SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 90 - Rapat Luar Biasa II


__ADS_3

Jadi, sistem yang dibawa oleh Bai Chen ini seperti menyamaratakan mereka semua, sehingga meskipun bangsawan kecil pun bisa memutuskan perkara tersebut dengan lebih berkontribusi kepada kekaisaran.


Hal ini juga merangsang keluarga bangsawan, jenderal, menteri dan pejabat lain untuk terus berkontribusi kepada kekaisaran. Sebuah ide yang brilian oleh Bai Chen, meskipun di kehidupannya dulu itu merupakan hal yang biasa saja.


“Bukannya saya lancang tuan Bai Chen, tapi apa keuntungan lainnya selain bisa memutuskan perkara tersebut, meskipun kami mengumpulkan poin kontribusi yang banyak, jika hanya untuk mengambil keputusan seperti itu bukankah …” seorang menteri bertanya kemudian dipotong oleh Bai Chen.


“Oke aku paham, tenang saja, apakah kalian puas dengan hadiah yang diberikan paman Hong Gon tadi ?” Bai Chen bertanya.


“Kami sangat puas tuan Bai Chen, bahkan kamu mungkin tidak akan bisa membeli sumber daya yang begitu banyak dengan uang yang kami miliki, sumber daya ini bisa memunculkan banyak kultivator tingkat Nirwana keatas di keluarga kami” seorang bangsawan memberikan pendapatnya.


“Nah, poin kontribusi itu bisa kalian tukarkan dengan sumberdaya seperti tadi, aku akan menjamin dalam 100 tahun sumberdaya itu akan selalu tersedia untuk kalian tukarkan dengan poin kontribusi”.


“Jadi selain bisa digunakan untuk istilah Voting tadi, poin kontribusi ini juga menganut sistem yang sama dengan beberapa sekte mengenai sumber daya untuk poin kontribusi, jika dengan sumberdaya yang sama dengan hadiah yang kami dapatkan tadi, sepertinya sangat menguntungkan” seorang jenderal pasukan berpendapat.


“Ya, ya, ya” banyak orang yang setuju.


“Kalau begitu sudah diputuskan kita akan menganut sistem seperti ini mulai sekarang, dan pemegang 1000 token kontribusi ini hanya miliki 1000 orang paling berkontribusi untuk kekaisaran, apakah kalian setuju” Hong Gon memutuskan.


“Kami setuju Jenderal Tertinggi” serentak.


“Nah karena kalian sudah memutuskan, kalian lanjutkan saja Rapat Luar Biasanya, aku percayakan semuanya kepada kalian, jadi aku akan meninggalkan ruangan ini, aku akan menemui teman dan saudaraku” Bai Chen.


“Baiklah jika itu adalah keinginan tuan Bai Chen” Hong Gon.


Bai Chen menyerahkan 1000 token kontribusi itu kepada Hong Gon, agar dia sendiri yang memutuskan untuk siapa saja token ini diberikan.


Bai Chen dan Fei Yuan kemudian menuju kediaman paman Hong Gon diikuti oleh empat bayangan, ya siapa lagi jika bukan keempat pemimpin bayang dewa tersebut.


Sepanjang jalan mereka mengobrol santai dan mulai mengakrabkan diri dengan Fei Yuan. Fei Yuan sendiri juga sangat terbuka jadi mereka dengan cepat akrab begitu saja.

__ADS_1


Sesampainya di kediaman Hong Gon, terlihat Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng sedang mengobrol dengan Bai Long di Ruang Minum Teh, Bai Chen menghampiri mereka.


Suasana sedikit menegang ketika Bai Feng menatap Bai Chen dan Fei Yuan, yang bergandengan tangan, padahal yang membuat keduanya dekat seperti itu Bai Feng sendiri. Tapi begitulah hati wanita, sulit untuk ditebak, jadi nggak tau apa yang akan terjadi.


Bai Chen yang menyadari hal itu segera untuk membuka percakapan “Halo semuanya, bagaimana kabar kalian” basa-basi Bai Chen.


“Kami baik-baik saja tuan muda, tapi ada seseorang yang masih bersedih, ini dia orangnya” tanpa disangka Bai Long malah semakin memperkeruh suasana.


“Bagaimana keadaanmu Feng’er, apakah sudah baikan ?” Bai Chen memasang wajah sedih.


“Sudah, terima kasih sudah bertanya, dan selamat aku dengar kakak Chen akan segera mengadakan pernikahan dengan kakak Yuan, aku turut senang kak” Bai Feng dengan senyum yang dipaksakan.


Kenapa pernyataan pamungkas itu langsung keluar dari mulut Bai Feng, pertanyaan itu justru membuat suasana semakin kaku dan Bai Chen bingung mau menjawab apa, dia hanya menjawab “Yah, terimakasih juga, semua ini juga karenamu”.


Bai Feng yang masih bingung dengan perasaannya sendiri ini kemudian, “baiklah, silahkan kalian berbicara, sepertinya aku masih cukup lelah, aku akan ke kamar terlebih dahulu” Bai Feng pergi dari Ruang Minum Teh itu.


Bai Long dan Bai Don hanya menggeleng-geleng kepala, sedangkan Bai Cheng sebagai kakak dari Bai Feng menatap Fei Yuan dengan tajam.


Dari tatapannya itu bisa terlihat sebuah ancaman karena telah berani melukai hati adiknya itu, setelah puas menatap Fei Yuan, dia juga izin kepada Bai Chen untuk menemani adiknya, Bai Feng.


“Chen Gege, bolehkah aku menemui Bai Feng, Gege tidak boleh ikut, ini hanya perbincangan para wanita, termasuk kalian berdua juga tidak boleh ikut apalagi menguping ingat” Fei Yuan.


“Hmm, baiklah, silahkan saja, tapi ingat yang aku cintai sekarang hanya kamu” Bai Chen berbisik di telinga Fei Yuan.


Pipi Fei Yuan memerah kemudian dia langsung menuju arah berjalannya Bai Feng dan Bai Cheng tadi, tidak ingin menunjukkan pipinya yang merah itu kepada Bai Chen.


Fei Yuan pun sudah tidak terlihat lagi dari pandangan mata Bai Chen. Di Ruang itu hanya menyisakan Bai Long, Bai Don, Hong Zheng, Hei Long, Han Ci, Hang Tuah.


Tiba-tiba “Hahahaha” semua orang menertawakan Bai Chen.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka bahwa tuan muda yang kita hormati sekaligus kejam ke kita, hanya bisa diam saja jika itu menyangkut masalah wanita” mereka semua tertawa dengan keras.


Bai Chen membiarkan hal itu, dia juga bingung kenapa jika dihadapkan dengan permasalahan seperti itu, hilang semua ketegasannya, dia bahkan tidak tahu harus berbuat apa.


“Yah begitulah memang sifat wanita saudaraku, akhirnya yang merasakan sendiri bukan hanya kita saja” Bai Don memandangi keempat pemimpin bayangan dewa itu, dan mereka hanya mengangguk saja.


Karena sesuai dengan perkataan Bai Don, Keempat orang itu sudah memiliki istri dan kejadian seperti ini seperti sudah sering mereka lalui, mereka semua terlihat tegas dan misterius jika itu di hadapan Bai Chen, tapi ketika sudah bersama dengan istrinya masing-masing, mereka hanya bisa mendengarkan saja.


Mereka semua membayangkan hal itu, kemudian hanya menghela nafas saja.


“Yah tapi masih lebih baik daripada seorang yang tidak memiliki wanita, haha” Hong Zheng menyindir Bai Long.


Semuanya tertawa, hanya Bai Chen yang sedikit tersenyum saja, karena hanya dia yang mengetahui ingatan kelam Bai Long itu.


Bai Long menanggapinya dengan candaan juga, karena dia tahu bahwa konteknya bukan menghina tapi bercanda.


“Tapi aku masih bisa ke rumah bordil dan menghangatkan ranjang dengan banyak wanita, tidak seperti kalian, haha” Bai Long membalas.


Dan begitulah mereka semua berbincang sampai larut dengan minum teh dan arak yang sudah disiapkan pelayan, mereka semua menjalani kehidupan normal untuk seminggu kedepan karena di masa ini yang bertugas adalah Hong Gon dan Hong Shui.


Yang harus terus memimpin rapat selama seminggu kedepan di istana kekaisaran. Singkat cerita seminggu berlalu dan keputusan dari Rapat Luar Biasa itu sudah keluar.


Keputusan Rapat itu adalah yang akan menjadi Kaisar Baru untuk kekasairan timur adalah Jenderal Tertinggi, dia akan menjadi Kaisar selama masa peralihan 1 tahun.


Tugas kaisar untuk mengembalikan kerugian yang diderita akibat ulah Organisasi Kipas Merah dan memilih calon penerus dari kaisar yang dalam hal ini sudah diputuskan bahwa Hong Shui yang akan menjadi penggantinya.


Kenapa tidak langsung mengangkat Hong Shui sebagai Kaisar karena biarkan Hong Shui untuk memperkuat kekuatannya dulu, hingga setingkat dengan ayahnya atau Hong Gon terlebih dahulu dengan menggunakan sumber daya khusus yang diberikan oleh Bai Chen.


Dan hari pengangkatan kaisar pun datang.

__ADS_1


__ADS_2