Sang Ratu

Sang Ratu
Episode 46


__ADS_3

" Becandamu gak lucu " Cibir Shima


" Aku gak becanda. Kamu mau membalas Darren kan? kamu harus dapet yang lebih baik dari Darren. Biar dia menyesal! "


" Tapi gak tuan Kim juga kali "


" Memang kenapa dengan tuan Kim? "


" Hallooo! Tian! aku itu calon janda dari karyawan tuan Kim. Apa kata orang kalau tiba-tiba aku menikah dengan tuan Kim? Dikira aku jual diri lagi. Lagipula, Tuan Kim orang kaya, pengusaha sukses seleranya pasti sekelas anak bangsawan. Kamu aneh-aneh aja deh "


" Pokoknya kamu diem aja. Ikutin perintah aku kalau mau membalas Darren "


" Aku bisa membalasnya sendiri. Tuan Kim rasanya terlalu menakutkan " Shima bergidik ngeri membayangkan dirinya menjadi istri tuan muda kaya raya yang super pendiam dan misterius itu.


" Dengan apa kamu membalasnya? "


" Masih ku pikirkan caranya "


Tok.. Tok.. Tok.. terdengar suara ketukan pintu. Tian segera membukanya. Wayan segera masuk kedalam kamar dan duduk di sofa. Shima tampak membelalakkan matanya melihat sosok berjas navy yang tengah duduk di sofa. Siapa yang tak kenal dengan I Wayan Subrata, pengacara kondang yang tidak pernah kalah di pengadilan.


Shima melambaikan tangannya pada Tian. Tian perlahan menghampiri " Ada apa? "


" Kamu gak salah manggil pengacara? " Bisik Shima.


" Tidak. Katanya kamu pengen pengacara handal "

__ADS_1


" Iya, Tapi bukan I Wayan Subrata juga Tian " Shima menepuk jidatnya. Bisa-bisa langsung miskin mendadak ia. Apartemen mewah, Pengacara kondang. Ya Tuhan.. Bahkan uangnya saja tidak cukup untuk membayar sewa apartemen selama tiga bulan.


Tian tidak mempedulikan ucapan Shima dan kembali berbincang dengan Wayan.


" Apa ada bukti konkrit tentang perselingkuhannya? "


" Tidak ada, hanya istrinya yang melihatnya "


" Untuk lebih mudahnya, kita butuh bukti untuk menguatkan alasan perceraian "


" Nanti biar aku yang atur "


" Untuk harta gono-gini? "


" Tidak usah, itu semua harta suaminya "


" Berapa lama prosesnya? "


" Besok akan segera saya ajukan ke pengadilan agama. Saya akan mempercepat semuanya "


" Baiklah, segera kabari aku jika semua sudah siap. Aku akan segera mencari bukti perselingkuhannya "


Wayan segera berdiri dan pamit untuk mengurus semua. Tian mengambil ponselnya .


" Pak, tolong pasang CCTV di dalam kamar mandinya "

__ADS_1


" Apa? didalam kamar mandi? " Suara diseberang tampak terkejut. Shima pun tak kalah terkejutnya. Bagaimana bisa ia menyuruh memasang CCTV didalam kamar mandi. Itu kan area pribadi seseorang.


" Sambungkan CCTV itu langsung ke ponselku. Jangan ke keamanan! "


" Baik Bos, nanti malam akan segera dipasang "


Tian mematikan ponselnya. Ia tiba-tiba merasa kikuk ketika sadar Shima memandanginya sambil menyimpangkan lengannya didepan dadanya.


" Kamu mau pasang CCTV di kamar mandi? "


" Iya "


" Gila! yang bener aja "


" Lalu darimana aku bisa dapat bukti perselingkuhan suamimu? Apa aku harus pasang CCTV di rumahmu? "


" Itu lebih gila lagi. Darren tak akan berani membawa Lisa pulang kerumah. Ada Bu Darmi disana. Kecuali Kalau Darren pulang malam, Bu Darmi sudah pulang "


" Setelah sembuh, kembalilah dulu kerumah. Bersikaplah seolah-olah tidak terjadi apa-apa "


" Aku tidak bisa melihat wajahnya lagi. Aku terlalu benci "


" Tahanlah sebentar. Kita butuh bukti untuk memudahkan mu bercerai dengannya "


Shima membuang nafas berat. Tak yakin bisa melakukan apa yang diminta oleh Tian.

__ADS_1


" Kenapa? gak bisa? karena masih cinta "


Deg! Shima terpaku. Benarkah ia masih cinta dengan orang yang tega mengkhianati nya?


__ADS_2