
π Ψ¨Ψ³Ω Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨ±ΨΩ Ω Ψ§ΩΨ±ΨΩΩ π
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.
Barakallahu fikum..para Readers kesayangankuπ
Hai Readersku, selagi menunggu Ekstra Part-nya *Sang Mutiara Yang Tersembunyi*
Mampir dulu yuk ke Novel Author lainnya
Mengubah Takdir:
β₯.β.β₯πAdult Men Act Like Childrenπβ₯.β.β₯
Yang In syaa Allah cerita novelnya nggak kalah seru dengan cerita Novel author lainnya. Jadi jangan lupa mampir yaa. Agar kalian penasaran Author kasih cuplikannya akh.
Sinopsis Novel.π
__________________
Dhanu Ibnu Ardhana Pria tampan berusia 27 tahun, Namun karena sebuah tragedi di masa kecilnya ia harus kehilangan kedua orang tuanya. Sementara ia mengalami cacat mental hingga ia bertingkah seperti anak kecil.
Dan ternyata Dhanu adalah pewaris tunggal dari sebuah perusahaan yang terkenal dan karena ia yang bertingkah seperti anak kecil, pamannya mengambil kesempatan itu untuk menguasai hartanya. Hingga niat kotor pun muncul, dan ia ingin membunuh Dhanu.
Namun niat sang paman gagal karena Dhanu di tolong oleh seorang kakek yang ternyata adalah kakeknya sendiri yang begitu menyayangi Dhanu dan suatu ketika sang kakek mempunyai sebuah janji untuk menjodohkan Dhanu pada seorang wanita bercadar cucu dari sahabatnya.
__ADS_1
Tetapi karena Dhanu yang seperti itu sang kakek berniat membatalkan perjodohan itu, tapi siapa sangka, ternyata wanita yang akan di jodohkan pada Dhanu mau menerima Dhanu apa adanya, dan akhirnya pernikahan pun terlaksana.
Bagaimana kisah Cinta Dhanu?
yuk ikutin Author ya ππ
CUPLIKAN NOVEL.
πDi BAB SEBUAH KEAJAIBAN π
Dan sesuai kesepakatan keesokan harinya, Dhanu dan Salwa pun menikah walaupun pada awalnya sangat sulit mengajarkan Dhanu untuk berijab qobul, dan selalu salah karena keterbatasannya jadi kyai Zainal dengan sabar membimbing Dhanu hingga pada akhirnya mereka di nyatakan sah!, oleh para saksi.
"Sekarang Wawa udah jadi istri Adan yaa.?" tanya Dhanu saat Salwa membawa Dhanu ke kamarnya, setelah tadi mereka menyaksikan kepergian Dharma yang tadi sempat menitipkan Dhanu pada Salwa dan Kyai Zainal.
"Horree..Adan sekarang punya istri.." sorak Dhanu sambil berjingkrak-jingkrak kesenangan, persis anak kecil yang baru mendapatkan hadiah.
Salwa tersenyum lucu melihat tingkah suaminya yang seperti anak-anak. " jangan loncat-loncat mas nanti kamu jatuh." tegur Salwa lembut.
"Iya Wawa, Adan nggak loncat lagi kok, tapi nanti kita main mobil-mobilan ya, " balas Dhanu dengan wajah polosnya.
"Iya Mas, nanti kita main mobil-mobilan." balas Salwa dengan senyum manisnya. " Tapi sekarang mas Ardhan bobo dulu ya," kata Salwa dengan lembut lagi.
"Baiklah Wawa, Adan sekarang akan bobo, tapi Wawa jangan pergi ya?"
__ADS_1
"Iya Mas, Wawa nggak kemana-mana kok."
"Asyiiik, ya udah Adan sekarang bobo, ya Wawa." kata Dhanu yang kemudian ia pun memejamkan matanya
"Iya Mas, " balas Salwa dengan lembut, tapi baru saja ia memejamkan mata, Dhanu kembali membuka matanya.
"Wawa, Adan nggak bisa bobo, kalau nggak di giniin kepala Adannya, kalau di rumah Bi Ijah giniin kepala Adan, Wawa." kata Dhanu dengan wajah polosnya, sambil ia mengusap rambutnya dari kata giniin.
"Oh baiklah, sekarang Wawa usap-usap kepala Mas Adhan ya." balas Salwa lembut.
"Hu'um" kata Dhanu yang ia pun kembali memejamkan matanya setelah Salwa membelai-belai lembut rambut Dhanu, sambil dia bersholawat, membuat Dhanu senang mendengarnya.
Begitulah keseharian mereka setiap harinya, walaupun Dhanu tahu kalau Salwa adalah istrinya, namun ia memperlakukan Salwa hanya seperti teman bermain baginya, begitu juga dengan Salwa, ia dengan sabar mengurus dan menemani Dhanu bak seorang ibu yang mendidik anaknya. Hingga pernikahan mereka berusia dua minggu, sebuah keajaiban datang pada Dhanu.
Di dalam tidurnya Dhanu ia bermimpi bertemu seorang kakek-kakek, berjubah putih, serta memakai sorban putih, lalu sang kakek meletakkan tangannya di dahi Dhanu yang terlihat bingung melihat sang kakek, namun itu hanya sesaat karena tiba-tiba Dhanu melihat masa lalunya, dan ia juga melihat kejahatan sang tante yang menyebabkan kematian orang tuanya serta saudaranya, membuat hatinya menjadi sedih, bercampur dengan kemarahan.
"Sekarang kamu sudah sembuh nak, lakukanlah yang terbaik, untuk keluarga mu, juga selamatkanlah harta kamu, dan bawalah kejalan kebaikan." ujar sang kakek, yang kemudian ia langsung menghilang, sebelum Dhanu mengucapkan terimakasih padanya dan seketika itu juga Dhanu terbangun, dan ia melihat Salwa masih tidur di sebelahnya, dan kemudian ia teringat lagi pada sang kakek yang telah memberikan keajaiban padanya.
"Terima kasih kek, saya berjanji akan membongkar kebusukan Tante Susi dan Om Riko, dan saya akan merebut apa yang menjadi hak aku, tapi untuk mencapai itu semua aku akan tetap berpura-pura memiliki keterbelakangan mental." gumam Dhanu, yang setelah itu ia pun kembali membaringkan tubuhnya di samping Salwa, sejenak ia memandangi istri cantiknya tersebut.
"Terima kasih Salwa." gumamnya lagi dan kemudian ia pun kembali memejamkan matanya.
β’βββββββ’βΎβ’ββπ€βββ’βΎβ’βββββββ’
Hayooo, penasarankan π€π€
__ADS_1
Cus Akh, kepoin yuk π Serta Berikan dukungannya juga Ya Syukron πππ₯°