(HR. At-Tirmidzi)


30 menit Imam Mesjid memberikan ceramah pada jama'ah disana dan itu juga menjadi sentilan bagi Azzam karena ia teringat baru saja ia mengijab istrinya ia sudah memperlakukannya dengan buruk.


Azzam masih hanyut dalam pemikirannya hingga ia tak mendengar Ayah mertuanya sedang memanggilnya.


"Nak Azzam?, nak " panggil sang ayah namun tak di respon oleh Azzam hingga sang ayah memegang pundaknya


"Eh, iya Ayah" Sentaknya kaget.


"Apa yang kau pikirkan nak?"


"Eh, nggak ada yah, hanya teringat akan perkataan Ustadz tadi"


"Itu ilmu yang harus kamu pelajari nak, agar kamu menjadi imam yang baik buat keluarga mu" ujar sang ayah menesahati Azzam


"Iya yah in syaa Allah aku akan berusaha menjadi imam yang baik untuk keluargaku" bales Azzam tulus.


"Aamiin, ya sudah kamu masuklah kita sudah sampai sejak tadi" ujar Faisal.


"Baiklah yah " Azzam berlalu meninggalkan Ayah Naisah ia berjalan menuju kamarnya saat di depan pintu kamar ia mendengar suara merdu yang sedang melantunkan Ayat-ayat suci Al Quran ia terdiam sejenak dan menikmati keindahan lantunan tersebut. hingga suara itu berakhir dan ia pun baru membuka pintu kamarnya..

__ADS_1


"Assalamu'alaikum " salamnya saat ia memasuki kamar Naisha.


"Wa'alaikumus salam mas sudah pulang? " bales Naisha lalu ia meraih tangan kanan suaminya dan menciumnya membuat Azzam kembali terkesima oleh perlakuan istrinya.


"Eh, iya " jawab Azzam canggung.


"Nai... bersiaplah, pagi ini aku harus ke kantor, jadi sebelum pergi aku akan mengantarmu ke apartemen dulu" ujar Azzam, sembari ia membuka baju Kokonya dan mengganti dengan kemeja yang ia pakai kemarin


" Baiklah mas, " Setelah mendapatkan jawaban istrinya Azzam pun keluar lagi dari kamar Naisha dan setelah berpamitan pada keluarga Naisah, ia menunggu istrinya di teras rumahnya.


Sementara Naisha pun bersiap ia mengganti bajunya dengan baju gamis berwana hitam dan padukn hijab berwarna merah muda dengan warna cadar yang sama, setelah siap ia pun berjalan menuju ruang keluarga..


"Loh nak, kok sudah rapi mau kemana?" tanya Bunda Naisha. saat berpapasan di ruang keluarga.


"Mau pulang bunda mas Azzam harus kekantor hari ini"


"Kok nggak sarapan dulu nak?"


"Sarapan di jalan aja Bun, soalnya mas Azzam terburu-buru" bales Naisha lembut.


"Loh tapi suami kamu mana nak?"


"Nak Azzam sudah nunggu di luar Bun tadi sudah berpamitan dengan Ayah"' timpal Ayah yang juga ada di sana.


"Oh, ya sudah deh sana jangan biarkan suamimu menunggu lama-lama." kata bunda


"Iya Bun Icha pamit ya Assalamu'alaikum" pamiit nya.


"Wa'alaikumus salam" Bales Ayah dan bunda bersamaan. setelah salamnya di jawab Naisha pun keluar menemui suaminya


"Mas?.. Icha sudah siap" ujarnya membuat suaminya pun menoleh ke arahnya dan sekali lagi Azzam terkesima melihat istrinya.



"Cantik!" tanpa sadar ia memuji istrinya..


**BERSAMBUNG


JANGAN LUPA YA TINGGALKAN JEJAKNYA 🙏😊


Kalau merasa ceritanya bagus di VOTE ya guys..


kalau suka di LiKE.

__ADS_1


KOMENTAR kalau ingin memberikan inspirasi buat Author, jadi jangan lupa ya Syukron 🙏**


__ADS_2