
"Sesuai dengan perkataanku tadi, meskipun terdengar seperti omong kosong, tapi kalian bersepuluh memiliki bakat yang lebih bagus dari semua orang yang ada di sini, termasuk saudaraku yang di awal." Bai Chen mengarah jarinya dengan menunjuk Hong Zheng, Hei Long, Han Ci, Hang Tuah.
"Jika sudah membicarakan mengenai bakat, maka kalian adalah yang terbaik sampai saat ini, mungkin kalian sedikit di bawah bakat keempat saudaraku yang memimpin Bayangan Dewa ke Dunia Immortal, itu alasanku bersikukuh untuk merekrut kalian tadi." Bai Chen mengakhiri penjelasannya.
"Apakah benar tuan muda, apakah mereka bersepuluh nanti akan melampaui kami semua?" Hong Zheng yang tidak terima karena akan ada pasukan yang lebih kuat dari Bayangan Dewa, dia memutuskan untuk meminta penjelasan lagi kepada Bai Chen.
"Aku tahu perasaanmu Hong Zheng, tapi memang seperti itulah kenyataannya, bahkan entah ini takdir atau suatu kebetulan saja, mereka bersepuluh lahir dari satu keluarga yang sama." Bai Chen meyakinkan Hong Zheng.
"Hmm, apakah saya boleh mengetes mereka tuan muda, aku akan memberitahu seberapa kuat Bayangan Dewa itu, jadi meskipun mereka akan menjadi pasukan terkuat tapi kami Bayangan Dewa adalah senior mereka di bawah perintah anda." Hong Zheng masih tidak puas dengan jawaban Bai Chen.
"Sifat kekanak-kanakan Hong Zheng muncul lagi, bukankah kemarin malam dia sudah membuat kesalahan sampai tuan muda mengambil tanggung jawab untuk menikahi Mei Jiao, sekarang malah ingin menantang anak baru." Hang Tuah sang ahli strategi menepuk jidat melihat kelakuan Hong Zheng.
"Boleh, tapi kamu tidak boleh menggunakan kultivasi mu yang sekarang lebih unggul, agar lebih adil juga, aku akan memberikan sebuah Buku Skill baru yang akan kalian pelajari sebentar, serangan maupun pertahanan yang kalian gunakan harus dari Buku Skill ini, jika tidak maka Pertarungan Kecil ini tidak sah." Bai Chen.
"Baik tuan muda, saya tidak akan mengecewakan anda." Hong Zheng dan Zhao Kalbo mengatakan itu bersamaan, kemudian dari kedua tangan Bai Chen muncul sebuah Buku Skill yang akan digunakan oleh kedua orang ini.
"Silahkan kalian gunakan ini dan langsung pelajari Buku Skill ini sampai 30 menit kedepan, setelah langsung mulailah pertarungan kecil ini, karena sudah malam maka aku akan memasang sedikit pelindung transparan agar tidak mengganggu yang lainnya.
Tanpa banyak pertanyaan lagi kedua orang ini langsung mengambil Buku Skill yang diberikan oleh Bai Chen, kemudian langung mempelajari dan mengingat sebanyak mungkin isi dari Buku Skill itu.
30 menit berlalu dengan cepat, "Sudah cukup, sekarang kalian berdua langsung menuju ke tengah tenda ini aku akan memberi aba-aba dan kalian berdua bisa langsung bertukar gerakan." Perintah Bai Chen.
__ADS_1
Mereka berdua menuju tengah sesuai instruksi Bai Chen, 'Sistem tolong keluarkan Plat Array Pelindung, kemudian pasangkan ke tengah tenda ini.' Pinta Bai Chen ke Sistem.
Setelah sistem mengonfirmasi permintaan Bai Chen, "Dalam hitungan 3 kalian bisa memulainya, 3…" Bai Chen mulai menghitung, kedua orang itu juga sudah melakukan kuda-kuda yang sama.
"2…" Kedua orang ini sama-sama mengeluarkan senjata milik mereka, "1…" Kedua orang ini langsung bertukar serangan jarak dekat dengan pukulan dan pedang yang mereka gunakan saat ini.
"Sring… coba kamu hindari ini anak baru." Hong Zheng mengawali dengan mengayunkan pedang dan langsung membelah secara vertikal ke tubuh Zhao Kalbo.
"Swoosh… aku tidak menyangka serangan anda hanya seperti ini senior." Zhao Kalbo tidak mau kalah dengan pergerakan Hong Zheng, dia selalu berusaha untuk mengambil sisi belakang tubuh Hon Zheng dengan keunggulan kecepatannya itu.
Zhao Kalbo juga berhasil menghindari semua serangan pedang yang diluncurkan oleh Hong Zheng, hal ini membuat Hong Zheng sedikit geram dan menambahkan kecepatan serta tenaganya, alhasil pertarungan semakin memanas.
Hal ini menyebabkan Hong Zheng akhirnya menyerah dan mengakui bahwa pendapat Bai Chen tidak pernah salah, Hong Zheng melakukan ini juga dilandasi karena dia takut Bai Chen akan melupakan Bayangan Dewa dan malah lebih sering bersama dengan Perintah Dewa.
"Aku menyerah, yang dikatakan tuan muda tidak pernah salah, maafkan aku karena aku terlalu sombong dan tidak masuk akal untuk menantang seorang jenius sepertimu." Puji Hong Zheng pada Zhao Kalbo.
"Saya bukan seorang jenius senior, saya hanya beruntung memiliki ingatan dan pemahaman dari Buku Skill yang sedikit lebih cepat dari anda, hanya itu saja." Zhao Kalbo merendah.
"Karena kalian berdua sudah saling mengakui, maka pertarungan ini sudah memberikan pemikiran positif untuk kalian semua yang ada di dalam tenda ini, ingat kadang-kadang, musuh yang terlihat lebih lemah dari kita akan bisa menghancurkan kita jika kita terlalu meremehkan mereka." Bai Chen memberikan petuah.
"Jadi, aku berharap besok ketika kalian semua menjalankan Rencana Pengintaian dan Pengepungan, kalian semua tidak ada yang meremehkan musuh." Bai Chen.
__ADS_1
"Kalian juga harus sering menyempatkan diri untuk latihan dan berkultivasi, untuk meningkatkan kekuatan kalian semua, sepertinya sejak kita memenangkan pertempuran terakhir kali, aku tidak pernah melihat kalian semua berlatih bukan?" Bai Chen bertanya dengan memasang senyuman yang mengerikan.
"Sepertinya aku sudah terlalu lembut kepada kalian akhir-akhir ini, mulai besok bagi yang tidak menjalani tugas keluar benua barat, aku sendiri yang akan melatih kalian semua." Bai Chen mengakhiri petuahnya itu.
"Ba…baik tuan muda, kami akan berlatih dengan giat mulai besok." Serentak semua orang menjawab dengan sedikit gemetar karena perkataan Bai Chen benar semua, mereka akhir-akhir ini terlihat cukup santai dan tidak ada beban sama sekali.
"Bagus, kalau begitu kalian semua sekarang boleh istirahat, kita akan melakukan pertemuan besar besok pagi, tapi sebelum itu, aku ingin kalian semua menjadi saksi, 10 Perintah Dewa silahkan menuju kehadapanku semuanya." Bai Chen.
"Bukannya aku tidak mempercayai kalian semua, hanya untuk berjaga-jaga saja untuk masa depan, aku akan memasangkan Segel Budak kepada kalian, kalian tenang saja pemasangan Segel milikku tidak akan menyakiti kalian sama sekali." Bai Chen.
"10 Perintah Dewa menjalankan perintah." Mereka bersepuluh langsung berlutut dengan kepala mendongak keatas siap menerima segel yang akan diberikan oleh Bai Chen.
'Sistem, tolong.' Pinta Bai Chen.
[Baik, Master]
Keunikan atau bisa dibilang keunggulan Perintah Dewa adalah mereka memiliki sifat yang hampir mirip dengan Han Ci, perintah Bai Chen adalah segalanya, jadi mereka benar-benar melakukan apapun yang diinginkan oleh Bai Chen.
Kelak 10 Perintah Dewa akan menjadi mesin pembunuh musuh-musuh Bai Chen, mereka juga akan memiliki tingkat penyelesaian misi dan perintah Bai Chen sebanyak 100% tanpa kegagalan sama sekali.
Setelah pemasangan segel itu dan disaksikan oleh semua orang terdekat Bai Chen, mereka semua akhirnya kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat.
__ADS_1