SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI
GARA-GARA BUAH BUNI


__ADS_3

◈◈◈⊰🏵 MUTIARA HIKMAH🏵⊱◈◈◈


Kalau bukan kita siapa Lagi.?!


Kalau bukan sekarang Kapan lagi.?!


Kalau bukan seperti ini, mau cara seperti apa lagi.?!


"Sebagai mana air yang mengalir memberi manfaat ketika air itu mengalir dan akan terus menerus memberikan manfaat..


Aku, kamu, siapa pun kita, kita semua adalah barang tambang yang bernilai, yang hanya perlu sedikit untuk di poles dan di asah hingga benar-benar mempunyai nilai, bukan hanya dimata manusia namun di Hadapan Allah Ta'ala.


So, Perbaikilah Niat, Kuatkan Amal, Jaga Maqomi, Panjangkanlah Doa, Perbanyaklah mencari ilmu agama dan juga menyebarkanya Hingga jadi manfaat bagi orang lain juga, dan agar menjadi bekal kita di akhirat kelak. 😉


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


❅❀⊱◈◈◈⊰◎❅❀❦||🏵||❦❀❅◎⊱◈◈◈⊰❀❅


Setelah melihat istri-istrinya telah selesai mengajar para santriwatinya Azzam dan Frans pun langsung menghampiri mereka.


"Assalamu'alaikum sayang ?" Ujar keduanya secara bersamaan dan kemudian mereka sama-sama memberikan kecupan lembut pada dahi para istri masing-masingnya.


"Wa'alaikumus salam " Jawab Naisha dan Irma secara bersamaan juga.


"Kamu sudah siap sayang?" tanya mereka secara berbarengan lagi, membuat Azzam dan Frans saling bertatapan.


"Kenapa Lo ikut-ikutan gue sih?!" tanya Azzam pada Frans.


"Siapa yang ngikutin Lo?, guekan emang selalu manggil gitu kok sama Irma tanya aja dia." Balas Frans.


"Akh, sudahlah!, Lo besok Lo ganti panggilan buat istri Lo paham!" Tegas Azzam.


"Eh, ganti dengan apa?" tanya Frans dengan wajah polosnya.


"Mana gue tahu!, emang gue pikirin!, sudah sini gue mau ngajak bini gue!" Kata Azzam ketus.


"Iss, kejam banget sih Lo bos!"


"Bodo'! " Lalu Wajah Azzam pun kembali menatap Naisha yang hanya memperhatikan perdebatan suaminya dan Frans.


"Ayo sayang kita pulang." Ajak Azzam dan Frans yang lagi-lagi ucapan mereka berbarengan, membuat Azzam menjadi kesal dan akhirnya mereka pun jadi berdebat lagi. membuat Naisha dan Irma tersenyum lucu Sambil menggelengkan kepala mereka, melihat para suami mereka.


"Ckckck, mereka kalau bertemu selalu begini kayak tom and Jerry aja sih," Kata Naisha Sambil mendengus kesal


"Tau tuh, Bikin sebal aja ngeliatnya!" Sambung Irma yang ia sama seperti Naisha juga terlihat kesel.


"Ya sudah ayo imah, dari pada melihat mereka, lebih baik kita ke mang Udin aja yuk, kita makan sate aja." Ajak Naisha sambil menggandeng tangan Irma dan kemudian mereka pun meninggalkan suami-suami mereka yang sedang berdebat itu.


Sementara Azzam dan Frans...

__ADS_1


"Dengar!, kalau besok Lo masih memanggil bini lo sama seperti gue!, lo bakal gue kirim ke Afrika paham lo!" Ujar Azzam yang terlihat Kesal karena ucapannya seperti di copy oleh Frans.


"Buset dah, kejam banget sih Lo?" protes Frans.


"Bodo Amat emang gue pikirin!, yang jelas gue nggak suka Lo copy perkataan gue!


"Iya iya besok gue akan manggil Irma dengan


Honey, Sweetheart, Sweetie, deh biar lengkap bro!" kata Frans sambil ia berbalik badan bermaksud untuk meminta persetujuan dari istrinya, " Eh! kemana bini kita?" tanyanya sedikit kaget.


mendengar hal itu Azzam pun ikut menoleh dan ternyata yang di katakan Sahabatnya itu benar. " Lah iya kemana mereka?" tanya Azzam balik.


"Mana gue tahu, ya sudah ayo kita cari " kata Frans yang kemudian ia pun masuk ke rumah thafidz dan ia juga bertanya pada para santriwati yang ada di dalam tapi mereka mengatakan tak melihat para Ustadzah mereka Frans dan Azzam pun mulai panik lalu mereka bertanya pada penjaga pintu gerbang rumah thafidz tersebut..


"Mang apakah kalian melihat istri-istri kami?" tanya Frans pada penjaga gerbang.


"Lihat den tadi mereka keluar, coba lihat di warung sate mang Udin " Bales sang pejaga gerbang.


" Terima kasih ya mang" ucap Frans pada penjaga gerbang.


"Iya den sama-sama" setelah pendapatkan balesan dari penjaga gerbang, Azzam dan Frans pun langsung keluar dengan berjalan kaki pergi ke warung sate yang berada di seberang jalan.dan terlihatlah oleh mereka para istri yang lagi pada makan sate.


"Hmm enak betul ya, makan sate, sementara kami cemas mencari kalian!" Ujar Frans setelah mereka sampai di warung sate tersebut.


"Siapa suruh, kita-kita di abaikan, malah asik pada berdebat, ya udah kami manfaatkan kebetulan perut lapar jugakan" bales Irma santai.


"Hmm, Asik sudah pintar menjawab sekarang hm?." Kata Frans sambil menaik turunkan alisnya.


"Hei, Sudah sudah sudah!, kok jadi kalian yang berdebat sih?!" Tegur Naisha.


"Tau nih!, ya sudah Ayo kita pulang." Ajak Azzam " Kamu sudah siap makannya kan sayang?" Tanyanya pada Naisha.


"sudah Mas" bales Naisha.


"Ya sudah sekarang kita pulang ya?."Ajak Azzam lagi.


"Iya mas," Bales Naisha, dan kemudian setelah Azzam membayar sate yang dimakan oleh Naisha dan Irma, Mereka pun berjalan kembali memasuki gerbang rumah thafidz karena mobil mereka masih berada di sana.


sesampainya di sana Mereka pun langsung memasuki mobil Azzam dengan posisi Azzam dan Aisyah di belakang sementara Irma duduk di depan di samping Frans yang duduk di belakang kemudi nya Setelah semuanya pada siap, Frans pun langsung melajukan mobilnya.


Di dalam mobil para lelaki terkandang membahas pekerjaan mereka, sementara Naisha dan Irma hanya saling Diam jangan mengganggu pembicaraan para suami mereka namun tiba-tiba Naisah terpekik..


"Stoop bang Frans!!" Seru Naisha membuat Frans, dengan spontan menghentikan mobilnya secara mendadak.


CIIIIIKT!!...Suara rem mendadak terdengar keras hingga hampir saja Naisha yang tidak memakai sabuk pengaman mengenai sandaran kursi bagian depan, untung saja Azzam langsung menahannya.


"Ada apa sayang?!, jeritan kamu hampir membuat kamu celaka sendiri tahu nggak sih?!" Tegur Azzam yang terlihat ia di wajah ada perasaan cemas dan juga marah karena jeritan Naisha bisa membahayakan mereka.


"Maaf mas." Ucap Naisha yang ia juga merasa bersalah hingga ia menunduk wajahnya.

__ADS_1


"Sebenarnya ada apa Nai?" tanya Frans penasaran kenapa istri bosnya itu tiba-tiba meminta menghentikan mobilnya.


Karena ia sudah merasa bersalah, Naisha pun tak berani mengungkapkan keinginannya jadi Akhirnya ia hanya menggelengkan kepalanya saja, sementara Azzam yang melihat itu jadi merasa cemas karena pasti ada sebabnya Naisha Meminta memberhentikan mobilnya, namun karena ia telah mendapatkan senggakkan darinya membuat Istrinya tak berani mengungkapkan keinginannya.


"Sayang, maafkan mas ya, tadi panik karena kamu tadi hampir mengenai sandaran kursi itu sayang, jadi mas tidak sengaja membentak kamu" Ungkap Azzam " Kamu maukan maafkan mas?" tanya Azzam lagi.


"Iya mas, Icha juga minta maaf sama mas dan bang Frans." Bales Naisha masih dengan wajah tertunduk.


"Iya sama-sama, sekarang katakan, ada apa kamu meminta Frans menghentikan mobilnya?" tanya Azzam lembut.


"Itu mas Icha ingin itu " kata Naisha yang kini matanya sudah berbinar sambil jari telunjuknya menunjukkan sesuatu, hingga Azzam, Frans dan Irma langsung mengikuti arah jari telunjuknya itu dan terlihatlah...



"Hah?, itukan pohon buah buni sha." kata Frans setelah ia dapat melihat apa yang di tunjuk oleh Naisha.


"Kamu ingin buah buni itu sayang?" tanya Azzam lembut.


"Iya mas Icha ingin itu " Kata Naisha yang begitu semangat mengatakannya.


"Tapi itu pohon punya orang sayang, kita cari di supermarket aja ya." Rayu Azzam.


"Nggak mau mas, Icha mau yang di pohon itu." Pinta Naisah manja.


"Aduh sayang itu punya orang, "


"Ya di minta dong mas, atau di beli "


"Ya sudah Frans kamu pergi kesana, tanya pemiliknya ia mau jual nggak Buahnya." Ujar Azzam menyuruh Frans.


"Tidak, tidak, tidak, Icha maunya mas yang mengambil buah itu!." kata Naisha lagi.


"Yess!!, hehehe..itu baru pas, berhubung ini perminta anak Lo jadi, sudah seharusnya ayahnya dong yang mengambilnya" Ujar Frans yang terlihat senang.


"Ay, senang banget Lo ya, Sampai ngetawain gue!, lihat aja nanti, gue sumpahin Lo, nanti bini Lo ngidam lebih parah lagi dari bini gue!" Ujar Azzam menyumpahi Frans.


"Aduh, tega banget sih lo, nyumpahin gue gitu!"


"Bodo Amat!"


"Hais gara-gara buah buni gue dapat sumpah?" keluh Frans.


"Ikh, kok jadi pada berdebat lagi sih, ya sudah kalau nggak mau ngambil, biar Icha sendiri yang ambil! " kata Naisha, yang kemudian ia pun hendak turun dari mobilnya..


********


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys..


Dan tolong berikan VOTEnya ya 🙏😊

__ADS_1


Syukron 🙏😊


__ADS_2