Sang Ratu

Sang Ratu
Episode 51


__ADS_3

Shima memeluk erat sahabatnya itu. Novi adalah sahabatnya ketika Shima masih menjadi jurnalis, usianya dua tahun lebih muda dari Shima tapi semangatnya bisa dibilang luar biasa.


" Maaf ya jadi nunggu lama. Kenapa gak kabarin aku dulu sih kalau mau kesini "


" Tadinya aku mau bikin sureprise buat kamu. Eh.. kamunya gak ada "


" Darren belum pulang? "


" Belum. "


" Wah.. kamu beruntung banget ya Shima, punya suami udah ganteng, mapan, pekerja keras lagi "


Shima tersenyum kecut mendengar pujian sahabatnya itu. " Semua tidak seperti yang kamu kira Nov " Batinnya.


" Ini undangan buat kamu. Harus Dateng ya "


Shima menerima sebuah undangan berwana emas itu. " Kamu nikah di Bali? " Tanyanya.


" Iya.. Buat kamu udah aku siapin tiketnya pulang pergi. Asyik kan? aku beliin 2 tiket sekaligus sama buat Darren. Kamu kan lagi promil nih, anggap aja bulan madu ketiga ". Novi berkelakar sambil cengengesan.

__ADS_1


Tuhan memang baik, Shima segera mendapatkan ide. " Nov, ngobrol dikamar yuk! "


Novi mengangguk lalu mengikuti Shima yang berjalan ke kamar.


Shima menceritakan semua yang ia alami pada Novi. Novi membelalakkan matanya tidak percaya dengan cerita Shima.


" Yang bener kamu! "


" Serius aku. Gugatan cerai aku udah masuk ke pengadilan agama. Makanya, please bantu aku ya "


" Gak nyangka aku kalau Darren begitu. Bener deh masih gak percaya, secara sikapnya baik banget gitu lho. Sepertinya dia sayang benget sama kamu, suami idaman banget deh pokoknya. Tapi kenapa dia bisa jadi begitu sih? "


" Aku sendiri masih gak percaya Nov kalau gak lihat dengan mata kepalaku sendiri "


" Ya.. tolong bantuin aku! "


" Siap. Nanti aku bantuin kamu izin ke Darren selama seminggu. Untuk acara pernikahanku sebaiknya Darren tetap ikut agar ia tidak curiga. Nanti biar dia pulang duluan sesuai tiket yang sudah ku pesan, oke ? "


Shima mengangguk " Oke, thanks ya. Ayo kita keluar lagi, Darren sudah mau pulang. Ini rahasia kita ya, jangan sampai ada yang tahu "

__ADS_1


" Siap! " Novi memandangi punggung Shima yang sudah berjalan didepannya. " Aku kira kamu adalah gadis paling beruntung karena mendapatkan seorang Darren ternyata baik saja masih kurang untuk menjalani mahligai rumah tangga. Semoga rumah tanggaku baik-baik saja " Doanya dalam hati.


################################


" Lama amat sampe seminggu Nov " Protes Darren begitu mendengar Novi meminta izin agar Shima menemaninya selama seminggu di Bali.


" Ayolah, Darren. Hanya seminggu. Aku jamin Shima bakalan baik-baik saja. Ku pulangkan utuh tanpa ada yang hilang secuil pun "


" Bukan begitu Nov, Baru seminggu kemarin Shima pergi keluar kota, masa Minggu depan sudah pergi lagi ke Bali "


" Aku kan kangen sama Shima. Kamu kan bisa ketemu terus tiap hari. Habis ini aku juga menikah dan pasti mulai sibuk dengan urusan rumah tangga. Biarlah aku main-main dulu dengan Shima sebelum benar-benar jadi istri orang "


Shima melingkarkan tangannya pada pundak Darren. " Sayang, kasihan Novi. Biarlah aku menemaninya. Lagipula aku jenuh banget dirumah terus "


" Kamu kan lagi program hamil sayang. Jangan kecapaian terus "


" Kan sekarang aku sedang datang bulan, masih seminggu lagi untuk kembali kontrol ke dokter Adam "


Darren menarik nafas dalam " Baiklah. Tapi cuma seminggu ya! " Ancamnya.

__ADS_1


" Siap, suamiku sayang! "


Novi membuang lega semua nafas yang sudah ditahannya sejak tadi berdebat dengan Darren. Jika Shima tidak cerita kebenaran yang sedang dialaminya, Novi mungkin tak akan percaya kalau Darren tipe pria yang berselingkuh. Suer!!! Jika dilihat dengan mata, Darren sangat mencintai Shima. Tapi entah jika dilihat dengan hati. Ah.. hati orang siapa yang tahu!


__ADS_2