SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 234 - Penyebaran Ideologi Baru


__ADS_3

“Kami bertiga dikenal sebagai 3 Pencakar setelah menemukan 3 senjata yang sangat kuat di salah satu kuburan dari orang kuat yang ada di disana!”


“Nah, karena kami masih muda, memiliki kultivasi tinggi dan mempunyai senjata yang sangat kuat, kami menjadi sedikit sombong, akhirnya kami mendatangi hampir semua alam yang ada di Alam Dewa.”


“Sampailah kami di sebuah alam yang sangat luas nan indah… alam itu bernama Alam Pelangi…” Jiang sedikit menelan ludah sebelum melanjutkan penjelasannya.


“Kami sebelumnya belum pernah kalah ketika menantang puluhan alam sebelumnya, tapi ketika berada di Alam Pelangi, kesombongan kami berubah menjadi sebuah malapetaka yang berjalan untuk kami.”


“Kenapa kami bertiga menyebutnya malapetaka, karena yang kami tantang di sana adalah Dewa Pelangi itu sendiri, pemilik gelar Penguasa Alam, sebuah gelar yang hanya bisa didapatkan ketika seorang Dewa bisa membuat alam sendiri di Alam Dewa.”


“Dan malapetaka yang sebenarnya adalah ketika kami sudah kalah melawan Dewa Pelangi, dia menagih janji kita yang akan melakukan semua apa yang dia katakan jika kami kalah.”


“Kami bertiga tidak menyangka permintaan dari Dewa Pelangi sangat nyeleneh, ternyata dia seorang penyuka sesama jenis, dan dari ketiga orang tersebut dia ingin berhubungan badan dengan Anming…ekhem…” Jiang menahan suara ketawanya.


“Kenapa kalian tidak kabur saja? Apakah kalian juga tidak memiliki kesempatan untuk kabur juga dari Dewa Pelangi ?” Bai Chen bertanya kepada Jiang.


“Memang benar tuan muda, setelah kami mendapati permintaan aneh tersebut, meskipun terkesan agak tidak setia kepada Anming, tapi jalan itu harus dilakukan.” Jiang melanjutkan penjelasannya.


“Kami berdua mengorbankan Anming karena dia orang yang dipilih oleh Dewa Pelangi, bahkan Anming sudah sempat dibawa ke kamar pribadi si Dewa Pelangi, tepatnya kami tidak tahu apa yang dilakukan kepada Anming.”


“Tapi kami berdua berubah pikiran dan akhirnya menyelamatkan Anming dari kamar tersebut dengan mengorbankan beberapa harta dan kultivasi kita sendiri, pada akhirnya kami berdua bisa menyelamatkan Anming dan lolos dari Dewa Pelangi, tapi…”


“Tapi… ketika kami berhasil menyelamatkan Anming, dia selalu saja memegangi bagian belakang tubuhnya dan dia terlihat sangat kesakitan, mungkin dia sudah di…” Anming langsung menyumpal mulut Jiang agar tidak melanjutkan penjelasannya.

__ADS_1


Sekali lagi Aiguo tertawa terbahak-bahak, dia sangat senang jika mengingat pengalaman menakutkan apa yang sudah dijalani oleh saudara sumpahnya tersebut.


Anming juga terlihat sangat malu, wajahnya sangat memerah, dia tidak menyangka aibnya akan dibongkar oleh saudara sumpahnya sendiri.


“Tu…tuan muda, anda akan tetap menganggapku sebagai kakek tua yang polos bukan, jangan biarkan pikiran anda tercemari oleh cerita kedua saudara bajingan ini!” Anming memelas kepada Bai Chen.


“Tenang saja aku akan tetap menganggap kalian semua sebagai kakekku dan aku tidak akan membahasnya lagi.” Bai Chen menenangkan Anming, dia sebenarnya bisa menebak kelanjutan cerita dari Jiang, tapi untuk menjaga perasaan Anming, dia membuat semuanya tidak boleh membicarakan mengenai aib itu lagi.


“Terima kasih tuan muda, anda lebih baik dari dua saudara bajingan yang aku miliki ini, anda adalah penolongku!” Anming sedikit histeris karena merasa dibela oleh Bai Chen.


Setelah satu dua penjelasan dan perintah lagi, mereka semua mengalihkan pembahasan menuju perkiraan perkembangan organisasi sesat yang kemungkinan besar akan menjadi prioritas terbesar mereka setelah ini.


***


“Siapakah diantara kalian yang sudah mengusir sepuluh orang kuat yang mendatangi istana Dinasti Tang beberapa saat yang lalu?” Orang itu bertanya dengan tegas mengenai informasi yang baru saja di dengarnya tidak lama ini.


“Saya yang melakukannya, apakah ada yang salah dengan hal tersebut ketua? Saya kemarin tidak sampai membuat mereka terluka parah.” Seseorang menanggapi pertanyaan orang yang dipanggil ketua tadi, seseorang adalah salah seorang yang memiliki gelar Orang Suci.


“Dan tujuan saya hanya agar mereka tidak masuk terlalu jauh ke Dinasti Tang yang rencananya akan kita kuasai.” Orang Suci itu melanjutkan penjelasannya.


“Apakah kamu tahu perbuatanmu tersebut sangat membahayakan operasi kita di dunia ini, kita harus tetap mengikuti prosedur.” Ketua memberikan peringatan.


“Karena kita belum memiliki informasi mengenai kekuatan beberapa orang kuat yang ada di dunia ini terutama Pemimpin Tertinggi dari Dinasti Han yang sepuluh anak buahnya kamu usir kemarin itu!” Ketua memarahi orang itu.

__ADS_1


“Maafkan saya ketua, saya …”


“Stop, aku sebenarnya juga tidak terlalu peduli dengan perbuatanmu sebelumnya, tapi sekarang berbeda.” Ketua memotong pembicaraan.


“Setelah aku merasakan ada satu orang kuat yang menuju ke arah Dinasti Han bersama 10 orang yang kamu serang, dan orang itu benar-benar kuat, jadi kita harus lebih berhati-hati lagi!” Ketua memberikan peringatan lagi.


“Untung saja dia tidak gegabah dan langsung menyerang Dinasti Tang, jika tidak mungkin Dinasti incaran kita tersebut akan dihancurkannya dengan mudah!” Ketua menjelaskan alasannya.


“Apakah memang sekuat itu ketua? Dengan kekuatan kita yang berada di atas normal ini, apakah mereka masih memiliki kekuatan untuk mengalahkan kita?” Orang Suci meminta rincian mengenai kekuatan yang dimaksud oleh ketua mereka.


Ketua tersebut kemudian memberikan sebuah analogi sederhana yang membuat semua orang suci yang ada di meja bundar ini cukup terheran-heran dengan pernyataan ketua mereka tersebut.


“Jika dalam pertarungan individu, apakah ada diantara kalian yang bisa mengalahkanku? Jawabannya adalah tidak, mungkin jika kalian bergabung baru aku akan kalah.” Ketua memberikan pertanyaan retorik.


“Tapi orang yang aku lihat beberapa waktu yang lalu itu, bisa mengalahkan kita meskipun sudah dalam bentuk raksasa kita, bisa kalian bayangkan seberapa besar kekuatannya?” Ketua mengakhiri penjelasannya dengan sebuah pertanyaan menggantung.


“Bagaimana bisa didunia ini memiliki orang sekuat dia? Bukankah Prinsip Dunia akan menolak kekuatan orang tersebut?” Ada Orang Suci lain yang bertanya kepada semua orang.


“Hanya ada satu alasannya, dia tidak pernah menggunakan kekuatan aslinya di dunia ini, jika tidak dia memiliki sebuah artefak tingkat tinggi yang bisa menyembunyikannya dari Prinsip Dunia.” Ketua memberikan penjelasan mengenai kebingungan salah satu bawahannya.


“Tapi, sebelum kalian bertanya lebih lanjut, aku curiga bahwa orang yang aku anggap kuat tersebut hanyalah bawahan dari seseorang dan aku sangat penasaran siapa orang yang bisa membuat orang sekuat dia menjadi bawahan?” Ketua tersebut bergumam tapi bisa didengarkan oleh semua orang.


“Memang dunia immortal ini sungguh misterius, kalau begitu sesuai dengan perintah anda, kita akan fokus pada Penyebaran Ideologi Baru saja, karena dengan ini kita bisa membuat banyak orang yang menyembah tuhan kita, Dewa Pelangi, bukan begitu Ketua?” Orang Suci lain berpendapat.

__ADS_1


“Tepat sekali, lebih baik kita melakukannya terlebih dulu sambil menyelidiki beberapa orang kuat terutama yang berada di Dinasti Han!” Ketua tersebut menutup pernyataannya.


__ADS_2