Sang Ratu

Sang Ratu
Episode 17


__ADS_3

" Jadwal kita sekarang apa Lis? " Tanya Darren.


" Mengecek sample produk dan membicarakan model yang akan membintangi iklannya pak "


Darren menatap arloji ditangannya sudah menunjukkan pukul 5 sore. " Baik, saya ke kamar mandi dulu "


Lisa mengangguk pelan, sambil membereskan meja Darren yang penuh dengan berkas berserakan. Matanya tertuju pada foto yang berdiri diatas meja. Foto pernikahan Darren dan istrinya. " Istrinya biasa-biasa aja. Beruntung sekali dapet pak Darren, udah ganteng, mapan lagi " Batinnya.


Darren segera menghampiri Lisa " Ayo kita berangkat " Lanjutnya lalu segera berjalan.


Lisa mengikutinya dari belakang. Tapi mendadak Darren berhenti hingga membuat lisa menabrak punggung Darren.


" Aduh " Pekik Lisa kaget.


" Maaf.. Maaf.. ponselku ketinggalan dilaci " Darren segera kembali ke mejanya dan mengambil ponselnya yang tertinggal. Segera ia berjalan menuju parkiran perusahaan.


################################


Lisa merebahkan tubuhnya. Ingatannya tentang Darren semakin kuat. Bahkan aroma tubuhnya masih terasa dihidungnya. Bolehkah aku memilikinya? Bukankah Darren lebih pantas denganku daripada dengan istrinya?


Lisa adalah sekretaris baru diperusahaan. Ia resmi menjadi sekretaris saat Darren menjabat sebagai General manager. Ia sedikit mengutuki nasibnya, kenapa harus bertemu Darren ketika Darren sudah menikah? Andai saja Darren masih single, Tentu kesempatan untuknya akan lebih banyak. Sekarang Darren sudah beristri, masih adakah kesempatan untuknya?

__ADS_1


################################


" Aku pulang.. " Teriak Darren dari depan pintu. Shima hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku suaminya. Darren meletakkan tasnya di meja, perlahan menghampiri Shima yang sedang menonton televisi. Dilepas jas abu-abunya lalu di lemparkannya ke kepala Shima, dilepaskan dasinya, lalu di lemparkannya lagi ke arah Shima. Di bukanya kancing kemejanya satu persatu hingga terlihat dada bidangnya, dilemparkannya lagi kemeja putih itu ke wajah Shima. Perlahan ia melepas ikat pinggangnya lalu menurunkan sleting celananya.


" Stop! " Shima berteriak begitu melihat Darren akan membuka celananya " Bu Darmi masih dibelakang " Lanjutnya.


" Kenapa gak bilang dari tadi " Darren langsung berlari kearah kamar sedang Shima tertawa dengan gelinya.


Diambilnya satu persatu pakaian yang dilemparkan oleh Darren. Diciumnya baju suami kesayangannya itu. Aroma khas tubuhnya bikin wanita manapun akan meleleh jika menciumnya.


Tunggu dulu! apa ini? Shima menegaskan lagi pandangannya pada punggung jas suaminya. Benar, itu noda lipstik dan pastinya milik seorang wanita. Terdiam sejenak memikirkan segala kemungkinan yang ada, Tapi segera ditepisnya semua pikiran negatif itu. Aku percaya suamiku!


Darren keluar dari kamarnya mengenakan piyama berwarna biru, senada dengan piyama yang dipakai Shima. Bu Darmi segera berpamitan pulang setelah tugasnya selesai.


" Sehat. Ibu kirim salam buat kamu. Hari ini kamu sibuk apa? "


" Biasa, masih ngurusin proyek shampo yang mau launching "


" Seharian ini kamu meeting sama siapa aja? "


" Cuma rapat-rapat dikantor sama ketemu angkasa grup doang c "

__ADS_1


" Sama Lisa? "


" Iya dong. Kan dia sekretarisku. Jadi kemana-mana ikut aku "


" Duh.. aku jadi iri deh sama Lisa, Dia kemana-mana bisa nempel sama kamu "


" Kamu juga nempel terus sama aku kan...? "


" Bukannya terbalik ya? kamu yang nempel terus sama aku.. "


" Didunia ini kayaknya gak ada deh yang gak pengen nempel sama kamu. Secara istri aku cantiknya kebangetan sih "


" Mulai.. gombal deh "


" Itu serius lho, makanya kamu gak boleh kerja. Jadi cukup aku aja yang bisa menikmati kecantikan kamu "


" Ih.. curang ya.. Aku dikurung tapi kamu keliaran diluar "


" Kalo aku kan gak ada yang naksir, kalo kamu pasti banyak yang naksir deh "


" Duh.. banyak banget alesannya nih.. awas ya kalo ketahuan sama aku ada main gila sama cewek lain, abis itu perkutut aku goreng "

__ADS_1


" Ampun Ratuku.. Raja akan selalu setia pada sang ratu seorang "


" Sayang, kamu jangan lupa, selain punya ratu, raja juga biasanya punya selir. Tapi sebagai Ratu, aku tak mengizinkan ada selir yang masuk ke istanaku "


__ADS_2