
Wang bersaudara kalah dan ditawan oleh musuh, berita ini sudah terdengar sampai ke Bai Chen, alangkah marahnya dia setelah mengetahui hal ini.
“Musuh juga menguasai wilayah selatan hanya dalam waktu satu hari saja, sedangkan pasukan kita masih melakukan strategi gerilya sampai saat ini!” lapor Jiao De.
“Kalau begitu aku akan meninggalkan Balai Pengobatan dan Balai Kesehatan ini bersama kalian semua, aku akan membawa banyak pasukan untuk langsung menolong mereka!”
“Bai Long, 3 Leluhur, Jiao De, Bayangan Dewa & Perintah Dewa! Dengarkan perintahku, kita semua sekarang menuju ke selatan, untuk membantu Wang Bersaudara, siapkan pasukan terbaik!”
“Baik, Yang Mulia Kaisar Iblis!”
Semua orang langsung naik ke Profound Ark dan menaikinya, kini mereka mengerahkan Pasukan Kekaisaran Iblis secara penuh, perang besar akan benar-benar terjadi dalam perintah Bai Chen.
Fei Yuan dan Bai Feng tentu saja ikut, mereka berdua juga diperintahkan Bai Chen untuk memimpin sebagian besar pasukan untuk mengepung mereka dari barat dan timur.
***
Di wilayah selatan, wilayah Raja Iblis Wang Bersaudara.
Ketika pasukan bantuan kekaisaran datang, wilayah pesisir sudah kosong melompong. Berbeda dengan di wilayah timur sebelumnya, musuh kali ini langsung menarik diri setelah menyatakan kemenangan.
Hanya sepucuk surat saja yang diletakkan di sana, surat itu kemudian dibaca oleh Bai Chen. Setelah membaca surat itu, dia langsung meremasnya dan memberikan perintah lanjutan.
“Sepertinya mereka sedang menguji kesabaranku, kirimkan surat pada mereka semua untuk segera mengembalikan Wang Bersaudara. Jika tidak, kita akan memulai paling besar di Alam Iblis ini!” tegas Bai Chen.
“Baik, Yang Mulia Kaisar!”
Jumlah total pasukan yang dibawa oleh Bai Chen sebanyak 200 juta pasukan dengan kualitas kultivasi yang tinggi, bahkan paling rendah diantara mereka adalah ranah Dewa Hitam tier 1.
Alasan terbesar Bai Chen tidak ingin gegabah karena saran dari Bai Long dan Jiao De yang dalam kesempatan kali ini memiliki saran yang sama.
Pengirim surat yang ditunjuk adalah 3 Leluhur Pencakar. Mereka bertugas melakukan delegasi awal sebelum perang sesungguhnya, hal ini ditempuh demi mengurangi jumlah pasukan yang mati nantinya.
***
Di Kekaisaran Laut, bertemu dengan Kaisar Hiu Pembunuh.
__ADS_1
“Kami menyampaikan salam dari Penguasa Daratan, Kaisar Iblis Bai Chen. Beliau mengatakan pada Anda untuk mengembalikan semua pasukan yang ditawan terutama Wang Bersaudara,” ucap Leluhur Jiang.
“Katakan pada rajamu itu, kami tidak takut! Memangnya siapa dia berani memerintahku? Apakah kalian pikir aku bisa kalian tindas hanya dengan titahnya itu!” bentak Kaisar Hiu Pembunuh.
“Apakah Anda tidak ingin memikirkannya lagi? Dengan penolakan Anda, maka perang paling besar di Alam Iblis akan meletus, apakah Anda tidak ingin bergabung bersama kami?” tanya Leluhur Jiang lagi.
“Kami sudah memiliki pendukung lain, daripada kaisar lemahmu itu, kami memiliki para Utusan Dewa disini,” jawab Kaisar Hiu Pembunuh.
Lalu muncullah beberapa orang termasuk Utusan Senior yang pernah ditemui oleh 3 Leluhur Pencakar itu.
“Hahaha! Seperti biasanya, kalian pandai sekali membuat konspirasi dan mempengaruhi orang, kalau begitu tidak perlu bicara lagi, kita berperang dalam skala besar!”
Setelah mengatakan itu, 3 Leluhur Pencakar hendak keluar dari istana untuk meminta pendapat Bai Chen dan menyerang istana yang tidak tahu diri ini.
“Siapa bilang kami membiarkan kalian bertiga keluar dari istana ini, kalian bertiga bergabunglah dengan Raja Iblis Bersaudara itu mendekam di penjara kami!”
Teriakan Utusan Senior yang sebelumnya berhasil menaklukkan Wang Bersaudara terdengar keras, dia sudah mendapatkan perintah untuk menahan 3 leluhur ini juga.
“Hmm … apakah kalian benar-benar akan melawan kami? Apakah kalian tidak melihat seberapa besar kekuatan kami dibanding kalian ha?” sinis Aiguo yang sudah terpancing.
Anming, Aiguo dan Jiang sudah saling membelakangi, mereka bertiga sudah mengeluarkan senjata masing-masing dan siap untuk bertarung.
Ratusan orang dari pasukan Kekaisaran Laut dan Beberapa Utusan Dewa mulai menyerang tiga leluhur itu dari berbagai arah.
*SLASH!
Anming menahan serangan musuh dan langsung membunuh beberapa orang dengan pedangnya, dia sangat ganas jika sudah masuk dalam pertarungan seperti ini.
*BOOM!
Sedangkan Aiguo sudah meninggalkan posisinya dan langsung menerobos ke arah Utusan Senior yang memberikan perintah tadi.
Dia dengan cepat melepaskan tinjuan maut miliknya tepat di ulu hati musuhnya itu, lalu terus memberikan serangan tanpa jeda.
*ARGH!
__ADS_1
Jiang sendiri langsung mengeluarkan kekuatan suci seorang malaikat dan membunuh semua musuh yang mengepungnya langsung ke jiwa mereka.
Awal pertarungan itu menunjukkan betapa kuatnya 3 Leluhur Pencakar, bahkan setengah pasukan yang menyerang mereka bertiga sudah terbunuh dengan sangat mudah.
Sedangkan para pasukan musuh bahkan dipukul mundur selama beberapa saat, sebelum mereka juga ikut memberikan serangan balasan yang bisa mengimbangi ketiga orang kuat itu.
“Kalian terlalu lama mengurus ketiga semut ini, biarkan aku yang melakukannya!” Kaisar Hiu Pembunuh yang memiliki kultivasi ranah Dewa Platinum tier 30 itu melesatkan trisula miliknya.
“Awaaaaaaas!” Jiang menyelamatkan Anming dengan kekuatan suci dan jiwanya, dia berhasil menahan serangan trisula itu beberapa detik sebelum menghantam kepala Anming.
Anming sebenarnya sadar akan serangan itu, dia juga sudah mengeluarkan energi yang melapisi seluruh tubuhnya, tapi begitulah persaudaraan mereka bertiga yang kental.
Bahkan satu helai rambut mereka tidak akan rela diberikan pada musuh, oleh karena itu, mereka bertiga begitu solid. Kini mereka bertiga fokus menghadapi Kaisar Hiu Pembunuh.
“Kalau begitu kami akan menyembunyikan diri lagi, Kaisar. Silakan lakukan apapun yang kamu inginkan pada utusan musuh-musuhmu ini, kami pergi dulu!”
Utusan Senior Dewa itu tidak ingin terlalu menampakkan kekuatannya, karena dia tahu Bai Chen bisa berbagi penglihatan dengan 3 Leluhur Pencakar itu.
Dia sudah menyiapkan sebuah skenario nanti untuk menghadapi Bibit Pengacau Dunia itu, jadi dia tidak boleh terlalu menonjol sekarang.
“Tapi terimalah hadiahku ini!” Sebelum menghilang, Utusan Senior itu tersenyum ringan ke arah Kaisar Hiu Pembunuh.
*DEG!
“Kenapa tubuhku ini? Kenapa tiba-tiba tubuhku menjadi sangat kaku?” keluh Aiguo yang tidak sadar dengan apa yang terjadi.
“Hahaha! Kalian tidak sadar bahwa sejak kalian masuk ke istana tadi, kami memang tidak berniat melepaskan kalian lagi dan di dalam air ini kalian sudah terkena racun!”
“Racun yang lebih mematikan daripada yang terjadi di wilayah timur kekaisaran kalian itu! Hahaha!” senang Kaisar Hiu Pembunuh.
“Ja– jadi benar ini adalah racun, awalnya aku aneh dengan air sekitar sini, tapi aku tidak fokus karena kita bertarung dengan mereka,” ucap Jiang lalu dia terjatuh pingsan di lantai.
“Begitulah Yang Mulia Kaisar! Maafkan kami bertiga karena malah tertangkap dan tidak bisa melaporkannya secara langsung pada Anda.”
“Kalian tunggu Kaisar Iblis kami akan datang kesini dan menguliti kalian semua, kalian semua akan mati mengenaskan dan menjadi ikan panggang yang lezat!”
__ADS_1